VinFast meresmikan pabrik kendaraan listrik di Subang, Jawa Barat, dengan investasi awal Rp4,8 triliun dan rencana total investasi hingga Rp16 triliun.
OLX News – VinFast resmi memulai babak baru perjalanannya di Indonesia dengan meresmikan pabrik kendaraan listrik (EV) di Subang, Jawa Barat. Fasilitas ini menjadi pijakan penting VinFast untuk memperkuat kehadirannya di pasar domestik sekaligus menegaskan keseriusan investasi jangka panjang di Tanah Air.
Pabrik VinFast Subang berdiri di atas lahan seluas 171 hektare. Namun, pengembangannya tidak dilakukan sekaligus. Saat ini, VinFast baru mengembangkan sekitar 9 hingga 10 hektare pada fase pertama. Meski begitu, pabrik ini berhasil diselesaikan dalam waktu relatif singkat, hanya 17 bulan sejak peletakan batu pertama.
VinFast Gelar The Party in Mo7ion, Apresiasi 7 Figur Inspiratif yang Sejalan dengan DNA VF 7
Pada fase awal tersebut, VinFast telah mengucurkan investasi sekitar USD 300 juta atau setara Rp4,8 triliun. Investasi ini digunakan untuk membangun fasilitas produksi berstandar internasional dengan lini terintegrasi, mulai dari pengelasan bodi, pengecatan, perakitan, hingga pusat inspeksi kualitas dan sistem logistik.

CEO VinFast Trading Indonesia, Kariyanto Hardjosoemantoro, menjelaskan bahwa pabrik Subang dirancang untuk terus berkembang mengikuti pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia.
“Fase pertama ini memiliki kapasitas terpasang 50.000 unit per tahun. Untuk volume produksinya, tentu akan menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Seiring permintaan meningkat, kami siap melanjutkan pengembangan ke fase berikutnya,” ujar Kariyanto.
Secara keseluruhan, VinFast menyiapkan total investasi lebih dari USD 1 miliar atau sekitar Rp16 triliun hingga seluruh lahan pabrik dapat dimanfaatkan. Jika seluruh fase pengembangan mulai dari fase satu hingga fase tiga telah selesai, kapasitas produksi kendaraan roda empat di pabrik Subang dapat meningkat hingga 350.000 unit per tahun.
Dari sisi tenaga kerja, pabrik ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi yang nyata. Pada fase pertama, VinFast telah menyerap sekitar 900 tenaga kerja. Ke depannya, jumlah tersebut berpotensi meningkat menjadi 5.000 hingga 15.000 orang jika seluruh fase pengembangan telah berjalan penuh.

Tak hanya memproduksi mobil listrik, pabrik Subang juga disiapkan untuk merakit sepeda motor listrik atau e-scooter pada tahap berikutnya. Langkah ini menjadi bagian dari strategi VinFast dalam memperluas portofolio kendaraan listriknya di Indonesia.
Pada tahap awal operasional, pabrik ini akan merakit sejumlah model EV untuk pasar domestik, yakni VF 3, VF 5, VF 6, dan VF 7 dengan setir kanan. Selain itu, VinFast juga tengah mempersiapkan pengembangan MPV listrik, seiring besarnya potensi segmen MPV di Indonesia.
“Kami melihat MPV masih menjadi tulang punggung pasar otomotif nasional. Karena itu, pengembangan MPV listrik menjadi salah satu fokus kami ke depan,” kata Kariyanto.

Dalam hal ketenagakerjaan, VinFast memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal, khususnya dari wilayah Subang dan Jawa Barat. Perusahaan juga menargetkan terjadinya transfer teknologi agar kehadiran pabrik ini dapat memberikan nilai tambah jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
“Peta Jalan” VinFast Wujudkan Mimpi “EV for Everyone” di Tanah Air
Pabrik Subang menjadi fasilitas produksi keempat VinFast secara global dan yang pertama di Indonesia serta Asia Tenggara di luar Vietnam. Dengan investasi besar dan pengembangan bertahap, VinFast berharap pabrik ini dapat menjadi salah satu pusat produksi kendaraan listrik penting di kawasan, sekaligus mendukung percepatan transisi menuju mobilitas hijau di Indonesia.





























