Senin, Mei 27, 2024
Lainnya
    InformasiHarga Bitcoin Terus Naik Pekan Ini, Apa Penyebabnya?

    Harga Bitcoin Terus Naik Pekan Ini, Apa Penyebabnya?

    Harga Bitcoin mencetak rekor baru yang tertinggi pertama kalinya, mencapai $69,000. Apa penyebabnya?

    News.OLX – Bitcoin mencetak rekor baru dalam perdagangan. Sebab, hari Selasa pagi lalu nilainya melonjak di atas $69,000 untuk pertama kalinya. Meskipun tidak bisa bertahan di level itu, harga Bitcoin telah menunjukkan tren kenaikan yang stabil sejak September tahun lalu.

    Biarpun kembali ke $67,000, kenaikan hari ini membuat total kembalian Bitcoin untuk tahun 2024 menjadi lebih dari 51%, dengan kenaikan lebih dari 8% hanya dalam 24 jam terakhir.

    Dengan melewati rekor perdagangan sebelumnya sebesar $68,990, harga Bitcoin tidak hanya mendapatkan kembali semua kerugian yang dialami sejak awal musim dingin kripto pada Mei 2022. Tetapi, juga mencetak rekor tertinggi baru untuk pertama kalinya sejak November 2021.

    Selain itu, Ethereum juga ikut naik bersama harga Bitcoin. Nilai Ethereum naik lebih dari 11% dalam 24 jam terakhir. Altcoin terkemuka ini sekarang bernilai lebih dari $3,800, meskipun masih di bawah level tertinggi sebelum musim dingin kripto lebih dari $4,700 yang terjadi pada November 2021.

    Mengapa Bitcoin Naik Hari Ini?

    Sentimen positif saat ini terhadap Bitcoin berasal dari harga cryptocurrency tersebut yang naik. Hal ini karena banyaknya investor yang optimis tentang persetujuan U.S. Securities and Exchange Commission terhadap 11 dana perdagangan Bitcoin spot, atau ETF, pertengahan Januari.

    ETF Bitcoin spot memungkinkan institusi untuk melakukan perdagangan Bitcoin dengan harga Bitcoin saat ini. Bukan harga di masa depan seperti pada Bitcoin futures yang sebelumnya. Futures adalah alat keuangan yang rumit dan lebih cocok untuk diperdagangkan oleh investor yang sudah berpengalaman.

    Seperti yang diharapkan, keputusan untuk memperbolehkan investor institusional masuk ke dalam pasar Bitcoin telah memberikan dorongan besar terhadap harga Bitcoin.

    iShares Bitcoin ETF (IBIT) yang dimiliki oleh BlackRock, salah satu dari 11 ETF Bitcoin spot baru, membeli lebih dari $778 juta BTC hanya pada Selasa pagi. Ini setara dengan 12,600 Bitcoin yang masuk ke IBIT, yang berarti jumlah Bitcoin yang tersedia di dunia menjadi berkurang dan dengan meningkatnya permintaan, nilai total Bitcoin pun naik.

    Setelah persetujuan SEC terhadap ETF Bitcoin spot AS pertama, harga Bitcoin telah melonjak dari di bawah $50,000 pada saat persetujuan menjadi lebih dari $69,000 pagi ini, naik lebih dari 51% sepanjang tahun ini.

    harga Bitcoin (1)

    Apakah Musim Dingin Kripto Sudah Berakhir?

    Meskipun kita senang dengan persetujuan ETF BTC, kita harus ingat bahwa industri kripto masih menghadapi tantangan dari badan regulasi seperti SEC di seluruh dunia.

    Saat ini, aturan untuk mata uang digital masih belum jelas, mereka berusaha menemukan keseimbangan antara inovasi dan perlindungan bagi konsumen. Baru-baru ini, SEC menggugat beberapa bursa kripto besar seperti Binance dan Coinbase, yang menunjukkan bahwa tantangan regulasi masih ada.

    Selain itu, situasi ekonomi global juga sedang sulit. Suku bunga yang tinggi dan inflasi yang terus naik menjadi masalah. Ini tidak hanya memengaruhi kripto, tapi juga semua jenis investasi. Semakin mahalnya meminjam uang dan nilai uang yang menurun bisa membuat investor lebih hati-hati, dan ini mungkin memperlambat pertumbuhan pasar kripto.

    Meskipun ada tanda-tanda positif dan pertumbuhan aset digital belakangan ini, para investor tetap memperhatikan berita terbaru untuk memahami bagaimana pasar terus berubah.

    Jika kamu ingin mendapatkan informasi terbaru tentang Bitcoin dan investasi kripto, kunjungi situs OLX dan download aplikasi OLX di  Google Play Store dan App Store sekarang juga! Dapatkan akses ke berita terbaru dan analisis pasar kripto yang dapat membantumu membuat keputusan investasi yang lebih baik.

    GIIAS 2023
    Populer
    Reka Harnis
    Reka Harnis
    Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
    Berita Terkait