Rabu, Juni 19, 2024
Lainnya
    ReviewHarga Mobil Panther Bekas Masih Stabil, Ini Alasannya

    Harga Mobil Panther Bekas Masih Stabil, Ini Alasannya

    Temukan berbagai alasan mengapa mobil Panther bekas memiliki harga yang stabil di sini

    News.OLX – Walaupun saat ini Isuzu sudah tidak memproduksi Panther lagi, harganya di pasaran tergolong masih stabil, bahkan beberapa di antaranya malah semakin naik. Mobil yang masa produksinya sudah berakhir di tahun 2021 lalu ini masih memiliki banyak penggemar di Indonesia.

    Terlebih alasan penghentian produksinya bukan karena tidak laku, namun akibat keinginan Isuzu agar bisa lebih fokus memproduksi kendaraan bertipe SUV dan niaga. Jadi tidak mengherankan jika demand-nya masih tinggi.

    Lalu, apa saja alasannya?

    Mesin yang Tangguh Membuat Harga Mobil Panther Bekas Stabil

    Setiap produk Isuzu varian Panther selalu hadir dengan mesin yang tangguh. Jika masih ingat, kamu mungkin pernah mendengar julukan “rajanya diesel” yang tersemat pada seri ini.

    Bukan sekadar pemanis, julukan ini muncul karena mesinnya yang memang sudah teruji tangguh, berdaya tahan tinggi, serta andal. Bahkan ada pihak yang memanfaatkan seri ini sebagai angkutan umum. Kasus mogok di jalan pun sangat jarang terjadi pada seri Panther.

    Hanya Butuh Solar untuk Memacunya di Jalan

    Mesin diesel yang dipakai pada mobil ini hanya membutuhkan solar untuk penggeraknya. Tidak harus berkualitas tinggi, solar dengan kualitas rendah pun masih mampu memacu seri Isuzu ini di jalanan. 

    Dengan konsumsi bahan bakar yang irit, tidak mengherankan juga bahwa harga mobil Panther bekas masih stabil.

    Jika melihat mobil diesel terbaru, kamu juga akan paham bahwa Panther masih berada di tahta tinggi. Sebab, banyak sekali yang tidak bisa menggunakan solar biasa, karena minimal cocok dengan Dexlite.

    Walaupun irit, mobil ini tetap memiliki tarikan kuat berkat adanya torsi mesin. Sehingga, untuk mendapatkan kecepatan tinggi, kamu tidak harus menginjak pedal gas terlalu dalam lagi.

    Perawatan yang Relatif Mudah

    Alasan lain harga mobil Panther bekas masih stabil adalah karena perawatannya relatif sangat mudah. Hal ini bisa terjadi karena teknologi pada mekanisme jantungnya masih konvensional, tidak sama dengan beberapa mobil sekarang.

    Mobil sekarang kebanyakan menggunakan teknologi terbaru, misalnya VSC (Vehicle Stability Control), Hill Assist, serta ABS (Anti-lock Braking System). Di mana cara penanganannya masih khusus.

    Sementara itu, teknologi mesin pada mobil Panther ini memakai direct injection. Artinya hanya ada satu ruang bakar di atas piston pada jantung pacunya. Sementara itu, posisinya ada di cekungan pada bagian atas piston.

    Ketika terjadi pada sistem tersebut ataupun komponen lainnya, kamu bisa membawanya ke banyak bengkel. Sebab, rata-rata bengkel profesional sudah terbiasa menangani sistem ini.

    Harga onderdilnya pun relatif terjangkau dan bisa kamu temukan pada banyak tempat.

    Panther (1)

    Berkapasitas Besar

    Kabin mobil ini sangat luas, sehingga bisa menampung banyak orang. Dengan kapasitas hingga delapan penumpang, kamu bisa membawa rombongan keluarga sekaligus di satu kendaraan. Selain itu, tipe ini memang kerap berperan sebagai angkutan umum, seperti mobil travel antar daerah.

    Karena lapang, sopir maupun penumpang bisa duduk lebih nyaman, sekali pun dalam perjalanan panjang.

    AC pada seri ini juga terkenal dengan suhunya yang dingin. Hal tersebut dapat meningkatkan kenyamanan setiap orang, terlebih jika penumpang di dalamnya penuh.

    Suspensi mobilnya pun lumayan empuk, terutama pada bagian depan. Sebab, tipe suspense ini memakai torsion bar. Sementara bagian belakang memakai pegas daun.

    Jika tertarik memboyong salah satu Panther tersebut, kamu bisa cek rekomendasinya di OLX. OLX juga menyediakan sparepart hingga aksesoris lain yang bisa menunjang performa mobilmu. Unduh aplikasinya di Google Play Store atau App Store akses dan transaksi yang lebih mudah.

    GIIAS 2023
    Populer
    Reka Harnis
    Reka Harnis
    Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
    Berita Terkait