Senin, November 2, 2026
Beranda blog Halaman 1273

Toyota Raize, Ini dia Spesifikasi dan Harganya!

0

News.OLX.co.id – Toyota Raize secara resmi diluncurkan dan meramaikan mobil segmen Sport Utility Vehicle (SUV). Kehadiran model tersebut, PT Toyota Astra Motor (TAM)  melengkapi pilihan di segmen SUV melalui Raize, dimana saat ini Toyota sudah punya enam model SUV yang ditawarkan.

Spesifikasi Toyota Raize

Spesifikasi dan Harga Toyota Raize

Melihat dari bentuk serta beragam fitur dan teknologi yang ada di Toyota Raize, boleh dibilang inilah model SUV paling ‘niat’ yang ditawarkan Toyota kepada konsumen. Tidak ada lagi kesan ‘pelit’ dalam menjejalkan berbagai fitur serta teknologi terkini ke dalam produk yang akan diproduksi oleh Astra Daihatsu Motor ini bersama produk kembarannya yakni Daihatsu Rocky.

Itu artinya, Toyota Raize akan menjadi model SUV Toyota yang memang layak untuk dimiliki karena menawarkan hampir semua keunggulan fitur-fitur di mobil mewah dengan harga yang masuk akal. Apalagi Raize termasuk model Toyota yang juga berhak menikmati fasilitas diskon PPnBM, sehingga harganya lebih murah, setidaknya sampai akhir tahun ini.

Dengan kata lain, Toyota Raize menawarkan value for money yang benar-benar nyata kepada konsumen di Indonesia.

Baca juga: Toyota Raize Varian Mesin 1.2L Kini Sudah Tersedia, Pilihan Lebih Banyak

Performa Mesin Toyota Raize

Toyota Raize hadir dalam 6 varian yaitu 1.0 Turbo GR Sport CVT TSS, 1.0 Turbo GR Sport CVT, 1.0 Turbo G CVT, 1.0 Turbo G M/T, serta varian 1.2 G CVT dan 1.2 G M/T yang baru akan dirilis pada semester dua tahun ini juga.

Untuk yang menyukai aura SUV yang lebih sporty, pilihannya ada pada varian 1.0 Turbo GR Sport CVT TSS dan 1.0 Turbo GR Sport CVT. Sedangkan untuk varian reguler ada di tipe 1.0T dan sudah tersedia per hari ini, 30 April 2021.

“Dealer sudah mulai menerima unit dalam waktu beberapa hari ini. Jadi konsumen yang sudah melakukan pemesanan, unitnya sudah bisa dikirim dalam waktu dekat. SPK secara official juga baru akan masuk ke dalam sistem kami per hari ini,” beber Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director TAM menjawab pertanyaan saat press conference yang berlangsung secara virtual.

Baca juga: Seminggu Meluncur Toyota Raize Diserbu Ribuan Konsumen, Ini Rahasianya

Interior Kabin Toyota Raize

Interior Toyota Raize

Interiornya juga lapang dan dilengkapi fitur dengan teknologi terdepan seperti layar MID 7 inch TFT dengan display interaktif dan modern yang menawarkan 4 opsi tampilan yang bisa dipilih, yaitu Advanced, Exciting, Simple, dan Analog.

Masih pada bagian interior, hadir advanced features lainnya seperti Steering Switch, Interior Illumination, serta Interactive 9 Inch Head Unit dengan floating design yang terkoneksi dengan smart device T-Link dan mempunyai fitur Personal Reminder.

Fitur ini bisa berfungsi sebagai pengingat aturan pelat nomor ganjil-genap dengan memasukkan data mobil ke dalam sistemnya.

Fitur Keselamatan Toyota Raize

Soal keselamatannya juga sudah terbilang sangat lengkap karena memiliki 6 Airbags, Pedal Misoperation Control, dan TSS + BSM RCTA yang ditawarkan di varian 1.0 Turbo GR Sport CVT TSS.

TSS atau Toyota Safety Sense adalah fitur keselamatan yang biasanya diadopsi model di segmen high—premium.

Sedangkan untuk varian selain 1.0 Turbo GR Sport CVT TSS sudah dilengkapi fitur keamanan berupa rem dengan Anti-lock Braking System (ABS), Vehicle Stability Control (VSC), Hill Start Assist (HSA), Seatbelt Warning, Rear Parking Sensor, Rear Parking Camera, serta Alarm + Immobilizer.

Baca juga: Inden Lama Toyota Raize Untuk Tipe Tertinggi, Kenapa?

Dimensi Toyota Raize

Panjang / Overall Length (mm) 4.03
Lebar / Overall Width (mm) 1.71
Tinggi / Overall Height (mm) 1.635
Jarak Sumbu / Wheelbase (mm) 2.525
Jarak Pijak Depan / Front Wheel Tread (mm) 1.475
Jarak Pijak Belakang / Rear Wheel Tread (mm) 1.47
Jarak Terendah / High Ground Clearance (mm) 200

Spesifikasi Mesin

Tipe Mesin / Engine Type 1KR-VET, 3 Cylinder Turbo, In-line, 12 Valve DOHC with VVT-i
Diameter x Langkah / Bore x Stroke 71.0 x 83.9
Isi Silinder / Displacement 998
Compression Ratio 9,5 : 1
Daya Maks. / Max. Power (ps/rpm) 98 / 6000
Torsi Maks. / Max. Torque (kgm/rpm) 14.3 / 2400 – 4000
Kapasitas Tangki / Fuel Tank Capacity 36
Jenis Bahan Bakar / Fuel Type Gasoline
Sistem Bahan Bakar / Fuel System Sistem Injeksi Elektronik / Electronic Fuel Injection (EFI)
Tipe Mesin / Engine Type 1KR-VET, 3 Cylinder Turbo, In-line, 12 Valve DOHC with VVT-i
Diameter x Langkah / Bore x Stroke 71.0 x 83.10
Isi Silinder / Displacement 999
Compression Ratio 9,5 : 2
Daya Maks. / Max. Power (ps/rpm) 99 / 6000

Spesifikasi Sasis dan Suspensi

Transmisi / Transmission CVT
Suspensi Depan / Front Suspension MacPherson Strut
Suspensi Belakang / Rear Suspension Torsion – Beam
Sistem Rem Depan / Front Brake System 15′ Ventilated Disc Brake
Sistem Rem Belakang / Rear Brake System Leading – Trailing Drum Brake
Steering Gear Rack & Pinion, Electric Power Steering
Ukuran Ban / Tire Size 205/60R17 (Black)

Fitur Keamanan dan Keselamatan

Anti-lock Braking System With
Vehicle Stability Control WIth
Hill Start Assist With
Seatbelt Warning D + P + RR3
Alarm + Immobilizer With
Rear Parking Sensor With (2 Points)
Rear Parking Camera With
Airbag D + P + S + C
Pre Collision System With
Adaptive Cruise Control With
Front Departure Alert With
Lane Departure Assist With
Peda Missoperation Control With
Rear Crossing Traffic Alert With
Blind Sport Monitoring With

*Spesifikasi di atas adalah untuk Toyota Raize varian tertinggi, 1.0 Turbo GR Sport CVT TSS

Harga Toyota Raize

Menjadi sebuah keberuntungan bagi konsumen di Tanah Air karena compact SUV baru dengan fitur segudang dari Toyota ini meski baru diluncurkan, tapi sudah bisa mendapatkan insentif PPnBM yang sudah berjalan sejak awal Maret lalu.

Dengan demikian harga jual Toyota Raize mendapat potongan sehingga harga jualnya saat ini menjadi lebih murah jika dibandingkan harga normalnya.

Berikut adalah banderol Toyota Raize yang dibagi dua kategori, harga normal dan harga setelah mendapat insentif PPnBM:

TIPE TOYOTA RAIZE HARGA NORMAL HARGA INSENTIF PPnBM
1.0 Turbo G Rp 236,8 Juta Rp 219,9 Juta
1.0 Turbo G CVT Rp 251,1 Juta Rp 233,1 Juta
1.0 Turbo GR Sport CVT Rp 263,2 Juta Rp 244,7 Juta
1.0 Turbo GR Sport TSS CVT Rp 283,8 Juta Rp 263,7 Juta

 

Kelebihan Toyota Raize

Menyinggung keunggulan Toyota Raize secara keseluruhan, Anton menjelaskan bahwa compact SUV Toyota ini hadir dengan konsep kombinasi “Bold and Active” pada eksterior, “Comfort and Utility” pada bagian interiornya.

Dimensi kompak dengan panjang 4.030 mm, lebar 1.710 mm, dan tinggi 1.635 mm, Toyota Raize terlihat proporsional berkat wheelbase mencapai 2.525 mm dan ground clearance setinggi 200 mm.

Kesan sebuah SUV yang gagah, sporty, dan atraktif tampak dari aplikasi bumper trapezoidal tebal dan kokoh disertai sudut yang menyiku tajam dan agresif di depan. Illuminating headlamp, daytime running light (DRL), dan Sequential Turn Lamp, semua menggunakan LED, dengan padanan velg 17 inch pada tipe 1.0T.

Peluncuran Toyota Raize

Toyota Raize sekaligus menandai 50 tahun kehadiran merek mobil asal Jepang ini di Indonesia dalam menghadirkan Mobility Happiness for All.

President Director PT Toyota-Astra Motor, Susumu Matsuda, menyebutkan bahwa kemunculan Toyota Raize akan menambah pilihan bagi masyarakat Indonesia di segmen SUV, sejalan dengan transformasi Toyota dari automobile company menjadi mobility company.

“Berbagai usaha untuk menyesuaikan layanan dengan tren dan kebutuhan yang berbeda di setiap lapisan masyarakat, perlu didukung oleh pilihan kendaraan yang juga tepat untuk masing–masing orang. Kedepannya, sejalan dengan komitmen untuk menghadirkan total mobility solution, Toyota akan terus memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, tidak hanya produk yang semakin lengkap, namun juga layanan yang variatif,” kata Matsuda.

Hal yang paling istimewa dari peluncuran Toyota Raize ini adalah karena Indonesia menjadi negara pertama di luar Jepang yang memperkenalkan compact SUV dengan predikat best-selling model di negeri Sakura ini. Raize pertama kali diluncurkan di Jepang pada akhir tahun 2019 lalu.

Adapun alasan hadirnya Raize di Indonesia karena Toyota melihat bagaimana tren permintaan mobil SUV semakin meningkat dalam kurun tiga tahun terakhir ini.

Menurut Henry Tanoto, mobil SUV semakin diminati masyarakat karena dapat digunakan untuk berbagai aktivitas, serta dianggap stylish, advance, fun to drive.

Kontribusi SUV untuk total market nasional maupun di Toyota terus mengalami peningkatan. Tiga tahun lalu, tepatnya di tahun 2017, kontribusi segmen SUV terhadap total penjualan Toyota berada di angka 11,9%, dan di 2020 naik lebih dari dua kali lipat menjadi 25,9%.

“Kami sangat bersyukur produk–produk SUV Toyota dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan berkontribusi cukup besar terhadap total penjualan Toyota maupun pasar otomotif nasional,” ujar Henry.

6 Fakta Menarik Skuter Sangar Italjet Dragster yang Dijual Mulai Rp 137 Jutaan

0

Italjet Dragster, mungkin OLXer masih asing mendengar nama sosok sepeda motor ini. Nah, kebetulan selama ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid yang digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, 15-25 April 2021.

Sejatinya, Italjet Dragster yang memiliki bentuk yang sangar ini mengusung konsep Urban Superbike dari Italia yang dihadirkan ke Indonesia melalui PT Utomo Internasional (UtomoCorp) selaku distributor.

Menurut CEO PT Utomocorp, Denny Utomo, Italjet Dragster ini merupakan kendaraan roda dua yang diciptakan bagi mereka yang menginginkan sepeda motor yang berbeda dari yang lain, desain yang agresif dengan lekukan yang unik dan berteknologi tinggi.

Italjet Dragster
Italjet Dragster

“Italjet Dragster adalah sebuah inovasi, ambisi dan passion. Merupakan Urban Superbike yang mencerminkan filosofi Italjet untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi, inovatif dan terdepan. Kami bangga dapat menghadirkan Dragster di Indonesia,” ungkap Denny saat di IIMS Hybrid 2021.

Disebutkan, Italjet Dragster generasi pertama sebenarnya diluncurkan pada tahun 1995. Sosok motor berjenis skuter ini memiliki kelebihan berupa distribusi bobot yang tepat, serta penggunaan komponen-komponennya mengutamakan pengendalian yang hebat, dan performa tinggi.

Nah, OLXer mau tahu lebih lengkap fakta-fakta menarik dari Italjet Dragster, berikut ulasannya:

Pertama, Italjet Dragster menggunakan rangka trellis yang digabungkan dengan plat alumunium serta penggunaan Independent Steering System (I.S.S) yang terdapat pada motor balap dengan Single-arm forged aluminium yang kokoh dan mengutamakan keselamatan serta kenyamanan.

I.S.S yang telah dipatenkan oleh tim Research & Development Italjet, memisahkan kinerja pengendalian dengan pergerakan suspense, sehingga dapat mengurangi getaran roda yang tersalurkan ke stang Dragster.

Italjet Dragster
Italjet Dragster​​​​​

Selain itu, I.S.S. digabungkan dengan shock absorber hidrolik BITUBO, menghasilkan performa pengereman yang baik sehingga bagian depan dari Dragster tetap stabil. Ketika melakukan pengereman, distribusi bobot Dragster selalu terjaga sehingga menghasilkan performa pengereman yang baik.

Kedua, layaknya dragster sejati, Italjet Dragster memiliki ukuran roda yang berbeda dengan ban Pirelli Angel 120/70 berukuran 12 inch untuk roda depan, 140/60 berukuran 13 inch untuk roda belakang.

Ketiga, tangki bensin Italjet Dragster memiliki kapasitas 7 liter dan ditempatkan dekat footrest untuk distribusi bobot optimal dan merendahkan titik gravitasi.

Keempat, Hydraulic disc brake dengan kaliper Brembo menjamin pengendaraan serta pengereman optimal. Control block dan hand grip menambahkan kesan sporty dan eksklusif.

Kelima, lampu LED khas superbike yang didesain khusus untuk Dragster, radiator ganda, fascia depan yang aerodinamis, adalah sebagian dari fitur-fitur yang terdapat pada Dragster.

Italjet Dragster
Italjet Dragster

Keenam, mesin 4-langkah 200cc dengan sistem injeksi Magneti Marelli, 4 katup, DOHC liquid cooled. Dirancang untuk performa tinggi yang menghasilkan 20 horsepower.

Keenam, Italjet Dragster Limited Edition ini dibanderol harga Rp 145 juta, on the road. Sedangkan Italjet Dragster non Limited Edition dijual dengan harga Rp 137 juta, on the road.

“Italjet Dragster akan diproduksi sebanyak 499 unit dan dipasarkan di 19 negara. Khusus untuk Indonesia, kami memiliki alokasi sebanyak 40 unit Italjet Dragster yang sudah siap untuk dipesan,” tutup Denny.

 

Alasan Oli Mobil Wajib Diganti Secara Berkala, Meski Tak Dipakai Mudik

0

Pemerintah kembali mengambil langkah tegas untuk melarang masyarakat mudik lebaran 2021. Bahkan pengetatan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dilakukan selama dua pekan sebelum dan sepekan setelah masa peniadaan mudik, yakni 22 April-5 Mei 2021 dan 18-24 Mei 2021.

Diketahui, pengetatan perjalanan saat musim mudik lebaran dilakukan pemerintah guna mencegah penyebaran virus corona yang kerap mengalami peningkatan usai musim liburan.

Tentu saja jika mudik batal dilakukan, bukan berarti OLXer ogah melakukan service berkala pada mobilnya. Sebaliknya, service berkala sangat penting, agar tunggangan yang kita kendarai tetap aman dan sehat.

Selain itu, dengan service berkala, kondisi mesin tetap prima, sehingga mobil yang  terawat berpotensi memiliki nilai jual kembali cukup tinggi.

Oia, jika OLXer melakukan service berkala, biasanya ada salah satu hal yang pasti dilakukan di bengkel, yaitu penggantian oli mesin. Nah, jika bicara soal oli mesin, sejatinya bagian ini tetap perlu dilakukan penggantian walaupun mobil dipastikan batal untuk dibawa mudik sehingga lama di garasi. 

Lantas apakah benar mobil yang lama di garasi akan mempengaruhi kualitas oli, sehingga oli menjadi basi?

“Terkait oli, sebenarnya produsen oli belum atau nggak ada (mengeluarkan) statement berapa bulan atau berapa lama oli maksimum memiliki umurnya bisa ditahan di dalam mesin,” ungkap General Manager of After Sales Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Boediarto saat acara video conference beberapa waktu lalu.

Ilustrasi penggantian oli mekanik mitsubishi
Ilustrasi penggantian oli mekanik Mitsubishi.

Jika mobil lama berada di garasi, lanjut Boediarto, cara yang paling ampuh dan harus dilakukan adalah tetap rajin melakukan pengganti oli. Pasalnya, menurut Boediarto oli akan mengendap di bagian bawah mesin, sehingga pelumasan menjadi tidak maksimal. Akibatnya, saat mesin dinyalakan, sejumlah komponen di dalam mesin saling bergesekan dan membuat mesin cepat panas.

“Sebaiknya, mobil itu dipanaskan kalau bisa tiga hari sekali. Kalau nggak bisa seminggu sekali, kalau nggak bisa dua minggu sekali. Kalau udah satu bulan, sebaiknya diperiksa karena oli bisa mengendap dan bagian bagian yang butuh pelumasan tidak dapat pelumasan yang cukup,” jelasnya.

Boediarto juga mengatakan, kalau memang mobil lama di garasi dan OLXer tidak mengetahui cara merawatnya, maka sebaiknya diserahkan langsung ke ahlinya, yaitu mekanik di bengkel resmi. Sebaliknya, jika oli jarang diganti, biasanya endapan akan mengental seperti sludge (lumpur oli) sulit bersirkulasi semana semestinya.

Oli menjadi berkurang, diganti atau hanya ditambah?

Salah satu hal yang sering terjadi pada oli di dalam mesin mobil yaitu volumenya akan berkurang karena menguap dan beberapa faktor lainnya. 

Nah, apabila oli mobil berkurang, apakah oli harus diganti atau hanya sekadar ditambah?

Menanggapi hal tersebut, Boediarto berpendapat, jika benar terjadi seperti yang disebutkan di atas, maka yang perlu diperhatikan adalah memastikannya apakah mobil dipakai setiap hari atau justru nongkrong dalam waktu lama.

“Kalau kurang sebaiknya ditambah olinya. Tapi mesti diingat, apakah mobil sudah stay lama, sudah berhenti atau sehari nginep? Itu perlu ditelusuri lagi, kalau terlalu lama apakah bocor jadi perlu diperiksa kolongnya,” terangnya.

“Perlu dicatat, harus dipastikan oli yang ditambah sama dengan oli yang dipakai di mesin. Kalau diganti oli baru, kalau sudah dipakai sekian ribu kilometer, umur oli yang 10.000 harusnya ganti. Karena tingkat kepekatan akan berubah jadi ada tambahan sedikit,” tambahnya.

Perlu diperhatikan, saat melakukan pengganti oli atau sekadar pengecekan, maka yang harus dilakukan memastikan posisi permukaan mobil yang diparkir aman, karena tapak rata atau tidak miring.

Kemiringan tertentu itu mempengaruhi level oli mesin yang akan dicek. Jika posisi ketinggian volume oli mesin berada di bawah titik minimum, maka disarankan untuk dilakukan penambahan.

Hanya saja tidak bisa sembarang, harus dengan oli yang sama. Wajib diketahui juga jika volume oli mesin mobil itu harus pas, tidak boleh kurang dan juga tidak boleh berlebihan.

“Kalau terlalu penuh dan mobilnya dipakai jalan, tekanan di dalam crankcase (area di kolong piston sampai oil pan) jadi terlalu besar. Dikhawatirkan seal oli malah bocor. Jangan berpikir kalau lebih itu akan membuat mesin lebih awet karena olinya lebih banyak dari maksimum. Justru sebaliknya, seal nya bisa bocor dan lain-lain,” tambah Boediarto.

Perlu dicatat pula, jika mobil terus parkir dalam waktu yang lama sebaiknya tetap melakukan penggantian oli mesin. Sebab, penggantian pelumas mesin ini tidak hanya berdasarkan jarak pemakaian tetapi juga waktu penggunaan yakni maksimal enam bulan sekali harus diganti. Adapun apabila mobil mengalami masalah, karena masalah oli, maka segera panggil bengkel resmi untuk datang ke rumah dan melakukan pengecekan.

 

Di Masa Pandemi, Mobil Toyota yang Dibuat di Indonesia Laris di Luar Negeri

0

Sejumlah mobil Toyota yang ada di Indonesia memang tidak semua diimpor dari Jepang atau Thailand. Sebaliknya, Toyota mempercayai Indonesia untuk membuat mobil-mobil di Tanah Air sehingga dapat dipasarkan secara domestik maupun ekspor ke sejumlah negara.

Ya, mobil-mobil yang diracik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Sunter dan Karawang sejatinya sudah diekspor hingga 80 negara. Bahkan mereka juga akan meningkatkan ekspornya sampai 100 negara hingga 2024 mendatang.

Nah, kebetulan masih suasana pandemic Covid-19 di awal kuartal pertama tahun 2021, ekspor mobil Toyota dalam bentuk Completely Built-Up (CBU) kini sudah menunjukan hasil yang positif, yaitu mencapai 49.200 unit atau naik 2 persen dibandingkan kuartal keempat pada 2020 lalu yang hanya terjual 48.000 unit.

Kinerja ekspor Toyota Indonesia sudah cukup baik, karena sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia, tercatat 50.000 unit pada kuartal pertama 2020 lalu. Dengan catatan ini berdasarkan data Gaikindo, ekspor CBU Toyota berkontribusi sebesar 62 persen terhadap total ekspor otomotif nasional Indonesia.

Menurut, Direktur Corporate Affairs PT TMMIN Bob Azam, apa yang dicapai TMMIN dan pelaku industri otomotif lainnya tidak terlepas dari dampak positif sejumlah kebijakan pemerintah selama masa pandemic, seperti adanya subsidi dan stimulus untuk sektor industri terutama usaha kecil dan menengah di masa survival, serta daya beli masyarakat.

“Kami berharap kondisi ekspor industri otomotif Indonesia tahun ini sudah mulai berangsur-angsur pulih dan setidaknya mencapai 80 persen dari pencapaian ekspor sebelum pandemi Covid-19 melanda,” ungkap Bob dalam keterangannya.  

Nah, OLXer mau tahu mobil Toyota apa saja yang dibuat di Indonesia dan laris di negara orang? Berikut ulasannya.

Beberapa model mobil Toyota yang dibuat di Indonesia terbagi dalam beberapa segmen, seperti Sport Utility Vehicle (SUV), Multi-Purpose Vehicle (MPV), dan Sedan.

Jika melihat perkembangan Toyota Indonesia pada kuartal pertama 2021, model mobil yang banyak diincar konsumen yaitu Rush 11.600 unit, Vios 8.800 unit, dan Fortuner 7.300 unit. Kemudian, ada Kijang Innova, Avanza, Agya, Yaris, Sienta, dan Town Ace/Lite Ace dengan total penjualan mencapai 21.500 unit.

Selain ekspor mobil secara CBU, Toyota Indonesia juga mengirimkan kendaraan terurai atau Complete Knock Down (CKD) hingga 16.750 unit. Juga ada ekspor mesin bensin dan etanol dengan tipe TR dan NR dengan total 32.000 unit dan komponen hingga 25 juta unit.

“Toyota Indonesia akan terus berupaya untuk meningkatkan kinerja ekspor dengan menyediakan kendaraan berkualitas global yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasar, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong ekspor,” ucap Bob.

Ingin tambah tujuan ekspor

Tak puas dengan total ekspor yang saat ini mencapai 80 negara, di usianya yang memasuki 50 tahun, Toyota Indonesia berharap ingin terus berkontribusi bagi masyarakat dan negara tercinta ini melalui perkembangan industri hulu ke hilir, rantai pemasok lokal, hingga Small Medium Enterprise (SME) yang ditopang oleh pengembangan SDM yang mumpuni sejalan dengan filosofi kami “Make People Before Make Product”.

Tidak hanya itu, Toyota Indonesia juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan industri otomotif Indonesia yang berdampak positif bagi ekonomi Indonesia melalui kegiatan ekspor.

Diawali sebagai pengimpor hingga kini kami sudah menjadi basis produksi dan ekspor. Salah satu bukti konkret, adalah lebih dari 80 negara di dunia, merupakan konsumen dari mobil-mobil Toyota buatan Indonesia.

“Kami ingin terus meningkatkan peran penting Toyota Indonesia sebagai salah satu basis produksi dan ekspor bagi Toyota di pasar global. Terlebih dengan rencana Toyota Indonesia untuk memproduksi kendaraan Hybrid EV pada tahun 2022 untuk pasar domestik dan ekspor,” tutup Bob.

 

 

Daftar Harga Bekas Chevrolet Trax Bekas, Desain Masih Keren

0

General Motors melalui brand otomotifnya Chevrolet memang tak lagi ada di Indonesia sejak 2020 lalu. Kabarnya, alasan merek mobil asal Amerika Serikat ini kurang beruntung dalam menjalankan bisnisnya di pasar otomotif nasional.

Ya, penjualan mobil Chevrolet masih kalah jauh dari merek-merek mobil asal Jepang. Skala penjualan Chevrolet tidak mencukupi yang telah ditargetkan.

Hanya saja, meski penjualan Chevrolet tergolong tidak banyak, namun dari segi produk, mobil-mobil yang diproduksi Chevrolet sudah tak perlu lagi diragukan kualitas dan kehandalannya.

Nah, salah satu produk Chevrolet yang sejatinya cukup baik yaitu Trax. Mobil ini diluncurkan di Indonesia pada Desember 2015 di area Sentul International Sirkuit, Bogor, Jawa Barat.

Sejatinya, Chevrolet Trax ini merupakan wujud dari SUV ( Sport Utility Vehicle ) kompak, yang menjadi penantang dari Nissan Juke, Toyota Rush, Daihatsu Terios, Ford Ecosport, dan Honda HR-V.

Chevrolet Trax dengan wajah baru hadir pada 2017. Penyegaran dilakukan pada bagian eksterior yang lebih modern serta interior terbilang lebih signifikan perubahannya.

Tidak hanya itu, fitur-fitur pada Chevrolet Trax juga mengalami penambahan sehingga jadi lebih komplit dan kekinian.

Sementara untuk jantung pacu, mobil ini mengusung mesin 1.400cc plus turbocharger yang mampu menghasilkan daya 140 tenaga kuda dan torsi 200 Nm. Tenaga ini disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis enam percepatan.

Kalau OLXer memang menginginkan Chevrolet Trax, sudah dipastikan tidak akan ada model baru karena saat ini agen pemegang merek Chevrolet sudah tidak ada lagi di Indonesia. Hanya saja, untuk perawatan dan suku cadang, Chevrolet memastikan segala purna jual tetap menyediakannya. Jadi OLXer tak perlu terlalu khawatir.

Nah, jika OLXer mencari dengan status bekas, sudah pasti barangnya masih ada. Seperti yang ditawarkan di situs jual beli online OLX.co.id.

Di situs ini, Chevrolet Trax bekas dari tahun produksi 2016, 2017, 2018 dan 2019 tersedia dengan berbagai harga, seperti di bawah ini:

Chevrolet Trax 2016 dijual Rp 136-190 juta

Chevrolet Trax 2017 dijual Rp 160-220 juta

Chevrolet Trax 2018 dijual Rp 170 -225 juta

Chevrolet Trax 2019 dijual RP 190-235 juta.

Perlu dicatat, jika OLXer memang berniat membeli mobil Chevrolet Trax bekas maka jangan heran, meski ada satu merek dan jenis model, varian serta tahun produksinya sama, namun soal urusan harga bisa berbeda-beda. Bahkan ada juga tahun produksinya lebih muda tapi harganya justru lebih rendah.

Sebab, untuk menentukan harga sebuah mobil bekas memang ‘gelap’, bisa tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi mobil, jarak tempuh, kelengkapan surat-suratnya, serta lokasi si penjual.

Belum lagi harga mobil bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, serta pajak dibayar tepat waktu. Apabila OLXer memang ingin mencari Chevrolet Trax bekas tidak ada salahnya melakukan cek dan ricek, termasuk membawa orang ahli untuk melakukan pemeriksaan.

Oia, jika diperbolehkan melakukan test drive, maka manfaatkan untuk mengetahui apakah mobil bekas tersebut yang OLXer idamkan terasa ada yang bermasalah atau tidak.

Mau lebih lengkap daftar harga Chevrolet Trax bekas, bisa lihat di sini.

 

 

DFSK Gelora E, Sahabat Baru Pengusaha yang Hemat dan Ramah Lingkungan

0

Hemat menjadi salah satu hal yang terbersit jika berbicara mobil listrik. Pun demikian kalau membahas soal usaha. Pastinya pengusaha ingin bisa berhemat dari sisi pengeluaran namun tetap mendapatkan keuntungan besar. 

Prinsip hemat inilah yang membuat pengusaha harus pintar-pintar mengelola keuangannya agar tak buntung di tengah jalan. Memilih kendaraan salah satunya. Bagi pengusaha, memilih kendaraan tak bisa asal. Ada pertimbangan tertentu utamanya terkait dengan ongkos bensin. 

Di sinilah mobil listrik memainkan perannya. Dengan menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan operasional, pengusaha bisa menghemat pengeluaran. Setidaknya hal itu melatarbelakangi kehadiran mobil listrik komersial perdana di Indonesia yaitu DFSK Gelora E.

Sebagai gambaran, DFSK Gelora E mampu menjelajah hingga 300 km dalam satu kali pengecasan. Bila tarif listrik per kWh Rp 1.000, maka pengemudi hanya perlu merogoh Rp 42.000 sesuai dengan kapasitas baterai Gelora E sebesar 42 kWh. 

Artinya, untuk menempuh jarak hingga 300 km pengusaha hanya perlu mengeluarkan Rp 42.000 sebagai pengganti ongkos bensin. Bila dibandingkan dengan mobil komersial berbahan bakar bensin biasa, ini tentu lebih hemat. 

Misalnya saja mobil komersial memiliki catatan konsumsi bahan bakar 1:15. Artinya untuk menempuh jarak 300 km dibutuhkan 20 liter bensin. Bila bahan bakar yang digunakan jenis RON 90 per liter harganya Rp 7.650, maka jika dikalikan 20 liter, budget yang harus dikeluarkan mencapai Rp 153.000. 

Bisa dilihat perbedaannya memang cukup signifikan. Sebab, biaya sebesar Rp 153.000 OLXer sudah pasti bisa bolak balik dengan mengendarai mobil listrik hingga sejauh 900 km.

“DFSK Gelora E mampu menghemat biaya energi menjadi sekitar Rp 200 per kilometer. Sehingga konsumen DFSK Gelora E akan mendapatkan biaya operasional yang lebih rendah, mencapai 1/3 dibandingkan dengan kendaraan komersial konvensional,” ujar Sales & Marketing Director PT. Sokonindo Automobile Rifin Tanuwijaya belum lama ini. 

Para pengusaha tak perlu khawatir soal pengisian ulang baterainya. DFSK Gelora E ini sudah didukung sistem pengisian fast charging yang mampu mengisi daya dari 0-100 persen hanya dengan waktu 2,5 jam. Sementara untuk pengisian normal tanpa fast charging dapat dilakukan di rumah dengan rata-rata 220V 16A. 

“Minimal daya listrik di rumah yakni 3.500 kWh,” jelas Wahyu Handaya selaku Training Manager PT. Sokonindo Automobile.

OLXer juga tak perlu khawatir soal baterainya. Baterai DFSK Gelora E sudah berstandar internasional dengan nilai 67. Namun demikian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan konsumen disarankan untuk tidak memaksa menerjang banjir. 

Hemat bukan satu-satunya keunggulan utama yang ditawarkan DFSK Gelora E. Pengusaha juga bisa turut aktif berperan menjaga lingkungan dengan menggunakan kendaraan listrik. Ini sejalan dengan komitmen Presiden Joko Widodo pada Conference of The Parties (COP) ke-21 untuk menurunkan kadar emisi sebesar 29 persen pada 2030 nanti. 

“DFSK akan berperan aktif dalam perlindungan lingkungan dan mendorong roda perekonomian negara melalui kendaraan yang kami produksi. Kami juga mengapresiasi berbagai peraturan dan kemudahan yang ditawarkan oleh pemerintah sehingga kami melihat ini adalah momen yang tepat untuk memasarkan DFSK Gelora E,” ucap Alexander. 

Dimensi

Tinggi 1960 mm
Panjang 4500 mm
Lebar 1680 mm
Jarak sumbu roda 3050 mm

Mesin

Isi silinder 1498 cc
Konfigurasi mesin

DK15-06, DOHC, Dual VVT

Tipe drive

Rear Wheel Drive (RWD)

Tenaga

107 HP @ 6.000 rpm

Torsi

140 Nm @ 3.200-4.000 rpm

Kapasitas Tangki Bahan Bakar 55
Jenis bahan bakar Bensin
Jumlah silinder 4
Konfigurasi Transmisi Manual 5-speed

Kaki-kaki

 

Rem Depan Disc
Rem Belakang Drum/tromol
Suspensi depan

McPherson Independent

Suspensi belakang

5 Leaf Spring, Non Independent Suspension dengan Stabilizer

Ukuran ban 185/80
Material velg

14-inch Steel wheels

 

Sama-sama Sporty, Apa Perbedaan Toyota GR Yaris dan Versi TRD Sportivo

0

Toyota GR Yaris sudah dipastikan masuk pasar otomotif nasional. Mobil hatchback bergaya sport rancangan Gazoo Racing akan dijual di Indonesia dengan jumlah terbatas, yaitu hanya 126 unit.

Nah, meski orang Indonesia rata-rata belum melihat wujud nya langsung Toyota GR Yaris, namun menurut Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) antusias pada mobil yang pertama kali diluncurkan di Jepang ini sangat luar biasa.

“Sejak resmi buka booking di bulan Maret kemarin, hari ini kita tutup pemesanannya. Jujur lebih dari 470 customer yang melakukan booking dan ini lebih tinggi dari alokasi suplai yang kita dapatkan. Makasih respon baik tapi minta maaf, karena alokasi suplai terbatas,” ungkap Anton saat video conference bersama awak media beberapa waktu lalu.

Anton juga mengatakan, saat ini Toyota akan mempersiapkan waktu peluncurannya untuk pasar Indonesia dan setelah itu akan segera dilakukan pengiriman sampai ke customer.

Sekadar informasi, kalau Toyota GR Yaris ini sangat berbeda dengan Yaris pada umumnya yang kita dapat temui di dealer-dealer maupun jalan raya, mulai dari desain, spesifikasi mesin, hingga harga. Termasuk tipe Yaris TRD Sportivo yang diklaim jadi varian tertinggi dan lebih sport dari tipe Yaris lainnya.

Nah, OLXer mau tahu apa saja perbedaan Toyota GR Yaris dengan Yaris TRD Sportivo, berikut ulasannya:

Dimensi

Secara dimensi Toyota GR Yaris ini memiliki panjang 3.995 mm, lebar 1.805 mm, dan tinggi 1.460 mm, Wheelbase 2.558 mm dan bobotnya 1.280 kg Sedangkan untuk Toyota Yaris TRD Sportivo sudah memiliki panjang 4.145 mm, lebar 1.730 mm, tinggi 1.500 mm, wheelbasenya mencapai 2.550 mm. Sementara ground clearance-nya 124 mm dan radius putarnya 5,31 m.

Oia, selain dimension, jumlah pintu Toyota GR Yaris hanya memiliki dua pintu seperti mobil sport pada umumnya. Sedangkan Toyota Yaris TRD Sportivo ada empat pintu.

Toyota GR Yaris juga sudah mengadopsi platform TNGA (Toyota New Global Architecture) untuk mobil kompak, dan menampilkan desain bodi yang ringan dan rigid, dengan pusat gravitasi rendah.

TGR membangun GR Yaris dari awal untuk mencapai desain dengan kekakuan tinggi, keseimbangan yang begitu pas, serta mengoptimalkan geometri suspensi depan dan belakang.

Selain menggunakan bahan aluminium untuk kap mesin, bagasi, dan panel pintu, ia dilengkapi juga dengan panel atap plastik yang diperkuat serat karbon yang dibentuk menggunakan metode compound moulding

Kaki-Kaki

Untuk kenyamanan memang Toyota GR Yaris dan Yaris TRD Sportivo mengusung suspensi depan Macpherson Strut ditambah dan remnya dilengkapi dengan Ventilated Disc Brake.

Hanya saja, untuk ukuran velgnya Toyota GR Yaris menggunakan bahan alloy dengan ukuran 18 inch, dilapisi ban 225/40. Sedangkan untuk Yaris TRD Sportivo terpasang velg alloy berukuran 16 inch dibalut ban 195/50.

Interior

Kabin Toyota GR Yaris memiliki nuansa serba hitam dan memiliki berbagai model sport termasuk lingkar kemudi khas balap. Selain itu, aura mobil balap juga terasa pada pada pedal gas, rem, dan kopling karena dilapisi aluminium.

Sedangkan untuk head unit sudah menggunakan layar sentuh 7 inch dan layar MID TFT berukuran 4,2 inch.

Sementara ruang kabin Yaris versi TRD Sportivo, pada bagian interior bernuansa silver dan dilengkapi fitur hiburan, serta kamera parkir yang modern.

Fitur

Untuk fitur keamanan dan keselamatan, Toyota GR Yaris memiliki lebih lengkap dari fitur yang ada pada Yaris TRD Sportivo seperti Hill Start Assist (HAS), Vehicle Stability Control System (VSC), Anti Lock Braking System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD), serta Brake Assist (BA).

Mesin

Toyota GR Yaris sudah dibenamkan mesin 1.600 cc 3-silinder segaris turbo direct-injection yang mampu melontarkan daya 268 Tk dan torsi 370 Nm.

Tenaga yang dimiliki ini disalurkan ke transmisi manual 6-speed iMT (Intelligent Manual Transmission), memungkinkan penggantian gigi secara sigap dan akurat.

Sementara mesin Yaris TRD Sportivo lebih kecil, yaitu mengusung mesin 2NR-FE berkapasitas 1.496 cc, DOHC, Dual VVT-I, 4 silinder yang mengeluarkan daya 105 Tk dan torsi 140 Nm.

Dengan tenaga tersebut bisa disalurkan ke transmisi manual tujuh percepatan dan automatic tujuh percepatan

Harga

Menyoal harga, Toyota GR Yaris akan menyesuaikan dengan Permendagri Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perhitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. dimana Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Yaris GR ada di kisaran angka Rp450 juta. Akan tetapi itu belum termasuk pajak.

Namun disebutkan harga Toyota GR Yaris ini dibanderol sekitar Rp 800 jutaan. Sedangkan untuk harga Yaris TRD Sportivo dijual mulai dari Rp 268 juta sampai Rp 284 juta.

 

Banyak Dapat PPnBM, Ribuan Mobil Toyota Laris Diborong di IIMS Hybrid 2021

0

Ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 telah berakhir. Meski masih pandemic dan sempat diragukan banyak orang, namun pameran otomotif yang berlangsung selama 11 hari atau 15-25 April 2021 nyatanya tetap mampu menarik sejumlah konsumen.

Hal ini juga dirasakan merek mobil Toyota, yang ternyata mampu membukukan total surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 1.012 unit,  dimana pemesanan secara offline mencapai 58 persen dan sisanya secara online 42 persen.

Menurut President Director PT Toyota Astra Motor Susumu Matsuda dengan digelarnya IIMS Hybrid yang menggabungkan konsep offline dan online, diharapkan tidak hanya melayani kebutuhan mobilitas masyarakat, namun juga ikut membantu roda perekonomian Indonesia dari sisi industri otomotif dan value chain.

“Kami bersyukur di tengah kondisi yang challenging seperti saat ini, partisipasi Toyota di IIMS 2021 dapat berjalan dengan baik. Partisipasi di IIMS kali ini dilakukan dengan pendekatan secara hybrid,” ungkap Matsuda dalam keterangan resmi.

Toyota di IIMS Hybrid 2021
Booth Toyota di IIMS Hybrid 2021

Gelaran IIMS Hybrid 2021 ini juga memang sangat bertepatan dengan adanya kebijakan pemerintah yang membebaskan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mobil selama tiga bulan, yakni pada Maret hingga Mei 2021.

Adapun mobil yang mendapat pembebasan pajak ini salah satu syaratnya adalah jumlah penggunaan komponen yang berasal dari hasil produksi dalam negeri paling sedikit 70 persen, baik untuk mobil bermesin 1.5 liter dan 2.5 liter.

Nah, kebetulan Toyota jadi merek mobil yang banyak memenuhi syarat tersebut. Alhasil, sejumlah mobil Toyota menjadi rebutan dan banyak dipesan konsumen.

Beberapa mobil Toyota yang menjadi banyak di pesan selama 15-25 April 2021 lalu diantaranya Kijang Innova berhasil menjadi kontributor utama dengan catatan SPK sebesar 25,4 persen, kemudian Avanza mencapai 22,6 persen, Rush sebesar 14,7 persen, dan Fortuner sebesar 13 persen.

Serta sisanya berasal dari berbagai model dari semua segmen baik sedan, hatchback, MPV, SUV, maupun commercial vehicle.

Oia, dalam ajang IIMS Hybrid 2021, Toyota  menyiapkan tiga line up kendaraan elektrifikasi Toyota, baik yang menggunakan teknologi Battery Electric Vehicle (BEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Secara total, terdapat 30 unit kendaraan elektrifikasi Toyota yang dapat digunakan oleh masyarakat yang terdiri dari 20 unit Toyota COMS (BEV), 5 unit Toyota C+Pod (BEV), dan 5 unit Toyota Prius PHEV seperti C-HR HEV, Corolla Cross HEV, Corolla HEV dan Camry HEV, serta Toyota Prius.

 

Kenali 8 Istilah Sebelum Membeli Mobil Baru dan Bekas

0

OLXer yang hendak ingin membeli sebuah mobil baru atau bekas, sebaiknya mencari berbagai informasi dari sejumlah sumber. Jangan sampai menyesal di kemudian hari. 

Namun OLXer juga bisa sehari sebelum pergi ke dealer, untuk mendapatkan brosur sebagai bahan referensi dalam memilih mobil. Apakah spesifikasinya sesuai dengan barang yang dicari.

Selain brosur, daftar harga juga sangat penting. Karena dalam tersebut seringkali memuat informasi mengenai berapa uang yang perlu dikeluarkan. Apakah bisa kredit atau harus cash. 

Sebagai calon pembeli, terkadang pihak sales akan meminta izin apakah bisa meminta nomor telepon pembeli. Tentu saja OLXer boleh saja memberikannya, namun jika tidak berkenan boleh menolaknya dengan cara yang sopan agar tidak menyinggung.

Selain itu, OLXer juga sebaiknya perlu tahu beberapa istilah yang kerap dikeluarkan dari sales saat membeli mobil agar selain terhindar dari tipu-tipu, maka istilah ini bisa menambah pengetahuan sebelum resmi membeli.

Nah, dilansir catchadeal.id ada beberapa Istilah jual-beli mobil yang perlu dipahami. Berikut istilahnya:

1. Off The Road dan OTR

Istilah off the road dan on the road sepertinya sudah tidak asing di dunia jual beli mobil. Istilah tersebut biasanya ditulis pada brosur yang ditawarkan oleh sales baik di pameran maupun di dealer. Selain itu terdapat pula keterangan mengenai tipe, spesifikasi dan harga kendaraan.

Off the road sekilas terlihat lebih murah, karena kondisi mobil itu belum memiliki surat STNK dan BPKB. Fitur yang dimiliki pun juga lebih rendah. Sedangkan OTR (on the road) terlihat lebih mahal lantaran kendaraan itu sudah dilengkapi dengan dokumen yang pengurusannya juga pasti memerlukan biaya.

2. Uang Tanda Jadi

Setelah bertransaksi dan terjadi kesepakatan harga, Sales pasti akan meminta client tersebut untuk memberikan uang sebagai tanda jadi. Ini diperuntukkan sebagai bukti bahwa OLXer serius untuk membeli kendaraan yang telah disepakati sebelumnya.

Uang tunai tersebut diserahkan di lokasi itu langsung saat sudah deal. Sales akan memberikan pilihan kepada pembeli untuk menyerahkan secara langsung atau transfer. Jika hal itu sudah dilakukan maka pembeli bisa mendapatkan Surat Pemilik Kendaraan.

3. Surat Pembelian Kendaraan atau SPK

Setelah membayar uang tanda jadi, pembeli bakal mendapatkan Surat Pembelian Kendaraan. Isi dari SPK tersebut adalah identitas Anda sebagai pemilik mobil. Informasi tersebut nantinya akan digunakan sebagai keperluan mengurus STNK dan BPKB.

Tidak hanya berisi identitas sebagai pemilik kendaraan, SPK juga berisi informasi tentang spesifikasi dari mobil yang akan dibeli. Dokumen ini juga dijadikan sebagai tanda bukti untuk melakukan pembayaran selanjutnya dan saat roda empat diserahterimakan.

4. Uang Muka (DP)

Bagi sebagian orang awam, banyak yang mengira jika uang muka sama seperti tanda jadi. Padahal kedua istilah itu sangat beda. Sehingga kadang mereka bakal bingung karena merasa sudah memberikan uang.

DP adalah uang yang diberikan saat Anda membeli kendaraan secara kredit. Uang muka yang harus dibayar tergantung dari kesepakatan yang telah disetujui sebelumnya. Biasanya sekitar 20 persen sampai 30 persen dari total harga roda empat tersebut dan harus diberikan penuh di awal.

Kalau bicara soal beli mobil secara kredit, platform online yang satu ini akan memudahkan kalian untuk menentukan skema kredit yang sesuai dengan keinginan serta kemampuan kita.

Catchadeal merupakan situs yang wajib dikunjungi bagi Anda yang masih awam terkait urusan beli mobil secara kredit. Karena di situs ini ada berbagai macam skema kredit dari masing-masing leasing dengan keunggulan serta bunga yang ditawarkan.

5. Asuransi TLO, All Risk, dan Kombinasi

Tips jual beli selanjutnya yakni harus memiliki pengetahuan tentang hal yang berkaitan dengan asuransi. Pertanggungan itu biasanya ditawarkan pihak sales untuk memberikan jaminan terhadap kondisi kendaraan yang dibeli.

Pertama TLO (totall loss only) memberikan jaminan total pada mobil yang dibeli akibat kecelakaan dengan kerusakan 70 persen maupun pencurian. Selanjutnya all risk yang memberikan perlindungan untuk semua jenis kerusakan. Ketiga yaitu kombinasi dari kedua asuransi.

6. Inden

Saat Anda pergi ke pameran mobil maupun showroom, ada beberapa kendaraan yang ternyata harus inden. Artinya armada tersebut masih belum ada di dealer dan harus menunggu barang datang dari pabrik terlebih dahulu.

Tapi jangan terburu senang dahulu, stok yang sudah tersedia di toko belum tentu anda bisa mendapatkan barang tersebut. Apabila statusnya high demand, mobil tersebut akan habis terjual dahulu. Maka dari itu pihak sales sering menyarankan untuk memesan sebelumnya.

7. Booking Fee

Tips beli mobil selanjutnya yaitu booking fee. Namun banyak orang yang masih mengira kalau istilah itu sama dengan tanda jadi. Meski keduanya memiliki tujuan yang hampir sama. Tapi DP merupakan biaya saat sudah pasti membeli kendaraan yang sudah ada. Namun, kalau uang pesan barang masih inden.

Sebagai pembeli Anda juga berhak untuk mendapatkan informasi secara detail mengenai spesifikasi hingga pembayarannya. Jangan lupa tanyakan apakah uang booking itu bisa diminta kembali jika tidak jadi mengambil barang tersebut.

8. ADDM (Angsuran Dibayar di Depan) dan ADDB (angsuran dibayar di belakang)

Saat membeli kendaraan pasti ada dua pilihan, yakni secara kredit dan tunai. Angsuran ini dibayar saat pembayaran dilakukan dengan cara mencicil. Selain DP dan biaya lain, pembeli juga harus memberikan angsuran pertama yang dikenal dengan angsuran bayar di mua (ADDM).

Tapi tenang saja, tidak semua showroom memberikan kebijakan tersebut. Ada juga yang memberikan pilihan untuk dibayar belakang (ADDB). Hal itu bertujuan untuk meringankan customer saat membeli mobil secara kredit.

 

10 Cara Aman Mengendarai Sepeda Motor Bersama Anak

0

Sepeda motor jadi alat transportasi favorit di Indonesia. Bahkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), populasi sepeda motor yang dijadikan alat transportasi mencapai 84 persen dari jumlah kendaraan bermotor di Indonesia.

Bahkan menurut Manager Public Relation, YRA, & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Antonius Widiantoro, sepeda motor menjadi pilihan praktis mayoritas masyarakat Indonesia untuk berkendara bersama keluarga.

“Maka pemahaman dalam berkendara perlu menjadi perhatian utama, apalagi saat berkendara bersama anak, yang tentunya butuh persiapan dan perencanaan,” ungkap Antonius dalam keterangan tertulis, Selasa (27/4/2021)

Nah, OLXer yang selama ini merasa sering bepergian membawa anak, setidaknya perhatikan beberapa tips dari Yamaha Riding Academy (YRA) agar tetap aman berkendara sepeda motor:

1.  Gunakan perlengkapan berkendara untuk anak

Perlengkapan berkendara disesuaikan dengan ukuran anak, seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu

2.  Posisikan anak tepat di belakang pengendara

Disarankan posisi anak berada tepat di belakang pengendara dan hindari posisi anak di depan pengendara karena dapat mengganggu konsentrasi berkendara, selain itu agar anak terhindar dari angin dan debu.

3.  Pastikan anak siap dibonceng

Pastikan postur tubuh dan umur anak siap untuk dibonceng. Jika postur tubuh anak masih terlalu kecil dan tidak siap, sebaiknya tidak berkendara berdua dengan anak dan lebih disarankan untuk naik kendaraan umum maupun roda empat.

4.  Pastikan pegangan anak sudah kuat

Pastikan pegangan tangan anak sudah kuat. Jika anak belum bisa berpegangan dengan kuat, bisa gunakan alat pengikat tambahan dengan bahan yang aman dan nyaman agar tidak mudah terjatuh.

5.  Pastikan posisi kaki anak saat berkendara

Saat dibonceng, beri penjelasan kepada anak agar kaki anak tidak terbuka lebar (mengangkang) agar terhindar dari bahaya tabrakan atau terbentur oleh kendaraan lain

6.  Atur kecepatan pengendara

Jaga kecepatan aman saat berkendara dan lakukan akselerasi serta pengereman secara halus agar anak tidak mudah bergerak. Disarankan berkendara dengan gaya eco riding yang dapat dipantau melalui eco indicator, selain laju motor lebih stabil juga membuat konsumsi bahan bakar lebih irit.

7.  Pastikan kondisi anak

Pastikan anak dalam kondisi prima. Jika anak mengantuk sebaiknya berhenti dahulu karena ini akan membuat keseimbangan berkendara berkurang

8.  Atur waktu, kondisi, dan jarak berkendara bersama anak

Usahakan waktu tempuh tidak terlalu lama untuk mencegah kelelahan pada anak. Gunakan jalur alternatif jika jalur utama ramai atau macet agar waktu tempuh semakin cepat

9.  Selalu patuhi peraturan lalu lintas saat berkendara bersama anak

Selain untuk keselamatan, kebiasaan mematuhi lalu lintas secara tidak langsung akan mengajarkan kedisiplinan pada anak sedini mungkin.

10.  Gunakan sepeda motor yang ramah untuk anak

Untuk berkendara bersama keluarga gunakan sepeda motor yang ramah untuk anak, motor dari keluarga generasi 125, khususnya Yamaha GEAR 125 dapat menjadi salah satu pilihan ideal saat berkendara bersama anak.