OLX News – Rangkaian klakson mobil akan membantu kamu untuk memberikan sinyal suara kepada pengendara lain. Sinyal suara yang dihasilkan oleh komponen ini berguna untuk membuat pengendara lain lebih waspada atau sekadar menyapa kendaraan di depan.
Sebagai pengendara, kamu mungkin tidak terlalu peduli dengan rangkaian klakson mobil. Tapi, alangkah baiknya kamu mengetahui deretan komponennya, sehingga bisa mengambil tindakan yang tepat jika ada masalah pada klakson.
Lalu, apa saja rangkaian klakson mobil?Â
1. Sekering
Sekering berfungsi sebagai pelindung utama sistem listrik di klakson. Kalau tiba-tiba ada arus listrik yang terlalu besar atau terjadi korsleting, sekering akan otomatis memutus aliran listrik tersebut. Alhasil, kerusakan komponen lainnya bisa kamu cegah.
Biasanya, sekering punya kode warna tertentu sesuai kapasitas arusnya. Saat klakson tiba-tiba tidak bunyi sama sekali, coba periksa sekeringnya terlebih dahulu. Bisa jadi kawat tipis di dalamnya sudah putus akibat kelebihan arus.
2. Relay Klakson

Relay bisa diibaratkan sebagai sebuah jembatan antara saklar dengan klakson. Fungsinya adalah untuk mengalirkan arus listrik yang bersumber dari aki menuju klakson tanpa membebani saklar secara langsung.
Jadi, saat kamu menekan saklarnya, relay inilah yang mengaktifkan klakson menggunakan arus listrik yang cukup besar.
Selain membantu meringankan beban saklar, relay pun berguna memastikan klakson berbunyi dengan suara maksimal. Kalau klaksonmu tiba-tiba berbunyi lemah atau nggak stabil, mungkin relay-nya sedang bermasalah.
3. Aki
Nah, akilah yang menjadi sumber tenaga utama dalam rangkaian klakson mobil. Aki menyediakan arus listrik yang klakson butuhkan untuk bekerja. Ketika aki mulai melemah atau tekor, klakson juga akan terdengar lemah atau malah nggak bunyi sama sekali.
Selain mempengaruhi klakson, aki yang bermasalah juga bisa berdampak pada sistem kelistrikan mobil lainnya, seperti lampu dan sistem audio.
4. Sekering Saklar Klakson
Selain sekering utama, ada juga sekering khusus untuk saklar klakson. Fungsinya hampir sama, yaitu melindungi saklar dari potensi kerusakan akibat arus pendek atau beban listrik berlebih.
Ketika tiba-tiba saklar klakson terasa keras atau malah tidak responsif saat kamu tekan, cobalah cek sekering saklar ini. Sebab, mungkin saja ada masalah yang perlu segera kamu perbaiki.
5. Saklar
Saklar klakson adalah komponen yang langsung kamu tekan saat ingin membunyikan klakson. Biasanya terletak di setir atau dekatnya, sehingga mudah kamu jangkau saat berkendara.
Saat saklarnya kamu tekan, arus listrik dari aki akan mengalir ke klakson melalui relay. Ketika saklar mulai macet atau terasa longgar, bisa jadi waktunya ganti komponen ini agar klakson tetap berfungsi maksimal.
6. Klakson
Klakson merupakan highlight dari komponen ini. Komponen ini berfungsi untuk mengubah energi listrik menjadi suara keras yang bisa didengar oleh pengendara lain.
Sekarang jenis klakson pun beragam, mulai dari yang standar hingga model keong yang suaranya lebih nyaring. Kalau klaksonmu terdengar lemah atau malah tidak bunyi, periksa dulu bagian ini. Bisa jadi ada masalah di dalamnya atau bahkan perlu diganti.
7. Ground
Ground berfungsi sebagai jalur kembali arus listrik ke aki. Tanpa grounding yang baik, arus listrik tidak akan dapat mengalir dengan sempurna, sehingga berpotensi membuat klakson berbunyi lemah atau kurang stabil.
Karena itulah, pastikan sambungan ground di rangkaian klakson mobil terpasang dengan baik dan bebas dari karat, ya. Sebab, grounding yang buruk bukan hanya mempengaruhi klakson, tapi juga sistem kelistrikan mobil lainnya.
Nah, sekarang kamu sudah tahu kan semua komponen dalam rangkaian klakson mobil? Dengan pemahaman ini, kamu bisa lebih mudah mendeteksi masalah kalau klakson tiba-tiba bermasalah. Jika ingin mengganti komponen ini atau beli mobil yang punya klakson bagus, yuk cari versi bekasnya di OLX.



























