Suzuki Carry selama ini selalu menjadi backbone penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dengan kontribusi paling tinggi setiap tahunnya.
JAKARTA – Pasar kendaraan niaga ringan di Indonesia kembali memanas dengan hadirnya Toyota Hilux Rangga sebagai penantang baru. Kehadiran model ini tentu menebar teror bagi para pemain lainnya, termasuk Suzuki Carry, yang sudah lama merajai segmen pick-up.
Lalu, bagaimana strategi Suzuki menghadapi persaingan yang semakin ketat di tahun 2025 ini?
Suzuki Carry, yang dikenal sebagai “rajanya pick-up”, memang memiliki sejarah panjang dan basis penggemar yang solid di Indonesia. Namun, dengan kemunculan Hilux Rangga yang menawarkan fitur dan teknologi baru, Suzuki Carry dituntut untuk terus berinovasi agar tetap relevan di mata konsumen.
Apalagi performa penjualan model pick up di tahun lalu memang mengalami sedikit koreksi, termasuk penjualan Carry itu sendiri.

Hal ini diakui oleh Harold Donnel, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales. “Performa penjualan pick-up di 2024 cukup terkoreksi, segmen Carry tidak secerah sebelumnya. Meski begitu kami tetap optimis karena Carry kami all time favorit, kita selalu jadi pilihan utama,” terangnya di acara Suzuki Media Gathering 2025 yang berlangsung di Ambyar Superclub, Mall Artha Gading, Jakarta, Jum’at (17/1/2025).
Untuk meladeni pemain baru, Suzuki menyiapkan beberapa strategi untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan penjualan Carry di tahun 2025.
“Apa yang akan kita lakukan? Kita akan mendengar suara konsumen, improve, strategi push marketing, sehingga bisa terus bertumbuh,” beber Harold.

Meskipun kehadiran Hilux Rangga menjadi tantangan, namun ia mengapresiasi gairah baru yang muncul di segmen pick up. “Kami cukup apresiasi segmen pick-up kembali bergairah. Ini membawa warna tersendiri, sehingga awareness konsumen terkait pick-up semakin tinggi,” ungkapnya.
Persaingan yang sehat di segmen ini justru dapat mendorong inovasi dan memberikan pilihan yang lebih beragam bagi konsumen. Dengan berbagai strategi yang telah disiapkan, Suzuki optimis dapat menghadapi tantangan di tahun 2025 dan mempertahankan posisi Carry di pasar pick-up Indonesia. “Mudah-mudahan terealisasi,” tutup Harold Donnel. (Z)































