MG Indonesia pastikan siap penuhi aturan TKDN 60 persen pada 2027. Lokalisasi komponen sasis baterai jadi senjata utama pabrikan.
OLX News — Pemerintah mengharuskan TKDN 60 % untuk mobil listrik pada 2027, sehingga produsen otomotif bergegas menyesuaikan. MG Indonesia tidak ketinggalan; mereka sedang mempercepat lokalisasi komponen utama.
Harry Kurniawan, Head of Marketing MG Indonesia, menegaskan komitmen perusahaan untuk mematuhi regulasi. Saat ini, lini kendaraan listrik rakitan lokal sudah berada di jalur yang tepat.
Masih Minim SPKLU, MG ZS Hybrid Plus Justru Laris Manis di Luar Pulau Jawa
“Ketika TKDN 60 persen wajib, kami patuh karena itu regulasi pemerintah. Saat ini TKDN sudah 40 persen untuk S5 (MG ZS EV), dan untuk S6 (MG 4 EV) yang 60 persen sedang dalam proses,” kata Harry di Semarang, Senin (2/11/2026).
Ia menambahkan bahwa perusahaan siap memenuhi target waktu yang ditetapkan.
“Kita pastikan kalau di tahun 2027 memang harus 60 persen, kami akan penuhi kebutuhan pemerintah,” tambahnya.
Fokus Lokalisasi Sasis Baterai

Untuk mencapai TKDN 60 persen, MG Indonesia menitikberatkan pada perakitan sasis baterai dalam negeri. Bagian terbesar TKDN berasal dari sasis atas (upper) dan bawah (lower).
MG kini bekerja sama dengan YBYS sebagai pemasok lokal perangkat tersebut.
Review MG S5 EV untuk Harian, Performa dan Kenyamanannya
“Komponen terbesar memang sasis upper dan lower baterai. Sekarang kami pakai YBYS, dan YBYS sudah dilokalkan. Bahkan pemasoknya sudah proses instalasi untuk jalur produksi,” jelasnya.
Saat ini audit TKDN 60 persen untuk model MG 4 EV sedang berjalan, tinggal menunggu penyelesaian registrasi dokumen.
Potensi Penyesuaian Harga Jual

Pertanyaannya, apakah naiknya komponen lokal bakal bikin harga jual mobil listrik MG ke depan jadi lebih murah, atau malah sebaliknya?
Menanggapi itu, Harry bilang perusahaan belum bisa memberi kepastian. Penetapan harga masih harus menunggu perhitungan ulang semua biaya produksi.
“Saat ini belum bisa kami pastikan. Kami harus lihat struktur biaya material dan lain‑lain. Yang pasti nanti akan ada penyesuaian, entah naik atau tetap, itu akan disesuaikan,” pungkasnya.




























