Rabu, Mei 29, 2024
Lainnya
    Tips & TrikBingung Apa Itu Dinamo Starter? Simak Penjelasan Berikut!

    Bingung Apa Itu Dinamo Starter? Simak Penjelasan Berikut!

    Dinamo starter atau yang lebih dikenal dengan motor starter memiliki fungsi untuk menyalakan mobil, komponen ini menjadi penentu dari pergerakan mesin mobil.

    Penting sekali mempelajari fungsi serta bagian-bagian dari komponen tersebut. Salah satu bagian mesin ini berguna dalam pemutaran mesin untuk pertama kali Ketika ingin menghidupkan kendaraan. Pergerakan mesin dalam komponen ini berasal dari energi listrik yang turut diubah ke energi gerak.

    Komponen dinamo starter

    dinamo starter

    Dengan mengetahui komponen dari dinamo starter, ketika terjadi hal yang tidak diinginkan tidak akan terjadi kesalahan yang dapat merusak komponen mobil.

     

    1. Komponen motor housing

    Komponen ini dibuat dari logam yang berbentuk tabung dan berfungsi untuk melindungi roda gigi pinion dan housing cap

     

    2. Drive pinion gear

    Komponen ini berbentuk roda gigi dan terletak pada ujung pinion. Komponen ini berguna untuk menghubungkan motor listrik ke engkol menggunakan flywheel.

     

    3. Brushes

    Berguna untuk mengalirkan arus listrik, arus listrik yang dikirimkan dari terminal 50 menuju ke armature coil. Brush terletak pada main motor pada mesin mobil.

     

    4. Drive lever

    Komponen ini terletak pada solenoid, yang berbentuk garpu yang bekerja menggunakan sistem tuas, komponen ini berguna sebagai penggerak gear pada mesin mobil.

     

    5. Commulators

    Komponen ini terletak pada bagian depan armature coil. Ia berguna untuk menghubungkan arus listrik dari brush ke armature. Komponen ini berbentuk tembaga yang tersegmentasi.

    6. Armature coil

    Komponen ini ada di poros motor. Ia berguna sebagai pembangkit magnet yang menyebabkan adanya pergerakan. Armature coil berbentuk kumparan dari tembaga dengan lilitan yang berjumlah banyak.

     

    7. Field coil

    Komponen ini berbentuk rangkaian coil magnet yang berguna untuk meningkatkan daya magnet di sekitar armature coil. Ada 3 bagian field coil yaitu yokepole core, juga kumparan

     

    8. Solenoid caps

    Solenoid caps adalah tutup solenoid starter. Ia berguna sebagai penghubung arus sistem ke aktuator starter. Ada 3 bagian solenoid caps yaitu terminal 50, terminal 30, dan terminal c.

     

    9. Solenoid starter 

    Ia berbentuk seperti silinder yang terletak di motor utama. Solenoid starter berguna untuk menggerakkan drive pinion serta memberi tegangan untuk motor utama. Ada dua coil pada komponen ini yaitu pull in coil dan hold in coil.

     

    10. Solenoid plunger

    Solenoid plunger terletak pada ujung coil. Ia berguna untuk menghubungkan pull in coil ke drive lever. Ia juga berfungsi sebagai penghubung daya tarik pull in coil.

    Jenis-jenis dinamo starter

    Adapun jenis-jenis dari dinamo starter atau motor starter:

    a. Tipe konvensional

    Tipe ini memiliki kesan yang sederhana, sehingga menghasilkan tenaga yang standar, tipe ini memanfaatkan satu pinion gear yang terhubung ke flywheel, saat driver lever digerakkan oleh pull in coil

    b. Tipe reduksi

    Desain pada tipe ini lebih kecil dibandingkan tipe konvensional, sehingga cocok untuk mesin kompresi tinggi seperti mesin diesel, tipe ini memanfaatkan gigi tambahan sebagai pereduksi putaran, lalu menghasilkan momen puntir yang kuat.

    c. Tipe planetary

    Sama seperti system reduksi yang membutuhkan gigi tambahan, namun gigi tambahan kali ini berbentuk memutar, daya reduksi di dalam tipe ini lebih baik sehingga armature coil-nya bisa diperkecil.

    Agar tidak salah pilih tipe dinamo starter ketika ingin mengganti atau memperbaikinya, kamu bisa mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan teknisi ahli di bengkel terpercaya.

    GIIAS 2023
    Populer
    Fadli Arfi
    Fadli Arfi
    Penikmat dan penggiat otomotif baik roda dua, empat, enam, delapan bahkan yang bersayap
    Berita Terkait