Senin, Januari 5, 2026
OtomotifCara Jumper Aki Mobil dengan Benar dan Aman

Cara Jumper Aki Mobil dengan Benar dan Aman

Ketika aki mobil soak atau lemah, kamu bisa melakukan jumper, dengan cara jumper aki mobil yang benar maka kamu bisa mengatasi kondisi darurat.

- Advertisement -

OLX News – Terkadang tanpa disadari kamu pernah mengalami bahwa aki mobil soak dan membuat mobil kamu berhenti beroperasi, hal seperti ini tentunya dapat mengganggu rutinitas harian kamu.

Apalagi jika kamu mengalami hal tersebut saat berada di tengah perjalanan. Maka jumper aki mobil menjadi pilihan yang tepat sebelum menggantinya yang baru.

- Advertisement -

Berikut ada beberapa langkah-langkah yang benar, persyaratan peralatan, serta hal-hal yang harus kamu hindari ketika melakukan jumper aki mobil.

Dengan mengikuti cara jumper aki mobil dengan benar dan aman, maka kamu bisa mengatasi kondisi darurat tanpa merusak sistem kelistrikan, diantaranya adalah:

- Advertisement -

Persiapan Sebelum Melakukan Jumper

Untuk melakukan cara jumper aki mobil dengan aman, maka kamu harus menyiapkan beberapa bagian penting.

Pastikan mobil yang akan memberi daya (donor) memiliki aki dalam kondisi prima dan tegangan sesuai (biasanya 12V) agar tidak merusak sistem mobil penerima.

Selain itu, kamu juga membutuhkan kabel jumper yang berkualitas dengan penjepit yang kokoh, dan sarung tangan serta kaca pelindung bila diperlukan.

Pastikan semua perangkat kelistrikan di kedua mobil dalam keadaan mati, transmisi pada posisi P (untuk matic) atau netral (untuk manual), serta rem tangan aktif agar mobil aman selama proses.

Langkah-Langkah Cara Jumper Aki Mobil yang Benar

Selanjutnya kamu bisa memposisikan kedua mobil sedekat mungkin, agar kabel jumper bisa menjangkau dengan mudah. Matikan mesin kedua mobil dan semua perangkat kelistrikan seperti lampu, AC, radio.

Identifikasi kutub aki, positif (+) berwarna merah, negatif (-) berwarna hitam. Bersihkan terminal jika terdapat korosi atau kotoran agar koneksi optimal.

Kemudian kamu bisa sambungkan kabel jumper dengan urutan yang benar:

Kabel merah (+) ke kutub positif aki donor, lalu ke kutub positif aki mobil yang soak.

Kabel hitam (-) ke kutub negatif aki donor, kemudian sambungkan ujung lainnya ke bagian bodi/logam yang tidak dicat pada mobil yang soak (grounding), bukan langsung ke kutub negatif untuk mencegah percikan api.

Selanjutnya kamu bisa nyalakan mesin mobil donor, biarkan mesin menyala selama beberapa menit agar aki yang soak mendapatkan aliran listrik. Kemudian coba start mobil yang aki-nya lemah.

Setelah mesin mobil yang aki-nya soak berhasil menyala, lepas kabel jumper dengan urutan terbalik, pertama lepas kabel hitam dari ground mobil penerima, kemudian hitam dari donor,lalu kabel merah dari penerima dan terakhir merah dari donor.

Terakhir, biarkan mesin mobil yang baru dinyalakan tetap hidup selama ±10-30 menit agar alternator dapat mengisi ulang aki dengan baik. Jika mobil kembali mati atau aki tetap lemah, segera periksa sistem kelistrikan atau ganti aki.

sumber: shuterstock

Hal yang Perlu Diingat dan Risiko yang Harus Dihindari

Jangan sambungkan kutub negatif langsung ke kutub negatif mobil yang soak tanpa grounding karena bisa menimbulkan percikan api atau bahkan ledakan akibat gas aki.

Pastikan mobil donor memiliki tegangan aki yang sama (umumnya 12V) dan kapasitas cukup agar proses jumper efektif. Menggunakan aki motor atau aki dengan tegangan berbeda sangat tidak direkomendasikan.

Kabel jumper harus dalam kondisi baik, tidak sobek atau korosi. Kabel yang buruk dapat menyebabkan resistansi tinggi dan panas berlebih.

Prosedur cara jumper aki mobil hanya solusi sementara. Jika aki sering tekor atau mobil tidak menyala dengan baik setelah jumper, kemungkinan besar aki sudah mengalami masalah dan segera ganti.

Kapan Waktu yang Ideal untuk Melakukan Proses Ini?

Cara jumper aki mobil umumnya memakan waktu mulai dari 5 hingga 10 menit untuk mentransfer daya awal dari aki donor ke aki yang lemah.

Namun agar pengisian aki berlangsung optimal, biarkan mesin menyala selama 15-30 menit setelah starter berhasil.

Jika setelah waktu tersebut mobil tetap sulit menyala, berarti aki sudah sangat lemah atau sistem pengisian (alternator) bermasalah.

Itulah cara jumper aki mobil yang benar, mulai dari persiapan, posisi kedua mobil, urutan penghubungan kabel, hingga pelepasan dengan aman.

Kamu bisa menangani kondisi aki tekor atau soak secara aman. Tidak hanya itu, tetaplah waspada dan segera periksakan aki jika sering mengalami masalah agar mobil kamu tetap sehat.

Ingat, prosedur ini hanya usaha darurat, bila tidak diperbaiki akar masalahnya maka akan kembali menghadapi kondisi yang sama.

Populer.
Tony Prasetyo
Tony Prasetyo
Producing, analyzing and publishing original and high quality SEO articles.
Berita Terkait