Rabu, Februari 25, 2026
InformasiKomunitasCB 100, Panduan Mengenali Ciri-Ciri Mesin dan Rangka Asli Pabrikan!

CB 100, Panduan Mengenali Ciri-Ciri Mesin dan Rangka Asli Pabrikan!

Untuk mengetahui mesin dan rangka asli pabrik CB 100, Anda harus mengenali ciri-ciri berikut ini.

- Advertisement -

OLX News – Saat menonton film lawas, atau film modern yang berlatarkan tahun-tahun lawas, motor ini tidak pernah lewat dari frame. Ya, itu adalah Honda CB 100. Kehadirannya menjadi sejarah tersendiri bagi berkembangnya kendaraan bermotor di Indonesia. Bahkan, motor tersebut juga menjadi penanda gaya hidup masyarakat di Indonesia. Gaya klasiknya selalu memikat mata siapapun yang melihatnya dan menjadi bagian dari budaya populer 

CB 100 merupakan motor yang didesain dengan gaya naked sport. Motor ini diimpor utuh dari Jepang ke Indonesia sekitar tahun 1970 hingga 1982. Saat pertama kali diperkenalkan, motor seri CB langsung digemari salah satunya karena bahan bakar yang irit. Mesinnya satu silinder dengan kapasitas 99 cc 4-tak. Berjalannya waktu, motor ini terus berkembang hingga dipasarkannya turunan CB 100 seperti CB 100 K0 dan K1, CB 100 Gelatik, hingga GL 100.

- Advertisement -

Soal namanya yaitu “CB”, banyak yang berspekulasi bahwa kemungkinan itu adalah suatu singkatan dari kata tertentu seperti Contact Breaker, City Bike, hingga Classic Bike. Namun, menurut berbagai sumber, Honda sebagai produsennya tidak pernah mempublikasikan arti dari CB. Adapun CB merupakan kode produksi dan tidak memiliki kepanjangan tertentu sebagaimana generasi turunannya seperti CBF, CBX, atau CBR.

Generasi CB 100 dan Spesifikasinya

Saat ini, motor CB 100 menjadi buruan kolektor. Tidak ada yang bisa mengesampingkan kesan klasik dan aura mewahnya, bahkan sejak pertama dirilis di Indonesia hingga sekarang. Mesinnya khas dengan satu silinder, OHC, 4-tak, dengan kapasitas 99 cc. Dengan mesin ini, motor CB mampu menghemat bahan bakarnya namun tak kekurangan tenaga. Apalagi, dipadukan dengan desainnya yang klasik, ringan, dan elegan, yang menambah khas yang tak lekang oleh waktu.

- Advertisement -

Selama dipasarkan di Indonesia, CB 100 memiliki berbagai generasi dengan spesifikasinya masing-masing.

CB 100 K0

CB 100 K0 diperkenalkan sekitar tahun 1970 hingga 1971-an. Motor ini memiliki desain yang kokoh, dengan lampu depan berbentuk bulat khas gaya klasik. Dengan kecepatan maksimal hingga 110 km/jam, motor ini memiliki transmisi tipe chain dengan 5 kecepatan. Kapasitas tangkinya 10 liter.

Nomor Serial: CB100-100001
Kapasitas Mesin: 99 cc, OHC
Tipe Mesin: 4 langkah, 1 silinder
Power: 11,5 HP @ 10.500 rpm
Top Speed: 110 km/h
Kompresi: 9,5:1
Bore x Stroke: 50,5 x 49,5 mm
Valve per silinder: 2
Pengapian: Platina
Pendingin: Udara
Transmisi: 5 speed
Tipe Transmisi: chain
Ban: depan -> 2.50-18

: belakang -> 2.75-18

Rem: depan dan belakang menggunakan tromol
Berat kosong: 92 kg
Kapasitas tangki: 10 liter

CB 100 K1

Setelah kepopuleran CB 100 K0, Honda rilis CB 100 K1 pada 1971-an. Varian ini hadir dengan perubahan desain yakni penambahan list besi pada jok motornya. Sementara itu, mesin masih sama yakni berkapasitas 99 cc OHC, 4-tak, dan 1 silinder.

Nomor Serial: CB100-200001
Kapasitas Mesin: 99 cc, OHC
Tipe Mesin: 4 langkah, 1 silinder
Power: 11,5 HP @ 10.500 rpm
Top Speed: 110 km/h
Kompresi: 9,5:1
Bore x Stroke: 50,5 x 49,5 mm
Valve per silinder: 2
Pengapian: Platina
Pendingin: Udara
Transmisi: 5 speed
Tipe Transmisi: chain
Ban: depan -> 2.50-18

: belakang -> 2.75-18

Rem: depan dan belakang menggunakan tromol
Berat kosong: 92 kg
Kapasitas tangki: 10 liter

 

CB 100 K2/ CB Gelatik

CB Gelatik dirilis pada 1972-1975. Generasi ini menjadi salah satu yang ikonik karena desain penambahan striping pada bagian tangkinya, dan cover shock belakang yang dilapisi chrome. CB Gelatik tersedia dalam dua pilihan warna yaitu putih dengan kombinasi merah dan putih dengan kombinasi biru. Soal mesin, spesifikasinya masih sama dengan generasi sebelumnya.

Nomor Serial: CB100-1200001
Kapasitas Mesin: 99 cc, OHC
Tipe Mesin: 4 langkah, 1 silinder
Power: 11,5 HP @ 10.500 rpm
Top Speed: 110 km/h
Kompresi: 9,5:1
Bore x Stroke: 50,5 x 49,5 mm
Valve per silinder: 2
Pengapian: Platina
Pendingin: Udara
Transmisi: 5 speed
Tipe Transmisi: chain
Ban: depan -> 2.50-18

: belakang -> 2.75-18

Rem: depan dan belakang menggunakan tromol
Berat kosong: 92 kg
Kapasitas tangki: 10 liter

 

CB 100 K3

Generasi CB 100 K3 dirilis pada tahun 1976-an. Varian ini mengubah bentuk head cylinder menjadi bisa dicopot untuk memudahkan penggantian part. Selain itu, ada juga perubahan pada logo di tangki yaitu dengan striping garis kuning hitam melengkung dan emblem “HONDA” tanpa sayap, berbeda seperti generasi sebelumnya.

Kapasitas Mesin: 99 cc, OHC
Tipe Mesin: 4 langkah, 1 silinder
Power: 11,5 HP @ 10.500 rpm
Top Speed: 110 km/h
Kompresi: 9,5:1
Bore x Stroke: 50,5 x 49,5 mm
Valve per silinder: 2
Pengapian: Platina
Pendingin: Udara
Transmisi: 5 speed
Tipe Transmisi: chain
Ban: depan -> 2.50-18

: belakang -> 2.75-18

Rem: depan dan belakang menggunakan tromol
Berat kosong: 92 kg
Kapasitas tangki: 10 liter

 

Baca Juga : Honda CB150R Streetfire Cocok Buat yang Doyan Touring, Ini 5 Alasannya

CB 100 K5

Generasi K5 menjadi yang terakhir dari CB 100. Varian ini memiliki tangki yang lebih besar dan panjang, serta behel belakang yang unik dengan bentuk huruf U. Namun, varian ini kurang dikenal dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya. Meski demikian, motor ini memiliki keunikan lainnya yaitu kemampuan mengangkat roda depan di udara pada gigi 1, 2, dan 3. Kemampuan ini karena adanya gir rasio, yang membuat motor K5 bisa dimodifikasi menjadi motor trail. Sementara itu, untuk mesinnya masih sama seperti generasi sebelumnya.

Kapasitas Mesin: 99 cc, OHC
Tipe Mesin: 4 langkah, 1 silinder
Power: 11,5 HP @ 10.500 rpm
Top Speed: 110 km/h
Kompresi: 9,5:1
Bore x Stroke: 50,5 x 49,5 mm
Valve per silinder: 2
Pengapian: Platina
Pendingin: Udara
Transmisi: 5 speed
Tipe Transmisi: chain
Ban: depan -> 2.50-18

: belakang -> 2.75-18

Rem: depan dan belakang menggunakan tromol
Berat kosong: 92 kg
Kapasitas tangki: 10 liter

 

Harga CB 100

Harga CB 100

Di pasar motor antik tahun 2026, harga Honda CB 100 tidak lagi ditentukan oleh tahun produksi semata, melainkan oleh tingkat orisinalitas dan kelangkaan serinya. Varian CB 100 K0 dan K2 (Gelatik) tetap menjadi primadona dengan nilai apresiasi yang terus meroket karena statusnya sebagai ikon budaya populer.

Sementara itu, varian K3 dan K5 menawarkan titik masuk yang lebih terjangkau bagi kolektor pemula yang ingin memulai proyek restorasi.

Berikut adalah panduan estimasi harga pasaran untuk unit dengan kondisi surat lengkap dan mesin sehat:

Varian / GenerasiTahun ProduksiEstimasi Harga (Kolektor)
CB 100 K01970 – 1971Rp15.000.000 – Rp25.000.000+
CB 100 K11971 – 1972Rp10.000.000 – Rp18.000.000
CB 100 K2 (Gelatik)1972 – 1975Rp12.000.000 – Rp22.000.000
CB 100 K31976 – 1980Rp8.000.000 – Rp15.000.000
CB 100 K51981 – 1982Rp7.000.000 – Rp13.000.000

Disclaimer: Informasi harga di atas merupakan estimasi yang dihimpun berdasarkan rentang harga unit yang tersedia di OLX Indonesia per Februari 2026. Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kelengkapan dokumen, orisinalitas komponen, dan kesepakatan antara penjual dan pembeli.

Sementara itu, jika Anda hendak membeli varian baru, ada generasi terbarunya yaitu Honda CB150R Streetfire dengan harga antara Rp30,16 juta hingga Rp35,55 juta. Sementara itu, ada juga Honda CB150 Verza yang dijual dengan rentang harga Rp21,6 juta, dan Honda CB150X yang dijual dengan harga Rp33,91 juta hingga Rp35,02 jutaan.

Panduan Cek Mesin CB 100

Memastikan mesin CB 100 apakah asli atau tidak menjadi hal penting bagi para calon pembeli. Hal ini untuk mengurangi aksi penipuan dari penjual yang tidak bertanggung jawab. Berikut ini adalah cara cek apakah mesin dan rangka motor asli pabrikan atau tidak.

Validasi dokumen dan nomor fisik kendaraan

Pastikan nomor mesin yang ada di blok mesin kiri bawah sesuai dengan yang tertera pada dokumen resmi yaitu STNK dan BPKB. Begitu juga dengan nomor rangka yang ada di leher rangka/ stang, dekat jok, dan dekat mesin. Saat melakukan pengecekan, pastikan juga tidak ada tanda-tanda ketokan ulang atau nomor yang tidak rata.

Ketahui karakteristik mesin asli

Penting untuk mengetahui spesifikasi dasar mesin CB 100. Mesin dengan kapasitas 99 cc, Over Head Camshaft (OHC), 4-tak, dan 1 silinder. Transmisi 5 percepatan, dan pengapian platina dan pendinginan udara. Selain itu, periksa kode part pada komponen mesin yang biasanya terdapat logo AHM atau Honda. Pastikan juga suara mesin halus dan tidak ada kebocoran oli yang tidak wajar.

Baca Juga : Honda CB1000GT Resmi Dirilis, Pakai Basis CB1000 Hornet  

Memiliki motor klasik seperti CB 100 memang menyenangkan. Namun, jangan sampai tidak teliti saat membelinya dan menjadi korban penipuan penjual yang tidak bertanggung jawab. Setelah mempelajari panduan cek mesin dan rangka asli, kunjungi OLX Indonesia untuk mendapatkan berbagai penawaran unit bekas CB 100 berbagai generasi.

Populer.
Berita Terkait