Rabu, Oktober 28, 2026
Beranda blog Halaman 1295

Kecelakaan Karena Pengemudi Ugal-Ugalan Harus Kena Pasal dan Sanksi Berat

0

Kecelakaan akibat mengemudi ugal-ugalan hingga melebihi batas kecepatan maksimal sering kali terjadi di jalan raya. Padahal, mengemudi yang tak tahu aturan itu tidak hanya membahayakan dirinya sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

Menurut pengamat transportasi, Budiyanto, kecelakaan bisa dapat dihindari apabila setiap pengguna jalan paham dan melaksanakan tata cara berlalu lintas yang benar, dan menyadari  resikonya apabila sengaja dilanggar.

Dia mencontohkan, di wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga, seperti Tangerang, Bekasi, Depok dan Bogor, diperkirakan setidaknya antara 5.000-6.000 kasus kecelakaan per tahun.

“Mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara ugal-ugalan, tidak wajar dan melebih batas kecepatan maksimal merupakan pelanggaran lalu lintas dan berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Hasil analisa dan evaluasi bahwa setiap kejadian kecelakaan lalu lintas sudah dipastikan diawali dengan pelanggaran lalu lintas,” ungkap Budiyanto.

Budi yang juga merupakan mantan Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya mengatakan, sejatinya upaya dan langkah aparat sudah dilaksanakan dengan berbagai macam tindakan untuk mengurangi kecelakaan, mulai dari langkah preemtif, preventif hingga penegakan hukum.

Lebih lanjut Budi mengatakan, langkah penegakan hukum sebagai langkah terakhir yang cukup efektif untuk memberikan efek jera kepada para pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas dan angkutan Jalan.

“Namun fakta yang terjadi, bahwa langkah penegakan hukum yang disertai dengan kegiatan imbangan berjalan secara paralel belum mampu membangun kesadaran berdisiplin berlalu lintas secara maksimal,” jelasnya.

Sebaliknya, kata Budi, pasal-pasal normatif yang selama ini dikenakan terhadap pelanggar lalu lintas, perlu dievaluasi dan diharapkan setiap petugas mampu dan berani mengambil terobosan untuk menerapkan pasal dengan sanksi tegas dan berat.

Dalam Undang-Undang No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Pasal 18 bahwa setiap anggota Kepolisian dapat melakukan tindakan menurut penilaian sendiri atau istilah yg sudah sering didengar oleh masyarakat adalah tindakan diskresi Kepolisian.

Adapun pelanggaran karena mengemudi tidak wajar, ugal-ugalan dan melebihi batas kecepatan pada umumnya dikenakan Pasal 287 ayat (5) dengan ketentuan pidana dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak  lima ratus ribu rupiah.

Budi juga mengatakan, tindakan diskresi dengan interprestasi dapat melakukan tindakan menurut penilaian sendiri dilapangan, pelanggaran mengemudikan kendaraan dengan tidak wajar, ugal- ugalan dan melebihi batas kecepatan berpotensi membahayakan keselamatan  nyawa dan barang.

Hanya saja, lanjut Budi, pada awal 2020 setiap petugas berani mengambil terobosan memberikan  tindakan sanksi yang tegas dengan menerapkan pasal 311 ayat (1) Undang – Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang LLAJ, berbunyi :

‘Setiap orang yang dengan sengaja mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang dipidana dengan pidana Penjara paling lama satu  tahun atau denda paling banyak Rp 3 juta.’

“Dengan penerapan pasal dan sanksi yang berat, diharapkan mampu membangun Shocktherapy atau daya tangkal. Pengemudi berpikir dua kali untuk melakukan pelanggaran tsb.Semangat yg sama diharapkan tertanam dlm aparat penegak hukum yang memiliki otoritas Criminal Justice System,” tutupnya.

 

Ini Dia Wanita Pertama yang Mengendarai Mobil Jarak Jauh

0

Dunia otomotif kerap identik dengan pria. Apalagi mereka yang doyan bepergian jarak jauh mengendarai mobil, para pria paling menyukai hal tersebut.

Namun bertepatan dengan International Women’s Day  yang jatuh pada 8 Maret 2021, OLXer harus tahu bahwa dari dulu kemampuan seorang wanita tak perlu diragukan lagi. Bahkan bisa menjadi sebuah kunci kesuksesan. 

Setidaknya, orang yang pertama kali mengemudi mobil otomatis jarak jauh adalah seorang wanita bernama, Bertha Benz.

Ya, sejatinya Bertha Benz merupakan istri dari Karl Benz yang tak lain pencipta merek mobil asal Jerman, Mercedes-Benz. Hanya saja, perjalanan Bertha mengendarai mobil sejauh 105 km pada tahun 1888 itu disebut-sebut dilakukan tanpa sepengetahuan sang suami.

Bertha Benz
Bertha Benz saat berusia 18 tahun. (Wikipedia)

Sebaliknya, perjalanan Bertha menunggangi Benz Patent-Motorwagen dari Mannheim sampai Pforzheim dengan tujuan rumah sang ibu, hanya ditemani kedua anaknya, yaitu Richard berusia 13 tahun dan Eugen 15 tahun.

Meski perjalanan tersebut bisa disebut tergolong cukup pendek, namun tidak bisa disamakan seperti saat ini. Hal ini karena sudah pasti kondisi jalanan belum semulus sekarang. Akan tetapi perlu diketahui, salah satu apotek di Wiesloch pun kini dijadikan sebagai SPBU pertama di dunia.

“Selain pengendaraan, semangat Bertha untuk memotivasi suamianya, Karl, adalah untuk memastikan bahan bakar yang tepat pada Bens Patent-Motorwagen Numer 3. Tanpa sengaja, akhirnya ia menjadikan alkohol sebagai bahan bakar yang tepat,” tulis Wikipedia.

Karena hanya bermodal alkohol, Bertha rupanya tak terlalu ambil pusing. Sebab, ketika bahan bakar habis dan terpaksa didorong, wanita kelahiran 1871 itu cukup menghampiri apotek untuk sekedar isi bensin.

Akan tetapi OLXer juga jangan beranggapan perjalanan Bertha dan dua anak lancar jaya. Sebaliknya, mobil mereka sempat mengalami masalah teknis, mulai dari rantai putus, kerusakan ban, saluran bahan bakar mampet, hingga radiator cepat menguap.

Bertha Benz
Ilustrasi Bertha Benz dan anaknya. (mercedes-benz)

Bagi Bertha, dengan perjalanan panjang tersebut menjadi bukti pengujian dan untuk memberikan motivasi untuk mewujudkan visi Karl Benz menjadi kenyataan. Hal ini terbukti, Mercedes-benz jadi salah satu brand otomotif ternama dimana produknya ada di sejumlah wilayah di dunia. 

Kehebatan Benz Patent-Motorwagen

Diketahui pula, mobil Benz Patent-Motorwagen yang dikendarai Bertha, sejatinya sudah dibuat pada 1885 atau tiga tahun sebelum dikendarainya hingga ratusan km.

Untuk jantung pacu,  Benz Patent-Motorwagen  mobil 1 silinder yang mampu memuntahkan daya hanya 2,5 Tenaga kuda. Mobil memiliki 3 roda, 1 di depan dan 2 di belakang dengan kecepatan maksimum 40 km per jam sama.

 

Wah, Ada Lomba Desain Velg Mobil Youtuber Fitra Eri

0

HSR Wheel selaku brand velg asli Indonesia rupanya punya cara unik untuk memanjakan konsumen. Terlebih,  konsumen yang satu ini merupakan Youtuber sekaligus pembalap, Fitra Eri.

Ya, Fitra yang juga merupakan seorang jurnalis berkesempatan mendapatkan velg dari HSR langka khusus mobilnya yang juga jarang dimiliki orang Indonesia, yaitu Mazda Miata.

Menurut Community Manager HSR Wheel Aldhy Rais, alasan HSR Wheel ingin membuatkan velg limited edition khusus Fitra Eri, tak lain karena Mazda Miata yang dimilikinya hanya ada satu di Indonesia.

“Jadi, kita akan buatkan velg yang hanya akan ada 1 desain untuk mobil tersebut. Kami akan buatkan velg khusus untuk mobil Fitra Eri, namun untuk desain kami serahkan kepada tim Fitra Eri,” ungkap Aldhy dalam keterangan tertulis, Senin (8/3/2021).

Unik, velg yang hendak dipasangkan di Mazda Miatanya sang Youtuber ini, terlebih dahulu akan melalui tahapan desain, dan untuk mendesain velg tersebut dikemas dalam bentuk sebuah lomba desain dengan lama waktu perlombaan mulai 8-14 Maret 2021.

Menurut Fitra, kriteria desain velg yang diinginkan yaitu berdesain sporty berbalut elegan, serta diharapkan ada unsur Mature atau Dewasa di dalamnya.

“Saya tidak sabar buat menunggu desain-desain velg yang keren. Terimakasih HSR, semoga HSR maju terus!,” ucap Fitra.

Adapun peserta harus mengikuti persyaratan yang sudah ditetapkan oleh HSR Wheel dan Fitra Eri, yaitu wajib follow Instagram @fitra.eri dan @hsr_wheel.

Selain itu, peserta wajib mengunggah hasil desain di feed instagram masing-masing dengan mencantumkan hastag #HSRuntukMiata dan tag akun instagram HSR Wheel dan Fitra Eri.

Pemenang akan diumumkan melalui akun Instagram HSR Wheel dan Fitra Eri pada 21 Maret 2021. Sementara itu, setidaknya akan dipilih tiga orang pemenang untuk mendapatkan sejumlah hadiah spesial. Hadiah uang tunai mulai dari Rp 3 juta untuk juara ketiga, Rp 5 juta untuk juara kedua dan Rp 10 juta untuk juara pertama.

Juara pertama tentunya akan mendapatkan hadiah eksklusif selain uang tunai tersebut. Desain velg akan diwujudkan secara nyata dan dipasangkan pada Mazda Miata milik Fitra Eri. Kemudian, dibuatkan 1 set velg sesuai desain tersebut versi casting. Terakhir, akan mendapatkan special time Bersama Fitra Eri. Mulai dari Driving Experience dengan Mazda Miata dan makan malam Bersama Fitra Eri.

Sebelumnya, HSR Wheel sebenarnya pernah menghadirkan satu set velg yang didesain khusus untuk pemiliknya, yaitu untuk Akbar Rais sang drifter Nasional. Velg tersebut digunakan untuk ajang balap drifting.

Meski buatan lokal, HSR Wheel telah melewati uji kelayakan produk Standar Nasional Indonesia (SNI), Japan Light Alloy Wheel (JWL) dan Vehicle Inspection Association (VIA).

 

 

Simulasi Harga Mobil Avanza Kredit TDP Tak Sampai Rp 40 Jutaan

0

Toyota Avanza masih menjadi primadona di pasar otomotif nasional. Mobil yang masih segmen Low Multi Purpose Vehicle (MPV) ini disebut sangat cocok dengan karakteristik konsumen di Tanah Air yang menyukai bepergian bersama-sama dalam satu mobil.

Ketangguhan Toyota Avanza ini memang tak perlu diragukan lagi. Menggunakan sistem penggerak roda belakang, Avanza diklaim sangat tangguh terlebih ketika melewati jalur tanjakan.

Di Indonesia, Toyota Avanza dengan kapasitas tujuh orang penumpang memiliki dimensi panjang 4190 mm, lebar 1660 mm, wheelbase 2655 mm, serta ground clearance 200 mm.

Oia, Toyota Avanza juga hadir dalam pilihan mesin bensin 1.3 liter dan 1.5 liter. Hanya saja, untuk pilihan mesin 1.5 liter ditawarkan khusus untuk tipe tertinggi dengan embel-embel Veloz.

Untuk jantung pacu, Toyota Avanza dilengkapi mesin 1.329 cc yang mampu menghasilkan tenaga 95,2 Tk pada 6.000 rpm dan torsi 120 Nm pada 4.200 rpm. Sedangkan mesin Veloz berkubikasi 1.496 cc 4 silinder, yang mampu memuntahkan daya 104 Tk pada 6.000 rpm dan torsi 136.4 Nm pada 4.200 rpm.

Ya, yang membedakan Toyota Avanza standar dan Veloz bukan hanya pada jantung pacu, melainkan ada beragam perbedaan lainnya, khususnya masalah fitur yang dibenamkan. Lihat tabelnya di bawah ini:

Fitur Keselamatan dan Keamanan

Varian / Tipe Mobil

E STD

E

G

Veloz 1.3

Veloz 1.5

M

A

M

A

M

A

M

A

M

A

Anti lock Braking System

Ya

Brake Assist

Tidak

Electronic Brake Distribution

Tidak

Sensor parkir

Ya

Rearview Camera

Tidak

Ya

Airbag system

Dual Srs Airbag

Child safety locks

Ya

Sabuk pengaman depan

Ya

ISOFIX

Ya

Uphill & Downhill Assist Control

Tidak

Vehicle Stability Control System

Tidak

Anti theft system

alarm system

Immobilizer

Ya

                     

Fitur Kenyamanan

Varian / Tipe Mobil

E STD

E

G

Veloz 1.3

Veloz 1.5

M

A

M

A

M

A

M

A

M

A

AC

Ya Digital

Pengaturan posisi setir

Tilt

Power window depan

Ya

Tombol multi fungsi di Stir

Tidak

Ya

Cruise Control

Tidak

Engine start stop button

Tidak

Ya

Front & Rear Defogger

Ya

Ambient Lights

Tidak

Ya

Gearshift paddle

Tidak

Head-up Display

Tidak

Headrest

Ya

Smart entry

Tidak

Ya

Power outlet

Ya

Power steering

Ya

Lampu baca

Ya Halogen

                     

Eksterior

Varian / Tipe Mobil

E STD

E

G

Veloz 1.3

Veloz 1.5

M

A

M

A

M

A

M

A

M

A

Lampu depan

LED

Lampu kabut

Halogen

Kaca spion

Electric mirrors

Electric mirrors with retractable function

Roof rack and rail

Tidak

Rear Defogger

Ya

Lampu Belakang

Halogen

side skirt

Tidak

Ya

                     

Hiburan

Varian / Tipe Mobil

E STD

E

G

Veloz 1.3

Veloz 1.5

M

A

M

A

M

A

M

A

M

A

Audio

Touch screen Head Unit ditambah Radio AM/FM CD Player, USB, Speaker, Audio 2DIN

Audio Steering Wheel

Tidak

Ya

Rear seat entertainment roof monitor

Tidak

Ya

                     

Fitur lainnya

Varian / Tipe Mobil

E STD

E

G

Veloz 1.3

Veloz 1.5

M

A

M

A

M

A

M

A

M

A

Warna Kabin

Dual-tone hitam dan beige

Dual Tone Hitam Jahitan Merah

AC Double Blower

Ya

Bahan tempat duduk

Fabric

Vanity mirror

Ya

Shark Fin

Tidak

Ya

Follow Me Home Light

Tidak

Ya

Stir Dibalut Kulit

Tidak

Ya

                     

Nah, bagi OLXer yang ingin memiliki Toyota Avanza baru dengan cara kredit atau dicicil, sudah sebaiknya perhatikan beberapa hal yaitu pilih tipe sesuai selera dan kebutuhan kemudian pastikan harganya sesuai dengan isi kantong.

Sebagai gambaran atau simulasi kredit, OLXer sebenarnya bisa mencarinya di situs catchadeal.id. Situs ini, merupakan Financing Marketplace atau Marketplace untuk pembiayaan, dimana produk utamanya adalah pembiayaan dengan jaminan Kendaraan Bermotor (Mobil dan Motor), terdiri atas:

–          Pembiayaan atau Kredit Pemilikan Mobil

–          Pembiayaan atau Kredit Pemilikan Motor

–          Kredit Multiguna Mobil, lebih dikenal sebagai Gadai BPKB Mobil atau Gadai Mobil

–          Kredit Multiguna Motor, lebih dikenal sebagai Gadai BPKB Motor atau Gadai Motor

–          Di luar itu Catchadeal.id juga akan segera meluncurkan Kredit Multiguna dengan jaminan Sertifikat Tanah-Bangunan.

Adapun untuk simulasi kredit Toyota Avanza dengan Total Down Payment (TDP) tak sampai Rp 40 juta :

Model Toyota

Harga Pencairan

TDP

Tenor

12

24

36

48

60

Avanza E 1.3 MT

200,200,000

Rp 26 Juta

15,024,000

8,304,000

6,218,000

5,320,000

4,700,000

Avanza E 1.3 AT

211,400,000

Rp 28 juta

15,864,000

8,768,000

6,566,000

5,617,000

4,962,000

Avanza G 1.3 MT

218,050,000

Rp 30 juta

16,363,000

9,043,000

6,772,000

5,793,000

5,118,000

Avanza G 1.3 AT

228,750,000

Rp 32 juta

17,165,000

9,486,000

7,104,000

6,077,000

5,368,000

Avanza G 1.5 MT

230,350,000

Rp 32 juta

17,285,000

9,553,000

7,153,000

6,119,000

5,406,000

Avanza Veloz 1.3 MT

224,750,000

Rp 31 juta

16,865,000

9,321,000

6,980,000

5,971,000

5,275,000

Avanza Veloz 1.3 AT

236,550,000

Rp 33 juta

17,750,000

9,810,000

7,345,000

6,284,000

5,551,000

Avanza Veloz 1.5 MT

236,750,000

Rp33 juta

17,765,000

9,818,000

7,352,000

6,289,000

5,556,000

Avanza Veloz 1.5 AT

248,550,000

Rp 36 juta

18,650,000

10,307,000

7,718,000

6,602,000

5,832,000

*Daftar harga ini masih mengacu pada harga OTR 2020 dan belum mendapatkan keringanan pajak PPnBM 0 persen.

Ingin tahu prihal simulasi kredit mobil lainnya bisa lihat disini.  

 

 

Jangan Panik, Ini yang Perlu Dilakukan Kalau Saldo e-Toll Tidak Cukup

0

Pengendara mobil yang kerap melintasi jalan bebas hambatan atau jalur tol pasti tahu, bahwa pembayaran yang dilakukan di gardu tol tak lagi menggunakan uang tunai atau cash, melainkan uang elektronik atau e-Toll.

Ya, aturan yang sudah ditetapkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak 31 Oktober 2017 ini sengaja diterapkan untuk mengurangi kepadatan kendaraan ketika masuk atau keluar tol lantaran menunggu uang kembalian.

Meski sudah lebih dari tiga tahun penggunaan e-Toll diberlakukan, faktanya masih banyak pengendara mobil justru tak mengetahuinya.

Selain tak punya uang elektronik, namun ternyata masih ada pengendara yang justru kehabisan saldonya dan baru mengetahui saat akan melakukan pembayaran.

Lantas apa yang harus dilakukan jika uang elektronik habis saat akan membayar?

Nah, apabila OLXer mengalami hal tersebut maka jangan lakukan ini sesuai anjuran Jasa Marga seperti diinformasikan dalam @official.jasamarga, yaitu:

1. Panik

Ya, jika OLXer panik tentu saja situasi akan lebih kacau. Belum lagi mobil yang dibelakang langsung membunyikan klakson seolah-olah kita harus bergegas.

2. Pindah gardu

Pindah garud memang tidak dianjurkan, apalagi mobil yang sudah antre di belakang jumlahnya cukup banyak. Hanya saja pindah gardu masih dimungkikan jika memang ada gardu gardu khusus top up.

3. Tidak mengganti kartu uang elektronik

Jika mengganti kartu berbeda saat masuk dan keluar jalan tol, sistem akan menyatakan Asal Gerbang Salah (AGS) kepada pengguna jalan tol. Pengguna jalan akan dianggap putar balik, karena sistem tidak bisa mengetahui dari mana pengguna masuk pada saat menempelkan kartu e-Toll di pintu keluar.

Lebih baik pakai kartu yang sama pada saat masuk meski kurang saldonya, nantinya kekurangannya bisa dibayarkan secara tunai kepada petugas jaga

Sebaliknya, jika saldo e-Toll habis, maka OLXer cukup menekan tombol bantuan, kemudian meminta bantuan petugas.

Nah, setelah itu OLXer hendaklah melakukan top up uang elektronik dengan mobile apps atau sesuai arahan petugas. Setelah top up, tap kartu kembali melanjutkan perjalanan.

Tapi, jika tak ingin mengalami situasi seperti ini dan ingin perjalanan lebih tenang serta lancar, sudah sewajarnya memastikan saldo e-Toll OLXer tercukupi sebelum memasuki jalan tol.

 

Ini Hebatnya Busi NGK G-Power, Performa Lebih Maksimal, Harga Lebih Ekonomis

0

News.OLX.co.id – Saat membahas jenis busi tentu pemilik kendaraan dihadapkan pada banyaknya pilihan jenis-jenis busi yang semua menawarkan berbagai keunggulannya. Ini memang bukan topik yang pantas dikesampingkan, mengingat pentingnya fungsi busi di berbagai model kendaraan, baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat. 

Busi berfungsi untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna pada mesin bensin agar performa kendaraan menjadi lebih baik.

NGK Busi Indonesia merupakan salah satu produsen busi di Tanah Air punya produk unggulan bernama NGK G-Power yang menggunakan material logam mulia jenis platinum di pusat elektroda-nya. 

Jenis platinum ini diklaim bekerja lebih baik dibanding dengan busi berbahan nikel dalam menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna serta lebih maksimal menahan panas hingga 21 persen.

Titik leburnya juga lebih tinggi dari nikel, serta harga lebih murah dibanding iridium.

“Dibandingkan dengan busi berbahan nickel alloy, bahan dari platinum ini punya lifetime lebih lama, lebih rendah emisi, dan yang pasti lebih hemat bahan bakar,” jelas Diko Oktaviano, Technical Support NGK Busi Indonesia beberapa waktu lalu.

“Karena termasuk dalam golongan logam mulia, platinum punya daya tahan terhadap korosi bahkan pada suhu tinggi sekalipun. Bisa mencegah terjadinya proses karbon sehingga kinerja busi semakin maksimal,” lanjut Diko Oktaviano.

Sempat disinggung bahwa material platinum harganya lebih ekonomis dibandingkan bahan iridium. Meski lebih murah, kinerja central electrode yang menggunakan material platinum tidak kalah dengan yang iridium.

Tersedia untuk berbagai jenis dan merek kendaraan, NGK G-Power dipasarkan dengan harga mulai Rp30 ribu sampai Rp50 ribu/pcs. Peruntukan mesin mobil yang membutuhkan 4 buah busi sekali penggantian, pemilik mobil cukup mengeluarkan sekitar Rp200 ribu, jauh lebih irit jika harus menggunakan busi iridium. 

“NGK G-Power memiliki trapezoidal ground electrode di bagian ujungnya, sengaja didesain seperti itu untuk mengurangi efek quenching (hambatan perambatan api) serta meningkatkan area pembentukan energi atau ledakan,” tambahnya.

Selain itu ukuran diameter central electrode-nya juga lebih tipis membuat percikan listrik lebih konsisten, lebih fokus serta stabil. Hasilnya, daya pengapian busi pun lebih meningkat.

Dari seluruh keunggulan yang ditawarkan busi NGK G-Power adalah kemampuannya melakukan self cleaning berkat teknologi thermo edge. Hadirnya celah khusus dengan ukuran yang lebih besar dibanding busi nikel menjadikan karbon tidak sempat menempel di kepala busi karena sudah lebih dulu habis terbakar sambaran listrik. 

Juara Dunia di Moto GP 2020, Popularitas Motor Suzuki Meningkat

0

News.OLX.co.id – Joan Mir dan Alex Rins dari team balap Suzuki Ecstar berhasil keluar sebagai juara dunia balapan motor paling bergengsi dunia, Moto GP untuk musim balap 2020. Prestasi membanggakan dari pabrikan motor asal Jepang ini membawa euphoria tersendiri bagi pecinta motor Suzuki di Indonesia. 

Menyelipkan rasa bangga serta meningkatkan kepercayaan diri bagi pemilik motor Suzuki. Diikuti dengan meningkatnya angka penjualan sepeda motor Suzuki di Tanah Air pada tahun lalu. 

Secara keseluruhan, kinerja penjualan sepeda motor Suzuki tahun 2020 meraih angka wholesales sebesar 28.310 unit dan retail sales sebesar 30.242 unit. 

All New Satria F150 menjadi kontributor penjualan tertinggi dengan raihan wholesales sebanyak 15.356 unit atau sebesar 54,2 persen, serta angka retail sales mencapai 15.131 unit atau sebesar 50 persen dari total penjualan motor merek Suzuki sepanjang tahun lalu. 

Menyusul kemudian NEX II dengan kontribusi sebesar 17,9 persen atau sebanyak 5.055 unit untuk wholesales dan 6.241 unit atau 20,6 persen untuk retail sales. 

Kemudian ada GSX-R150, yang menyokong angka wholesales sebanyak 2.723 unit dan retail sales sebanyak 3.097 unit. 

Sepanjang tahun 2020 tercatat PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) hanya meluncurkan satu model yang benar-benar baru, yakni NEX Crossover di bulan November. Sisanya Suzuki Indonesia hanya berusaha melakukan penyegaran dengan menawarkan warna baru untuk model GSX-R150, Satria F150, Address FI, dan NEX II di bulan Oktober.

Catatan positif di segmen kendaraan roda dua tidak hanya diraih Suzuki di sektor penjualan saja, tetapi juga ekspor. Total di tahun 2020 Suzuki sudah mengekspor total hingga 127.434 unit sepeda motor ke 35 negara tujuan yang tersebar di Asia, Eropa, Timur Tengah, Oseania, dan Amerika Latin. 

Kontribusi terbesar ekspor sepeda motor Suzuki didominasi oleh Satria F150 sebesar 49,7 persen, kemudian diikuti oleh NEX II sebesar 12 persen, dan Address FI sebesar 11,3 persen. 

Honda Luncurkan Mobil Swakemudi Level 3 Pertama di Dunia

0

News.OLX.co.id – Honda di Jepang baru-baru ini, tepatnya pada tanggal 4 Maret 2021 baru saja meluncurkan mobil swakemudi model sedan yang diberi nama Honda Legend. Honda menjadi produsen mobil pertama di dunia yang menjual kendaraan dengan teknologi otomatisasi level 3. 

Honda Legend sekaligus menjadi pembuka jalan bagi industri otomotif dunia untuk mempersiapkan upaya mengkomersialkan teknologi otomatisasi tersebut untuk kendaraan penumpang.

“Sebagian besar kecelakaan diakibatkan karena faktor manusianya. Proses mengemudi tentu akan lebih mengasyikkan jika kita bisa mengurangi kelelahan dan stres pengemudi,” ujar Yoichi Sugimoto, insinyur yang mengawasi teknologi bantuan pengemudi di Honda R&D dikutip dari Nikkei Asia, Kamis (4/3/2021).

“Melalui model Honda Legend ini, kami bertujuan untuk mengurangi beban berkendara, dan kami memasuki tahap baru untuk Honda Sensing,” tambahnya. 

Honda Legend dibekali sistem “Traffic Jam Pilot” yang memungkinkan sistem ini mengontrol akselerasi, pengereman, dan kemudi dalam kondisi macet. 

Ketika sistem ini diaktifkan dalam kondisi macet, komputer yang tertanam di mobil akan melakukan tugas kontrol pada mobil menggantikan pengemudi. Nantinya pengemudi mobil bisa mengakses fitur hiburan seperti menonton film menggunakan layar navigasi, sangat membantu mengurangi kelelahan dan stres saat berkendara di kemacetan. 

Jika sudah berhasil melewati kemacetan, mobil akan mengirimkan sinyal kepada pengemudi untuk mengambil alih kendali dalam bentuk getaran pada sabuk pengaman pengemudi. 

Canggihnya, jika pengemudi kemudian tidak merespon permintaan tersebut, sistem akan menjalani perintah darurat dengan memperlambat dan menghentikan kendaraan di tempat yang aman sambil memperingatkan mobil di sekitarnya dengan lampu hazard dan klakson, keren kan?

Sebelum resmi merilis mobil masa depannya ini, Honda sudah mensimulasikan sekitar 10 juta kemungkinan situasi, serta melakukan test drive di jalan raya sejauh 1,3 juta kilometer dalam proses pengembangannya. 

Untuk tahap pertama, Honda Legend hanya akan dilepas dalam jumlah yang terbatas, hanya 100 unit saja. Adapun harganya mencapai 11 juta Yen atau setara Rp1,5 miliar.

SCRC Bantu Evakuasi Korban Banjir Luapan Sungai Citarum di Bekasi

0

News.OLX.co.id – Suzuki Club Reaksi Cepat (SCRC) menjadi salah satu komunitas otomotif yang selalu sigap membantu masyarakat di tengah bencana. Seperti yang dilakukan baru-baru ini, team SCRC membantu proses evakuasi korban luapan air di Desa Sumber Urip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Daerah tersebut mengalami musibah banjir cukup parah akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum dan merendam kawasan di sekitarnya. 

SCRC turun langsung ke lokasi dan melakukan proses evakuasi para korban dengan mendahulukan warga prioritas, seperti bayi, orang sakit, dan lansia. Komunitas yang mendapat dukungan penuh dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ini bahkan sampai harus menurunkan perahu karet yang dilengkapi motor tempel Suzuki 40pk. 

Perahu karet tersebut juga digunakan untuk mengantarkan dokter untuk pemeriksaan pasien dan pengiriman obat di puskesmas Karang Harja, saat ketinggian air masih mencapai 1-2m. 

“Kami berfokus pada layanan evakuasi warga, pendampingan pemeriksaan pasien di pengungsian, dan distribusi logistik untuk korban tanggul Sungai Citarum yang jebol. Aktivitas SCRC dalam penanggulangan bencana banjir ini mendapat dukungan dan sinergi dari, IOF (Indonesia Offroad Federation), BPBD Bekasi, Basarnas, serta support yang diberikan dari Suzuki Indonesia,” jelas Rachmat Keliek Pangestu, Ketua Umum SCRC. 

Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIS yang mewakili Suzuki Indonesia mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tanggap bencana dari komunitas SCRC di wilayah permukiman terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum.

“Kami berterima kasih kepada SCRC yang sigap membantu mengevakuasi korban bencana tanggul jebol di Bekasi beberapa waktu yang lalu. Kami akan terus mendukung seoptimal mungkin dalam memberikan bantuan. Semoga kegiatan ini dapat menguatkan kita dan membantu meringankan beban para korban,” ungkap Dony.

Selain mendukung kegiatan SCRC, Suzuki Indonesia juga mengadakan program Suzuki Peduli Banjir sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir di area Jabodetabek. Program yang berlangsung 1-10 Maret 2021 untuk pemilik mobil dan 3-6 Maret untuk pemilik sepeda motor ini memberikan layanan pemeriksaan kendaraan yang terdampak banjir secara gratis, dan diskon biaya pengangkutan.

Donasi Korban Banjir Senilai Rp2,2 Miliar dari FIFGROUP

0

News.OLX.co.id – PT Federal International Finance (FIFGROUP), salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) FIFGROUP Peduli, menyalurkan bantuan berupa sembako kepada para korban banjir yang masih terjadi di beberapa titik wilayah di Indonesia.

Bantuan yang berisi kebutuhan pangan, sandang serta obat-obatan tersebut diberikan kepada 6.671 korban jiwa di 76 titik, tersebar di Indonesia dengan total nominal bantuan sebesar Rp 2,213 miliar.

Termasuk bantuan kepada 2.645 jiwa yang berada di 29 titik dari 15 area yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Nominal bantuan dari FIFGROUP untuk wilayah Jabodetabek mencapai Rp809 juta dengan area Jakarta, Sunter, Tambora, Bungur, Cileungsi, Cibubur, Pamulang, Tangerang, Serpong, Jatiuwung, Ciledug, Karawang, Pondok Gede, Bekasi, Cikarang. 

Banjir yang melanda berbagai daerah ini memang memberikan dampak seperti sulitnya mendapatkan makanan, minuman, rusaknya tempat tinggal, minim pakaian yang layak, kantor pelayanan publik, fasilitas umum (mandi, cuci, kakus atau MCK) dan makanan yang tidak memenuhi gizi anak sehingga bisa menyebabkan kekurangan gizi rentan terhadap virus COVID-19.

“FIFGROUP terus berusaha hadir dan bekerja sama dengan berbagai pihak memberikan bantuan untuk meringankan beban masyarakat khususnya kepada korban bencana banjir yang masih memerlukan. Tentunya saya berharap bencana ini cepat usai dan bantuan ini dapat bermanfaat dalam menghadapi masa sulit yang kita hadapi bersama,” tutur Esther Sri Harjati selaku Human Capital (HC), General Support (GS) & Corporate Communication Director FIFGROUP dalam siaran pers beberapa waktu lalu.

“Tangerang menjadi salah satu daerah yang cukup parah diterjang banjir. Kondisi tersebut membuat banyak korban banjir berada di pengungsian. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban para korban dan menjadi suntikan semangat untuk bangkit kembali di masa yang sulit ini,” ucap Kepala Cabang FIFGROUP Jatiuwung, Husaini. 

Chief Corporate Communication and CSR FIFGROUP Yulian Warman, menjelaskan bahwa pada setiap penghujung tahun serta di awal tahun, program CSR FIFGROUP lebih banyak fokus ke bantuan bencana alam. 

“Bantuan yang berasal dari dana sosial syariah FIFGROUP ini disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak bencana alam, apakah karena gempa, banjir ataupun gizi buruk akibat pandemi COVID-19,” tutup Yulian.