Inchcape Indonesia memastikan komitmen jangka panjang untuk membangun otomotif nasional. Siapkan kejutan untuk Mercedes-Benz, GWM, hingga Harley-Davidson tahun 2026!
OLX News – Pergerakan pasar otomotif nasional pada awal tahun 2026 memang diwarnai berbagai tantangan ekonomi. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan langkah strategis Inchcape Indonesia. Sebagai salah satu perusahaan distributor otomotif terbesar berskala global, mereka kembali menegaskan komitmen investasi jangka panjangnya di Tanah Air.
Dalam acara jumpa pers sekaligus Halal Bi Halal Lebaran yang digelar hari ini, Senin, 6 April 2026, manajemen Inchcape Indonesia memaparkan berbagai pencapaian positif serta rencana ekspansi dari merek-merek besar yang mereka naungi, mulai dari Great Wall Motor (GWM), Mercedes-Benz, Jaguar Land Rover (JLR), hingga Harley-Davidson.
Baca Juga: GWM ORA 03 Resmi Diproduksi Lokal oleh Inchcape Indonesia
Langkah ini membuktikan bahwa Indonesia memegang peran yang sangat krusial dalam peta strategi pertumbuhan Inchcape secara regional maupun global.
Investasi Jangka Panjang Inchcape Indonesia dan Tepis Isu “Numpang Rakit” di Wanaherang

Bagus Susanto, Interim Managing Director Inchcape Indonesia & CEO Inchcape GWM Indonesia menekankan bahwa pihaknya tidak sekadar menjadikan Indonesia sebagai pasar untuk berjualan mobil dan motor. Mereka hadir untuk ikut serta membangun fondasi industri yang berkelanjutan.
Hal ini dibuktikan melalui operasional fasilitas perakitan di Wanaherang, Kabupaten Bogor. Bagus juga dengan tegas meluruskan rumor yang beredar di media sosial belakangan ini yang menyebutkan bahwa beberapa merek di bawah naungan Inchcape sekadar “numpang rakit” di pabrik pihak lain.
“Fasilitas manufaktur yang ada di Wanaherang itu adalah memang milik dari Inchcape Indonesia. Kami adalah distributor resmi dan kami memproduksi secara mandiri. Fasilitas Wanaherang itu menjadi rumah produksi bagi merek Mercedes-Benz maupun merek GWM di Tanah Air. Jadi, perspektif kita di sini sangat panjang,” tegas Bagus.
Catatan Positif GWM dan Sejarah 140 Tahun Mercedes-Benz
Keseriusan tersebut langsung dibuktikan lewat angka penjualan. Merek pendatang baru asal Tiongkok, Great Wall Motor (GWM), mencatatkan hasil yang sangat manis di awal 2026. Distribusi unit ke diler (wholesales) GWM melonjak tajam hingga 164 persen (879 unit) dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lebih mengejutkan lagi, penjualan retail langsung ke konsumen meroket hingga 269 persen.
Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pembukaan 17 diler resmi GWM yang kini sudah tersebar merata dari Pulau Jawa hingga Sumatera, menawarkan pendekatan kendaraan multi-jalur (multi-pathway) yang sesuai dengan gaya hidup konsumen lokal.
Sementara itu, pabrikan asal Jerman, Mercedes-Benz, bersiap merayakan pencapaian luar biasa tahun ini, yakni 140 tahun perjalanan sejarah mereka sejak mobil pertama diciptakan di dunia. Mengusung tema peringatan inovasi, Mercedes-Benz Indonesia sedang menyiapkan berbagai produk kejutan terbaru untuk mempertahankan takhtanya sebagai merek kendaraan mewah paling terkemuka.
Baca Juga: Daftar Harga Harley Davidson Terbaru 2026 di Indonesia, Lengkap untuk Semua Model!
Menggarap Segmen Hobi: Land Rover dan Harley-Davidson

Tantangan ekonomi yang ada saat ini diyakini tidak akan terlalu berdampak pada segmen kendaraan mewah atau berbasis hobi. Hal ini diamini oleh pimpinan Jaguar Land Rover dan Harley-Davidson di Indonesia. Konsumen di segmen ini dinilai lebih didorong oleh faktor emosional ketimbang kondisi pasar secara umum.
Untuk memanjakan kalangan berduit tersebut, Land Rover Indonesia baru saja memperkenalkan Defender Trophy Edition. Mengingat sejarahnya, model ini sangat eksklusif karena terinspirasi dari kesuksesan Defender di berbagai kompetisi off-road dunia dan hanya diproduksi secara sangat terbatas. Mereka juga terus menggeber strategi kendaraan ramah lingkungan dengan menghadirkan Range Rover PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Di sektor roda dua, Harley-Davidson membuktikan tajinya dengan memperluas jaringan lewat pembukaan diler keenam di Surabaya. Setelah sukses mendatangkan model kelas atas CVO (Custom Vehicle Operations) tahun lalu, Harley-Davidson Indonesia memastikan akan segera membawa masuk unit produksi 2026 dalam waktu dekat untuk menjawab rasa penasaran para biker di Tanah Air.
Menutup acara, pihak manajemen Inchcape Indonesia menyatakan tetap sejalan dengan sikap optimisme Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Asosiasi tersebut memproyeksikan adanya pertumbuhan pasar sekitar 5 persen untuk tahun 2026.
“Jika melihat akumulasi penjualan dua bulan pertama (Januari dan Februari), angka wholesales nasional memang menunjukkan peningkatan sekitar 10 persen. Potensi pertumbuhan inilah yang ingin kami kunci dengan terus memperkuat jaringan layanan purnajual dan merumuskan peluncuran produk yang benar-benar pas dengan selera masyarakat Indonesia ke depannya,” pungkas Bagus Susanto. (Z)






























