Jumat, Februari 27, 2026
LifestyleHobiJenis Pohon Palem dan Cara Merawatnya

Jenis Pohon Palem dan Cara Merawatnya

Biar tidak bingung membeli pohon palem, ini pilihan jenis lengkap dan penjelasan cara merawatnya.

- Advertisement -

OLX News – Pohon palem jadi salah satu tanaman favorit banyak orang karena bisa langsung bikin suasana rumah terasa lebih tropis dan estetik. Baik ditaruh di dalam ruangan maupun di luar, sama-sama indah.

Nah, biar nggak salah pilih dan salah rawat, berikut penjelasan lengkap tentang jenis pohon palem dan tips perawatannya yang mudah kamu ikuti.

- Advertisement -

Jenis-Jenis Pohon Palem

Setiap jenis pohon palem punya karakteristik unik, mulai dari bentuk daun, ketebalan batang, hingga ketahanannya terhadap cuaca. Berikut adalah daftar jenis pohon palem yang bisa kamu pertimbangkan.

1. Pohon Palem Kuning (Dypsis lutescens)

- Advertisement -

Jenis ini sangat ikonik dengan batang berwarna kuning kehijauan dan daun yang rimbun. Sering juga orang pakai sebagai penyaring udara alami di dalam ruangan karena kemampuannya menyerap polutan berbahaya.

2. Pohon Palem Merah (Cyrtostachys renda)

Terkenal karena warna pelepahnya yang merah menyala, palem ini menjadi simbol kemewahan di area taman. Jenis ini membutuhkan kelembapan tinggi dan sinar matahari yang cukup untuk mempertahankan warnanya.

3. Pohon Palem Kipas (Livistona chinensis)

Punya bentuk daun lebar menyerupai kipas yang terbuka. Ukurannya yang bisa menjadi sangat besar membuatnya lebih cocok berada di sudut ruangan yang luas atau di area teras sebagai fokus utama taman.

4. Botol (Hyophorbe lagenicaulis)

Keunikannya terletak pada pangkal batang yang menggembung menyerupai botol. Pertumbuhannya cukup lambat, sehingga sangat ideal bagi kamu yang nggak ingin sering memindahkan tanaman ke pot yang lebih besar.

Baca juga:

10 Rekomendasi Tanaman Hias Indoor yang Mudah Dirawat

5. Komandoria (Chamaedorea elegans)

Sering orang sebut sebagai Parlor Palm, jenis ini sangat populer sebagai tanaman indoor karena ukurannya yang mungil dan ketahanannya terhadap kondisi cahaya rendah serta ruangan ber-AC.

6. Pohon Palem Raja (Roystonea regia)

Punya batang yang tegak lurus dan kokoh dengan daun yang menjuntai indah di puncaknya. Karena ukurannya yang bisa mencapai belasan meter, palem ini lebih cocok ditanam di lahan terbuka atau pinggir jalan masuk rumah.

7. Pohon Palem Ekor Tupai (Wodyetia bifurcata)

Dinamakan demikian karena bentuk daunnya yang melingkar mengelilingi tangkai, menyerupai ekor tupai yang tebal. Jenis ini sangat populer untuk dekorasi taman rumah minimalis karena tampilannya yang rapi.

8. Bambu (Chamaedorea seifrizii)

Memiliki bentuk batang yang ramping dan beruas menyerupai bambu. Jenis ini sangat tangguh dan mampu tumbuh di area yang minim cahaya matahari, sehingga sering ada di sudut-sudut kantor atau ruang tamu.

9. Phoenix (Phoenix roebelenii)

Palem ini punya daun yang cenderung lebih halus dan melengkung dengan ujung yang runcing. Ukurannya nggak terlalu besar, sehingga sering orang jadikan penghias taman kering di depan rumah.

Baca juga:

10 Jenis Tanaman Hias Outdoor yang Tahan Panas dan Hujan

10. Kenari (Phoenix canariensis)

Hampir serupa dengan palem raja namun dengan tekstur batang yang lebih kasar dan daun yang sangat lebar. Jenis ini memberikan kesan megah dan biasanya ditanam di area yang punya halaman sangat luas.

Cara Merawat Pohon Palem agar Tetap Subur

Pohon palem

Merawat palem sebenarnya nggak terlalu rumit, namun kamu perlu konsisten dalam memperhatikan kebutuhan dasarnya. Berikut adalah panduan cara merawat untuk menjaga kesehatannya.

1. Pencahayaan yang Tepat

Sebagian besar palem menyukai cahaya terang namun nggak langsung. Jika kamu meletakkannya di bawah terik matahari secara langsung tanpa aklimatisasi, daunnya berisiko menguning. Untuk palem indoor, pastikan sesekali membawanya keluar untuk mendapatkan sinar matahari pagi.

2. Frekuensi Penyiraman

Palem menyukai media tanam yang lembap tetapi nggak becek. Kamu cukup menyiramnya ketika permukaan tanah terasa kering saat disentuh. Penyiraman berlebih dapat menyebabkan pembusukan akar yang fatal.

3. Pemupukan Secara Berkala

Berikan pupuk secara rutin setiap 2-3 bulan sekali. Pakai pupuk dengan pelepasan lambat (slow release) agar nutrisi terserap secara maksimal tanpa merusak akar tanaman.

4. Kelembapan Udara

Karena habitat aslinya adalah daerah tropis, palem menyukai kelembapan. Jika kamu meletakkan palem di ruangan ber-AC, semprotkan air secara halus pada daunnya beberapa kali seminggu untuk mencegah ujung daun menjadi cokelat.

5. Pemangkasan Daun Mati

Jangan ragu untuk memotong daun yang sudah kering atau berwarna cokelat sepenuhnya. Hal ini berguna agar nutrisi tanaman terfokus pada pertumbuhan daun-daun baru.

Menanam pohon palem di area rumah tentu akan memberikan suasana yang lebih segar dan menenangkan. Kamu bisa menyesuaikan jenis palem dengan luas lahan atau dekorasi interior yang kamu punya agar hasilnya lebih maksimal.

Jika kamu sedang mencari beragam jenis pohon palem untuk mempercantik hunian atau membutuhkan perlengkapan berkebun yang berkualitas. Maka, kamu bisa langsung mengeceknya di OLX. 

Di sana, tersedia banyak pilihan tanaman dari penjual terpercaya yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan anggaranmu. Yuk, mulai buat rumahmu lebih asri dengan berbelanja di OLX sekarang.

Populer.
Reka Harnis
Reka Harnis
Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
Berita Terkait