Minggu, Maret 22, 2026
MotorPenyebab Motor Brebet Pas Kondisi Hujan Deras, Busi Terendam Air atau Ada...

Penyebab Motor Brebet Pas Kondisi Hujan Deras, Busi Terendam Air atau Ada Masalah Lain?

Penyebab motor brebet ketika hujan deras, biasanya karena ada beberapa masalah pada komponennya. Simak penjelasan berikut ini.

- Advertisement -

OLX News – Saat sudah memasuki musim hujan, kondisi motor harus lebih diperhatikan. Pasalnya, motor brebet sering terjadi saat hujan deras turun akibat kondisi mesin yang tidak optimal. Jangan sampai menunggu motor dalam kondisi macet, lalu pengendara baru memperbaikinya. Pemilik motor, utamanya motor lama, wajib lebih rajin memeriksa kondisi kendaraannya agar tak sampai brebet atau bahkan macet saat di perjalanan.

Penyebab Motor Brebet Saat Hujan Deras

Dilansir dari berbagai sumber, ada beberapa penyebab utama motor brebet saat hujan. Berikut adalah penjelasannya.

- Advertisement -

Air masuk ke busi

Penyebab umum motor brebet adalah air yang masuk ke area pengapian. Karet pelindung busi yang sudah getas atau sobek, bisa membuat air hujan masuk ke area busi. Akibatnya, aliran listrik dari koil ke busi dapat terganggu. Percikan api yang tidak stabil, atau bahkan hilang sama sekali, dapat menyebabkan motor menjadi brebet. Sementara itu, busi yang basah mengakibatkan pembakaran yang tidak sempurna.

Air masuk ke filter udara

Motor memiliki filter udara yang berfungsi sebagai penyaring utama udara yang masuk ke ruang bakar. Jika filter udara ini basah, aliran udara akan terhambat yang membuat campuran bahan bakar dan udara menjadi terlalu kaya. Akibatnya, motor menjadi brebet.

- Advertisement -

Air masuk ke tangki bahan bakar

Jika tutup tangki memiliki karet yang sudah tidak rapat, air dapat masuk ke tangki bahan bakar melalui celah-celahnya. Air tidak akan terhisap ke sistem pembakaran, melainkan mengendap di dasar tangki. Akibatnya, mesin menjadi tersendat-sendat.

Gangguan kelistrikan

Komponen listrik yang tidak terawat, dapat mengalami konsleting jika terpapar air secara langsung. Akibatnya, pengiriman sinyal ke ECU (pada motor injeksi) atau ke koil, dapat terganggu. Selanjutnya, jika kabel koil sudah retak, air hujan dapat menjadi penghantar listrik dan mampu menyebabkan arus  terbuang sebelum mencapai busi.

Ciri-ciri Busi Motor Terendam Air

Busi yang terendam air menjadi salah satu penyebab motor brebet saat hujan. Periksa segera kondisi busi, utamanya saat sudah memasuki musim hujan. Busi yang sudah terpapar air memiliki ciri yang dapat dikenali, sehingga dapat segera dilakukan penggantian. Berikut penjelasannya.

  • Busi basah. Ketika pemilik motor melepas busi dan ujung elektroda busi tampak basah oleh air, maka segera ganti. Busi dengan kondisi tersebut tidak akan mampu memantik api sampai kondisinya benar-benar kering.
  • Cangklong atau cop busi basah. Periksa bagian dalam karet pelindung busi. Apabila terdapat air, maka dapat dipastikan busi terpapar air yang berdampak pada mesin brebet.
  • Muncul karat pada busi. Ciri ini dapat muncul apabila pemilik motor tidak segera mengecek kondisi motor. Busi yang pernah terendam dan tidak segera dilepas, maka bagian plating atau pelapisnya dapat luntur sehingga menyebabkan busi berkarat.

Adapun ciri busi yang terendam air dapat diketahui langsung dari performa mesin motor. Jika motor brebet, atau bahkan tiba tiba mogok, dapat dipastikan ada masalah pada busi. 

Masalah Filter Udara Motor Basah dan Kotor

Filter udara pada motor memiliki fungsi penting. Ia bertugas menyaring udara yang masuk ke ruang bakar. Jika filter udara bermasalah, ia akan berpengaruh pada performa mesin motor. Tak hanya karena basah kemasukan air, kotoran yang menumpuk bisa menyumbat pori-pori filter dan mesin menjadi loyo.

Berikut beberapa ciri filter udara bermasalah akibat basah ataupun kotor.

  • Tarikan kurang responsif
  • Konsumsi bahan bakar boros
  • Asap knalpot hitam
  • Suara mesin motor kasar

Sementara itu, filter udara yang terpapar air bisa membuat mesin brebet dan tersendat. Air yang terserap elemen filter dapat menghalangi udara lewat, membuat campuran bahan bakar menjadi terlalu kaya bensin sehingga mesin tersendat. Resiko terbesarnya adalah kondisi water hammer di mana air yang masuk cukup banyak dan terhisap ke ruang bakar, dan menyebabkan kerusakan fatal pada piston atau stang seher. Udara yang tertutup total dan tidak mampu masuk ke filter, membuat mesin mogok karena tidak ada udara untuk pembakaran.

Cara Mengatasi Motor Brebet di Jalan

Lantas, jika motor terlanjur brebet di jalan, bagaimana cara mengatasinya? Utamanya adalah jangan panik. Kemudian, lakukan beberapa langkah darurat untuk memulihkan performa mesin, sebagai berikut.

  • Jangan paksa motor terus berjalan

Menepi dan berteduh di tempat yang aman, agar air hujan tidak semakin banyak masuk ke komponen mesin yang vital. Matikan mesin untuk mencegah kerusakan lebih parah.

  • Cek cangklong busi

Umumnya, cangklong busi dan busi yang terpapar air, menjadi penyebab nomor satu motor brebet dan mogok. Jika bisa dicabut, maka segera cabut cop busi dari kepala busi. Lap bagian dalam cop busi dan ujung busi menggunakan kain kering sampai benar-benar kering. Tiup bagian lubang busi agar air benar-benar terbuang. Pasang kembali dengan rapat, lalu nyalakan motor dan biarkan selama 2-3 menit sampai digunakan kembali.

  • Periksa boks filter udara

Jika cara kedua tidak mampu menghidupkan motor kembali, segera cari lubang pembuangan. Lubang pembuangan tersebut biasanya berupa selang transparan kecil dengan penjepit di bawah boks filter. Cabut penutup selang tersebut untuk membuang air. Jika memungkinkan, buka baut boks filter, dan lap bagian dalamnya. 

  • Kuras karburator

Jika masih menggunakan motor non-injeksi, maka periksa juga bagian karburator. Kemungkinan, ada air yang masuk ke mangkuk karbu. Buka baut drainase menggunakan obeng minus, lalu biarkan bensin mengalir keluar sedikit bersama air yang mengendap. Setelah itu kencangkan kembali.

Tips Perawatan Motor Setelah Kehujanan

Tips Perawatan Motor Setelah Kehujanan

Ada tiga tips perawatan yang dapat pemilik lakukan setelah motor kehujanan. Tiga langkah ini tergolong ampuh agar motor tidak brebet selama musim hujan.

Keringkan cop busi

Area pengapian adalah area yang sensitif terhadap air. Periksa kondisinya secara berkala, lap bagian dalamnya dengan kain kering. Jika punya cairan penetrating oil seperti WD-40, maka gunakanlah untuk mengusir air.

Cek selang pembuangan filter udara

Air hujan sering terjebak di dalam boks filter udara. Kondisi ini menyebabkan elemen filter menjadi lembab. Pastikan filter udara tetap kering, dan segera ganti jika sudah terlanjur basah kuyup. Filter yang basah tidak akan mampu menyaring udara, sehingga mesin akan berhenti bekerja karena tidak ada udara yang masuk.

Jangan pernah gaspol mesin

Setelah kehujanan, jangan pernah langsung gaspol mesin motor. Panaskan dahulu mesin motor dengan membiarkannya menyala selama 3-4 menit. Sisa-sisa air yang masih menempel di soket kabel atau area sensor pada motor injeksi, dapat menguap akibat suhu panas yang dihasilkan mesin sebelum pengendara menarik gas untuk jalan.

Baca Juga : Tips Cuci Motor yang Aman untuk Komponen Elektrik, Motor Kinclong Tanpa Risiko! 

Jika memerlukan spareparts motor seperti busi atau filter udara akibat kemasukan air, cek saja di OLX Indonesia. Tidak hanya motor baru atau bekas, situs jual beli tersebut juga menawarkan berbagai komponen motor yang dibutuhkan. Segera download aplikasinya di Google Play Store atau App Store.

Populer.
Berita Terkait