Sabtu, April 4, 2026
BeritaUngkap Identitas X di GJAW 2025, Chery Perkenalkan T1TP Concept, SUV Bisa...

Ungkap Identitas X di GJAW 2025, Chery Perkenalkan T1TP Concept, SUV Bisa Jadi Pick-Up

Chery T1TP Concept, SUV yang bisa diubah jadi mobil pikap kabin ganda, tampil di GJAW 2025. Diperkirakan dibanderol Rp 800 jutaan.

- Advertisement -

OLX News – Pabrikan otomotif Tiongkok, Chery seolah tak pernah kehabisan nafas untuk terus menghadirkan inovasi kendaraan roda empat di pasar Indonesia.

Di ajang GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, Chery pada hari ini, Senin (24/11/2025) memperkenalkan sebuah konsep SUV yang sangat inovatif, dikenal dengan nama T1TP Concept.

BACA JUGA: Chery J6T Launching di GJAW 2025: SUV Listrik Offroad Flagship dengan Garansi Seumur Hidup!

- Advertisement -

Uniknya mobil konsep dari Chery ini menawarkan solusi anti-mainstream dengan kemampuan unik menggabungkan kenyamanan SUV keluarga dengan utilitas mobil pick-up double cabin.

Sebelumnya, T1TP Concept sudah melakukan debut dunianya di Tiongkok pada Oktober 2025 lalu, dan Indonesia menjadi negara pertama di luar itu yang memperkenalkannya melalui ajang GJAW 2025.

- Advertisement -

Chery T1TP Concept Diperlihatkan di GJAW 2025

Hal ini mempertegas keseriusan Chery dalam merespons kebutuhan pasar global dan juga market Indonesia akan kendaraan yang serba bisa.

Head of Brand & Marketing Chery Sales Indonesia (CSI), Rifkie Setiawan, mengonfirmasi status konsep mobil ini dan memberikan perkiraan harga yang cukup fantastis untuk pasar Indonesia.

“Jadi ini adalah konsep, dan untuk kisarannya di atas Rp800 juta,” kata Rifkie di sela pembukaan selubung Chery T1TP Concept saat ditemui di lokasi pameran, Senin (24/11/2025).

Perkiraan harga itu menempatkan T1TP ada di segmen yang cukup premium, bersaing langsung dengan pick-up kabin ganda teratas atau SUV kelas menengah yang ada di pasar.

Perpaduan SUV dan Pick-Up dalam Satu Bodi

Chery T1TP Concept Diperlihatkan di GJAW 2025

Inovasi yang dibawa T1TP terletak pada desainnya yang revolusioner. Melalui riset mendalam, Chery menemukan adanya keinginan konsumen yang besar untuk memiliki efisiensi dan kenyamanan SUV untuk aktivitas sehari-hari, namun tanpa mengorbankan fleksibilitas bak terbuka khas pikap untuk kebutuhan lifestyle atau pekerjaan akhir pekan.

Solusi dari Chery adalah kanopi belakang yang dapat dilepas secara manual. Proses perubahan fungsi dan penampilan kendaraan dari SUV boxy tujuh penumpang menjadi pick-up kabin ganda tersebut bisa dilakukan dalam waktu sekitar 30 menit menggunakan peralatan khusus yang telah disediakan.

BACA JUGA: Chery J6 Raih 5.555 Unit Penjualan, Hadirkan Varian J6T dengan Performa Lebih Bertenaga

Konsep ini menghilangkan keharusan memiliki dua mobil berbeda untuk kebutuhan yang kontradiktif.

Secara dimensi, T1TP Concept hadir dengan ukuran yang cukup besar, mencerminkan kelasnya sebagai SUV tujuh penumpang. Mobil ini memiliki panjang keseluruhan 4.900 mm dan jarak antar sumbu roda (wheelbase) 2.800 mm. Untuk menunjang kapabilitas multi-terrain, T1TP juga dilengkapi ground clearance yang cukup tinggi, mencapai 220 mm.

Bermodalkan Mesin Super Hybrid

Dari sektor performa, T1TP dijelaskan akan menggunakan jantung pacu Chery Super Hybrid (CSH) atau Super Hybrid System. Teknologi ini sama dengan model PHEV lainnya yang sudah lebih dulu dijual CHery di Indonesia.

T1TP Concept diklaim mampu mencapai putaran tinggi, hingga 24.000 rpm. Angka ini mengindikasikan bahwa T1TP tidak hanya fokus pada utilitas, tetapi juga pada performa responsif, sebuah tren yang semakin umum di segmen kendaraan elektrifikasi.

Budi Darmawan selaku Direktur Pemasaran CSI, meminta masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi mengenai jadwal pasti peluncuran versi produksi massal dari model baru ini.

“Untuk kapannya, akan kami info lebih lanjut. Ingat, Chery suka memberikan kejutan,” kata Budi sebelum menghitung mundur prosesi pembukaan tirai yang menyembunyikan T1TP Concept.

Meski demikian, disebutkan Budi bahwa proses produksi massal dan rencana penjualannya secara global, termasuk Indonesia diproyeksi berlangsung pada periode akhir 2026 atau awal 2027. (Z)

Populer.
Berita Terkait