Pahami spesifikasi mesin Mazda Astina 1.8L DOHC dan fitur pop-up headlight ikoniknya. Simak daftar harga bekas MT & AT terbaru di Indonesia.
OLX News – Mazda Astina merupakan salah satu sedan hatchback ikonik yang pernah mengaspal di Indonesia pada era awal 90-an. Kehadirannya memberikan warna baru di pasar otomotif nasional berkat desainnya yang sangat futuristik dan menyerupai mobil sport papan atas. Hingga saat ini, Mazda Astina tetap menjadi buruan para kolektor mobil retro yang mendambakan perpaduan antara performa mesin mumpuni dan estetika desain yang tak lekang oleh waktu.
Mobil ini punya karakter bodi yang aerodinamis dan fitur-fitur canggih yang pernah mendahului zamannya. Popularitasnya di kalangan anak muda saat itu menjadikan mobil ini sebagai simbol status sosial dan selera otomotif yang tinggi. Memasuki dekade ketiga sejak peluncurannya, Mazda Astina masih sering terlihat di berbagai ajang kontes modifikasi maupun pertemuan komunitas mobil klasik di seluruh penjuru tanah air.
Spesifikasi Mesin Mazda Astina
Dapur pacu mobil ini dibekali dengan mesin seri BP yang dikenal memiliki karakter tenaga yang sangat responsif di putaran menengah hingga atas. Konstruksi mesin DOHC 16 katup yang diusungnya merupakan standar teknologi tinggi bagi sebuah sedan harian di era tersebut. Data spesifikasi ini dilansir dari situs resmi Mazda Newsroom Global.
| Spesifikasi | Mazda Astina 1.8L Manual (MT) | Mazda Astina 1.8L Otomatis (AT) |
| Kode Mesin | BP-ZE | BP-ZE |
| Kapasitas Silinder | 1.839 cc | 1.839 cc |
| Konfigurasi Mesin | 4-Silinder Segaris, DOHC | 4-Silinder Segaris, DOHC |
| Tenaga Maksimum | 103 – 105 hp / 6.000 rpm | 103 -105 hp / 6.000 rpm |
| Torsi Maksimum | 160 Nm / 4.000 rpm | 160 Nm / 4.000 rpm |
| Bore x Stroke | 83.0 mm x 85.0 mm | 83.0 mm x 85.0 mm |
| Rasio Kompresi | 9.1 : 1 | 9.1 : 1 |
| Sistem Bahan Bakar | Multi-Point Injection | Multi-Point Injection |
| Transmisi | 5-Speed Manual | 4-Speed Automatic |
| Sistem Penggerak | Front Wheel Drive (FWD) | Front Wheel Drive (FWD) |
| Kapasitas Tangki | 55 Liter | 55 Liter |
| Akselerasi 0-100 km/j | 8,9 Detik | 10,2 Detik |
| Kecepatan Puncak | 201 km/jam | 188 km/jam |
| Standar Emisi | Euro 1 | Euro 1 |
| Ukuran Ban Standar | 185/60 R14 | 185/60 R14 |
Baca Juga: Mazda Rilis New CX-60 Sport di IIMS 2026, Banderol Rp 718 Juta
Keunikan Fitur Pop-Up Headlight Mazda Astina
Pop-up headlight menjadi ciri desain paling ikonik pada mobil ini sehingga tampilannya mudah dikenali bahkan dari jarak jauh. Secara teknis, sistem bawaan pabrik hanya memungkinkan lampu membuka dan menutup sepenuhnya melalui mekanisme motor elektrik. Tampilan sleepy eyes yang membuat lampu terbuka setengah sebenarnya merupakan modifikasi atau trik menghentikan pergerakan motor sebelum lampu terbuka penuh. Detail mengenai mekanisme lampu ini merujuk pada buku pedoman resmi Mazda Global.
| Keunikan | Penjelasan |
| Mekanisme Elektrik | Lampu utama bergerak naik secara otomatis menggunakan motor retractable yang sinkron saat sakelar diaktifkan. |
| Fitur “Sleepy Eyes” | Pengguna dapat mengatur ketinggian buka lampu secara manual untuk memberikan tampilan kesan mata mengantuk yang ikonik. |
| Aerodinamika | Desain lampu yang tersembunyi saat tidak digunakan membantu meminimalisir hambatan angin pada kecepatan tinggi. |
| Tombol Independen | Terdapat tombol khusus di konsol tengah untuk menaikkan lampu tanpa menyalakan bohlam guna keperluan pembersihan. |
| Bohlam Halogen | Standar pencahayaan menggunakan tipe Halogen yang memberikan rona cahaya hangat sesuai estetika mobil era 90-an. |
| Durabilitas Motor | Motor penggerak lampu Astina dikenal cukup tangguh asalkan sambungan kabel dan relay tetap dalam kondisi bersih. |
| Efek Visual | Saat lampu terbuka, profil moncong mobil berubah seketika menjadi lebih agresif menyerupai mobil sport Eropa. |
Desain Eksterior Sporty Mazda Astina
Garis bodi mobil ini dirancang dengan tarikan garis yang luwes namun tetap mempertegas kesan kokoh pada setiap sudutnya. Penggunaan pilar yang ramping memberikan visibilitas yang luas bagi pengemudi sekaligus memperkuat siluet hatchback sport yang dinamis.
- Bodi Hatchback 5-Pintu: Mazda Astina mengusung konsep semi-coupe yang memberikan akses praktis namun tetap terlihat sangat sporty jika dilihat dari sisi samping. Kaca belakang yang melandai secara dramatis menciptakan aerodinamika yang sangat baik untuk stabilitas berkendara semua tipe. Desain ini membuatnya tetap relevan dan terlihat modern meskipun bersanding dengan mobil-mobil keluaran terbaru di jalan raya.
- Velg Alloy Ikonik: Unit standar dibekali velg alloy berukuran 14 inci dengan desain palang yang sederhana namun sangat serasi dengan dimensi bodinya. Penggunaan velg ini membantu menjaga bobot kendaraan tetap ringan untuk mengoptimalkan performa mesin 1.8L baik transmisi MT maupun AT. Banyak kolektor mempertahankan velg orisinal ini untuk menjaga nilai sejarah dan keaslian mobil secara keseluruhan.
- Spoiler Belakang Terintegrasi: Bagian buritan dilengkapi dengan spoiler yang menyatu dengan pintu bagasi untuk memberikan gaya tekan ke bawah (downforce) tambahan. Selain fungsi aerodinamis, spoiler ini mempertegas identitas Astina sebagai kendaraan yang berorientasi pada kecepatan tinggi di lintasan. Bentuknya yang tidak terlalu mencolok menjaga estetika mobil tetap terlihat elegan dan tidak berlebihan bagi pengguna harian.
- Garis Bahu Tegas: Tarikan garis lurus dari lampu depan hingga lampu belakang memberikan kesan mobil yang panjang dan rendah (low slung). Hal ini membuat tampilan visual mobil terlihat lebih menapak ke aspal dan memberikan aura stabil bagi pengemudi tipe manual maupun matik. Garis desain ini menjadi standar baru bagi sedan sporty di kelasnya pada era awal tahun 90-an.
- Rear Combination Lamp Melebar: Lampu belakang dirancang menyamping secara horizontal yang memberikan kesan mobil terlihat lebih lebar dan kokoh dari sisi belakang. Desain lampu ini memberikan pencahayaan yang jelas dan mudah terlihat oleh pengendara lain di malam hari saat mobil sedang bermanuver. Integrasi lampu mundur dan sein dibuat sangat rapi sesuai dengan desain Mazda era klasik.
Penyakit Umum dan Perawatan Mazda Astina
Terdapat beberapa komponen dari mobil ini yang membutuhkan perhatian ekstra agar performanya tetap terjaga. Pemilik disarankan untuk rutin memeriksa jalur kelistrikan dan sistem pendinginan mesin mengingat suhu kerja mesin 1.8L DOHC yang cukup tinggi. Catatan perawatan ini dihimpun dari database teknis Mazda Indonesia.
| Penyakit/Perawatan | Penjelasan |
| Motor Pop-Up Lemah | Gigi plastik di dalam motor lampu sering aus seiring usia dan perlu diganti pada semua tipe produksi. |
| Overheat Mesin | Jalur radiator wajib dikuras berkala untuk mencegah kebocoran pada packing head mesin BP-ZE yang sensitif panas. |
| Keropos Bodi | Area bawah pintu dan spakbor belakang perlu dilapisi anti-karat tambahan karena plat bodi Astina cukup tipis. |
| Sensor AFM Sensitif | Sensor Air Flow Meter pada semua tipe seringkali kotor dan menyebabkan mesin mbrebet jika tidak dibersihkan. |
| Dashboard Retak | Paparan sinar matahari langsung dapat membuat material dashboard getas, disarankan menggunakan pelindung kabin saat parkir. |
| Kaki-kaki Berisik | Bushings yang sudah mati akan mengurangi stabilitas manuver pada tipe manual maupun otomatis. |
| Girboks Matik Selip | Untuk varian AT, penggantian oli transmisi rutin sangat penting untuk menghindari gejala selip atau sentakan kasar. |
Harga Mazda Astina Bekas Terkini

Harga pasar sedan retro ini sangat bergantung pada kondisi orisinalitas fitur pop-up dan kesehatan mesin secara keseluruhan. Unit transmisi otomatis (AT) yang langka di Indonesia seringkali memiliki harga yang lebih bervariasi tergantung pada status asal-usul unit tersebut.
Bagi calon pembeli, disarankan untuk menyiapkan dana tambahan untuk proses restorasi komponen karet-karet bodi yang biasanya sudah mulai getas. Berikut adalah estimasi harga yang dirangkum dari pantauan bursa mobil bekas dan data di OLX Indonesia.
| Tahun Produksi | Estimasi Harga Manual (MT) | Estimasi Harga Otomatis (AT) |
| 1990 – 1991 | Rp45.000.000 – Rp60.000.000 | Rp50.000.000 – Rp70.000.000 |
| 1992 – 1993 | Rp55.000.000 – Rp75.000.000 | Rp65.000.000 – Rp85.000.000 |
Unit transmisi Otomatis (AT) merupakan varian yang sangat langka di pasar Indonesia, sehingga harganya bisa sangat fluktuatif tergantung kesepakatan kolektor.
Baca Juga: Sasar “Sultan” di NTB, Mazda Buka Dealer Premium Pertama di Mataram
Ingin memiliki Mazda Astina dengan kondisi mesin sehat dan fitur pop-up yang masih berfungsi sempurna untuk menambah koleksi retro Anda? Segera temukan berbagai pilihan unit berkualitas yang telah melalui proses inspeksi ketat hanya melalui platform terpercaya. Dapatkan penawaran harga terbaik dan keamanan transaksi hanya di OLXmobbi sekarang juga!


































