Bisnis dan KeuanganKarier & Lowongan Kerja7 Cara Bikin Cover Letter yang Bikin HRD Jatuh Hati 

7 Cara Bikin Cover Letter yang Bikin HRD Jatuh Hati 

OLX News – Cover letter atau surat lamaran adalah bagian penting yang menyertai CV atau resume kamu saat melamar pekerjaan. Meskipun sering dianggap sepele, surat ini memegang peranan krusial untuk hadirkan kesan pertama yang tak terlupakan di mata HRD.

- Advertisement -

Surat lamaran yang efektif bukan hanya ringkasan CV, melainkan sebuah narasi yang menunjukkan mengapa kamu adalah kandidat ideal untuk posisi tersebut. Berikut adalah 7 cara detail untuk bikin cover letter-mu memikat hati HRD.

Sesuaikan dengan Placement di Perusahaan

Hindari memakai satu surat untuk semua lamaran. Setiap surat harus kamu buat secara spesifik. Riset mendalam tentang target tujuanmu dan posisi yang kamu lamar adalah langkah awal yang wajib. Kenali pula visi dan misi, llau budaya, dan nilai perusahaannya.

- Advertisement -

Tinjau pula deskripsi pekerjaan dengan saksama dan identifikasi kata kunci atau kualifikasi yang paling HRD cari. Dengan begitu, kamu bisa menonjolkan experience dan skill yang paling relevan, jadikan HRD merasa bahwa kamu benar-benar memahami apa yang mereka butuhkan.

Pakai Struktur Cover Letter yang Jelas dan Rapi

Struktur yang baik terdiri dari beberapa bagian:

- Advertisement -

1. Paragraf Pembuka

Mulai dengan pernyataan yang menarik, sebutkan posisi yang dilamar, dan dari mana kamu memperoleh informasi lowongan.

2. Paragraf Isi (Main Body)

Ini adalah bagian inti. Di sini, kamu harus menjelaskan mengapa kamu cocok untuk posisi tersebut. Hubungkan experience dan achievement dengan persyaratan pekerjaan. Pakai metode STAR (Situation, Task, Action, Result) untuk menceritakan pencapaian yang spesifik dan terukur.

Misalnya, “Pada peran sebelumnya, saya (Action) berhasil menaikkan sales sebesar 15% (Result) dalam waktu 6 bulan (Situation/Task) dengan mengimplementasikan strategi pemasaran baru.”

3. Paragraf Penutup

Tegaskan kembali minat kamu pada posisi dan perusahaan. Berikan ajakan untuk wawancara dan sertakan informasi kontak yang jelas.

Tulis dengan Bahasa yang Profesional dan Positif

Cover letter

Pakai bahasa yang lugas, formal, namun tetap personal. Hindari jargon yang nggak perlu. Tunjukkan antusiasme dan energi positifmu terhadap pekerjaan. Jangan fokus pada apa yang kamu inginkan, melainkan pada apa yang bisa kamu tawarkan kepada perusahaan. 

Alih-alih menulis “Saya membutuhkan pekerjaan,” tulis “Saya yakin skill dan komptensi saya di bidang A bisa berikan kontribusi signifikan bagi tim Z.”

Kuantifikasi Pencapaian

HRD lebih tertarik pada bukti nyata daripada sekadar klaim. Sebisa mungkin, kuantifikasi pencapaianmu dengan angka, persentase, atau data konkret. 

Contohnya, daripada menulis “Saya berhasil mengelola project,” lebih baik tulis “Saya berhasil mengelola project senilai Rp50 juta yang diselesaikan 2 minggu lebih cepat dari target.” Angka ngasih bukti yang kuat dan jadikan klaimmu lebih kredibel.

Perhatikan Ejaan dan Tata Bahasa

Kesalahan ketik, ejaan, atau tata bahasa bisa menjadi alasan kuat bagi HRD untuk langsung menyingkirkan lamaranmu. Ini menunjukkan kurangnya ketelitian dan profesionalisme.

Baca ulang cover letter-mu berkali-kali. Minta teman atau keluarga untuk bantu cek. Pakai fitur pemeriksaan ejaan di program pengolah kata atau alat bantu daring seperti Grammarly untuk memastikan nggak ada kesalahan.

Hindari Mengulang CV

Surat lamaran bukanlah salinan dari CV-mu. CV berfungsi sebagai daftar fakta, sementara surat lamaran adalah kesempatan untuk menceritakan narasi di balik fakta-fakta tersebut.

Pilihlah beberapa poin terpenting dari CV-mu dan kembangkanlah di surat lamaran. Jelaskan bagaimana experience tersebut membentukmu menjadi kandidat yang ideal.

Tanda Tangan dan Format yang Benar

Pastikan cover letter-mu punya format yang benar. Cantumkan namamu, alamat, nomor telepon, dan email di bagian atas. Pakai penutup yang profesional seperti “Hormat Saya,” atau “Dengan hormat,” diikuti dengan nama lengkapmu.

Jika kamu mengirim dalam bentuk fisik, tanda tangan tulisan tangan akan ngasih kesan personal. Jika dalam format digital (email), tanda tangan digital sudah cukup.

Dengan menerapkan 7 cara ini, kamu akan mampu menciptakan cover letter yang nggak hanya informatif, tetapi juga memikat. 

Cover letter yang dibuat dengan baik adalah langkah awal yang menjanjikan untuk membuka pintu kesempatan kerja impianmu. Jadi, jangan sepelekan dan, jadikan sebagai “pintu gerbang” menuju kesuksesan kariermu.

Setelah memperoleh pekerjaan impian, mungkin kamu butuh peralatan baru untuk mendukung karirmu. Kalau kamu butuh barang-barang original berkualitas dengan harga terjangkau, jangan ragu untuk cari di OLX

Di OLX kamu bisa menemukan beragam pilihan, mulai dari gadget hingga kendaraan bekas dengan harga terjangkau yang bisa kamu pakai untuk cari kerja. Yuk ke OLX, dan nikmati kemudahan bertransaksi yang aman dan terpercaya!


 

Reka Harnis
Reka Harnis
Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.