News.OLX.co.id – Dalam kehidupan ini tentu banyak sekali kisah-kisah sukses yang bisa jadi inspirasi bagi kita semua. Kisah yang bisa memotivasi untuk kita melakukan hal yang sama, berjuang untuk mewujudkan impian.
Setelah kisah sukses seorang penjual jamu di Bandung yang memanfaatkan program PPnBM untuk beli mobil Toyota baru, sekarang giliran Arianto, konsumen loyal Auto2000 di Kota Medan yang bisa beli mobil Toyota baru hingga tiga kali, meski hanya berjualan bakso.
Arianto adalah seorang pedagang bakso berusia 35 tahun. Sejak kecil ia memang sudah ikut orangtuanya berjualan, hingga akhirnya ia meneruskan usaha tersebut sambil jualan sembako sebagai usaha pendamping.
Dari kegigihan usahanya tersebutlah, Arianto bisa menabung sedikit demi sedikit untuk membeli mobil-mobil Toyota impiannya.
Arianto hanya mempercayakan urusan beli mobil Toyota-nya hanya di Auto2000 Cabang Medan Pancing, Medan, Sumatera Utara. Yaris adalah mobil Toyota pertamanya yang ia beli di tahun 2018 lalu.
Kepercayaannya kepada Auto2000 juga bukan tanpa alasan. Semua diawali dari kisahnya saat berkenalan dengan salah satu sales Auto2000 Medan Pancing bernama Andri Lubis.
Arianto merasa begitu terkesan dengan keramahan Andri Lubis yang dengan sopan membantu mengangkat belanjaan pelanggannya ke mobil. Itulah awal perkenalan mereka berdua.
Intens melakukan komunikasi, Arianto akhirnya memutuskan untuk membeli mobil Toyota melalui Andri Lubis di Auto2000.
Keramahan memang menjadi ciri khas Auto2000 dalam melayani seluruh konsumennya di Indonesia. Seluruh karyawan baik garda depan maupun supporting memiliki komitmen untuk menerapkan nilai fokus pada pelanggan pada keseharian dalam bekerja.
Jadi tidak heran ketika Arianto sebagai salah satu konsumen pembeli mobil Toyota merasa begitu terbantukan dengan pelayanan yang luar biasa dari Auto2000.
Dan dengan keramahan ini jugalah, Auto2000 berhasil meraih predikat Excellent pada Indonesia Customer Service Quality Award 2021, kategori authorized car dealer yang diaugerahkan pada tanggal 9 September 2021 lalu secara virtual.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan pelanggan sehingga dapat melayani kebutuhan mobilitasnya dengan tulus dan sepenuh hati. Dengan diraihnya penghargaan tertinggi pada Indonesia Customer Service Quality Award 2021, menjadi penambah semangat kami untuk memberikan pelayanan terbaik pada setiap moment of truth dengan pelanggan,” jelas Martogi Siahaan, Chief Executive Auto2000, Sabtu (11/9/2021).
Kesetiaan Arianto kepada Auto2000 menjadi bukti dari sebuah quote terkenal Martin Luther King, “To serve, you only need a heart full of grace and a soul generated by love”.
Terakhir Arianto membeli Toyota Fortuner VRZ TRD Diesel Lux 4×2 di Auto2000.
Saat unit pesanannya sudah tersedia, Auto2000 Medan Pancing memberikan kejutan dengan sebuah perayaan kecil yang membuat Arianto merasakan kebahagiaan luar biasa menjadi pelanggan setia Toyota melalui Auto2000.
News.OLX.co.id – Buat kalian penggemar modifikasi motor ada kabar cukup menggembirakan dari Honda Indonesia yang tahun ini akan menggelar Honda Modif Contest (HMC) 2021.
Tapi tidak seperti gelaran kontes sebelumnya yang berlangsung secara offline, tahun ini PT Astra Honda Motor (AHM) memilih cara virtual sebagai bentuk adaptasi di masa pandemi.
Setidaknya melalui event ini, AHM menegaskan pandemi COVID-19 bukan jadi alasan matinya kreatifitas para modifikator motor.
Dan targetnya akan ada lebih dari 600 modifikator roda dua berbakat dari seluruh Indonesia yang ambil bagian di kontes virtual ini.
Disebutkan oleh Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM ajang ini nantinya tidak hanya menjadi wadah kreasi modifikator Tanah Air, namun sekaligus merupakan ajang yang menginspirasi pecinta modifikasi sepeda motor Honda di Indonesia.
“Meskipun pandemi belum usai, kami ingin terus mendukung kreatifitas modifikator berbakat di Tanah Air. Bagi para modifikator, segera daftarkan karya-karya terbaik di atas sepeda motor kesayangan Anda. Karena inilah saatnya menghasilkan karya inspiratif bagi para pecinta modifikasi di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Cara Ikutan Honda Modif Contest (HMC) 2021
Nah, bagi kalian yang berminat ikutan dan merasa karya modifikasi motor kalian layak untuk dikompetisikan, segera saja daftarkan (registrasi) melalui website www.astra-honda.com/hondamodifcontest.
Cukup dengan mengirimkan foto hasil karya modifikasi sepeda motor Honda kesayangan kalian. Periode daftar mulai 27 September – 31 Oktober 2021.
Foto dari hasil karya peserta nanti ditampilkan secara secara virtual pada 8 Oktober – 3 November 2021 di microsite welovehonda dan sosial media Hondamodifikasi.
Selanjutnya, pengumuman pemenang untuk tingkat regional dilakukan di sosial media Hondamodifikasi pada tanggal 4 – 16 November 2021.
Nantinya seluruh pemenang tingkat regional berhak maju ke putaran final battle di 4 Desember 2021.
Setidaknya ada 9 kelas yang dilombakan, yakni All stock/Bolt On & Advance untuk sepeda motor produksi di bawah tahun 2006, serta juga dibuka kategori Matic & Cub Stock/Bolt On, Matic & Cub Advance, Sport Naked, Sport Fairing, Sticker/decals, Racing Style, Community Touring untuk kategori sepeda motor dengan produksi di atas tahun 2006. Selain itu juga dibuka kelas untuk semua kategori skutik, cub dan sport Honda dari semua tahun produksi yakni kelas Free for All (FFA).
Para pemenang akan mendapatkan kesempatan mengikuti ajang Honda Dream Ride Project dengan pendampingan khusus dari mentor-mentor modifikator terbaik di Indonesia untuk mewujudkan modifikasi motor yang diimpikan.
Memasuki musim hujan, para pemilik mobil biasanya wajib melakukan perawatan ekstra, tak terkecuali pada bagian penyejuk udara atau air conditioner (AC).
Ya, AC tidak hanya menjadi penyejuk di dalam kabin ketika kondisi cuaca panas. Sebab saat turun hujan, keberadaan AC bisa sangat membantu lantaran jadi cara ampuh menghilangkan embun yang menempel pada kaca jendela.
Oleh karena itu, agar segala persiapan mengemudi saat hujan berjalan dengan lancar, maka OLXer melakukan perawatan AC ke bengkel khusus. Jika memang tak sempat, setidaknya OLXer harus menghilangkan beberapa kebiasaan buruk yang memicu kerusakan AC pada mobil.
Nah, seperti dilansir situs bengkel AC Rotary Bintaro, berikut ini beberapa kebiasaan yang dapat merusak AC:
1.Mematikan AC mobil bersamaan dengan mematikan mesin mobil
Meskipun kelihatannya sepele, ternyata kebiasaan satu ini justru memicu AC mobil cepat rusak. Banyak orang masih melakukan hal tersebut, yaitu tidak memosisikan suhu AC hingga mati dulu sebelum mematikan mesin dan mencabut kunci mobil.
Apabila hal ini jadi kebiasaan dan masih dilakukan, sebaiknya segera dihentikan sebelum AC mobil benar-benar rusak. Sebab jika sampai rusak dan harus melakukan perbaikan, tentu itu akan sangat merepotkan dan memakan biaya.
2.Kabin mobil yang kotor
Sama seperti menjaga kebersihan lingkungan sekitar, kita juga perlu menjaga kebersihan kabin mobil. Sebab kabin mobil yang kotor dan berdebu bisa menyebabkan AC mobil rusak karena kotoran yang masuk ke dalam selang AC.
Tentu saja hal ini biasanya tidak disadari oleh empunya mobil hingga AC mobil tidak mau berjalan seperti sedia kala.
3.Pemasangan pengharum mobil yang salah
Memasang pengharum pada mobil memang sah sah saja, agar mobil terasa nyaman untuk digunakan setiap saat. Namun sayangnya pemasangan pengharum mobil yang salah ini justru bisa menyebabkan kerusakan pada AC mobil.
Oleh sebab itu, sebaiknya jangan letakkan pengharum dekat AC mobil karena partikel dari pengharum tersebut bisa menghambat ventilasi AC mobil.
4.Menaikkan suhu AC mobil mendadak
Kebiasaan satu ini masih sering dilakukan banyak orang, terlebih jika cuaca saat berkendara tidak mendukung alias terlalu panas. Ada juga orang yang tiba-tiba meningkatkan suhunya dari angka 1 ke 3.
Sayangnya, hal inilah yang menyebabkan AC mobil cepat rusak. Ada baiknya jika menaikkan suhu dengan perlahan sehingga kinerja AC mobil pun tidak mendadak meningkat pula.
5.Jarang membersihkan AC mobil
Jarang mengecek atau membersihkan AC mobil adalah kebiasaan yang bisa menyebabkan penyejuk kabin mobil menjadi cepat rusak.
Oleh karena itu, memang kita tidak perlu membersihkan AC mobil setiap hari. Akan tetapi, kita harus melakukan perawatan AC mobil dalam jangka waktu tertentu ke bengkel AC mobil.
Mobil-mobil buatan Indonesia kian mendunia. Ya, mungkin sebagian masyarakat di Indonesia tidak tahu, kalau sederet mobil yang beredar di jalanan ternyata dibuat di Tanah Air sekaligus diekspor ke sejumlah negara di dunia. Setidaknya ini juga dilakukan PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), selaku pabrik yang memproduksi kendaraan Suzuki di Indonesia dengan penggunaan komponen dengan kandungan lokal sampai 85 persen.
Sejatinya kendaraan Suzuki made in Indonesia tak hanya laris manis di pasar domestik, melainkan juga di berbagai manca negara mulai dari Kawasan Asia Tenggara, Asia Pacific, Timur Tengah hingga Amerika Latin.
Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Januari-Juli 2021, Suzuki Indonesia tercatat telah mengekspor mobil ke-49 negara tujuan dalam bentuk utuh atau Completely Build Up (CBU) seperti Carry, APV, XL-7 dan juga Ertiga, sebanyak 24.090 unit.
Sedangkan dalam ekspor dalam bentuk terurai atau Completely Knocked Down (CKD) pada periode yang sama berupa model Karimun Wagon R, Carry dan Ertiga mencapai 11.772 unit.
Tingginya minat negara lain akan mobil Suzuki bukan tanpa alasan. Untuk model Ertiga misalnya, mobil dengan kapasitas 7 orang penumpang ini dinilai memiliki kualitas yang teruji baik secara performa maupun tampilan. Tak heran kalau di Indonesia mobil ini kerap mengisi daftar mobil terlaris.
Jumlahnya pun tak sedikit. Sepanjang tahun 2020, ada 37.400 mobil Suzuki buatan Indonesia yang dikirim ke mancanegara. Kemudian memasuki 2021 tepatnya periode Januari-Juli sudah mencatat 24.090 unit ekspor.
Menurut Production Planning Control Assistans to Dept Head PT SIM Apriyanto, alasan masyarakat internasional menerima produk Suzuki buatan Indonesia tak lain karena produk yang ditawarkan memiliki kualitas terbaik.
“Komitmen ini terus kami jaga agar kegiatan ekspor Suzuki terus meningkat dan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi Indonesia,” ungkap Apriyanto.
Tidak hanya ekspor mobil dalam bentuk CBU atau CKD, Suzuki Indonesia rupanya masih mensuplai sejumlah komponen untuk Karimun Wagon R, Ertiga, Carry, serta komponen mobil yang tak lagi dijual di Indonesia, seperti halnya Celerio dan Ciaz.
Perjalanan Panjang Hingga Disukai di Luar Negeri
Menteri Perindustrian – Airlangga Hartarto bersama President Director Suzuki Motor Corporation – Toshihiro Suzuki dan Presiden Komisaris PT Suzuki Indomobil Motor – Soebronto Laras, meninjau langsung aktivitas produksi di pabrik Suzuki Cikarang yang memproduksi All New Ertiga yang akan diekspor ke lebih dari 20 negara di benua Asia, Amerika Latin, dan Oseania.
Torehan ini tentu bukan diperoleh Suzuki dalam waktu singkat. Kisah Suzuki di Indonesia menancapkan kuku bisnis nya sudah dilakukan sejak 1970. Kala itu, Suzuki masih melakukan penjualan dengan cara impor melalui PT Indoheo Steel & Engineering Company.
Enam tahun berselang atau tahun 1976, Suzuki mempercayakan Indonesia sebagai basis produksi dengan membangun pabrik di Jakarta. Saat itu juga PT Indomobil Utama ditunjuk sebagai agen pemegang merek mobil Suzuki di Tanah Air.
Dua tahun setelahnya, mobil pertama yang lahir berupa ST20 Carry atau yang dikenal dengan sebutan ‘Suzuki Turuntung’. Ya, nama tersebut karena bunyinya mobil tersebut memang seperti itu.
Pergerakan Suzuki semakin menggurita, bahkan pada tahun 1985, Suzuki membangun pabrik produksi mesin untuk motor dan mobil di Kawasan Industri Cakung, Jakarta, melalui PT Suzuki Engine Industry (SEI). Nah, tepat pada 1991 Suzuki kembali mendirikan pabrik produksi di Tambun, Bekasi.
Kehadiran sejumlah pabrik produksi di Indonesia membuat Suzuki semakin diperhitungkan. Suzuki yang saat itu dikendalikan PT Indomobil Suzuki International (ISI) hingga akhirnya pada 1993 untuk pertama kali melakukan ekspor, dimana model mobil yang disuplai merupakan Carry Futura, Carry Real Van, dan Katana.
Tak berhenti sampai di situ, Suzuki menambah line up kegiatan ekspornya dengan mengkapalkan Baleno pada 1998, diteruskan Karimun (2001), Escudo (2003), APV (2005), Carry 1.0 (2008), dan Grand Vitara (2008).
Ya, tongkat estafet ekspor itu masih berlanjut. Masih di tahun 2008, Suzuki Indonesia menjual beberapa model ke luar negeri seperti Swift (2008), SX-4 (2010), Ertiga (2013), dan Karimun Wagon R (2015). Menyusul kemudian Suzuki XL7 yang mulai dibuat di Indonesia pada tahun 2020 dan diekspor.
Tak menutup kemungkinan ada model mobil Suzuki lain yang bakal menyusul untuk diproduksi dalam negeri untuk nantinya diekspor ke mancanegara. Hal ini karena Suzuki memang masig mempunyai fasilitas produksinya di Cikarang, Bekasi.
Komitmen Suzuki dalam mengekspor mobil buatan Indonesia rupanya sejalan dengan keinginan Presiden RI Joko Widodo. Ya, orang nomor satu di Indonesia itu ingin menjadikan para pabrikan menjadi pemain global, sekaligus ekspor hub kendaraan bermotor, sehingga memulihkan kondisi perekonomian.
“Saya lihat ini peningkatannya sudah baik tapi ingin lebih ditingkatkan lagi,” kata Presiden Joko Widodo disela-sela ajang IIMS 2021 beberapa waktu lalu.
Maka dari itu, pemerintah telah meresmikan beroperasinya Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, agar akses ekspor jadi lebih mudah. Kebetulan, saat peresmian Pelabuhan tersebut Suzuki turut mengekspor 140 mobil Suzuki Ertiga ke Brunei Darussalam.
Menurut Presiden Director PT SIM Seiji Itayama, dengan adanya pelabuhan baru, hal ini turut diapresiasi karena akan mempermudah dalam pengiriman.
“Dengan adanya Pelabuhan Patimban sebagai pelabuhan baru yang jaraknya cukup strategis dengan salah satu pabrik CBU Suzuki di Cikarang, Jawa Barat kami berharap dapat membantu mengoptimalkan kegiatan kami sebagai APM industri otomotif dalam upaya berkontribusi kepada perekonomian nasional melalui ekspor kendaraan bermotor,” ujar Itayama.
Tidak semua pengemudi paham dan menguasai bagaimana teknik berkendara yang baik dan aman. Terlebih saat melewati tanjakan.
Ya, jalur tanjakan apalagi berliku kerap ditakuti sejumlah pengemudi, karena mereka khawatir mobil yang dikemudikan tak bisa melintasinnya.
Seperti halnya sebuah video di media sosial, dimana Mitsubishi Xpander disebut tak kuat nanjak saat hendak melewati jalur di Sitinjau Lauik, Padang, Sumatera Barat.
Dari video tersebut terlihat mobil keluarga dengan balutan warna hitam sempat tak kuat melaju saat posisinya hendak menanjak dan berbelok. Bahkan ban mobil sempat berputar di tempat sehingga mengeluarkan asap, dan mundur beberapa langkah. Namun tak lama kemudian Xpander tersebut melaju dengan sempurna.
Kasus Mitsubishi Xpander tak kuat menanjak ini sempat ada anggapan karenakan mobil tersebut menggunakan penggerak roda depan atau front wheel drive (FWD). Sebaliknya ada yang beranggapan mobil berpenggerak roda belakang atau rear wheel drive (RWD) lebih kuat saat melahap tanjakan.
Namun teori mobil tak bisa nanjak dengan alasan penggunaan penggerak roda depan dibantah Founder & Lead Instructor in Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu. Menurut Jusri, kemampuan mobil FWD dan RWD di tanjakan banyak variabelnya, mulai dari kondisi jalan licin karena hujan atau adanya tumpahan cairan di sekitar lokasi, hingga kemampuan dari si pengemudi.
Mitsubishi Xpander Cross. (MMKSI)
“Secara keseluruhan kalau mobilnya sudah bergerak, sudah ada motion (ada momentum bergerak sebelum tanjakan) sebenarnya nggak ada masalah (penggerak roda) depan atau belakang,” ungkap Jusri.
Mobil tak bisa menanjak juga bisa terjadi karena pengemudi yang gampang panik karena melihat adanya tanjakan di depan, hingga traksi kurang, dan jalan licin. Menurut Jusri untuk melalui jalur menanjak, baik mobil FWD maupun RWD yang paling penting adalah menjaga momentum dan serta menjaga jarak.
“Tapi kalau semua ideal, tanjakan curam, ban ideal, pengemudinya juga tahu semua, nggak ada masalah dengan penggerak depan. Perbedaan tidak signifikan. Apalagi kalau traffic-nya tidak macet, nggak ada masalah. Yang paling penting adalah metode step-stepnya itu. Kalau step-step-nya bisa tinggal adjustment, tinggal penyesuaian,” jelasnya.
Jusri juga mengatakan, jika mengemudi saat menanjak maka hindari mobil terlalu dekat dengan kendaraan di depan, apalagi truk dan bus. Ya, hal ini untuk menghindari jika kendaraan di depan berhenti di tengah tanjakan.
“Usahakan jangan melakukan perlambatan saat menanjak. Caranya jaga jarak dari jauh, supaya tidak melakukan perlambatan. Kalau terlalu mepet, pasti dia akan melakukan perlambatan ketika kendaraan di depan melakukan perlambatan atau berhenti. Jaga jarak supaya terus memelihara momentum,” terangnya. .
“Pergerakan itu akan menimbulkan momentum. Sehingga momentum ini akan membuat bobot kendaraan jadi lebih enteng karena ada gerakan momentum bukan gerakan dari mesin saja. Artinya beban mesin jadi lebih rendah,” sambung Jusri.
Hal yang sama juga diungkapkan pereli nasional yang kebetulan merupakan Brand Ambassador Mitsubishi di Indonesia, yaitu Rifat Sungkar.
Kata Rifat, sebaiknya saat hendak melakukan perjalanan sebagai pengemudi maka yang diperlukan adalah, memahami medan yang akan dilalui, kemampuan berkendara, dan memahami kelebihan dan kekurangan mobil yang digunakan.
Begitu juga ketika melalui tanjakan Sitinjau Lauik, yang terkenal curam dan sangat terkenal di Indonesia. Rifat menyatakan, salah satu alasan banyak mobil mundur saat melewati jalur tersebut tak lain karena si pengemudi terlalu banyak mengambil sudut terdalam yang ada di belokan tersebut.
“Sudut yang terdalam di belokan itu adalah sudut yang tekanannya paling tajam. Sudut yang tekukan nya paling tajam otomatis akan membuat mobil lebih susah naik dibanding sudut yang paling luar. Makanya truk-truk yang melewati belokan itu tidak ada yang ngambil bagian yang dalam. Jadi sebetulnya bukan karena nggak bisa nanjak,” ucap Rifat.
Trik Melalui Tanjakan
Setelah mengetahui system penggerak FWD dan AWD bukan masalah jika melalui jalur menjakan, maka berikut ini ada beberapa tips yang perlu OLXer lakukan jika harus melalui jalur atau jalanan yang sama.
1. Pindahkan tuas ke posisi rendah
Ini berlaku untuk semua jenis mobil transmisi manual atau matik. Intinya, tempatkan tuas transmisi di posisi paling rendah seperti gigi 1. Untuk mobil yang menggunakan transmisi otomatis, pasti memiliki beberapa tingkatan atau gigi sesuai kebutuhan.
Untuk jalan menanjak yang cukup terjal, biasanya transmisi otomatis dengan percepatan terendah, yaitu 1/L (low). Cukup pindahkan tuas dari mode D (drive) ke L ini ketika menghadapi tanjakan curam atau ketika terjebak macet dan berjalan pelan di tanjakan.
Ya, posisi gigi rendah dapat memaksimalkan torsi yang besar untuk melibas tanjakan, bahkan dengan kemiringan ekstrim sekalipun. Sedangkan jalan menanjak landai, biasanya ada pilihan gigi terendah 2/S (second). Dengan gigi di posisi tersebut, menghasilkan kombinasi antara torsi dan tenaga untuk melewati tanjakan yang landai.
2. Gunakan rem tangan
Saat melaju di jalur tanjakan, maka OLXer harus cepat meraih rem tangan sebagai pengganti kopling, ketika mobil berhenti. Ini akan lebih efektif saat tak kuat menanjak.
Namun saat mobil mulai berjalan, maka lepaskan rem tangan secara perlahan, kemudian diikuti melepaskan kopling, dan secara perlahan kaki kanan menginjak pedal gas agar mobil bergerak maju dengan halus dan perlahan.
3. Manfaatkan fitur
Fitur ini memang sudah ada di transmisi otomatis sejak lama, dan digunakan pengendara untuk membantu mendapat traksi saat harus melewati tanjakan atau mendahului kendaraan lain dengan cepat.
Nah, fitur overdrive ini tersedia di Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross, yang terletak pada sisi samping di tuas transmisi. Cukup tekan tombol o/d (overdrive) ini ketika menghadapi tanjakan sehingga mobil akan memindahkan ke gigi yang lebih rendah guna mendapat torsi lebih besar.
Namun harus diingat jika fitur ini bisa digunakan saat mobil menanjak dengan kecepatan stabil atau bisa dimanfaatkan ketika harus menyalip kendaraan lain di jalur menanjak. Tapi ketika mobil menanjak dari keadaan berhenti tetap Anda harus menggunakan gigi paling rendah ya.
Untuk tipe mobil tertentu seperti Xpander Ultimate dan Sport, bisa aktifkan fitur Hill Start Assist (HAS), yang dapat mengaktifkan rem secara otomatis selama beberapa detik saat akan melaju di jalanan menanjak sehingga mobil tidak bergerak mundur.
Fitur ini akan aktif seketika jika berada di posisi tanjakan dan mobil berhenti, lalu saat mobil kembali melaju HSA akan menahan mobil selama 3 detik agar tidak mundur ketika pengemudi memindahkan kaki dari pedal rem ke pedal gas
Relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 100 persen telah berakhir pada Agustus 2021.
Nah, memasuki 1 September 2021, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 77/PMK.03/2021, maka diskon PPnBM kini menjadi 25 persen untuk mobil berkapasitas mesin 1.500 dan dan 12,5 persen 2.500 cc.
Hal ini juga berlaku pada sederet mobil Toyota mulai dari Avanza, Rush, Sienta, Yaris, Vios, Raize, Kijang Innova Bensin dan Diesel, serta Fortuner Diesel.
Perlu dicatat, untuk mobil dengan penggerak 4×2 potongan PPnBM menjadi 25 persen. Sementara mobil dengan penggerak 4×4 seperti Fortuner Diesel 4×4 diskonnya menjadi PPnBM 12,5 persen.
Harga Mobil Toyota Setelah PPnBm 25 Persen dan 12,5 persen
Jika OLXer ingin membeli mobil baru Toyota, sudah pasti di bulan September hingga Desember 2021 harganya sudah berubah, seperti yang disebutkan dealer Auto2000, yaitu sebagai berikut:
Untuk Toyota Vios harga baru antara Rp 299,5 juta sampai Rp 333 juta, sementara Toyota Yaris kisaran harganya berada di antara Rp 262,5 juta 299,9 juta.
Sedangkan mobil sejuta umat Toyota Avanza, kini harga barunya sekitar Rp 197,5 juta – Rp 260, juta, sedangkan harga terbaru Sienta Rp 274,9 juta sampai Rp 378,1 juta. Untuk Toyota Rush harganya kini berkisar Rp 259,4 juta sampai Rp 283,48 juta dan Toyota Raize dibanderol antara Rp 214,3 juta sampai Rp 281,2 juta.
Untuk mobil Kijang Innova bensin kini dibanderol Rp 331,8 juta sampai Rp 409,75 juta, sementara Kijang Innova diesel, kisaran harga barunya Rp 366,4 juta sampai Rp 437,5 juta. Sedangkan model Innova Venturer harganya menjadi Rp 427,6 juta sampai Rp 485,5 juta.
Adapun Toyota Fortuner diesel dengan penggerak 4×2 dibanderol antara Rp 501,3 juta sampai Rp 566,45 juta dan Fortuner diesel 4×4 dijual seharga Rp 625,3 juta sampai Rp 700,95 juta.
Jika OLXer ingin melihat detailnya, bisa melihat rinciannya sebagai berikut:
Berbagai program penjual mobil dihadirkan pada September 2021 untuk menarik hati konsumen. Hal ini pun dilakukan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku agen pemegang merek mobil Mitsubishi di Tanah Air.
Menurut President Director of PT MMKSI Naoya Nakamura,program penjualan khusus bulan September tidak kalah menarik dari bulan-bulan sebelumnya.
“Ragam program penjualan maupun purna jual yang menarik khas Mitsubishi Motors tentunya tetap kami berikan, hal tersebut untuk memberikan kemudahan bagi konsumen dalam mendapatkan kendaraan impiannya dengan benefit dan keuntungan yang paling maksimal,” Nakamura dalam keterangan tertulis, Selasa (7/9/2021).
Nakamura mengatakan, konsumen yang menginginkan model Xpander dan Xpander Cross dapat menikmati insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah sebesar 25 persen sesuai dengan peraturan dari pemerintah.
Selain itu Mitsubishi juga memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan dengan cara menjaga kualitas layanan sehingga konsumen dapat merasakan ketenangan dalam setiap transaksi yang dilakukan.
“Tentunya kami akan terus menyempurnakan dan menyesuaikan seluruh layanan maupun penawaran kami sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia,” jelas Nakamura.
Nah, OLXer yang ingin punya mobil Mitsubishi lihat dulu apa saja program menariknya di bulan September 2021, yaitu:
Mitsubishi Xpander
Khusus pembelian Xpander di bulan September 2021 akan mendapatkan:
1.Penerapan keringanan harga dengan perhitungan insentif PPnBM sesuai varian dan waktu pengiriman unit per pembukaan faktur. Diskon insentif PPnBM 25 persen untuk periode delivery unit 1 September – 31 Desember 2021.
2.Program pembiayaan melalui PT Dipo Star Finance (S&K berlaku) yang menawarkan:
Down Payment ringan mulai 15 persen, atau
Bunga rendah 0 persen sampai dengan tenor 2 tahun, atau
Gratis Asuransi 3 tahun, atau
Paket Smart Cash dengan bunga 0 persen dan gratis asuransi serta biaya admin
3.Gratis kaca film Konica Minolta
4.Gratis Paket SMART untuk Perawatan/Servis Berkala hingga 50.000 km atau 4 tahun (validasi faktur September):
SMART Silver berlaku untuk varian Ultimate AT, Sport AT/MT, Exceed AT/MT, GLS AT/MT
SMART Diamond berlaku untuk varian Rockford Fosgate Black Edition AT/MT
Biaya Jasa (Untuk semua varian)
Suku cadang, Mitsubishi Motors Genuine Oil & Brake Fluid (sesuai dengan Jadwal Service Booklet)
Chemical item: Engine flush
Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident) selama 1 tahun, dengan nominal klaim maksimal hingga Rp 5.000.000/orang selama periode*
Asuransi Kerusakan Ban selama 1 tahun, dengan nominal klaim maksimal Rp. 1.000.000 dan berlaku untuk 1 ban selama periode*
Mitsubishi Xpander Cross
Khusus pembelian Xpander Cross di bulan September 2021 akan mendapatkan:
1. Penerapan keringanan harga dengan perhitungan insentif PPnBM sesuai varian dan waktu pengiriman unit/ pembukaan faktur. Diskon insentif PPnBM 25 persen untuk periode delivery unit 1 September – 31 Desember 2021.
2.Pilihan program pembiayaan: melalui PT Dipo Star Finance (S&K berlaku):
Down Payment ringan mulai 15 persen, atau
Bunga rendah 0 persen sampai dengan tenor 2 tahun, atau
Gratis Asuransi 3 tahun, atau
Paket Smart Cash dengan bunga 0 persen dan gratis asuransi serta biaya admin
3.Gratis kaca film V-Kool untuk varian A/T Premium dan kaca film Konica Minolta untuk variant A/T dan M/T
4.Gratis Paket SMART untuk Perawatan/Servis Berkala hingga 50.000 km atau 4 tahun (validasi faktur September):
SMART Silver berlaku untuk varian Ultimate AT, Sport AT/MT, Exceed AT/MT, GLS AT/MT
SMART Diamond berlaku untuk varian Rockford Fosgate Black Edition AT/MT
Biaya Jasa (Untuk semua varian)
Suku cadang, Mitsubishi Motors Genuine Oil & Brake Fluid (sesuai dengan Jadwal Service Booklet)
Chemical item: Engine flush
Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident) selama 1 tahun, dengan nominal klaim maksimal hingga Rp 10.000.000/orang selama periode*
Asuransi Kerusakan Ban selama 1 tahun, dengan nominal klaim maksimal Rp. 1.400.000 dan berlaku untuk 1 ban selama periode*
Mitsubishi Pajero Sport
Khusus pembelian New Pajero Sport di bulan September 2021 akan mendapatkan:
1.Pilihan program pembiayaan melalui PT Dipo Star Finance (S&K berlaku):
Down Payment ringan mulai 15 persen, atau
Bunga ringan 0 persen sampai dengan tenor 1 tahun, atau
Extended SMART Package 1 tahun/20.000 km
Paket Smart Cash dengan bunga 0 persen dan gratis asuransi serta biaya admin
2.Gratis kaca film V-Kool
3.Gratis Paket SMART SILVER untuk Perawatan/Servis Berkala hingga 50.000 km atau 4 tahun (validasi faktur September):
Biaya Jasa (Untuk semua varian)
Suku cadang, Mitsubishi Motors Genuine Oil & Brake Fluid (sesuai dengan Jadwal Service Booklet)
Chemical item: Diesel fuel system cleaner, Engine flush
Mitsubishi Eclipse Cross
Khusus pembelian Eclipse Cross di bulan September 2021 akan mendapatkan:
1.Pilihan program cashback, atau
2.Pilihan program pembiayaan melalui PT Dipo Star Finance (S&K berlaku):
Bunga 0 persen sampai dengan tenor 1 tahun, atau
Gratis asuransi 2 tahun
3.Gratis Paket Free Maintenance untuk Perawatan atau Servis Berkala hingga 50.000 km atau 4 tahun (validasi faktur September):
Biaya Jasa (Untuk semua varian)
Suku cadang, Mitsubishi Motors Genuine Oil & Brake Fluid (sesuai dengan Jadwal Service Booklet)
4.Gratis kaca film V-kool
Mitsubishi Outlander PHEV
Khusus pembelian Outlander PHEV di bulan September 2021 akan mendapatkan:
1.Pilihan program pembiayaan melalui PT Dipo Star Finance (S&K):
Bunga 0 persen sampai dengan tenor 1 tahun, atau
Gratis asuransi 2 tahun
2.Gratis Paket Free Maintenance untuk Perawatan/Servis Berkala hingga 50.000 km atau 4 tahun (validasi faktur September):
Biaya Jasa
Suku cadang, Mitsubishi Motors Genuine Oil & Brake Fluid (sesuai dengan Jadwal Service Booklet)
3.Gratis kaca film V-Kool
4.Gratis standard AC Home Charger beserta instalasinya
Mitsubishi Triton
Khusus pembelian Triton 4×4 di bulan September 2021 akan mendapatkan:
1.Program penawaran khusus Dipo Star Finance dan leasing lainnya di area tertentu
2.Gratis ban MT untuk varian SC & DC HDX
3.Gratis biaya jasa dan suku cadang (sesuai dengan Jadwal Service Booklet) hingga 40.000 km atau 2 tahun untuk semua varian.
Khusus pembelian Triton 4×2 di bulan September 2021 akan mendapatkan program cashback atau program penawaran khusus dari leasing tertentu.
Mitsubishi L300
Khusus pembelian L300 di bulan September 2021 akan mendapatkan program berupa:
1.Cashback , atau
2.Program pilihan pembiayaan melalui PT. Dipo Star Finance (S&K berlaku):
Paket Smart Cash dengan bunga 0% dan gratis asuransi serta biaya admin, atau
Bunga 0 persen sampai dengan tenor 1 tahun, atau
DP rendah mulai 10 persen (semua area kecuali Kalimantan)
3.Hadiah langsung LED TV (program tidak berlaku untuk area Jabodetabek, Banten, dan Sumatera).
Seluruh program tersebut memiliki syarat dan ketentuan berlaku. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai detail dari program ini, konsumen dapat langsung menghubungi dealer Mitsubishi Motors terdekat.
Mobil berjenis Sport Utility Vehicle (SUV) memang tengah popular di Indonesia. Namun yang perlu diketahui, mobil-mobil jenis ini sejatinya sudah banyak beredar di era tahun 80-90’an.
Ya, sebelum banyak bermunculan mobil keluarga atau Multi Purpose Vehicle (MPV) seperti sekarang, konon di tahun 70-90an, mobil SUV sempat berjaya dan banyak digemari dengan berbagai alasan.
Hanya saja, mobil berjenis SUV yang sudah muncul puluhan tahun lalu, kini bentuk dan desainnya sudah berbeda, bahkan beberapa diantaranya tak lagi diproduksi.
SUV langka dan legendari, begitulah sebutan untuk mobil-mobil SUV yang tak lagi diperjualkan oleh agen resmi, namun namanya masih harum serta banyak diincar di pasar mobil bekas, termasuk platformnya jual beli mobil bekas OLX.co.id.
Nah, OLXer mau tahun SUV langka lawas apa saja yang tak lagi dijual resmi, namun tetap dicari, berikut ulasannya:
Daihatsu Taft
Daihatsu Taft termasuk mobil yang banyak dicari, karena performanya dan kehebatannya mampu melibas berbagai kondisi jalan. Hal ini karena mobil yang diproduksi sejak 1974 hingga 2007 ini memiliki model dengan sistem penggerak 4×4 dan 4×2.
Selama diproduksi, mobil ini sudah menghasilkan sejumlah tipe. Salah satunya F10 yang pertama kali dijual pada tahun 1976. Selain itu, Daihatsu Taft juga hadir dalam empat model, yaitu F50, Hiline, Rocky, dan Taft Reborn.
Di platform jual beli mobil bekas OLX.co.id, Daihatsu Taft bekas dibanderol mulai dari Rp 55-230 jutaan. Tentu saja untuk harga bekas ini tergantung kondisi.
Daihatsu Feroza
Meski terlihat mirip dengan Daihatsu Taft, pada dasarnya Daihatsu Feroza sangatlah berbeda. Ya, perbedaan Daihatsu Feroza ini karena mobil tersebut menggunakan sistem penggerak roda depan 4×2, ditambah mesin bensin 1600 cc yang menghasilkan daya 94 Hp pada 5.700 rpm dan torsi 127 Nm pada 4.800 RPM.
Oia, Daihatsu Feroza dijual ke pasar otomotif nasional pada tahun 1992. Namun begitu mobil tersebut telah hadir di Jepang sejak 1987. Kehadiran Daihatsu Feroza sendiri akhirnya dihentikan produksinya pada tahun 1999, dan kemudian digantikan Daihatsu Taruna, lalu Terios.
Meski begitu, pamor Daihatsu Feroza tetap belum padam, bahkan harga bekasnya di platform jual beli mobil bekas OLX.co.id, sangat bervariasi, mulai dari Rp 40-100 jutaan.
Suzuki Jimny/Katana
Suzuki Jimny 4×4 bekas lansiran 1986 dijual Rp 92,5 juta di OLX.co.id
Suzuki Jimny, mobil yang satu ini juga masuk dalam daftar SUV banyak peminatnya. Bahkan Jimny model terbaru sangat fenomenal, karena untuk melakukan pemesanan butuh waktu hingga tahunan, dan itu terjadi tak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia.
Ya, Suzuki Jimny atau Katana ini merupakan mobil bergaya jip dengan sistem penggerak 4×2 yang eksis di era 80 sampai 2000’an awal. Mobil dengan perawakan mungil ini dibenamkan mesin 4 silinder berkapasitas 1.000cc
Jika Anda tak ingin menunggu lama untuk memiliki Suzuki Jimny terbaru dengan alasan waktu dan harganya cukup mahal, maka tidak ada salahnya memilih Jimny model lawas, yang dijual mulai dari Rp 60 jutaan tergantung kondisi dan tahun produksi.
Toyota Land Cruiser/ FJ40
Bagi mereka pecinta off road, pasti mengenal salah satu mobil legendaris yang akrab disapa mobil ‘Hardtop’. Sejatinya mobil bergaya ala jip tersebut merupakan Toyota Land Cruiser yang sempat ngetren di Tanah Air pada tahun 70-80’an.
Oia, mobil yang juga dikenal dengan sebutan FJ40 ini awal mulanya digunakan untuk armada militer Jepang. Hingga akhirnya mobil tersebut ikut diimpor dan juga dipakai untuk kendaraan militer Tentara Nasional Indonesia di era Presiden Soekarno.
Toyota FJ40 juga sempat diproduksi lokal di Indonesia pada tahun 1970 tepatnya di PT Gaya Motor, Tanjung Priok, Jakarta.
Nah, di Indonesia, Toyota FJ40 menggunakan mesin bensin seri F OHV 6 silinder segaris berkapasitas 3.878 cc, yang menghasilkan daya hingga 125 Tk dan torsi 256 Nm. Tenaga yang dimiliki disalurkan melalui transmisi manual 4 percepatan dengan sistem penggerak 4×4.
Di platform OLX.co.id, Toyota FJ40 ini yang sudah legendaris ini dibanderol mulai dari Rp 125 juta sampai Rp 300 jutaan.
Suzuki Vitara/ Escudo/ Sidekick
Suzuki Escudo bekas banyak dijual di OLX.co.id
Mobil SUV dari Suzuki yaitu Vitara memang sangat legendaris. Awal mula munculnya Vitara sendiri yaitu sejak tahun 1988. Hingga saat ini mobil tersebut masih diproduksi dan dijual di Indonesia.
Suzuki Vitara merupakan produk global. Hanya saja penyebutan namanya berbeda-beda. Hal ini membuat Suzuki Vitara dikenal dengan sebutan Sidekick, dimana mobil tersebut dipasarkan di kawasan Amerika Utara dan Amerika Selatan. Kemudian Vitara juga disebut dengan nama Escudo, yang dipasarkan di negara asalnya Jepang, Taiwan dan Skandinavia.
Di Indonesia, sendiri sebenarnya mobil ini dipasarkan dengan nama Suzuki Vitara sejak 1992. Kala itu, mobil ini masih mengusung sistem penggerak 4×4. Namun karena Vitara dengan sistem penggerak 4×4 dianggap mahal, maka tak lama munculah Suzuki Escudo yang mengusung sistem penggerak 4×2 dengan fitur yang melimpah.
Meski saat itu banyak peminat, namun bagi sebagian orang yang ingin memiliki Escudo merasa masih teramat mahal. Hingga akhirnya muncul versi Sidekick pada tahun 1995 yang disebut versi termurah dari keluarga Vitara.
Untuk Suzuki Vitara, Escudo dan Sidekick dengan tahun produksi lawas, saat ini harganya dijual mulai dari harga Rp 40 jutaan.
Nissan Terrano
Nissan Terrano juga masuk jajaran SUV langka dan legendaris. Diketahui, mobil yang masuk pasar Indonesia pada tahun 1995 ini sudah dilengkapi sistem penggerak 4×4, sehingga Terrano jadi mobil yang gagah dan tangguh.
Nissan Terrano mengalami beberapa perubahan, seperti pada 1997 muncul Terrano Spirit, GrandRoad XT-R, dan KingRoadF1, dimana desain mobil ini tak lagi kota. Kemudian pada 2003 muncul lagi Nissan Spirit (S1-S2-S3), GrandRoad (G1-G2-G3), KingsRoad yang desainnya lebih cembung.
Nah, dengan perkembangan teknologi yang mengalami peningkatan, Nama Nissan Terrano seakan dihilangkan, dan muncullah titisannya berupa Nissan Terra pada tahun 2018.
Jika OLXer ingin membeli Nissan Terrano, coba cek di platform OLX.co.id dimana mobil ini dijual mulai dari Rp 35 jutaan.
Honda CR-V Gen 1
Honda CRV Bekas
Pamor Honda CR-V sebagai mobil SUV modern memang tak terbantahkan. Namun OLXer perlu tahu, bahwa Honda CR-V generasi pertama yang masuk Indonesia pada tahun 1996 ternyata masih banyak diminati.
Tak sedikit orang yang tertarik dengan Honda CR-V Gen 1 ini lantaran desainnya yang menarik, ditambah fitur yang dibenamkan cukup melimpah dan mesinnya dianggap tetap bandel, serta sensasi handlingnya yang masih mantap.
Saat ini Honda CR-V gen 1 di OLX.co.id ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 40 jutaan.
Nah, menurut OLXer apalagi ya mobil SUV langka dan Legendaris di Indonesia?
Jika OLXer ingin mendapatkan mobil SUV, bisa mencarinya di
OLXer juga bisa menjual mobil SUV secara instan, aman dan nyaman di
Masih banyak warga +62 yang merasa pesimis akan kualitas produk-produk otomotif buatan dalam negeri. Padahal, sejumlah brand mobil atau motor ternama yang memiliki basis produksi di Indonesia, sudah mengakui akan kualitas berbagai komponen buatan lokal.
Nah, untk membuktikan kualitas yang terbaik, hal itu coba dilakukan perusahaan velg buatan anak bangsa, yaitu HSR Wheel, dengan cara melakukan pengujian produknya berupa velg HSR Minas melalui roadtrip menjelajah Pulau Sumatera. Diketahui, sebelumnya velg tersebut telah dilakukan pengujian ke 13 kota di Pulau Jawa pada Maret 2021.
Menurut Community Manager HSR Wheel, Aldhy Rais yang juga turut ikut dalam roadtrip, perjalan kali ini dilakukan bertujuan untuk pengetesan dari sisi ketahanan dan durabilitas dari pelek HSR Wheel dalam melewati medan jalan mulus hingga bergelombang.
“Uji coba pada roadtrip kali ini pasti akan lebih keren dari sebelumnya. Apalagi wilayah Sumatera banyak jalur rusak dan bergelombang. Dalam perjalanan ini, kita akan push dan paksa pelek HSR Minas yang kita pakai ini untuk bekerja secara maksimal,” ungkap dalam pesan tertulis, Selasa (7/9/2021).
Selama perjalanan, Aldhy tak tak sendiri, dia ditemani oleh Nalendra Manggala Yudha yang merupakan perwakilan tim HSR Wheel. Selama perjalanan Aldhy mengendarai Honda Brio yang dipasang HSR Minas ring 15 dan lebar 7 inci yang dibalut ban Accelera 651 Sport 195/50/15 di depan dan Accelera PHI pada ban belakang.
Sedangkan Nalendra memakai Honda BR-V yang sudah menggunakan velg HSR Minas ring 16 dan lebar 7 inci, dikombinasikan dengan ban Accelera PHI-R 205/55/R16.
Rencananya, tujuan akhir roadtrip adalah titik 0 Kilometer yang ada di Kota Sabang, Provinsi Daerah Istimewa Aceh. Adapun setidaknya terdapat delapan kota besar disinggahi di Pulau Sumatera, termasuk lebih dekat dengan komunitas pengguna HSR Wheel.
Pengujian ini juga akan dilanjutkan untuk berkunjung ke dealer resmi HSR Wheel, wisata di tempat-tempat terbaik di Pulau Sumatera dan mencicipi kuliner khas dari wilayah Sumatera.
Roadtrip ini tentunya diharapkan dapat memberi bukti kepada seluruh pecinta otomotif di Indonesia bahwa pelek HSR memiliki build quality yang baik dalam melintasi medan jalan yang mulus hingga offroad sekali.
Perjalanan tim HSR kali ini semakin nyaman dengan berbagai industri otomotif pendukung lainnya. Tampilan mobil semakin keren dengan wrapping sticker merah putih dari maxdecal. Warna ini digunakan sebagai bukti HSR untuk Indonesia. Kemudian roofrack dan roofbox dari Otoproject untuk membawa sejumlah perlengkapan menginap selama perjalanan.
Selain itu, ada pula dukungan dari Prime untuk damper suspensi, ORD untuk knalpot full system, head unit dari Asuka, Blackvue untuk Kamera dashboard, Laser Black untuk plat nomor custom, Yoong Motor untuk penerangan di malam hari dan merchandise dari Nalendra Clothing.
Ajang otomotif IAA MOBILITY yang digelar di Munich, Jerman, menjadi saksi bagi Mercedes-Benz untuk menghadirkan line up mobil listrik terbaru, dengan mengusung “Lead in Electric’ baik yang siap diproduksi atau masih dalam bentuk konsep.
Ya, di acara yang berlangsung 7-12 September itu Mercedes-Benz langsung menampilkan empat mobil ramah lingkungan paling baru mulai dari Mercedes-EQE, Mercedes-AMG, Mercedes-Maybach, serta termasuk Mercedes-Benz EQG Concept yang akan kita bahas.
Ya, Mercedes-Benz EQG Concept patut dibahas karena mobil ini dibuat dengan mengusung konsep Sport Utility Vehicle (SUV) dari keluarga Mercedes-Benz G-Class dengan desain kotak yang tangguh, namun telah dibenamkan teknologi full electric atau listrik secara penuh.
Tampak samping mobil listrik Mercedes-Benz EQG concept. (Daimler)
“Di mana pun kondisi pasar memungkinkan, Mercedes-Benz akan siap sepenuhnya menggunakan listrik pada akhir dekade ini,” ungkap Markus Schäfer, Anggota Dewan Manajemen Daimler AG dan COO Mercedes-Benz Cars seperti dilansir situs Daimler.
Menurut Schafer, dengan Langkah strategis memproduksi mobil listrik, maka hal ini jadi jadi fokus Mercedes-Benz dalam menghadirkan mobil yang bersih dan mempercepat transformasi ke masa depan untuk menghadirkan mobil tanpa emisi
“Kami ingin menginspirasi pelanggan kami untuk beralih ke mobilitas listrik dengan produk yang meyakinkan. Ikon seperti G-Class memenuhi tugas ini dengan sempurna,” ucapnya.
Tampak belakang mobil listrik Mercedes-Benz EQG concept.
Untuk desain eksterior Mercedes-Benz EQG Concept, sendiri memang sangat erat dengan wujud G-Class. Alhasil, sekilas tak jauh berbeda dengan model konvensional.
Namun begitu beberapa perbedaan tetap dibuat G-Class versi listrik, seperti penggunaan warna two-tone dengan kombinasi warna hitam mengkilap pada bodi bagian atas dan gloss aluminium pada bagian bawah, yang dipisahkan oleh strip di sepanjang samping bodi.
Pada bagian panel bodi tidak banyak berubah, karena tampak tampak depan mobil ini memang masih mirip dengan G-Class termasuk bentuk lampu bulat. Hanya saja, salah satu ubahan mencolok terdapat pada bagian grill dengan panel hitam dan logo tiga bintang menyala. Tidak sampai disitu, mobil ini memiliki beberapa lampu iluminasi LED yang terdapat pada kaca spion, grille dan pintu belakang.
Ketangguhan dari visual ini juga terlihat pada kaka-kaki dengan penggunaan velg aluminium berukuran 22 inci yang dibalut dengan ban khusus.
Mercedes-Benz EQG Konsep Mobil Listrik
Seperti mobil offroad lainnya, Mercede-Benz EQG Concept juga menggunakan system penggerak 4×4, dan diuji melalui jalur di pegunungan Schockl, Graz, Austria. Diketahui pegununngan yang memiliki ketinggian 1.445 meter dari permukaan laut init jadi langganan Mercy untuk melakukan pengujian. Ya, jalur pegunungan mempunyai panjang jalan mencapai 5,6 kilometer, dan dianggap sangat menantang karena dilengkapi medan dengan sudut kemiringan hingga 60 derajat.
Belum disebutkan bagaimana jeroan mesin, tenaga, torsi, baterai, serta fitur tambahan, dan berbagai kelebihan lain yang ada pada Mercede-Benz EQG Concept. Hanya saja untuk sebuah mobil setangguh kendaraan offroad, Mercede-Benz EQG dalam wujud siap diproduksi masal patut ditunggu.