OLX News – Great Wall Motor atau GWM Indonesia mengumumkan penunjukan Bagus Susanto sebagai Chief Executive Officer (CEO) yang baru, efektif mulai 10 Juli 2025.
Langkah strategis ini dilakukan oleh Inchcape Indonesia, agen pemegang merek resmi GWM, untuk memperkuat posisi GWM di pasar otomotif Indonesia yang tengah berkembang pesat, khususnya di segmen kendaraan listrik dan hybrid.
Bagus Susanto bukan nama baru di industri otomotif. Ia memiliki pengalaman hampir 30 tahun memimpin berbagai lini bisnis produsen otomotif global, termasuk merek asal Jepang, Amerika, hingga kawasan Asia Pasifik dan Korea Selatan.
Dengan rekam jejak yang solid, penunjukan Bagus dinilai sebagai langkah signifikan bagi GWM dalam mengeksekusi strategi pertumbuhan berkelanjutan yang berfokus pada pendekatan All Scenarios, All Powertrains, All Users—konsep yang menekankan pentingnya adaptasi terhadap kebutuhan konsumen di berbagai kondisi, termasuk adopsi kendaraan elektrifikasi.
Dalam pernyataan resminya, Colin Christie selaku Regional Director Strategy & Transformation Asia Pasifik Inchcape menyatakan bahwa penunjukan Bagus mencerminkan keseriusan perusahaan dalam mempercepat misi transformasi bisnis di Indonesia.
Hal ini termasuk percepatan elektrifikasi, ekspansi jaringan dealer, serta penguatan layanan pelanggan. Bagus akan memimpin seluruh inisiatif GWM di Indonesia, dari pengembangan portofolio produk hingga optimalisasi operasional, termasuk mendukung inisiatif manufaktur lokal di fasilitas perakitan GWM yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.
Sejak mulai beroperasi di Indonesia pada 2023, GWM telah memperkenalkan beberapa model unggulan seperti Haval H6 HEV dan ORA 03, kendaraan listrik yang menawarkan desain ikonik serta teknologi canggih.
GWM juga telah memulai produksi lokal dengan merakit Haval Jolion HEV di pabrik Purwakarta. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen GWM dalam menjadikan Indonesia sebagai basis penting untuk produksi dan distribusi regional di Asia Tenggara.
Kini, dengan kehadiran Bagus Susanto, GWM menargetkan peningkatan skala bisnis yang ambisius. Salah satu fokus utama adalah ekspansi jaringan diler dari 13 titik saat ini menjadi 30 outlet hingga akhir 2025.
Setiap outlet tersebut akan mengusung konsep ramah lingkungan serta dilengkapi fasilitas pengisian daya kendaraan listrik. Langkah ini sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan berteknologi listrik dan hybrid di Indonesia.
Tidak hanya dari sisi infrastruktur, GWM juga menyiapkan peluncuran sejumlah produk baru, termasuk SUV performa tinggi dan lini kendaraan ramah lingkungan lainnya.
Di tingkat global, GWM mencatat penjualan lebih dari 1,23 juta unit pada 2024, dengan peningkatan ekspor kendaraan listrik yang signifikan ke berbagai negara, termasuk Eropa dan Australia.
GWM juga menunjukkan komitmennya terhadap riset dan pengembangan, serta terus berinvestasi dalam teknologi baterai dan sistem pintar berbasis AI.
Pengangkatan Bagus juga diharapkan membawa nuansa kepemimpinan yang memahami kebutuhan pasar lokal namun tetap mengacu pada standar global. Strategi ini diyakini mampu menjawab tantangan industri otomotif nasional yang saat ini tengah memasuki fase transisi menuju kendaraan beremisi rendah.
Selain memperkuat merek GWM di Indonesia, kehadiran CEO baru juga diyakini dapat mempercepat kolaborasi strategis dengan mitra lokal, baik di bidang teknologi, logistik, maupun layanan pelanggan.
Dengan kombinasi pengalaman global dan pemahaman pasar lokal yang kuat, Bagus Susanto diyakini akan memimpin GWM Indonesia menuju fase pertumbuhan berikutnya. Di tengah meningkatnya permintaan akan kendaraan ramah lingkungan, serta dukungan pemerintah terhadap ekosistem kendaraan listrik, posisi GWM pun semakin strategis dalam memberikan pilihan mobilitas masa depan bagi masyarakat Indonesia. (Z)





























