Jumat, Agustus 28, 2026
BeritaDari Posisi Buncit ke Podium, Aldi Satya Mahendra Cetak Sejarah di World...

Dari Posisi Buncit ke Podium, Aldi Satya Mahendra Cetak Sejarah di World Supersport Australia

Aldi Satya Mahendra cetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang berada di podium di World Supersport Australia. Simak aksi gila dari start posisi 28 ke podium 2!

- Advertisement -

OLX News – Prestasi membanggakan baru saja datang dari aspal sirkuit Phillip Island, Australia. Pembalap muda asal Yogyakarta, Aldi Satya Mahendra, sukses mengukir nama Indonesia di level dunia dalam ajang World Supersport (WSSP) 2026. Minggu, 22 Februari 2026, menjadi saksi bisu betapa mentalitas pembalap kita tidak bisa dipandang sebelah mata.

Bukan sekadar finis di posisi depan, Aldi menunjukkan aksi yang bikin jantung penonton berdegup kencang. Bagaimana tidak? Dia berhasil meraih podium kedua setelah memulai balapan dari urutan paling belakang.

Baca Juga:

Mengenal Luca Marini, Pembalap Muda Italia yang Bersinar di MotoGP

- Advertisement -

Aksi “Gila” dari Start Urutan ke-28

Aldi Satya Mahendra

Balapan seri perdana musim 2026 ini sebenarnya tidak dimulai dengan mudah bagi Aldi. Akibat kendala di sesi kualifikasi, rider binaan Yamaha Racing Indonesia ini harus puas memulai Race 2 dari posisi ke-28 alias posisi buncit.

- Advertisement -

Namun, begitu lampu start padam, Aldi langsung tancap gas. Menggeber motor teranyar Yamaha YZF-R9. Hanya butuh empat tikungan di lap pertama bagi Aldi untuk merangsek ke barisan depan. Bahkan, pemuda berusia 19 tahun ini sempat memimpin jalannya balapan sebelum akhirnya mengamankan posisi kedua saat menyentuh garis finis.

“Ini sangat luar biasa. Saya tidak bisa berkata-kata. Start paling belakang tidak mudah, tapi saya tetap berjuang agar bisa mendapatkan poin, bahkan mampu naik podium. Pemilihan ban slick di race 2 adalah strategi tepat yang membantu saya,” ujar Aldi Satya Mahendra dengan penuh haru.

Strategi Ban dan Kematangan Mental

Kemenangan ini bukan cuma soal keberanian, tapi juga kecerdasan strategi tim. Saat kondisi cuaca mulai gerimis, Aldi dan timnya, AS Racing Team, berani mengambil risiko dengan tetap menggunakan ban slick. Strategi ini terbukti ampuh saat lintasan tidak kunjung basah sepenuhnya, memungkinkannya mempertahankan kecepatan tinggi.

Hasil di World Supersport Australia ini sekaligus menempatkan Aldi di peringkat 5 klasemen sementara dengan total 23 poin. Sebuah lompatan besar, mengingat target awal tim hanya berharap Aldi bisa masuk di jajaran 10 besar.

Baca Juga:

Yamaha LEXi LX 155 Blue Core Generasi Baru, Cek Peningkatan Tenaga Mesinnya!

Bukti Keberhasilan Pembinaan Yamaha Indonesia

Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menyatakan rasa bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, hasil ini melampaui ekspektasi awal tim untuk seri pembuka.

“Prestasi hebat yang ditunjukkan Aldi Satya Mahendra di World Supersport Australia jauh melampaui target dan memberikan momen historis bagi Indonesia. Kami akan terus mendukung dan mengevaluasi dari berbagai aspek agar target juara musim ini bisa terwujud,” tutur Wahyu.

Data Pendukung Hasil Balapan:

  • Race 1 (Sabtu): Finis urutan 13 (Mendapat 3 poin).
  • Race 2 (Minggu): Finis urutan 2 (Mendapat 20 poin).
  • Klasemen Sementara: Peringkat 5 dunia.

Perjalanan musim ini masih panjang. Setelah sukses di Australia, ada 11 putaran lagi yang akan digelar di sirkuit-sirkuit legendaris Eropa. Dengan bergabungnya Aldi di AS Racing Team asal Italia, pengalaman teknis tim diharapkan bisa terus menjaga konsistensi performanya.

Apalagi, rekan setimnya adalah Albert Arenas, juara dunia Moto3 tahun 2020 yang saat ini memimpin klasemen. Berada dalam satu tim dengan pembalap berpengalaman tentu akan membuat kemampuan Aldi semakin terasah.

Mari kita dukung terus talenta muda Indonesia ini. Semoga bendera Merah Putih kembali berkibar tinggi di podium-podium selanjutnya. (Z)

Populer.
Berita Terkait