Kamis, Februari 19, 2026
EventBukan Cuma Pamer Mesin, Batik Mega Mendung Cirebon Sukses Curi Perhatian di...

Bukan Cuma Pamer Mesin, Batik Mega Mendung Cirebon Sukses Curi Perhatian di Osaka

Batik Mega Mendung Cirebon sukses mencuri perhatian di Osaka Auto Messe 2026 lewat modifikasi Toyota 86 “Milly”. Simak kolaborasi apik otomotif dan fashion ini!

- Advertisement -

OLX News – Apa jadinya kalau mobil sport Jepang bersolek pakai identitas budaya Indonesia? Jawabannya adalah kekaguman luar biasa dari publik Jepang.

Dalam ajang Osaka Auto Messe (OAM) 2026 baru-baru ini, Indonesia kembali unjuk gigi lewat kolaborasi yang tidak biasa antara dunia otomotif dan high-fashion batik.

- Advertisement -

Melalui payung NMAA (National Modificator & Aftermarket Association) Great of Indonesia, sebuah Toyota 86 yang dijuluki “Milly” hadir membawa narasi persahabatan antara dua negara kepulauan lewat visual yang sangat berani.

Baca Juga:

Lebih Besar dan Go International, IMX 2026 Siap Guncang ICE BSD Oktober Mendatang

“Milly”: Ketika Ombak Jepang Bertemu Awan Cirebon

Batik Mega Mendung Pukau Osaka Auto Messe 2026

- Advertisement -

Bintang utama di booth Indonesia tahun ini adalah Toyota 86 bertema “Harmony of Waves”.

Mobil ini bukan sekadar dimodifikasi bagian mesin atau bodi saja, melainkan menjadi media lukis yang mempertemukan dua budaya.

Visualnya menggabungkan simbol Ombak Jepang yang ikonik (Ukiyo-e) dengan motif Batik Mega Mendung khas Cirebon.

Dominasi warna biru pada bodi mobil menggambarkan ketenangan laut yang menyatukan Indonesia dan Jepang.

“Milly merepresentasikan harmoni dua elemen yang selalu bergerak namun tetap selaras, seperti hubungan kreatif Indonesia dan Jepang yang saling menginspirasi,” jelas Andre Mulyadi, Founder NMAA sekaligus Project Director IMX yang hadir di Osaka Auto Messe.

Sinergi Apik dengan Dunia Fashion

Batik Mega Mendung Pukau Osaka Auto Messe 2026

Kehadiran Milly di Osaka Auto Messe makin lengkap dengan sentuhan tangan desainer Shizka Prive.

Tidak hanya mobilnya yang cantik, para pengunjung juga disuguhi busana batik premium dengan motif senada yang dipamerkan tepat di samping unit display.

Batik Mega Mendung yang digunakan bukan sekadar corak. Shizka Prive menjelaskan bahwa awan berlapis-lapis dalam motif ini punya makna mendalam soal kesabaran dan pengendalian diri manusia.

“Awan mendung tidak hanya melambangkan hujan, tetapi juga kesabaran, kesejukan hati, dan harapan akan kehidupan. Baju ini menyampaikan pesan bahwa ketenangan batin adalah kekuatan,” ungkap Shizka.

Kolaborasi ini membuktikan kalau batik sangat luwes dan bisa masuk ke berbagai lini gaya hidup, bahkan di industri modifikasi kelas dunia sekalipun.

Baca Juga:

Bukan Cuma Setahun Sekali, Kini Suasana IMX Bisa Dinikmati Tiap Hari di Bandung

Dukungan Produk Lokal Menembus Pasar Global

Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari dukungan banyak pihak dan produk aftermarket asli Indonesia.

Mulai dari cat lokal produksi Spider Abca Coating, lampu custom dari Saber Industries dan Yoong Motor, hingga velg ikonik dari Turbo Bastard Wheel.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa produk modifikator Indonesia sudah siap bersaing sebagai pemain global, bukan lagi sekadar jago kandang.

Menuju Puncak IMX 2026

Bagi Anda yang belum sempat melihat langsung karya-karya hebat ini, jangan khawatir. Perjalanan “Great of Indonesia” di Osaka ini merupakan pembuka menuju rangkaian Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026.

Berikut jadwal lengkapnya:

  • Yogyakarta: 26 April 2026 di Candi Prambanan.
  • Surabaya: 30-31 Mei 2026 di Jatim Expo.
  • Puncak IMX 2026: 9-11 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang.

Selain itu, industri modifikasi kita juga akan terbang ke Amerika Serikat dalam program IMX USA Series pada awal November 2026. Ini adalah waktu yang tepat bagi produk Indonesia untuk benar-benar mendunia. (Z)

Populer.
Berita Terkait