Jumat, Februari 6, 2026
MotorCara Membedakan Sparepart Motor Original dan Palsu

Cara Membedakan Sparepart Motor Original dan Palsu

OLX News – Sparepart motor yang kamu pilih dan pasang di kendaraan akan menentukan panjang umur motormu. Sayangnya, banyak pengendara motor yang tidak sadar telah memasang suku cadang palsu di motornya. 

- Advertisement -

Akibatnya? Tarikan motor jadi lemot, mesin cepat panas, boros bensin, dan akhirnya keluar biaya lebih banyak untuk perbaikan.

Padahal, membedakan sparepart motor original dan palsu sebenarnya tidak sesulit yang kamu bayangkan. Kamu hanya perlu tahu ciri-ciri yang tepat agar tidak mudah tertipu dengan harga miring dan iming-iming garansi palsu.

- Advertisement -

Nah, sebelum kamu salah beli, simak cara mudah membedakan sparepart motor original dan palsu berikut ini.

1. Cek Nomor Seri dan Kode Sparepart

Suku cadang original selalu memiliki nomor seri dan kode yang tercetak rapi dan jelas, biasanya tertera di kemasan atau langsung pada sparepart. Kode ini bisa kamu cocokkan dengan katalog resmi pabrikan.

- Advertisement -

Sementara itu, produk palsu sering memiliki nomor seri yang cetakannya tidak rapi, mudah pudar, atau tidak sesuai dengan data asli. Karena itu, pastikan kamu teliti memeriksa nomor seri sebelum membeli.

2. Periksa Kualitas Kemasan Sparepart

Sparepart asli biasanya dikemas dengan kardus tebal dan halus dengan warna cerah juga tulisan yang tercetak jelas. Kamu juga akan menemukan stiker hologram dengan logo tajam yang sulit dilepas tanpa merusak stiker.

Sebaliknya, suku cadang palsu biasanya memiliki kemasan kardus tipis dengan warna kusam dan tulisan buram. Stiker hologramnya pun mudah terkelupas dan tampak kabur.

3. Cek Fisik dan Spesifikasi Sparepart

Sebelum membeli, perhatikan kondisi fisik suku cadang secara detail. Suku cadang palsu biasanya terlihat kurang rapi dan finishing-nya tidak sehalus versi asli karena tidak melalui proses standar pabrikan.

Selain itu, cocokkan spesifikasi dengan informasi di situs resmi merek terkait. Jika palsu, biasanya ada perbedaan ukuran, detail bentuk, atau bahan yang tidak sesuai dengan data resmi.

sparepart

4. Tanyakan Garansi

Suku cadang original biasanya juga dilengkapi garansi resmi dari produsen dengan masa berlaku cukup panjang, bahkan hingga 12 bulan. Garansi ini penting karena kamu bisa klaim penggantian jika terjadi kerusakan.

Sementara, sparepart palsu biasanya hanya menawarkan garansi toko dengan durasi singkat, yang tidak seaman garansi resmi dari pabrikan.

5. Bandingkan Harga Sparepart

Harga bisa menjadi patokan membedakan yang asli dan palsu. Suku cadang original biasanya lebih mahal karena kualitas dan ketahanannya terjamin. Sebaliknya, suku cadang yang palsu sering dijual jauh lebih murah untuk menarik pembeli. Itu pun kualitasnya juga tidak sebanding dengan produk asli.

6. Verifikasi Data Pabrikan

Jika membeli suku cadang online, pastikan memeriksa data pabrikan dan cocokkan dengan informasi dari OEM. Sparepart original dibuat sesuai standar teknis dan model kendaraan, sedangkan suku cadang palsu atau aftermarket sering kali tidak memenuhi spesifikasi tersebut dan detailnya bisa berbeda dari standar pabrikan.

7. Scan Barcode pada Kemasan

Bukan hanya itu, suku cadang yang ori biasanya memiliki barcode yang bisa dipindai menggunakan aplikasi resmi. 

Adanya barcode ini memungkinkanmu untuk mengecek keaslian dan detail spesifikasi produk. Selain itu, kamu juga bisa memastikan yang akan dibeli benar-benar asli dan sesuai dengan data pabrikan.

Memilih suku cadang original bukan hanya soal performa, tapi juga soal keamanan berkendara dan ketahanan motor dalam jangka panjang. Dengan mengenali ciri-ciri sparepart asli, kamu bisa terhindar dari kerugian akibat membeli barang palsu.

Jika kamu ingin membeli suku cadang motor yang original dengan harga lebih terjangkau, temukan penawaran terbaik dari penjual tepercaya di OLX. Cek OLX sekarang dan temukan sparepart motor original yang kamu butuhkan dengan lebih aman juga mudah!

Populer.
Reka Harnis
Reka Harnis
Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
Berita Terkait