Sabtu, Februari 14, 2026
OtomotifCiri-Ciri Sensor CKP Rusak dan Solusinya

Ciri-Ciri Sensor CKP Rusak dan Solusinya

Kenali ciri-ciri sensor CKP rusak dan dampaknya pada mesin. Temukan cara cek dan solusinya di sini.

- Advertisement -

OLX News – Kendaraan mogok belum tentu karena aki atau bahan bakarnya, bisa saja dari sensor CKP-nya yang bermasalah.

Sensor CKP atau sensor posisi poros engkol adalah komponen elektronik pada sistem manajemen mesin yang bertugas memantau pergerakan dan posisi poros engkol secara real time. Sinyal dari sensor ini kemudian ECU gunakan untuk menentukan waktu pengapian dan penyemprotan bahan bakar agar mesin dapat bekerja dengan efisien dan stabil.

- Advertisement -

Jika sensor ini bermasalah, performa mobil akan langsung drop. Nah, sebelum kejadian, sebaiknya ketahui ciri-ciri sensor CKP bermasalah beserta solusinya.

Charged Segarkan Maleo S, Kini Fast Charging Cuma 20 Menit dan Ada Opsi Sewa Harian Murah

Ciri-Ciri Sensor CKP Rusak

Berikut beberapa tanda umum kerusakan sensor CKP yang sering muncul:

- Advertisement -

1. Mesin Sulit Menyala

Gejala yang paling umum adalah mesin sulit distarter, terutama saat kondisi dingin. Hal ini terjadi karena sensor tidak mampu mengirimkan informasi posisi crankshaft yang presisi ke sistem pembakaran.

Akibatnya, ECU tidak tahu kapan harus menyemprotkan bahan bakar dan memicu percikan api, sehingga mesin sulit hidup.

2. Lampu Indikator Check Engine Menyala

Jika ECU mendeteksi sinyal sensor CKP tidak normal, lampu check engine atau MIL (Malfunction Indicator Lamp) akan menyala. Biasanya kondisi seperti ini disertai kode error seperti P0335 sebagai peringatan dini.

3. Akselerasi Tidak Stabil

Sensor CKP yang rusak membuat data timing pengapian dan injeksi bahan bakar menjadi tidak akurat. Dampaknya, akselerasi terasa tersendat atau tidak stabil. Kamu juga bisa merasakan tandanya dari mesin yang ‘brebet’ saat gas diinjak.

4. Mesin Misfire atau Bergetar

Kerusakan sensor CKP juga bisa membuat pembakaran tidak tepat waktu, memicu misfire dan getaran mesin berlebih. Getaran ini bisa terjadi pada saat idle atau sesaat setelah mesin menyala atau mati. Kondisi ini pun tidak konsisten, bisa muncul dan hilang kapan pun.

5. Mesin Sering Mati Mendadak

Ini adalah level bahaya. Tanpa pengaturan waktu pengapian dan injeksi yang stabil, mesin bisa kehilangan tenaga secara tiba-tiba bahkan saat mobil sedang melaju.

Yamaha Fazzio Hybrid Tampil Makin Segar di 2026, Hadirkan Warna dan Grafis Baru untuk Gen Z yang Ekspresif

Solusi Mengatasi Sensor CKP Rusak

Jika menemukan gejala di atas, berikut langkah yang bisa kamu lakukan.

1. Periksa Kabel Sensor CKP

Pertama, pastikan tidak ada kabel kendur, putus, atau konektor kotor. Kerusakan kabel bisa menyebabkan sinyal sensor terganggu. Jika perlu, lakukan penggantian kabel.

2. Periksa Tegangan Sinyal Sensor CKP

Kamu juga bisa menggunakan multimeter untuk mengecek output sensor. Sensor normal biasanya menghasilkan tegangan tertentu saat mesin diputar. Jika tidak ada tegangan, sensor kemungkinan rusak.

3. Gunakan Alat Scan OBD

Selain itu, terdapat scanner OBD yang dapat membaca kode error dan membantu memastikan apakah masalah berasal dari sensor CKP.

4. Ganti Sensor Jika Sudah Rusak

Jika hasil pengecekan menunjukkan sensor tidak berfungsi dengan baik, mengalami kerusakan fisik, atau sudah melewati masa pakainya maka penggantian menjadi solusi paling tepat.

Langkah ini penting untuk mencegah kerusakan yang lebih serius pada mesin, apalagi proses penggantian sensor CKP tergolong tidak terlalu sulit.

Karena itu, jangan tunggu sampai mobil benar-benar tidak bisa jalan untuk melakukan pengecekan. Segera lakukan pengecekan apabila merasakan ciri sensor CKP bermasalah dan lakukan pencegahan.

Dengan menjaga kondisi sensor tetap prima, kamu sudah memastikan perjalananmu tetap aman dan nyaman.

Jika kamu sedang mencari suku cadang sensor CKP orisinal atau berencana ganti mobil yang lebih sehat? Cek pilihannya di OLX! Dapatkan penawaran harga terbaik dari penjual terpercaya sekarang juga.

Populer.
Reka Harnis
Reka Harnis
Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
Berita Terkait