Rabu, April 1, 2026
BeritaJangan Abai, Ini 5 Ciri Bearing Roda Belakang Mobil Rusak

Jangan Abai, Ini 5 Ciri Bearing Roda Belakang Mobil Rusak

OLX News – Bearing roda belakang mobil rusak bisa jadi masalah serius terhadap kendaraan. Komponen ini adalah bagian penting karena berfungsi untuk memastikan putaran mulus sekaligus menahan roda pada posisinya. Namun, komponen ini juga rentan terhadap keausan seiring waktu. Apa saja ciri kerusakannya?

- Advertisement -

1. Suara Aneh pada Bantalan Roda

Bearing roda belakang mobil rusak dapat diketahui dengan kemunculan suara-suara yang aneh. Jika kamu mendengar suara dengungan atau desisan yang jelas dari roda tertentu, terutama saat berkendara dengan kecepatan tinggi, hal itu dapat mengindikasikan adanya masalah. Suara tersebut cenderung semakin keras saat kendaraan melaju.

Suara menderu yang hanya terjadi selama deselerasi menunjukkan beban awal bantalan pinion yang longgar. Jika suara menderu terjadi saat akselerasi pada kecepatan yang berbeda, maka kemungkinan besar itu adalah roda gigi yang aus.

- Advertisement -

2. Geraman Saat Berbelok dan Roda Bergoyang

Bearing roda yang rusak dapat menimbulkan suara geraman atau gerinda, terutama saat berbelok. Jika kamu mendengar geraman atau suara gerinda yang dalam saat memutar roda kemudi ke kiri atau kanan, itu merupakan indikasi yang jelas bahwa bearing roda dalam kondisi rusak.

Suara ini terjadi karena tekanan yang tidak merata pada bearing saat roda diputar. Seseorang yang mengemudi di dekat kamu mungkin melihat bahwa roda kamu bergerak ke samping saat kamu mengemudi. 

- Advertisement -

3. Keausan Ban Tidak Merata

Perhatikan ban kamu. Jika kamu melihat pola keausan yang tidak merata, itu bisa jadi indikasi bantalan roda yang rusak. Keausan yang tidak merata terjadi karena bantalan yang rusak dapat menyebabkan roda sedikit goyang. Sehingga kontak dengan permukaan jalan tidak merata.

Merotasi ban secara teratur dapat mencegah keausan, tetapi jika keausannya sangat tidak merata, periksa bantalan roda.

 

ciri bearing roda belakang mobil rusak

4. Getaran Roda Kemudi

Roda kemudi yang bergetar, terutama pada kecepatan tinggi, dapat menjadi gejala lain dari bantalan roda yang bermasalah. Getaran terjadi karena ketidaksejajaran roda yang disebabkan oleh bantalan yang aus.

Seiring berjalannya waktu, bantalan roda yang rusak akan memperparah gesekan pada roda, terutama saat berbelok atau melaju dengan kecepatan tinggi.

5. Lampu Peringatan ABS

Pada kendaraan modern yang dilengkapi dengan ABS (Anti-lock Braking System), bantalan roda yang rusak dapat memicu lampu peringatan ABS di dasbor kamu. Sistem ABS menggunakan sensor di dekat roda. Jika bantalan yang rusak mempengaruhi sensor ini, hal itu dapat menyebabkan lampu peringatan menyala yang menunjukkan masalah pada sistem ABS.

Meskipun lampu ABS mungkin tidak selalu menunjukkan bantalan yang longgar, pemeriksaan kode sederhana dapat membantu mengidentifikasi penyebabnya.

Nah, itulah ciri bearing roda belakang mobil yang rusak. Mengabaikan gejala bearing yang rusak dapat mengakibatkan konsekuensi serius, termasuk roda terkunci atau terlepas. Mendeteksinya lebih awal memungkinkan kamu terhindar dari perbaikan yang memakan biaya tinggi. 

Sementara, membiarkannya hingga gejalanya memburuk dapat menyebabkan keausan pada komponen lain.

Salah satu cara terbaik untuk mendeteksi masalah bantalan roda sejak dini dan menghindari gejala serta kerusakan yang mengkhawatirkan adalah melalui servis rutin. Lakukan pemeriksaan rutin, idealnya setiap kali kamu mengganti oli mesin, untuk memantau kondisi kendaraan kamu.  

Temukan layanan perawatan kendaraan kamu hanya di OLX. Tersedia jasa berkualitas yang memastikan kendaraan kamu tetap prima dan aman dikendarai.

Populer.
Reka Harnis
Reka Harnis
Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
Berita Terkait