Mengusung konsep safety without compromise, baterai BYD generasi 2 sukses lewati tiga pengujian ekstrem tanpa memicu api atau ledakan.
OLX News – Bicara soal mobil listrik, performa tinggi dan pengisian kilat tidak akan ada artinya jika mengabaikan faktor keselamatan. Sadar akan hal tersebut, pabrikan BYD mengusung prinsip keselamatan tanpa kompromi pada produk 2nd Generation Blade Battery mereka.
Sebelum dipasarkan secara massal, baterai generasi terbaru ini sudah melewati serangkaian siksaan ekstrem di ruang pengujian.
Baterai BYD Generasi 2, Bisa Ngecas 10-70 Persen Dalam 5 Menit, Sampai Full Hanya 9 Menit!
3 Tahapan Uji Ekstrem Baterai BYD Generasi 2
Ada tiga tes utama yang disiapkan teknisi untuk membuktikan ketangguhan sel baterai tersebut.
1. Nail Penetration Test

Pengujian pertama adalah Nail Penetration Test. Pengujian ini sengaja dilakukan pada baterai yang sudah melewati 500 kali siklus pengisian, atau setara dengan pemakaian normal sejauh 300 ribu kilometer atau masa pakai 15 tahun. Hasilnya, saat paku baja menembus bagian tengah, suhu baterai tetap stabil tanpa memicu percikan api maupun ledakan.
2. Thermal Diffusion Test

Siksaan berlanjut pada pengujian kedua, yakni tes Thermal Diffusion Test. Empat sel baterai dipaksa mengalami korsleting hingga memicu suhu panas ekstrem mencapai 700 derajat Celsius. Baterai generasi kedua ini kembali membuktikan ketahanannya dengan meredam panas tersebut, sehingga tidak terjadi reaksi berantai yang berujung pada kebakaran.
3. Underbody Impact Test

Ujian terakhir difokuskan pada ketahanan fisik melalui benturan area bawah atau Underbody Impact Test. Pabrikan menghantamkan beban ke bagian bawah baterai dengan energi 10 kali lipat lebih besar dari standar global yang ada. Sekali lagi, cangkang pelindung dan struktur baterai tetap kokoh.
“Pelanggan selalu menginginkan paket yang sempurna; pengecasan cepat, umur panjang, dan keamanan tingkat tinggi. Semuanya ingin didapatkan sekaligus. Baterai generasi kedua kami membuktikan bahwa standar keamanan tertinggi di industri ini bisa dicapai bersamaan dengan kecepatan pengisian daya,” tegas Richard Li APAS Flash Charging Director di Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Baterai generasi terbaru dari BYD ini diklaim mampu menerima daya listrik tegangan tinggi tanpa khawatir akan merusak komponen di dalamnya.
Lebih istimewa lagi karena teknologi baterai terbaru dari BYD ini bisa terisi cepat menggunakan Flash Charging dari BYD. 5 menit untuk pengisian 10–70 persen dan hanya 9 menit untuk mencapai 97 persen.
(Zie)


























