Beranda blog Halaman 1254

Begini Cara DFSK Pikat Konsumen yang Menginginkan Mobil Pick Up Irit Bahan Bakar

0

News.OLX.co.id – DFSK terus berusaha membuktikan diri sebagai merek kendaraan roda empat yang mampu memberikan berbagai value for money bagi para pemiliknya. Tentu klaim mobil yang irit konsumsi bahan bakar terus digaungkan demi mendapat kepercayaan masyarakat.

Khususnya untuk segmen kendaraan komersial, dimana pada segmen ini DFSK mengandalkan mobil niaga ringan jenis pick up bernama DFSK Super Cab.

Harga jual murah, ongkos perawatan ringan, serta irit di konsumsi bahan bakar tentunya menjadi keunggulan untuk mendorong para pengusaha dalam memiliki kendaraan operasional dengan utilitas tinggi seperti DFSK Super Cab.

Ujung-ujungnya, DFSK mencoba meyakinkan kepada para pengusaha logistik, bahwa DFSK Super Cab sangat cocok dalam pengembangan usaha di sektor logistik dan juga angkutan barang.

“DFSK menawarkan solusi mobilitas untuk dunia usaha dengan menawarkan DFSK Super Cab yang tangguh, sanggup membawa muatan banyak, dan tetap irit BBM agar bisa memberikan keuntungan lebih banyak lagi bagi pemiliknya. Kehadiran kendaraan komersial ringan pick up ini diharapkan bisa menunjang laju dunia bisnis di Indonesia, sehingga memberikan kontribusi aktif bagi perekonomian bangsa yang terus berkembang,” ungkap PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi dalam keterangan tertulis, Minggu (20/6/2021).

Gelar Kegiatan Uji Irit DFSK Super Cab di Bali

Sebagai upaya pembuktian keseluruhan keunggulan yang dimiliki oleh DFSK Super Cab, DFSK menggelar kegiatan di Bali pada hari Sabtu lalu, 19 Juni 2021.

Menggunakan unit DFSK Super Cab 1.5L Gasoline, mobil pick up ini diberi beban 1 ton semen yang nantinya akan diserahkan untuk keperluan CSR renovasi Pura Pasek Kayuselem, Klungkung, Bali. 

Metode pengujiannya adalah full to full dengan jumlah penumpang 2 orang di masing-masing unit. Mobil bermuatan penuh ini kemudian berkeliling Bali sejauh 69,3 kilometer, menyusuri berbagai kondisi jalan yang beraneka ragam mulai dari perkotaan, jalan tol, hingga masuk ke dalam pedesaan. 

Hasil yang diperoleh dalam uji irit ini adalah 15,4 km/liter. Cukup irit untuk kelas kendaraan niaga ringan jenis pick up dengan kapasitas muatan yang besar. Tapi sekali lagi, ini hanya sebuah angka yang memang tidak bisa dijadikan patokan. 

Apalagi DFSK juga pernah melakukan kegiatan yang sama di pameran otomotif IIMS Hybrid 2021 beberapa bulan lalu di Jakarta. Hasilnya, rekor irit yang tercipta saat itu adalah 12,3 km/liter. Artinya perbedaan kondisi lalu lintas antara Bali dan Jakarta yang banyak menemui titik kemacetan juga akan sangat berpengaruh pada hasil.

“Hasil yang diraih oleh DFSK Super Cab di Bali benar-benar mendekati kondisi kenyataannya. Kendaraan komersial ini memang sebuah kendaraan pekerja keras yang bisa diandalkan, nyaman bagi penumpangnya, dan memiliki biaya operasional yang rendah melalui efisiensi bahan bakar yang ditawarkan. Dengan bukti yang ada ini, kami berharap akan semakin banyak konsumen yang kemudian merasakan keunggulan yang ditawarkan DFSK Super Cab untuk para pengusaha di Indonesia,” pungkas Achmad Rofiqi.

Begini Cara Mudah Menghitung Biaya Operasional Harian Mobil Anda

0

News.OLX.co.id – Memutuskan untuk membeli mobil, baik untuk keperluan mobilitas harian atau untuk mendukung kegiatan usaha tentu banyak yang harus jadi bahan pertimbangan. 

Biaya kepemilikan untuk sebuah kendaraan roda empat tentu tidak bisa hanya melihat dari faktor harga jual mobil saja, karena setelah memilikinya, ada biaya operasional harian yang juga menjadi beban keuangan. 

Artinya, saat beli mobil, biaya perawatan, biaya bensin serta biaya perpanjangan pajak juga sudah harus diperhitungkan. Jangan sampai ketika sudah membeli malah pemilik mobil ngos-ngosan untuk urusan penggunaan sehari-hari.

“Biaya kepemilikan mobil tentunya harus diperhitungkan sebelum membeli mobil. Apabila tidak, hal itu bisa mengganggu perencanaan finansial rumah tangga,” saran Hariadi, Service Asst to Dept. Head PT SIS yang dibeberkan dalam sebuah keterangan tertulis, Jumat (18/6/2021).

Menentukan Biaya Harian Mobil

Suzuki New Ignis

Seperti dijelaskan di atas, bahwa memiliki mobil tidak selesai ketika sudah berhasil membawanya pulang ke garasi rumah. Karena setelah itu tentu banyak lagi biaya-biaya yang mesti dipersiapkan. 

Hariadi memberi contoh bagaimana menghitung biaya kepemilikan harian untuk model Suzuki Ignis baru.  

“Kami berinisiatif untuk menjabarkan estimasi biaya kepemilikan New Ignis yang sangat terjangkau bagi para pelanggan. Kami harap perhitungan biaya ini dapat memudahkan konsumen untuk semakin yakin atas produk Suzuki,” lanjutnya.

Untuk menghitung estimasi biaya kepemilikan mobil New Ignis, banyak variabel yang bisa dimasukkan perhitungan, mulai dari biaya perawatan berkala, biaya pajak, serta biaya pembelian bahan bakar. 

Variabel ini tentunya bisa berubah sewaktu-waktu serta disesuaikan dengan penggunaan kendaraan, kejadian tidak terduga, penyesuaian dengan biaya di daerah masing-masing, serta berbagai hal lain yang berbeda-beda di masing-masing pemilik mobil New Ignis. 

Biaya Perawatan Berkala

Variabel pertama adalah estimasi biaya servis atau perawatan berkala New Ignis hingga 100.000 km atau 3 tahun. Untuk New Ignis, biaya ini berkisar Rp 7.877.300 atau sekitar Rp 7.193 per hari. Ini berlaku untuk New Ignis varian transmisi manual maupun AGS. Estimasi ini sudah termasuk program gratis biaya jasa servis 1.000 km – 50.000 km.

Biaya Pajak 

Setelah biaya perawatan berkala, sekarang masuk penghitungan variabel kedua, yakni biaya pajak tahunan. Ini tentunya berlaku untuk semua jenis kendaraan, tidak hanya untuk New Ignis saja. 

Untuk estimasi ini menggunakan pajak kendaraan bermotor mobil New Ignis dengan plat nomor kendaraan keluaran Jakarta (plat B) yang berkisar Rp 2.940.000 per tahun atau Rp 8.054 per hari.

Biaya Pembelian Bahan Bakar

Pajak mungkin masih bisa ditangguhkan, tentu saja dengan konsekuensi harus berurusan dengan pihak yang berwenang. Tapi untuk variabel biaya ketiga ini tidak bisa ditawar, beban biaya pembelian bahan bakar. 

Selain kendaraan listrik, sudah pasti butuh bahan bakar untuk menggerakkannya. Artinya, jika digunakan setiap hari, ada beban pembelian bahan bakar. Apalagi untuk New Ignis yang tidak bisa menggunakan jenis bahan bakar harga termurah. 

Estimasi-nya, konsumsi bahan bakar New Ignis per harinya rata-rata sebanyak 10 km/liter. Jika dalam satu hari pemilik mobil menempuh jarak sejauh 50 km, maka kebutuhan harian rata-rata untuk bahan bakar sebanyak 5 liter. Jika dikalikan dengan harga Pertalite saat ini Rp7.650 per liter, biaya harian konsumsi bahan bakar berkisar di Rp 38.250 per harinya.

Total Biaya Harian Kepemilikan New Ignis

Jika tiga variabel tersebut disatukan :

Biaya Perawatan Berkala + Biaya Pajak Tahunan + Biaya Konsumsi Bahan Bakar:

Rp 7.193 + Rp 8.054 + Rp 38.250 = Rp 53.497/hari (hingga 3 tahun).

Bisa disimpulkan bahwa biaya kepemilikan New Ignis per hari sekitar Rp 53.497. Ini belum termasuk hal tidak terduga atau faktor lainnya seperti perbaikan kerusakan ketika tabrakan atau mencuci mobil di Car Wash dan biaya poles body.

“Dengan perhitungan tersebut, New Ignis benar-benar bisa memenuhi kebutuhan konsumen akan mobil yang nyaman dan aman dengan biaya kepemilikan terjangkau serta memberikan value for money yang maksimal bagi pelanggan,” tutup Hariadi.

Suzuki New Ignis

Berikut daftar harga Suzuki New Ignis untuk wilayah Jabodetabek :

  • New Ignis GL M/T : Rp 175.500.000 
  • New Ignis GL AGS : Rp 185.500.000
  • New Ignis GX M/T : Rp 194.500.000 
  • New Ignis GX AGS : Rp 204.500.000

Satu Lagi Motor Listrik Asal China, Yadea Siap Masuk Indonesia

0

News.OLX.co.id – Pasar kendaraan roda dua di segmen motor listrik bakal semakin ramai dengan hadirnya berbagai merek motor baru yang siap masuk untuk berkompetisi. 

Yang paling baru adalah kabar masuknya brand motor listrik asal China, Yadea yang tinggal selangkah lagi. Brand ini akan dibawa oleh PT Kilats Energy Indonesia.

Dikutip dari Sepedamotor.com, PT Kilats Energy Indonesia akan mengimpor dan menjual skuter listrik dan moped listrik Yadea di Tanah Air dalam waktu dekat.

Beberapa jajaran produk e-scooter Yadea yang tersedia adalah City, Sport, Tricycle, Express (untuk angkutan barang), dan Kick Scooter.

“Semua produk Yadea akan berada di Indonesia pada Agustus 2021. Pokoknya nanti banyak model yang akan dijual oleh kami di sini. Sabar ya,” sebut perwakilan PT Kilats Energy Indonesia. 

Diantara sekian model tersebut, yang paling mungkin dijual untuk pertama kalinya di pasar domestik adalah Yadea T9. 

Model ini sebagian besar bermaterial plastic ABS dengan ketebalan 2,6 mm. Memiliki dimensi panjang 1,830 mm, lebar 710 mm, dan tinggi 1,070 mm, motor listrik ini diklaim memiliki ruang kaki dan jok besar.

Sedangkan untuk sistem pencahayaannya sudah mengandalkan teknologi lampu LED dengan meter panel menggunakan LCD (Liquid Crystal Display), rem depan dan belakang mengaplikasi cakram.

Saat ini Yadea telah hadir di 83 negara di dunia dengan total penjualan mencapai sekitar 6 juta unit per tahun.

Meski Yadea Technology Group sudah memiliki pabrik di Hanoi, Vietnam, namun nantinya produk yang dijual di Indonesia adalah produk impor langsung dari China.

Aki Motor Umurnya Bisa Panjang, Asal?

0

News.OLX.co.id – Semua parts dan komponen dalam sebuah kendaraan tentu memegang peran penting serta fungsi tersendiri agar kendaraan tersebut berfungsi sebagaimana mestinya. Tidak ada satupun bagian dari kendaraan tersebut bisa diabaikan.

Salah satu yang penting untuk dijaga bekerja secara normal dari kendaraan, baik itu mobil maupun motor adalah sistem kelistrikannya. Memastikan seluruh komponen pencahayaan pada kendaraan bekerja dengan baik akan bergantung bagaimana pemilik kendaraan menjaga performa aki.

Uniknya, meski ukurannya agak lebih besar dibanding komponen motor lainnya, posisi aki atau baterai ini selalu tersembunyi, sehingga kadang kala luput dari perhatian.

Untuk motor, jika kondisi aki-nya bermasalah jelas akan sangat merepotkan. Motor tidak nyaman dan kurang safety digunakan pada malam hari karena kondisi headlamp jadi redup, bunyi klakson jadi kurang nyaring serta motor susah dihidupkan menggunakan starter elektrik.

Masalah ini akan jadi tambah besar kalau terjadi di jenis motor skutik yang tidak memiliki starter kick dan hanya mengandalkan starter elektrik seperti yang ada di Yamaha Nmax.

Jadi sebaiknya pemilik motor selalu menjaga dan memperhatikan kondisi aki jika tidak ingin mengalami masalah dalam perjalanan.

Dua Jenis Aki, Kering dan Basah

Tips merawat aki motor

Hal pertama yang patut diketahui terkait aki adalah jenisnya. Setidaknya aki yang dijual di pasaran ada dua jenis, aki basah dan aki kering. Aki kering ini kerap disebut dengan aki MF atau Maintenance Free. 

Aki basah merupakan aki konvensional yang teknologinya sudah ketinggalan. Tapi jangan salah, meskipun konvensional tapi jenis aki ini masih banyak dijadikan pilihan para pemilik motor.

Alasannya cukup sederhana, aki basah punya umur pakai lebih panjang selama pemilik motor telaten dalam hal perawatan. Harus rajin melakukan pengecekan jumlah cairan yang ada di sel aki. Tidak boleh dibiarkan berkurang dan juga tidak boleh kelebihan.

Selain usia pakai yang lebih awet, harganya pun relatif lebih murah, sehingga wajar kalau sampai saat ini masih banyak yang menggunakannya.

Sedangkan aki kering atau aki MF (Maintenance Free) jauh lebih praktis. Beli tinggal pasang, tidak perlu repot-repot harus mengecek air aki, praktis.

Hanya saja jangan membandingkan harga antara aki basah dan aki kering, memang terpaut jauh, tapi setidaknya aki kering worth it dan sangat cocok dengan teknologi motor-motor keluaran terbaru.

Selain praktis, karakter aki kering juga kuat dan minim perawatan. Selama penggunaan motor normal, tidak banyak aksesori tambahan yang menyedot kelistrikan, aki kering bisa awet digunakan 1 sampai 2 tahun. Tapi tidak jarang juga pemilik motor yang usia pakai aki-nya lebih dari itu. 

Kiat Menjaga Umur Aki Kering Lebih Lama 

Aki kering meskipun tidak butuh perawatan khusus seperti layaknya aki basah, namun tetap pemilik motor harus memperhatikan kiat-kiat yang menghindarkan aki dari kondisi tekor. Apa saja kiat menjaga aki kering bisa terus awet dan bekerja maksimal? 

Panaskan Mesin Motor 10-15 Menit Setiap Hari

Kita mulai dari hal sederhana yang harusnya menjadi kebiasaan pemilik motor. Rutin memanaskan mesin motor selama kurang lebih 10-15 menit setiap hari. Kebiasaan ini bisa menjaga umur pakai aki lebih panjang. 

Kurangi Penggunaan Aksesori yang Menyedot Kelistrikan

Ini yang sebenarnya disadari penuh oleh pemilik motor, namun kadang kala diabaikan karena mau motornya terlihat lebih kece dari motor lainnya. 

Jangan terlalu berlebih pasang lampu motor atau mengganti klakson dengan kekuatan suara lebih powerfull, sudah pasti menyedot listriknya juga akan berlebih. 

Juga jangan sampai berpikiran untuk memasang lampu strobo, karena selain dilarang, juga boros listrik. 

Copot Aki Saat Tidak Dipakai Dalam Waktu Lama

Hal ini kadang banyak yang tidak menyadarinya. Ketika pemilik motor harus keluar kota untuk perjalanan dinas atau liburan yang memakan waktu berhari-hari, sebaiknya lepaskan kabel aki dari terminal aki. 

Banyak pengalaman ketika motor ditinggal dalam waktu lama, tidak dipanaskan secara rutin, saat akan digunakan, motor tidak bisa dihidupkan karena aki sudah soak. Ingat, aki kering tidak bisa diperbaiki ketika sudah rusak, jalan satu-satunya adalah mengganti dengan aki baru.

Jika Anda pemilik motor-motor Yamaha, pastikan untuk menggunakan baterai atau aki asli Yamaha karena kualitasnya terjamin dan lebih tahan lama.

Selain itu, aki asli Yamaha juga punya berbagai keunggulan dibandingkan aki atau baterai aftermarket, sehingga sangat penting bagi pemilik motor Yamaha untuk memperhatikan pilihan penggunaan aki asli Yamaha.

100 Inspector OLX Autos Terima Sertifikat Kompetensi Profesi dari BNSP

0

News.OLX.co.id – Sebanyak 100 inspector OLX Autos mendapatkan sertifikat kompetensi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Teknisi Otomotif Profesional Indonesia (LSP-TOP Indonesia). OLX Autos berharap sertifikasi kompetensi yang diberikan kepada para inspector bisa semakin meningkatkan kualitas pelayanan Perusahaan kepada konsumen dan juga kualitas sumber daya manusia yang andal dan berdaya saing global.

LSP-TOP Indonesia merupakan lembaga mitra BNSP yang bertanggung jawab melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi terhadap petugas berprofesi teknisi otomotif di seluruh wilayah Indonesia. Adapun, BNSP adalah lembaga yang diamanatkan oleh undang-undang dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden, yang memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja.

COO OLX Group Indonesia Hendri Tadjuni mengatakan bahwa salah satu basis dalam bisnis saat ini adalah kepercayaan, begitu juga dengan bisnis di OLX Autos. Menurutnya, proses inspeksi dalam kegiatan jual beli mobil adalah hal dasar yang membutuhkan kepercayaan dari konsumen sehingga dibutuhkan inspector yang berkualitas, kompeten, dan memiliki keahlian di bidangnya.

“Proses inspeksi itu adalah fondasi bisnis jual beli mobil karena keputusan konsumen dalam membeli mobil dilihat dari inspection report-nya. Tentu harus ada kepercayaan ketika konsumen membaca hasil inspeksinya, informasi harus memadai sampai konsumen memutuskan membeli atau menjual mobil. Agar konsumen percaya, tentu proses inspeksi juga harus terpercaya, apakah diinspeksi oleh tim ahlinya atau tidak, di sini dibutuhkan pembuktian bahwa para inspector kita terpercaya, kompeten, dan berpengalaman, dan salah satunya dengan adanya pengakuan kompetensi profesi melalui sertifikasi dari BNSP ini,” kata Hendri. 

Hendri berharap sertifikasi yang diberikan BNSP melalui LSP-TOP Indonesia kepada 100 inspector OLX Autos bisa semakin meningkatkan kepercayaan konsumen kepada Perusahaan sekaligus menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. 

Direktur LSP-TOP Indonesia Jumari mengatakan bahwa “LSP-TOP Indonesia mendapatkan amanat dari BNSP untuk melaksanakan sertifikasi di sektor otomotif. Kami sudah melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan OLX Autos untuk melakukan sertifikasi para inspector. Sertifikasi kompetensi ini adalah bukti bahwa OLX Autos peduli dengan tenaga kerja yang dimilikinya sehingga diakui oleh industri. Konsumen bisa mengetahui bahwa mobil yang mereka beli berkualitas atau tidak setelah mereka mengetahui bahwa proses inspeksinya dilakukan oleh orang-orang yang bersertifikat dan kami harus berani menggaransi itu,” kata Jumari.

Sementara itu, Komisioner BNSP Mulyanto menuturkan bahwa “BNSP akan memastikan dan menggaransi bahwa tenaga kerja, inspector OLX Autos yang sudah tersertifikasi ini adalah orang-orang berkualitas dan ini bisa dibuktikan. Ke depan, tentunya ini akan menjadikan pelayanan OLX Autos lebih baik lagi, dan begitu juga hubungannya dengan konsumen karena konsumen akan senang dan puas bila mobil yang mereka beli berkualitas dan telah diinspeksi oleh orang yang kompeten. Harapannya, ini bisa menjadi dorongan bagi industri yang lain agar para tenaga kerjanya bisa tersertifikasi,” tutur Mulyanto.

Komitmen dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja terus ditunjukkan OLX Autos dari waktu ke waktu. Sebelumnya, pada 16 Juni 2021,  OLX Autos  bersama dengan sejumlah industri lainnya menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Penandatanganan nota kesepahaman ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui model kerja sama antara Balai Latihan Kerja (BLK) dengan dunia usaha dan industri. Di OLX Autos sendiri, kerja sama ini berupa pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi kompetensi SDM bidang otomotif, khususnya untuk petugas inspeksi kendaraan.

Ini yang Dilakukan Filipina Terhadap 21 Mobil Selundupan Senilai 17 Miliar Rupiah

0

News.OLX.co.id – Salah satu negara di Asia Tenggara yang keras menegakkan aturan hukum terkait kendaraan selundupan adalah Filipina. Sepertinya proses menghancurkan mobil-mobil mewah sudah menjadi hiburan tersendiri bagi para pejabat Pemerintah di negara tersebut.

Dan tontonan seperti ini kembali disuguhkan lagi oleh Biro Bea Cukai Filipina, kali ini 21 unit mobil harus jadi korban keganasan ekskavator. Nilainya pun cukup fantastis, sekitar $1,2 juta atau setara Rp 17 miliar lebih. 

Puluhan mobil mewah hasil selundupan tersebut diantaranya McLaren 620R, Bentley Flying Spur dan Porsche 911, Mercedes SLK, Lotus Elise, Hyundai Genesis coupe yang dimodifikasi dan Toyota Solara. 

Filipina Hancurkan Mobil Mewah

Dikutip dari Carscoop, Jumat (18/6/2021), Biro Bea Cukai Filipina yang menjadi pelaksana eksekusi menyebut puluhan mobil ini diimpor masuk ke Filipina dengan nama penerima barang yang berbeda serta periode sita mulai dari 2018 hingga 2020. 

Perintah sita dan menghancurkan ini sesuai dengan Instruksi Presiden 2017-447. Presiden Filipina, Rodrigo Roa Duterte memang sangat tegas untuk urusan barang selundupan yang masuk ke negaranya sebagai sebuah pesan kuat bahwa ia sangat serius melawan aksi penyelundupan.

Kegiatan menghancurkan barang sitaan berupa mobil mewah selundupan ini berlangsung untuk kedua kalinya. Setelah pada 9 Februari 2021 lalu, Biro Bea Cukai Filipina juga meremukkan sebanyak 17 unit kendaraan. 

Saat itu, mobil yang dihancurkan terdiri dari BMW Z1, Ferrari 360 Spider dan Lamborghini Gallardo, Renault 5 Turbo, Opel Manta, Maserati Quattroporte, Mercedes SL55 AMG dan banyak kendaraan lainnya.

Sebenarnya banyak pihak yang tidak setuju dengan hukuman ini. Beberapa pihak berharap mobil-mobil tersebut jangan dihancurkan, dan lebih baik dilelang agar uangnya bisa digunakan untuk sesuatu yang lebih berarti.

Namun sekali lagi, ini adalah upaya Presiden Filipina untuk mengirimkan pesan yang tegas kepada pihak penyelundup.

Toyota Tegaskan Tidak Alergi Dengan Mobil Full Listrik

0

News.OLX.co.id – Memperingati perjalanan 50 tahun di Indonesia, Toyota menghadirkan program ecotourism bertajuk EV Smart Mobility di The Nusa Dua, Bali sejak April 2021 lalu.

Dalam kegiatan ini, Toyota membuka kesempatan kepada masyarakat di Bali, termasuk para wisatawan untuk mencoba berbagai produk–produk elektrifikasi Toyota berteknologi (BEV) dan (PHEV).

Total ada 30 unit mobil elektrifikasi yang disediakan, terdiri dari 20 unit Toyota COMS (BEV), 5 unit Toyota C+pod (BEV), dan 5 unit Toyota Prius PHEV. 

“Bicara terkait program EV Smart Mobility di Bali, sekilas evaluasinya cukup baik sampai saat ini. Walaupun industri pariwisata di sana belum pulih, tapi antusias masyarakat cukup bagus,” terang Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota-​Astra Motor (TAM) dalam kegiatan press conference virtual beberapa waktu lalu. 

Dari sekian banyak produk elektrifikasi yang dihadirkan Toyota disana, C+pod jadi model yang paling banyak menarik perhatian orang. 

“Peminjaman C+pod cukup tinggi, sekitar 80 persen. Ini tentunya merupakan temuan penting dan produk ini bisa jadi pertimbangan utama kami,” lanjutnya.

Anton menepis anggapan yang menyebut Toyota lambat dalam menghadirkan produk BEV di Tanah Air. 

“Kita tidak berubah soal elektrifikasi, dan kita sangat mendukung percepatan kendaraan listrik di Indonesia. Bukan kita gak mau menghadirkan mobil listrik murni, tapi kita terus berusaha memberikan lebih banyak pilihan ke masyarakat di segmen elektrifikasi,” ucapnya.

Dengan kata lain, Toyota sejauh ini terus mendukung upaya Pemerintah dalam proses percepatan kendaraan-kendaraan ramah lingkungan. 

“Kita tidak alergi untuk mobil full listrik, dan kita tetap konsolidasi ke Pemerintah terkait kebutuhan,” pungkas Anton.

Project EV Smart Mobility yang berlangsung di Bali menyediakan kendaraan elektrifikasi BEV Toyota, yaitu Toyota COMS dan C+pod. Kedua produk ini bisa digunakan oleh masyarakat dan turis berkeliling di dalam kawasan The Nusa Dua Bali dan sekitarnya. 

Sementara Toyota Prius PHEV bisa menjadi pilihan layanan transportasi airport transfer dari dan ke kawasan Bandara Ngurah Rai, serta kendaraan untuk dipakai keliling di wilayah Bali.

Gelar Rakernas, MB W211CI Siap Perbanyak Kegiatan Touring

0

News.OLX.co.id – Mercedes-Benz W211 Club Indonesia atau MB W211CI baru-baru ini menggelar acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Yogyakarta, Jumat, 18 Juni 2021 lalu. 

Komunitas mobil Mercedes-Benz W211 ini mendapat pengakuan dari Mercedes-Benz Club Indonesia (MB CLUB INA), payung seluruh wadah komunitas pengguna mobil Mercedes-Benz pada Juli tahun 2012. 

Itu artinya, komunitas yang dipimpin oleh Gammar Irzandi, Presiden MB W211CI periode 2021-2023 ini sudah berusia 9 tahun. 

MB W211CI

Dalam Rakernas tersebut, Gammar Irzandi mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Ketua Umum masing-masing chapter dan juga seluruh peserta yang telah menyempatkan waktunya agar bisa mengikuti acara tahunan mereka.

“Semoga dengan terselenggaranya Rakernas ini, klub yang kita cintai ini bisa terus eksis dan pastinya memberikan manfaat bagi para member dan juga masyarakat sekitar,” ungkapnya. 

Selain membahas agenda-agenda dari MB W211 CI, Rakernas ini juga membuat keputusan bersama untuk lebih sering menggelar touring yang melibatkan seluruh chapter agar kekompakan dan rasa guyub terus terjalin antar member dan keluarga.

MB W211CI

 

PPKM Mikro Diperpanjang, Jam Operasional Angkutan Umum di Jakarta Dibatasi

0

News.OLX.co.id – Buntut dari semakin meningkatnya paparan virus Corona di Tanah Air, khususnya di wilayah Ibukota, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung mengambil kebijakan untuk memperpanjang PPKM mikro sejak tanggal 22 Juni hingga 5 Juli 2021. 

Tidak hanya memperpanjang PPKM mikro, angkutan umum seperti Transjakarta, angkot, MRT dan LRT juga mengalami penyesuaian jam operasional. 

Kebijakan ini sebagai antisipasi penanggulangan COVID-19 sesuai Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Nomor 210 Tahun 2021. 

Kebijakan operasional angkutan umum di Jakarta sebagai berikut:

  1. TransJakarta, dari pukul 05.00 sampai 22.00 WIB. 
  2. Angkutan umum reguler dalam trayek dari pukul 05.00 sampai 22.00 WIB 
  3. Moda Raya Terpadu atau MRT dari 05.00 sampai 23.00 WIB 
  4. Lintas Raya Terpadu atau LRT dari pukul 5.30 sampai pukul 22.00 WIB. 
  5. Layanan angkutan perairan beroperasi dari pukul 05.00 sampai pukul 18.00 WIB

Tak ketinggalan jadwal Kereta Rel Listrik (KRL) rute Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) berlaku sesuai dengan operasional KRL. 

Perubahan jadwal ini tidak mengubah kebijakan sebelumnya untuk tetap mempertahankan kuota 50 persen untuk kapasitas kendaraan pribadi dan transportasi massal.

Selain itu, Dishub DKI juga mengadakan angkutan malam hari (Amari) dan angkutan tenaga kesehatan Transjakarta yang beroperasi dari pukul 22.00 sampai pukul 23.00 WIB. 

Rugi Tiga Tahun Berturut-Turut, Aliansi Jepang-Prancis Dipertanyakan Investor

0

News.OLX.co.id – Dalam rapat pemegang saham Nissan Motor baru-baru ini, produsen mobil Jepang ini menyoroti hasil dari perjalanan aliansi bersama Renault dan Mitsubishi Motors. Aliansi yang dibentuk dengan tujuan untuk menyaingi Toyota Motor dan Volkswagen ternyata belum berhasil dan disebut masih jauh dari harapan.

Menyikapi kenyataan ini, CEO Nissan Makoto Uchida meminta kepada para investor karena masih belum bisa mendekati dua pesaing utamanya tersebut, malah pendapatan perusahaan jadi lebih buruk.

“Jika Anda bisa menunggu sedikit lebih lama, kami akan mendapatkan hasil. Tolong beri kami waktu,” kata CEO Nissan Makoto Uchida, dilansir dari Asia Nikkei, Rabu (23/6/2021). 

Nissan Motors memprediksi perusahaan akan merugi sebanyak 60 miliar yen ($545 juta) hingga Maret 2022, sekaligus menandai tahun ketiga berturut-turut Nissan berada di zona merah untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade.

Tahun fiskal lalu, tiga merek mobil gabungan ini, Nissan, Renault dan Mitsubishi Motors mencatat kerugian gabungan hingga lebih dari $15 miliar. Sementara dua merek mobil saingannya, Toyota dan Volkswagen malah berhasil meraih keuntungan meskipun di tengah kondisi cukup menantang karena pandemi. 

Jelas saja perbedaan hasil yang diraih membawa keraguan para investor yang ada di dalam aliansi Prancis-Jepang ini.

Keraguan ini kemudian dikemukakan melalui proposal investor yang menuntut keterbukaan perusahaan di dalam menjalani hubungan aliansi tiga merek tersebut. 

“Ada banyak peristiwa yang menunjukkan bahwa perusahaan dan Renault tidak berada pada pijakan yang sama dan bahwa perusahaan serta pemegang saham umumnya dirugikan secara ekonomi,” disebutkan dalam proposal. 

Para investor sudah mulai merasa frustasi dan menganggap aliansi ini tidak memberikan manfaat. “Aliansi tiga arah tidak ada artinya kecuali mereka mengkonsolidasikan pabrik dan dealer lebih banyak. Ini seolah-olah Toyota sudah maju lima langkah ketika Nissan baru mengambil satu langkah,” ungkap salah satu investor berusia 60-an setelah pertemuan. 

Siapkan Strategi Jangka Panjang 

Aliansi Nissan - Renault

Kehadiran aliansi Nissan – Renault – Mitsubishi Motors awalnya cukup menggemparkan. Tiga perusahaan ini terlihat sangat ambisius dalam menguasai industri otomotif secara global. Apalagi di awal Mitsubishi Motors bergabung tahun 2016, penjualan secara global setara dengan Toyota dan Volkswagen.

Total mereka bisa menjual hingga 9,67 juta kendaraan di seluruh dunia tahun itu, dan cuma selisih 620.000 unit dari pemimpin pasar. 

Sayang ketika pandemi terjadi, selisih angka penjualan ini langsung melebar hingga 2,6 juta kendaraan di 2020. Penjualan Toyota tetap tumbuh 230.000 unit bahkan di tengah pandemi. Sedangkan penjualan Volkswagen turun hampir 1 juta unit, jauh lebih sedikit dari penurunan aliansi sebanyak 1,87 juta unit.

Sebagai bentuk antisipasi, perusahaan langsung mengumumkan rencana jangka menengah berupa efisiensi besar-besaran di bulan Mei 2020, dan lebih fokus pada produksi dan pengembangan model bersama.

Nissan menutup dua pabrik dan mengurangi karyawan dalam jumlah cukup banyak dan berhemat hingga 350 miliar yen hingga tahun fiskal lalu. Renault juga melakukan potong gaji karyawan dan memangkas hingga 2,5 miliar euro ($ 2,97 miliar) untuk beban operasional hingga tahun 2023 mendatang.

Untuk strategi jangka panjang, aliansi ini juga mulai fokus dalam pengembangan mobil listrik. 

Nissan dan Renault merupakan merek pionir untuk kendaraan listrik, yang sekarang semakin digaungkan di seluruh dunia. Nissan Leaf hadir pertama kali di 2010 dan disusul Zoe pada 2012. 

Sayangnya produk listrik terbaik dari Nissan ini hanya berhasil menguasai 4-5% saja untuk pasar dunia, masih kalah jauh dibandingkan dengan Tesla yang menguasai 23%.

Namun setidaknya Nissan bersama dua partner aliansi lainnya belum mau menyerah untuk terus menyaingi Toyota hingga saat ini.