Toyota Astra Motor (TAM) bikin fasilitas sanitasi tambahan di Desa Sasak Ende, Lombok, menggunakan batu bata berbahan 100% plastik daur ulang, wujudkan visi Toyota Berbagi Hijau
OLX News – PT Toyota-Astra Motor (TAM) menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang inovatif di Desa Wisata Sasak Ende, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam rangkaian acara Eco Journey & GR Trackday, Toyota mengajak para jurnalis untuk berpartisipasi dalam perbaikan fasilitas sanitasi masyarakat setempat.
BACA JUGA: Berkunjung ke Dealer Toyota Terbesar di Indonesia, Krida Toyota Punya Ekosistem xEV Paling Lengkap di NTB
Sebagai background, Sasak Ende merupakan sebuah desa wisata yang dihuni sebanyak 35 kepala keluarga dengan jumlah masyarakat sekitar 175 jiwa. Dengan jumlah orang tersebut, di sana hanya tersedia 5 fasilitas sanitasi yang digunakan secara bersama-sama.
Minimnya sarana fasilitas di desa wisata ini lah yang akhirnya mendorong Toyota Indonesia hadir dan melakukan kegiatan pembangunan fasilitas sanitasi tambahan, yang merupakan bagian dari Pilar Lingkungan (Toyota Berbagi Hijau) dalam program CSR Toyota.

Uniknya, Toyota menggandeng Block Solutions Indonesia untuk mengaplikasikan bahan bangunan yang terbuat dari 100% material plastik daur ulang.
Penggunaan inovasi bata berbahan plastik daur ulang ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sanitasi Desa Sasak Ende sekaligus menunjukkan kepedulian Toyota terhadap lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
BACA JUGA: “Menguliti” Performa Hybrid EV Toyota di Kontur Jalan Perbukitan Lombok
“Sebagai Mobility Company, kami memiliki kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan yang wajib dijaga secara berkelanjutan demi masa depan anak bangsa. Komitmen kami selaras pula dengan 3 Pilar CSR, Toyota Berbagi Hijau (Lingkungan), Toyota Berbagi Ilmu (Pendidikan), dan Toyota Berbagi Selamat (Keselamatan Berkendara),” kata Jap Ernando Demily, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM).

“Acara hari ini, Toyota turut mendukung upaya mengurangi dampak penggunaan bahan plastik dengan memanfaatkan 100% material recycle yang juga ramah lingkungan, pada kegiatan rehabilitasi toilet umum di Desa Wisata Sasak Ende,” sambung Jap Ernando Demily.
Inovasi Modular Batu Bata dari Sampah Plastik

Bahan bangunan yang digunakan untuk rehabilitasi ini merupakan produksi dari Block Solutions Indonesia.
Batu bata ini didesain dengan sistem modular, menyerupai mainan Lego, yang membuat proses pembangunan menjadi lebih cepat dan mudah, sekaligus menghasilkan bangunan yang kokoh dan tahan lama.
BACA JUGA: Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025: Ekspedisi Perjalanan 4.000 Km dari Mandalika Dimulai
Inovasi ini secara langsung berkontribusi pada masa depan yang lebih hijau dengan mengurangi volume sampah plastik yang sulit diurai.
Melalui inisiatif IT’S TIME FOR EVERYONE, Toyota secara aktif mengajak masyarakat untuk mendukung visi global Carbon Neutrality, sebagai upaya menekan peningkatan risiko pemanasan global dan perubahan iklim.
Andalkan Hilux Rangga untuk Logistik Material

Dalam aspek logistik, Toyota Hilux Rangga memegang peran penting dalam mendistribusikan material bangunan ke lokasi.
Meskipun Desa Sasak Ende berada di wilayah perbukitan dengan akses jalan non-aspal, mobil niaga serbaguna ini tidak mengalami kesulitan membawa muatan penuh.
Ketangguhan Hilux Rangga di berbagai medan, didukung oleh mesin bertenaga dan payload mencapai 1,2 ton, membuktikan bahwa mobil ini mampu mendukung berbagai aktivitas pelanggan, baik untuk bisnis, gaya hidup, maupun layanan publik seperti kegiatan CSR ini. Komitmen ini selaras dengan visi Toyota Mobility for All. (Z)



































