Jumat, Oktober 23, 2026
Beranda blog Halaman 1317

Yamaha Hadirkan Tiga Warna Baru R15, Lebih Segar dan Berkarakter

0

Usai memperkenalkan Yamaha MX King 150 dengan baluran kelir terbaru beberapa waktu lalu, sekarang giliran Yamaha Indonesia menghadirkan motor sport R Series andalannya, R15 juga dengan pilihan warna baru.

Penyegaran warna semata-mata menjadi strategi awal tahun yang dilakukan demi meningkatkan minat konsumen terhadap motor sport merek berlambang “Garputala” tersebut.  

Sekarang, Yamaha R15 hadir dengan tawaran tiga warna baru, terdiri dari Metallic Blue, Matte Silver, dan Matte Black. Rangkaian warna baru ini semakin memperkuat karakter R15 sebagai motor sport andalan kaum muda generasi millenial. 

Metallic Blue dengan velg biru mewakili kebanggaan sekaligus identitas warna biru Yamaha. Ini juga merepresentasikan kecintaan akan pabrikan Yamaha yang tak berhenti menghadirkan produk sport terbaik bagi konsumen.

Sementara warna Matte Silver yang dipadu dengan velg berwarna kuning akan membuat tampilan motor semakin menarik perhatian. Namun bagi mereka yang ingin tampil tetap sporty dan elegan, tentu pilihan warna Matte Black dikombinasikan dengan suspensi depan upside down berwarna emas menjadi pilihan tepat. 

”Pasar motor sport selalu punya penggemarnya tersendiri, termasuk R15. Dan di awal tahun ini kami memperkenalkan warna baru R15. Dimana kombinasi Teknologi, Desain dan Warna Baru pada Yamaha R15, kami hadirkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin tampil beda dari sisi performa dan tampilan. Warna baru R15 memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan bagi konsumen,” ungkap Antonius Widiantoro, Manager Public Relations, YRA and Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu.

Di sisi tampilan secara keseluruhan, R15 mengadopsi DNA Yamaha R-Series yang sporty dengan lampu utama ganda yang tajam, bodi belakang runcing dan ramping, serta fairing aerodinamis yang kekar.

Sektor pencahayaan di bagian depan dan belakang sudah menggunakan teknologi LED yang memancarkan cahaya lebih terang, lebih hemat energi, dan juga tahan lama.

Sementara speedometer digital multifungsi yang dibenamkan juga jadi lebih informatif dan mudah terlihat, dilengkapi dengan shift timing light untuk memudahkan pengendara memperoleh performa optimal.

Untuk mesinnya menggunakan 155cc LC4V, 6 percepatan, 4 katup, dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA) yang membuat torsi merata di setiap putaran mesin dan didukung dengan pendingin cairan yang membuat suhu mesin stabil dan performa tetap optimal.

Tak ketinggalan fitur Assist & Slipper Clutch yang tentunya membuat kopling lebih ringan, dan proses perpindahan gigi lebih halus.

Yamaha R15 dengan pilihan warna baru ini dibanderol Rp 37.080.000 (on the road Jakarta).

Ganti Oli Pertamina Gratis Bagi Kendaraan Warga Terdampak Gempa di Mamuju

0

Duka kembali menyelimuti perasaan kita di awal 2021 ini setelah gempa berkekuatan cukup besar menghantam wilayah Kabupaten Majene dan Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat beberapa waktu lalu. 

Di tengah kondisi yang juga tidak kalah pelik akibat pandemi, kita masih bisa saling mendukung satu sama lainnya untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana. 

Kepedulian itu juga ditunjukkan oleh PT Pertamina Lubricants melalui program Pertamina Lubricants Peduli dengan cara berpartisipasi menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan pokok seperti sembako, vitamin, perlengkapan sanitasi wanita dan bayi, perlengkapan mandi, air mineral, dan masker medis.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Anang Yoyong Prayogo, Sales Region Manager VII PT Pertamina Lubricants di kantornya untuk langsung dikirim ke Posko Umum Pertamina di Majene. 

Bentuk bantuan lainnya yang dilakukan PT Pertamina Lubricants yang juga tidak kalah penting dan sangat membantu korban adalah dengan menjalankan program “Ganti Oli Gratis” kendaraan warga dan masyarakat yang terdampak, sekaligus juga kendaraan para relawan yang membantu di posko setempat. 

Ganti oli gratis ini berlangsung selama dua hari, 20-21 Januari 2021 di SPBU Simbuang Mamuju, Sulawesi Barat. 

“Bantuan ini merupakan salah satu wujud kepedulian kami terhadap musibah ini yang tentunya meninggalkan luka yang dalam, menguras tenaga, dan merugikan moril dan materil bagi semua.  Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan semoga pemulihan pasca gempa ini diberikan kemudahan dan kelancaran,” ucap Public Relations Manager PT Pertamina Lubricants Intania Prionggo dalam keterangan tertulis, Rabu (20/1/2021). 

Di kesempatan tersebut, Intania Prionggo juga menyampaikan duka dan doa untuk seluruh warga terdampak bencana gempa Mamuju ini.

Lewat program ganti oli gratis ini, PT Pertamina Lubricants terus berupaya memberikan semangat, motivasi dan kemudahan bagi warga dan para relawan untuk dapat tetap beraktivitas dengan optimal.

Oli MobilTM All-in-One Protection 0W-20 Sudah Standar API SP, Apa Artinya?

0

Berkembangnya teknologi sampai sejauh ini membawa sebuah kompetisi bagi seluruh pabrikan mobil untuk berlomba-lomba menciptakan model dengan teknologi mesin paling mutakhir, mesin yang bisa menggelontorkan tenaga yang optimal tapi sekaligus bisa menjaga konsumsi bahan bakar. 

Tentu kinerja mesin kendaraan modern tersebut juga butuh dukungan pelumas mesin untuk terus mendorong kerja mesin secara maksimal, dan di saat bersamaan juga mampu melindungi semua komponen di dalam mesin agar tidak aus.

Salah satu standar terbaru dalam mengukur kecocokan serta kualitas pelumas atau oli terhadap mesin-mesin kendaraan paling baru adalah memenuhi standar dari American Petroleum Institute (API), sebuah asosiasi perdagangan dan lembaga penguji serta pemeriksa kualitas pelumas yang mewakili segmen industri gas alam dan minyak.

Pelumas yang sudah memiliki tanda API SP berarti sudah sangat memenuhi standar kebutuhan untuk mendukung kinerja mesin mobil-mobil yang menggunakan mesin berteknologi terkini. 

Salah satu merek pelumas yang menawarkan produk oli dengan standar API SP adalah MobilTM All-in-One Protection 0W-20 dari PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) yang diluncurkan Agustus 2020 lalu yang sekaligus menjadi pelopor produk pelumas dengan standar API SP di Indonesia. 

“Ini merupakan upaya kami menjawab tantangan pasar otomotif yang semakin hari kian berkembang, dengan hadirnya teknologi modern pada mesin kendaraan roda empat. Kami terus berkomitmen dan berupaya selalu terdepan dalam menghadirkan inovasi produk yang dapat memberikan perlindungan terbaik pada mesin kendaraan,” beber Rommy Averdy selaku MobilTM Consumer Brand General Manager lewat siaran pers, Rabu (20/1/2021).

Diproduksi menggunakan bahan dasar full synthetic dilengkapi dengan Heat Activated Anti-wear Molecule, keduanya secara spesifik diformulasikan untuk memenuhi kebutuhan kinerja teknologi mesin mobil keluaran baru.

Dimana produk ini menawarkan keunggulan di setiap tetes pelumas dalam memberikan perlindungan yang lebih baik untuk mencegah keausan, serta menjaga kestabilan temperatur mesin. 

Sangat cocok untuk jenis mesin modern yang dilengkapi sistem injeksi dan turbocharging karena bisa memaksimalkan efisiensi dan memberikan perlindungan ekstra bahkan di saat kondisi mesin bekerja lebih keras.

“MobilTM Lubricants terus memperbarui standar dan kualitas pelumasnya dengan terus mengikuti perkembangan serta kebutuhan kendaraan, baik di Tanah Air maupun global. Kami meyakini ini merupakan langkah strategis kami untuk terus terdepan dalam persaingan di pasar otomotif, khususnya pelumas, dan target kami dalam waktu dekat ini adalah dapat menghadirkan standar spesifikasi API SP di seluruh line up produk pelumas kami,” pungkas Rommy.

Bebas Low Batt Selama Perjalanan, Begini Tips Memilih Charger Terbaik untuk Kendaraan

0

Hidup di daerah perkotaan pasti membuat kamu sering berjibaku di tengah kemacetan jalan. Oleh karena sebagian waktu kamu dihabiskan di jalan, kamu harus memastikan amunisi lengkap agar perjalanan kamu semakin menyenangkan. Apalagi bagi kamu yang aktif di sosial media dan sering berbagi atau hanya sekedar melihat konten-konten di akun sosial media kamu, tentunya smartphone harus terus hidup dimanapun dan kapanpun.

Oleh karena itu, charger untuk mobil atau motor adalah benda yang paling wajib kamu miliki. Tentu alat ini akan sangat membantu kamu untuk mengisi daya smartphone, bahkan gadget lainnya seperti MP3 Player, tablet, bahkan konsol portable.

Lalu, charger untuk motor atau mobil seperti apa sih yang harus kamu beli? Jangan sembarangan membelinya ya, karena ini berkaitan dengan kesehatan gadget kamu. Berikut ini beberapa tips memilih charger mobil atau motor yang tepat.

Port Lebih dari Satu

Di pasaran, kamu akan menemukan berbagai jenis charger mobil. Ada yang menyediakan satu port USB, ada juga yang menyediakan dua bahkan lebih. Sebenarnya, ini preferensi pribadi. Sesuaikan dengan kebutuhanmu.

Jika kamu biasa membawa lebih dari satu gadget ketika dalam perjalanan, ada baiknya kamu memiliki charger mobil dengan port USB lebih dari satu. Hal ini akan mempersingkat waktumu mengisi ulang karena bisa dilakukan secara bersamaan.

Namun, ingat, semakin banyak port USB, semakin besar juga ampere output yang dibutuhkan. Pastikan kamu sudah mengeceknya agar waktu pengisian ulang tidak terlalu lama.

Merek Sniper menawarkan charger mobil dengan port USB ganda berukuran minimalis dan sudah dilengkapi teknologi fast charging.

Memiliki Output Tinggi

Banyak yang tidak memperhatikan hal ini, tetapi ternyata cukup krusial, lho. Ketika kamu ingin membeli charger mobil, sempatkan melihat tabel spesifikasi yang terdapat pada bodi charger. Charger mobil yang berkualitas bagus setidaknya menyediakan 2,1 ampere (atau 2.100 mA) per port USB.

Untuk amannya, kamu bisa mencari charger mobil yang memiliki rentang 2.100–2.400 mA. Jika kamu berniat membeli charger mobil dengan dua USB port, tinggal dikalikan dua saja.

Pada umumnya, perangkat elektronik, seperti smartphone, membutuhkan 1.000 mA untuk bisa diisi ulang dengan kecepatan optimal. Jika kamu ingin mengisi ulang tablet, biasanya ampere yang dibutuhkan lebih besar.

Jadi, kamu harus mencari charger mobil yang memiliki ampere output tertinggi agar baterai gadgetmu cepat terisi penuh.

Satu hal yang harus kamu perhatikan, beberapa charger mobil dengan port USB ganda memiliki output yang berbeda. Jika kamu ingin memilih produk yang aman, sebaiknya pilih yang kedua port-nya memiliki output sama.

Fitur Tambahan

Pertimbangan lainnya ketika membelinya adalah fitur-fitur yang dimiliki. Contohnya adalah fitur Fast Charging yang dapat membuat pengisian daya menjadi lebih cepat. Selain itu perhatikan juga fitur keamanan yang dapat melindungi mobil serta gadget kamu.

Semua hal yang perlu dimiliki oleh charger untuk mobil atau motor, semua terjawab di produk HIPPO Elite SV1. Charger untuk mobil atau motor dari HIPPO ini memiliki teknologi Super Protection dimana terdapat chipset untuk mencegah terjadinya arus berlebih sehingga penggunaan akan lebih aman.

Selain itu SV1 juga memiliki dua port dengan total output mencapai 42W sehingga mendukung berbagai modul pengisian daya cepat, seperti Quick Charge 3.0, Quick Charge 4+, Power Delivery, VOOC, dan lainnya.

Yuk, gunakan aksesoris mobil terbaik agar kelistrikan dan juga gadget kamu lebih terawat. Apapun kendaraan kamu, HIPPO Elite SV1 pilihannya. 

Suzuki New Carry Pick Up 2021, Wajah Barunya Ganteng, Rezeki Makin Kenceng!

0

Suzuki Indonesia mengawali tahun 2021 dengan menghadirkan sebuah produk penyegaran. Namun anehnya, pabrikan mobil yang bermarkas di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur tersebut tidak menawarkan model dari kendaraan penumpang, melainkan dari kendaraan niaga ringan.

Yup, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menghadirkan New Carry Pick Up dengan tampilan baru melalui saluran Youtube resmi Suzuki Indonesia pada Kamis, 21 Januari 2021.

Tapi hal ini memang sangat dimaklumi karena mobil niaga ringan andalan Suzuki ini memang merupakan penyumbang penjualan terbanyak Suzuki sepanjang tahun lalu di tengah kondisi pandemi.

Di saat penjualan model Suzuki lainnya “ngadat”, New Carry Pick Up jadi penyelamat dengan kontribusi hingga 60,4 persen di segmen kendaraan niaga ringan. Selama Januari hingga Oktober 2020, total penjualan retail New Carry Pick Up mencapai hingga 31.175 unit.

Sebagai kendaraan niaga yang menjadi andalan masyarakat Indonesia, sudah sepantasnya jika Suzuki terus menjaga performa serta tampilan New Carry Pick Up agar terus diminati. 

“Kami akan terus meluncurkan produk, baik baru maupun penyegaran, sehingga bisa selalu sesuai dengan kebutuhan konsumen, termasuk peluncuran tampilan baru New Carry Pick Up ini. Penyegaran ini kami yakini membuat New Carry Pick Up lebih kokoh, tangguh, dan aman,” kata Hideaki Tokuda, Managing Director 4W Sales & Marketing PT SIS dalam acara peluncuran.  

Detail Perubahan New Carry Pick Up 2021

Dengan berbagai pertimbangan model ini pun hadir di awal tahun ini dengan 2 pengembangan baru yang diharapkan bisa semakin memenuhi kebutuhan konsumen segmen kendaraan komersial. 

Ubahan pertama ada pada desain front grille dan bumper yang kini mengadopsi bentuk kapak atau disebut Hatched Axe. Aplikasi garis desain ini semakin mempertegas dan memperkuat karakter New Carry Pick Up sebagai kendaraan niaga yang kokoh dan tangguh untuk digunakan di berbagai medan.

Improve lainnya ada pada sisi keamanan, dimana mobil berjuluk “Rajanya Pick Up” ini sudah dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang terletak di bawah glove box. 

Jenis APAR yang digunakan adalah tipe dry chemical powder dan bersertifikat SNI sehingga efektif memadamkan kebakaran tanpa menimbulkan dampak terhadap sistem kelistrikan di sekitarnya. 

Keunggulan New Carry Pick Up 2021

Dua hal baru yang ada di New Carry Pick Up ini kemudian memperpanjang daftar keunggulan yang diusung mobil niaga berkonsep I.L.M.U (Irit bensin & perawatannya, Lama umur pakainya, Muatnya banyak, dan Untung di ujung) ini. 

Sebelumnya mobil ini dikenal orang memiliki dimensi bak yang luas, kabin yang lega, teknologi terkini, hingga penggunaan mesin K15B-C yang irit dan bertenaga.

Berdimensi panjang 2.505 mm, lebar 1.745 mm, dan tinggi 425 mm, New Carry Pick Up mampu mengangkut muatan seberat 1 ton. Muatan besar tersebut terakomodasi dengan aman selama perjalanan karena punya pengait yang ada di sekeliling bak. 12 pengait ada di tipe FD (Flat Deck) dan 22 pengait tersedia di tipe WD (Wide Deck). 

Di dalam kabin New Carry Pick Up tersedia Head Unit 1 Din, Split Seat dengan jok yang tebal, serta 6 tempat penyimpanan barang pada varian AC dan 10 tempat di varian non-AC yang membuat ruang kabin semakin nyaman dan lega untuk tiga orang. 

Daftar keunggulan fitur mobil ini semakin disempurnakan dengan hadirnya fitur Immobilizer, Air Conditioner, Electric Power Steering (EPS), dan Sliding Seat.

Daftar Harga dan Pilihan Warna New Carry Pick Up 2021

Di tahun 2021, New Carry Pick Up dengan tampilan barunya kini dibanderol Rp 152,5 juta untuk tipe Flat Deck, Rp 161 juta untuk tipe Flat Deck AC/PS, Rp 153,5 juta untuk tipe Wide Deck, dan Rp 162 juta untuk tipe Wide Deck AC/PS, semuanya merupakan harga on the road (OTR) Jakarta. 

Sedangkan untuk pilihan warnanya ada tiga, yakni putih, silver, dan hitam.  

“Sebagai kendaraan yang sudah menemani kisah sukses jutaan pengusaha Indonesia sejak tahun 1976, kami harap penyegaran New Carry Pick Up ini menjadi awal yang baik mengawali tahun 2021 dengan semangat baru untuk menggerakkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat. Wajah Barunya Ganteng, Rezeki Makin Kenceng!” tutup Tokuda.

Edan! 3 Juta Mobil Ford di Amerika Kena Recall

0

Sebuah kabar buruk datang dari pabrikan mobil Ford Motor Co di Amerika Serikat yang bikin siapapun yang mengetahuinya bakal geleng-geleng kepala. Ford dipaksa untuk melakukan recall terhadap tiga juta unit mobil yang sudah mereka pasarkan akibat airbag Takata yang mereka pasang di jutaan mobil tersebut berpotensi rusak.

Keputusan ini menyusul penolakan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), badan yang mengurus keselamatan mobil di Amerika Serikat, atas petisi yang diajukan pabrikan mobil terbesar kedua di Negeri Paman Sam tersebut untuk tidak melaksanakan recall pada tahun 2017 lalu.

Dilansir dari Reuters, Rabu (20/1/2021) tidak cuma merek Ford saja yang harus melakukan recall, Mazda Motor Corp pun harus menarik kembali sekitar 5.800 unit kendaraannya yang diproduksi dalam platform yang sama dengan Ford untuk segera melakukan kampanye perbaikan inflator airbags Takata. 

NHTSA mengatakan bahwa bukti yang ada sudah menjelaskan bagaimana inflator airbags ini menimbulkan risiko keamanan yang sangat signifikan.

“Cacat tersebut, dalam kasus cukup langka bisa menyebabkan inflator kantung udara pecah disertai semburan logam yang berpotensi melukai bahkan membunuh pengendara mobil. Ini mendorong adanya recall besar-besaran, bahkan yang terbesar dalam sejarah industri otomotif AS, melibatkan lebih dari 67 juta inflator. Sementara untuk seluruh dunia, 100 juta inflator yang dipasang oleh 19 pabrikan mobil besar juga sudah ditarik kembali,” tulis reuters.

Hingga awal bulan ini (Januari 2021) NHTSA menyebut masih ada sekira 17 juta kendaraan yang menggunakan airbags Takata yang belum diperbaiki.

Sementara korban meninggal dunia akibat kasus inflator Takata sudah tercatat 27 orang di seluruh dunia, 18 diantaranya terjadi di AS, serta dilaporkan sudah menciderai lebih dari 400 orang.

Pihak Ford dan Mazda sendiri belum memberikan komentar apa-apa terkait keputusan NHTSA tersebut. Tetapi yang jelas, mereka hanya punya waktu 30 hari untuk menyerahkan jadwal kampanye perbaikan atau recall yang harus mereka umumkan kepada pemilik mobil Ford. 

Sedangkan model-model yang harus di recall terdiri dari Ford Ranger, Fusion, Edge, Lincoln Zephyr/MKZ,Mercury Milan dan Lincoln MKX, serta Model B-Series tahun 2007-2009. 

23 Dealer Resmi Honda Punya Fasilitas Uji Emisi, Pemilik Mobil Lebih Mudah Lolos Razia

0

Aturan uji emisi resmi berlaku di DKI Jakarta pada hari Minggu, 24 Januari 2021 untuk kendaraan yang berumur diatas tiga tahun. Itu berarti, motor maupun mobil yang diproduksi tahun 2017 kebawah boleh berkeliaran di jalan dengan syarat punya surat lulus uji emisi.

Untuk kendaraan yang tidak melakukan uji emisi secara berkala akan dikenakan sanksi berupa tilang ataupun pemberian harga parkir termahal.

Menyadari kebutuhan konsumen akan sertifikat lulus emisi tersebut, PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai pihak yang menjual berbagai jenis mobil Honda di Indonesia saat ini menyediakan fasilitas uji emisi di 23 dealer atau bengkel resminya yang berlokasi di wilayah Jakarta.

Ini sebagai bentuk dukungan Honda kepada konsumen sekaligus kepada pemerintah terhadap Pergub DKI Jakarta no.66/2020 tanggal 24 Juli 2020 tentang pelaksanaan uji emisi untuk dapat mengurangi polusi udara, melalui pemeriksaan performa mesin dan kandungan gas buang kendaraan.

Keuntungan bagi pemilik mobil yang melakukan uji emisi di bengkel resmi Honda adalah karena fasilitas tersebut bisa dimanfaatkan tanpa harus keluar biaya. Asal uji emisi dilakukan bersamaan dengan proses perawatan berkala.

Uji emisi juga bisa dilakukan di bengkel resmi Honda tanpa harus melakukan perawatan rutin tapi konsumen harus bayar dengan 2 skema biaya uji emisi.

Skema pertama, biaya uji emisi yang dikenakan ke konsumen pemilik mobil Honda hanya Rp 50.000, dengan syarat mobil harus punya riwayat perawatan berkala selama satu tahun terakhir di dealer resmi Honda yang berbeda dengan dealer tempat melakukan uji emisi. 

Sedangkan untuk skema yang kedua, biaya uji emisi yang harus dibayar konsumen sebesar Rp 150.000 kalau tidak punya riwayat perawatan berkala dalam satu tahun terakhir di dealer atau bengkel resmi Honda manapun.  

“Dengan tersedianya fasilitas uji emisi di dealer resmi Honda, kami berharap semua pelanggan Honda mendapat kemudahan untuk melakukan uji emisi secara berkala sehingga mobil Honda yang digunakan selalu menghasilkan gas buang yang ramah lingkungan,” ungkap Denny M Tamira, Service Assistant General Manager PT Honda Prospect Motor dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/1/2021). 

Dealer resmi Honda yang menyediakan fasilitas uji emisi sudah menggunakan alat uji yang sudah punya sertifikat kalibrasi dan dilakukan oleh teknisi terlatih.  

Untuk semakin mempermudah pemilik mobil Honda memanfaatkan fasilitas uji emisi tersebut, bisa menggunakan fitur booking di aplikasi Honda e-Care untuk registrasi sehingga tidak perlu antri. 

23 Lokasi Dealer Resmi Honda dengan Fasilitas Uji Emisi

No.

Wilayah

Dealer

Alamat

1

Jakarta Utara

Honda Autoland

Jalan Boulevard Barat Raya Blok XB No.1-2, Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading

2

 

Honda Maju Motor**

Jalan  Danau Sunter Utara No.81 – 85, Sunter Agung, Tanjung Priok

3

 

Honda Sunter

Jalan Danau Sunter Barat No.A-1/7 Sunter Agung, Tanjung  Priok

4

 

Honda Pluit

Jalan Pluit Selatan Raya No.2, Penjaringan, Kec. Penjaringan

5

Jakarta Timur

Honda Arista Jatinegara

Jalan Raya Jatinegara Barat No.151, Bali Mester, Kec. Jatinegara

6

 

Honda Surya Jaya Cijantung

Jalan Raya Bogor Km 26 No. 21, Susukan, Kec. Ciracas

7

 

Honda Megatama

Jalan Raya Kalimalang No.18, Duren Sawit, Kec. Duren Sawit

8

Jakarta Pusat

Honda Jakarta Center

Jalan Pangeran Jayakarta No.50, RT.7/RW.7, Mangga Dua Selatan, Kec. Sawah Besar

9

 

Honda IKM Hasyim Ashari

Jalan KH. Hasyim Ashari No.24, Petojo Utara, Kec. Gambir

10

 

Honda Cakra Pangukir **

Jalan Salemba Raya No. 23, Paseban, Kec. Senen

11

Jakarta Barat

Honda Kebon Jeruk

Jalan Panjang No.200, Kebon  Jeruk, Kec. Kebon  Jeruk

12

 

Honda IKM Daan Mogot

Jalan  Daan Mogot No.6, Wijaya Kusuma, Kec. Grogol Petamburan

13

 

Honda Mugen Puri **

Jalan  Lingkar Luar Barat, Puri Kembangan, Kembangan Utara, Kec. Kembangan

14

 

Honda Megatama Kapuk

Jalan Lingkar Luar Barat No.8, Cengkareng Timur, Kec. Cengkareng

15

Jakarta Selatan

Honda Nusantara MT Haryono

Jalan Letjen M.T. Haryono, Kebon. Baru, Kec. Tebet

16

 

Honda Tebet

Jalan Prof. DR. Soepomo No.44, Menteng Dalam, Kec. Tebet

17

 

Honda Tendean

Jalan  Kapten Tendean, Pela Mampang, Kec. Mampang Prapatan.

18

 

Honda Pondok Pinang

Jalan Ciputat Raya No.80, Pondok Pinang, Kec. Kebayoran Lama

19

 

Honda Permata Hijau

Jalan Raya Kebayoran Lama No.40, Grogol Utara, Kec. Kebayoran. Lama

20

 

Honda Fatmawati

Jalan RS. Fatmawati Raya No.21, Cipete Selatan, Kec. Cilandak

21

 

Honda Pondok Indah

Jalan Sultan Iskandar Muda kav 8, Kebayoran Lama Selatan, Kec. Kebayoran  Lama

22

 

Honda Mugen

Jalan Raya Pasar Minggu No.10, Kalibata, Kec. Pancoran

23

 

Honda Mitra Lenteng Agung

Jalan Lenteng Agung Raya No.55, Lenteng Agung, Kec. Jagakarsa

Penjualan Anjlok di 2020, Toyota Siapkan Program Baru di 2021

0

Tahun 2020 sudah dilalui, memang bukan tahun yang mudah karena begitu banyak hal yang harus dihadapi. COVID-19 merupakan fenomena yang paling besar impact-nya dalam menghantam setiap sisi kehidupan manusia.

Di sektor otomotif, pengaruh virus yang dikenal dengan nama Corona ini juga sangat luar biasa dimana Toyota sebagai salah satu pemain besar ikut merasakan efeknya. Meski masih tetap memimpin sebagai merek mobil terlaris di 2020, namun pada kenyataannya agka penjualannya turun jauh dibandingkan angka penjualan 2019.

Sebelum pandemi berlangsung, Toyota di Indonesia membukukan angka penjualan ritel sebanyak 66.599 unit sepanjang kuartal pertama 2020. Kemudian di kuartal kedua angka tersebut langsung drop signifikan, sekitar 60,4 persen dibandingkna kuartal pertama akibat pandemi. Toyota hanya mencatat angka penjualan ritel 26.366 unit

Angka tersebut kemudian perlahan membaik dan terus meningkat di kuartal ketiga dan keempat. Total pada kuartal ketiga mencapai 35.111 unit, naik 33,2 persen dibandingkan kuartal kedua. Sementara untuk kuartal keempat, penjualan ritel Toyota meningkat hamper menyamai pencapaian di kuartal pertama, yakni 54.589 unit, atau 55,5 persen lebih tinggi dari kuartal ketiga. 

Sambut 2021, Toyota Punya Program Penjualan Menarik dan Lebih Variatif

Memasuki 2021, PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengajak konsumen untuk mengobarkan semangat baru untuk bersama-sama meraih asa di tahun ini. Di tengah perayaan 50 tahun Toyota Indonesia yang jatuh di tahun ini, PT Toyota-Astra Motor (TAM) sudah mempersiapkan berbagai strategi jitu untuk bisa comeback, menjual model kendaraan terbarunya.

Lewat tema Ready Set Drive, TAM menawarkan banyak sekali program penjualan yang memberikan total benefit lebih besar kepada pelanggannya.

“Melalui program ini kami berharap pasar otomotif nasional kembali tumbuh setelah sempat mengalami penurunan akibat pandemi COVID-19. Dengan memberikan benefit yang lebih besar kepada pelanggan, kami berharap tren penjualan di tahun ini terus meningkat, sejalan dengan peningkatan yang terjadi di kuartal ke tiga dan ke empat di tahun lalu. Dengan begitu, Toyota dan pelanggan dapat sama-sama memberi kontribusi terhadap upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional,” kata Marketing Director PT. Toyota-Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, Kamis (21/1/2021).

Diawali kuartal pertama tahun ini, TAM punya program penjualan menarik melalui leasing program untuk model Agya, Yaris, Calya, yang hanya akan dikenakan rate leasing 1,99 persen. Sedangkan khusus untuk pembelian Corolla Cross gasoline ada special rate 3,7 persen.

Ada juga penawaran pilihan Deal Cermat yang bisa menghemat sampai Rp 20 juta per tahun, khusus bagi pelanggan di wilayah Jabodetabek, Medan, Makassar dan Padang. 

Skema ini menawarkan penjualan mobil Toyota dengan cicilan mulai dari Rp 2 juta per bulan cukup membayar down payment (DP) 20 persen, atau bisa pilih cicilan lebih murah hingga 30 persen.

Sedangkan untuk pelanggan yang berdomisili di wilayah Jabodetabek yang tertarik berlangganan mobil Toyota lewat program KINTO, ada kemudahan yang luar biasa karena sudah tidak perlu lagi bayar DP. Cukup bayar subscription fee, pelanggan sudah bisa menikmati layanan berlangganan kendaraan Toyota. 

Kalau pilihan modelnya Agya, Avanza, Yaris, Voxy, dan Corolla Cross, pelanggan bisa mendapatkan free 1 month subscription fee di bulan ke-13, atau saat melanjutkan kontrak di tahun berikutnya.

Seluruh pembelian mobil Toyota pada periode kuartal pertama tahun ini punya kesempatan ikut program lucky draw yang berhadiah 1 unit Voxy serta 200 unit iPhone 12 mini, luar biasa kan?

“Kami berharap, berbagai kemudahan yang ditawarkan TAM dapat berkontribusi dalam mendorong pelanggan kembali bersemangat dalam menjalani mobilitas yang lebih tinggi, dalam menyambut pemulihan ekonomi nasional,” tutup Anton.

Cara Menghitung Pajak Kendaraan Bermotor

0

Setiap pemilik kendaraan bermotor wajib membayar pajak. Karena pemilik mobil atau sepeda motor sudah tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Untuk tarif pajak penjualan atas barang mewah kendaraan bermotor angkutan orang sesuai aturan yang berlaku ditetapkan sebesar 15-70 persen dari harga jual.

Sementara untuk kendaraan bermotor kapasitas pengangkutan kurang dari 10 orang termasuk pengemudi bisa ditetapkan berdasarkan kapasitas isi silinder dengan tarif pajak 10-125 persen dari harga jual. Sedangkan jika lebih dari 10-15 orang termasuk pengemudi, maka tarifnya mulai 15-30 persen dari harga jual..

OLXer juga harus tau kalau tarif PPnBM mobil maupun sepeda motor dalam periode tertentu mengalami perubahan yang ditetapkan dalam peraturan pemerintah.

Nah, jika ingin tahu berapa tarif PPnBM kendaraan bermotor yang saat ini berlaku, berikut ulasannya.

Pengenaan pajak pada kendaraan bermotor juga diatur dalam UU No.28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Selain itu, pengenaan pajak kendaraan bermotor juga bersifat progresif sehingga ditetapkan berdasarkan tingkat kepemilikan, seperti kepemilikan kendaraan pertama, kedua, ketiga, keempat dan seterusnya.

Bahkan dilansir klikpajak.id, berdasarkan pasal 6 UU No 28 Tahun 2009 tentang PDRD, tarif pajak progresif kendaraan bermotor ditetapkan sebesar:

– Kepemilikan kendaraan bermotor pertama dikenakan biaya paling sedikit 1 persen, paling besar 2 persen

– Kepemilikan kendaraan bermotor kedua, ketiga, dan seterusnya dibebankan tarif paling rendah 2 persen dan paling tinggi 10 persen.

Hanya saja, setiap daerah mempunyai kewenangan sendiri berapa besar tarif kepemilikan pajak kendaraan bermotor tersebut dengan syarat tidak melebihi rentang tarif yang tercantum dalam undang-undang yang berlaku.

Sedangkan di Jakarta, sesuai Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No.2 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah No.8 Tahun 2010 tentang Pajak Kendaraan Bermotor

– 2 persen untuk kendaraan pertama

– 2,5 persen untuk kendaraan kedua

– 3 persen untuk kendaraan ketiga

– 3,5 persen untuk kendaraan keempat

– 4 persen untuk kendaraan kelima

– 4,5 persen untuk kendaraan keenam

– 5 persen untuk kendaraan ketujuh

– 10 persen untuk kendaraan kedelapan dan seterusnya hingga ke-17.

Artinya, pengenaan pajak mobil dan motor di Jakarta untuk mobil pertama tarif pajaknya 2 persen dan untuk mobil kedua tarif pajaknya 2,5 persen dan seterusnya.

Cara Menghitung Pajak

Jika ingin tahu besaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) OLXer, berikut caranya :

Rumus: Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) x koefisien x tarif pajak

Seperti diketahui, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) adalah harga atau nilai yang sudah ditetapkan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) yang sebelumnya sudah mendapatkan data dari Agen Pemegang Merek (ATPM).

Sedangkan Koefisien merupakan, NJKP diperoleh dengan rumus: (PKB/2) x 100. Nilai PKB ini tertera pada lembar bagian belakang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Sementara jika merasa terkena tarif pajak progresif, maka ketika sudah mengetahui hasil NJKB, berikutnya dikalikan dengan persentase pajak progresif kendaraan bermotornya.

Adapun Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) ditentukan untuk mendapatkan pajak progresif tiap kendaraan.

Melansir akun Instagram @humaspajakjakarta, ada contoh membayar pajak dimana untuk  SWDKLLJ sudah ditentukan mobil Rp 143.000 dan sepeda motor Rp 35.000

Daihatsu Masih Buntuti Toyota di Posisi 2 Merek Mobil Terlaris di Indonesia

0

Dampak pandemi Covid-19 membuat penjualan otomotif nasional pada 2020 lalu merosot tajam hingga hampir 50 persen jika dibandingkan pada 2019.

Berdasarkan catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) wholesales (penjualan pabrik ke dealer) sepanjang 2020 sekitar 532.027 unit atau turun 48,35 persen dari 2019 yang tembus 1.030.126 unit. Hal serupa juga terjadi pada retail sales (penjualan dealer ke konsumen) yang hanya laku 578 ribu unit atau turun 45 persen dari 2019.

Dari sekian merek otomotif nasional, Daihatsu rupanya tak ambil pusing dengan menurunya penjualan produknya. Sebab, hal ini juga terjadi pada semua brand.

Namun begitu, merek mobil Jepang yang satu ini rupanya masih berbangga hati jika melihat data penjualan selama pandemi Covid-19. Bagaimana tidak, Daihatsu mengklaim berhasil mempertahankan posisi ranking 2 selama 12 tahun berturut-turut sejak 2009 silam.

Hal ini pun diungkapkan Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso saat acara video conference, Jumat (15/1/2021).

“Daihatsu bersyukur dapat mempertahankan posisi nomor 2 selama 12 tahun berturut-turut pada penjualan ritel otomotif nasional. Kami berharap kita semua dapat terus menjaga protocol kesehatan agar masalah pandemi Covid-19 dapat segera berlalu, sehingga pasar otomotif di tahun 2021 dapat terus bergairah,” jelasnya.

Lebih lanjut Hendrayadi mengatakan, sepanjang 2020 penjualan Daihatsu mencapai 100.026 unit, turun 44 persen. Kata dia, angka ini lebih jika melihat kondisi pasar nasional yang menurun, namun Daihatsu menghasilkan kenaikan market share sebesar 0,3 persen menjadi 17,3 persen.

Pada Semester satu tahun 2020, retail sales Daihatsu pada Kuartal I (Januari-Maret) mencapai volume sebesar 39.186 unit. Memasuki kuartal II (April-Juni) pasar otomotif Indonesia mengalami penurunan yang paling dalam pada Mei, Daihatsu tetap mencatatkan penjualan 14.391 unit di periode ini.

Memasuki Semester kedua tahun 2020, seiring tren peningkatan penjualan otomotif nasional, Daihatsu mencatatkan penjualan ritel 19.911 unit pada Kuartal III (Juli-September), dan Kuartal IV (Oktober-Desember) di tengah pandemi yang masih terjadi mencatatkan penjualan sebesar 26.538 unit.

Penjualan Daihatsu didominasi oleh tiga model utama, yaitu Sigra dengan capaian sebanyak 26.219 unit (berkontribusi 26,2 persen), diikuti oleh Gran Max Pick-Up 24.297 unit (24,3 persen), dan

Selain itu, ada juga Daihatsu Terios 14.493 unit (14,5 persen), lalu ada Ayla sebanyak 12.791 unit (12,8 persen), Gran Max Mini Bus 10.179 unit (10,2 persen), Xenia 9.231 unit (9,2 persen), Luxio 1.969 unit (2 persen), serta Sirion 847 unit (0,8 persen).