Senin, Oktober 12, 2026
Beranda blog Halaman 1367

Dampak Positif dan Negatif Wacana Pajak Nol Persen Mobil Baru

0

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita baru-baru ini membisiki Menteri Keuangan, Sri Mulyani dengan sebuah usulan agar pajak pembelian mobil baru dibuat nol persen, setidaknya sampai Desember 2020.

Wacana ini bertujuan memberikan stimulus kepada masyarakat agar lebih berminat melakukan pembelian mobil baru di tengah masa pandemi COVID-19.

Jika ini benar-benar terwujud, bisa dipastikan harga mobil-mobil baru akan semakin terjangkau, karena tidak ada biaya yang timbul dari pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) dan pajak pertambahan nilai (PPN) yang selama ini merupakan sumber pemasukan kas negara. Serta pajak kendaraan bermotor (PKB) bea dan balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) yang menjadi sumber pendapatan pemerintah daerah.

Secara psikologis, bisikan ini tentu membawa dampak positif bagi pertumbuhan penjualan kendaraan roda empat, serta harapan tercapainya target penjualan tahunan yang sudah dicanangkan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO).

Angka penjualan mobil baru di tengah kondisi yang sangat menantang ini memang masih jauh dari kata memuaskan, alih alih justru GAIKINDO harus merevisi target awal 1 juta unit mobil baru terjual di tahun 2020 (target sebelum pandemi) menjadi 600 ribu unit.  

Empat bulan tersisa di tahun ini, angka revisi tersebut ternyata masih cukup berat, sehingga ada rencana GAIKINDO bakal hadirkan revisi jilid II. 

Sepanjang Januari – Agustus 2020, total wholesales (pengiriman unit dari pabrik ke dealer) baru mencapai angka 323,507 unit. Dengan angka penjualan retail (penjualan dealer ke konsumen) periode yang sama mencatat angka 364,034 unit. *Data penjualan situs resmi GAIKINDO Januari – Agustus 2020 

Dari sisi produsen mobil maupun produsen suku cadang, wacana ini membawa angin sejuk yang bisa meningkatkan aktivitas produksi pabrikan mobil yang belakangan mandek. Sekaligus menjadi jaminan tidak adanya gelombang PHK besar-besaran. 

Namun disisi lain, rencana ini sekaligus membawa dampak yang kurang baik bagi pelaku bisnis mobil bekas. 

“Sudah pasti kalau terjadi, harga akan turun drastis. Kita sebagai pemain mobil bekas akan terkena dampak luar biasa, koreksi harga yang luar biasa. Kebijakan itu akan membuat pasaran mobil bekas banyak bergejolak. Sedangkan kami sudah terlanjur pinjam uang kepada bank, akan terancam melumpuhkan showroom-showroom dan terancam bangkrut,” keluh Yopi pemilik salah satu showroom mobil bekas di Jakarta, dilansir dari detikcom, Selasa (22/9/2020).

Sebuah kekhawatiran yang sangat beralasan, mengingat dampak yang akan terjadi bagi bisnis jual-beli mobil bekas. 

“Namun ini masih sekadar wacana yang membutuhkan banyak pertimbangan oleh Pemerintah dalam mewujudkannya, bagaimana nantinya kebijakan ini akan memberikan dampak, termasuk impact-nya bagi bisnis mobil bekas,” ucap Johnny Widodo, CEO OLX Autos Indonesia mengomentari wacana tersebut.

“Semoga nantinya Pemerintah mampu menemukan formula tepat dalam menyikapi krisis industri otomotif di Tanah Air tanpa harus mengorbankan elemen lainnya yang tentunya juga tidak kalah penting dalam menggairahkan kembali perekonomian nasional,” tutup Johnny Widodo.

Modifikasi Suzuki Ignis Garapan Garasi Drift Pakai Kaca Film V-KOOL Varian Terbatas

0

Sebagai salah satu parts pendukung tampilan mobil agar tampil kian ciamik, kaca film V-KOOL turut mensukseskan ajang modifikasi yang digelar secara virtual, Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 yang akan berlangsung pada 10 Oktober 2020 mendatang.

Kehadiran V-KOOL di ajang ini bukan kali pertama. Di penyelenggaraan ajang-ajang sebelumnya merek kaca film paling dikenal masyarakat se-Indonesia ini selalu konsisten mengisi booth IMX.  

“V-KOOL memang selalu menjadi kaca film pilihan modifikator, dalam negeri maupun di luar negeri. Selain karena kemampuannya menolak panas cukup tinggi untuk melindungi interior, tampilannya yang elegan serta citra kemewahannya menjadikan mobil modifikasi semakin berkelas,“ ujar Linda Widjaja, Vice President PT V-KOOL Indo Lestari, Senin (5/10/2020).

Menariknya dalam ajang IMX tahun ini, karena ada giveaway bagi penonton IMX paling beruntung berupa sebuah mobil yang sudah dimodifikasi full oleh modifikator andal Garasi Drift.

Suzuki Ignis yang diubah dengan konsep time attack bernuansa street racing tersebut menggunakan kaca film V-KOOL Limited Edition. Artinya kaca film ini variannya dijual terbatas dan tidak semua outlet V-KOOL menyediakannya.

Ini menjadi kaca film varian tertinggi V-KOOL dengan kombinasi VK30 untuk kaca depan dan VK10 pada kaca samping dan belakang. Kemampuannya untuk menolak panas merupakan yang tertinggi di dunia saat ini.

Harga untuk paket lengkap V-KOOL Limited Edition mencapai Rp 12 juta untuk tipe mobil penumpang reguler. Setiap aplikasi paket kaca film dengan harga yang cukup lumayan itu akan dipasangi stiker crystal I'm V-KOOL yang eksklusif dan Limited edition privilege card yang dengan benefit seperti potongan harga serta keuntungan lainnya, bergantung kebijakan masing-masing dealer V-KOOL. 

Limited edition privilege card ini bersifat eksklusif dan mempunyai nomor urut sesuai dengan produk yang dikeluarkan.

Selama ajang modifikasi IMX 2020 berlangsung, sebagai salah satu merek supporting, V-KOOL menawarkan berbagai paket penawaran khusus, berupa diskon hingga 30 persen untuk pembelian produk, serta voucher cashback sampai dengan Rp 500 ribu. 

“Tersedia juga paket bundling kaca film V-KOOL dengan Glass Fusion bonus car fogging disinfectant atau premium car wash di official shop V-KOOL khusus, mulai 10 hingga 15 Oktober 2020,” tutup V-KOOL dalam keterenagan tertulisnya. 

Bertahun-Tahun Tak Punya Surat-Surat, Ratusan Pemilik Royal Enfield Meradang

0

Berita kurang sedap datang dari merek sepeda motor India, Royal Enfield yang berbisnis di Indonesia melalui PT Distributor Motor Indonesia (DMI). 

Hubungan harmonis keduanya berakhir di bulan Juli 2020 lalu dan meninggalkan masalah berlarut-larut yang kemudian merugikan pihak konsumen. 

Jumat, 2 Oktober 2020 lalu, kantor DMI yang awalnya merupakan head office Royal Enfield di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, digeruduk konsumen pemilik motor Royal Enfield yang meradang karena surat-suratnya sampai saat ini belum jelas.

Mereka menuntut penyelesaian surat-surat motor seperti STNK dan BPKB yang terus digantung tanpa kepastian.

Tidak kurang dari 200 orang konsumen pemilik motor Royal Enfield bergabung dalam Komunitas Royal Enfield Bodong (KRIBO) yang dikomandoi Derrick Kurniawan membawa persoalan yang sudah terjadi bertahun-tahun ini. 

“Kami 90 persen beli cash, waktu itu menurut dealer STNK jadi 2 sampai 4 bulan, BPKB paling lama 1 sampai 2 bulan. Tapi akhirnya sudah 2 tahun STNK dan BPKB nggak jadi-jadi,” ujar Derrick Kurniawan seperti dikutip dari GridOto.

Ming-Ming, sapaan akrab Derrick Kurniawan menduga, pihak DMI sudah melakukan tindakan pencucian uang konsumen.

“Setelah ditelusuri, ada dugaan DMI memutar uang di bisnis lain. Logikanya, kami Juni 2019 beli, Agustus 2020 disuruh ambil STNK, begitu diambil, STNK masa berlakunya hanya sampai Januari 2021,” curhatnya.

Jumlah kerugian yang ditanggung konsumen Royal Enfield juga tidak kecil, bernilai hingga miliaran rupiah. 

“Karena dari database kami ada 200 orang yang belum dapat surat-surat, sementara untuk pengurusan dokumen setiap satu motor, konsumen rata-rata sudah habis Rp 14 juta. Jadi kalau ditotal sekira Rp 2,8 miliar,” lanjut Ming-Ming. 

Senada dengan curhatan tersebut, Donny Hendaris, Presiden Royal Riders Indonesia (RORI) juga menyebut saat ini sekira 50-an member di komunitasnya belum mendapatkan STNK dan BPKB.

Padahal rata-rata pembelian unit motor berlangsung sejak awal hingga akhir tahun 2019 lalu. 

Donny menjadi salah satu pemilik motor Royal Enfield yang intens melakukan komunikasi dengan DMI. Menurutnya memang ada masalah internal di DMI yang tidak bisa disampaikan secara terbuka. 

“Masalahnya nggak bisa saya jelaskan. Namun DMI sudah berkomitmen untuk menyelesaikan semuanya,” jelas Donny yang membeli Royal Enfield Classic 500 dikutip dari KabarOto.

Pemilik Royal Enfield dijanjikan setiap minggu akan ada 20 sampai 30 surat-surat motor lewat biro jasa,” tambahnya. 

Menanggapi persoalan ini, Ubeng, Staf General Affair DMI berusaha menemui pendemo dan bernegosiasi dengan konsumen yang datang. 

“Saat ini surat-surat sedang diproses, tiap Jumat akan diupdate nama-nama yang akan dibuatkan surat-suratnya,” pungkas Ubeng.

Alasan Honda Mundur dari Ajang Formula One, Ingin Fokus ke Mobil Ramah Lingkungan

0

Prinsipal mobil Honda membuat sebuah keputusan yang cukup mengejutkan publik dunia, khususnya pecinta balap jet darat, Formula One (F1). Honda Motor Co., Ltd tidak akan ambil bagian lagi dalam balapan untuk musim 2022 setelah memutuskan berhenti usai musim balap F1 tahun depan.

Adapun alasannya karena pabrikan asal Jepang ini sedang fokus dalam pengembangan mesin ramah lingkungan untuk mengurangi polusi karbon. 

Komitmen tersebut, menurut Honda bisa diwujudkan hanya dengan cara memfokuskan sumber daya perusahaan dalam penelitian dan pengembangan ke bidang unit daya dan teknologi energi untuk masa depan, termasuk teknologi kendaraan sel bahan bakar (FCV) dan baterai EV (BEV), yang akan menjadi inti dari produk dengan teknologi bebas karbon. 

Upaya “realisasi pengimbangan karbon pada tahun 2050” ini akan terus digenjot serta mempercepat inisiatif dengan target di tahun 2030 sebanyak dua per tiga seluruh penjualan unit mobil Honda secara global berasal dari mobil listrik.

“Di ajang F1, Honda sudah sukses mencapai tujuan untuk meraih kemenangan. Dan sekarang, kami akan menyalurkan kekuatan kami untuk mencapai inovasi di bidang baru dalam menciptakan unit tenaga dan energi bebas karbon serta mewujudkan pengimbangan karbon. Ini akan menjadi tantangan yang berat dan sulit seperti berkompetisi di F1, dan juga akan menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Honda bersama masyarakat,” komentar Takahiro Hachigo, Representative Director and CEO of Honda Motor Co., Ltd terkait keputusan Honda berhenti dari ajang F1, dalam sebuah siaran pers Honda global, Senin (5/10/2020). 

Honda memulai sejarah Formula One tahun 1964 kemudian mundur di tahun 1968 menyusul kecelakaan fatal pembalap Honda Jo Schlesser. Honda kembali lagi ke F1 pada tahun 1983 sebagai pemasok mesin, dan memenangkan gelar konstruktor 1986 dan 1991 bersama Williams dan McLaren serta beberapa nama legenda pembalap F1 seperti Nelson Piquet, Ayrton Senna dan Alain Prost. 

Tercatat Honda beberapa kali keluar masuk kompetisi, sampai terakhir di tahun 2015 Honda kembali berkompetisi di F1 sebagai pemasok mesin kepada beberapa tim dan menunjukkan performa yang sangat kompetitif. Musim F1 2020 Honda memasok mesin untuk dua tim sekaligus, yaitu Red Bull Racing dan Scuderia AlphaTauri. Bersama kedua tim tersebut, Honda mampu meraih tiga kemenangan di musim lalu serta dua kemenangan sejauh ini di musim 2020.

Tahun ini juga, tepatnya di bulan April 2020, Honda membuat penelitian baru yang disebut Innovative Research Excellence, Power Unit & Energy. Dimana Honda akan mengalokasikan manajemen energi dan teknologi bahan bakar serta pengetahuan yang terkumpul melalui aktivitas F1 untuk unit daya dan teknologi energi ini dan mengambil inisiatif sambil berfokus pada realisasi pengimbangan karbon di masa depan.

Perusahaan Mobil Listrik Tesla Ingin Investasi di Indonesia

0

Perusahaan kendaraan listrik asal Amerika Serikat, Tesla Inc, dikabarkan telah melakukan diskusi awal dengan pemerintah terkait rencana keinginannya untuk berinvestasi di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Plt Deputi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) Ayodhia Kalake, seperti dilansir Reuters, Senin (5/10/2020).

Tidak disebutkan secara detail seberapa besar keinginan Tesla berinvestasi. Akan tetapi, Tesla sudah menghubungi pemerintah Indonesia secara informal.

“Itu masih diskusi awal dan belum detail. Kami perlu diskusi lebih lanjut dengan Tesla,” kata Ayodhia.

Jika benar Tesla ingin menancapkan kuku bisnisnya di Indonesia, memang cukup masuk akal. Mengingat, beberapa perusahaan luar negeri seperti LG Chem Ltd dari Korea Selatan dan Contemporary Amperex Technology Ltd dari China sudah lebih dulu berinvestasi untuk membangun pabrik baterai lithium di Indonesia.

Ya, seperti diketahui, Indonesia ingin menjadi pemain utama dalam pemasok baterai lithium secara global. Hal ini didasari karena Indonesia memiliki cadangan bahan baku berupa nikel dan kobalt sangat besar untuk dikembangkan menjadi industri baterai lithium sebagai komponen utama kendaraan listrik.

Salah satu kandungan nikel yang jumlahnya sangat banyak dan akan menjadi bahan utama pembuat baterai listrik ditemukan berlimpah ruah di Morowali, Sulawesi Tengah.

Sementara itu, Tesla sendiri diketahui ingin meningkatkan produksi kendaraan listrik  termasuk truk dan proyek tenaga surya. Sedangkan sang bos Tesla, Elon Musk,  pada tahun ini mendesak penambang untuk memproduksi lebih banyak nikel dengan menawarkan kontrak “raksasa” jangka panjang, namun tetap memperhatikan lingkungan.

Indonesia sendiri akan memberikan insentif bagi mereka yang ingin berinvestasi perihal kendaraan listrik.

Adapun dengan semakin banyaknya kendaraan listrik, maka hal tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi emisi karbon.

 

Anies Baswedan Perpanjang PSBB, Korlantas Polri Belum Terapkan Aturan Ganjil Genap

0

Masyarakat Jakarta hingga hari ini, Selasa, 6 Oktober 2020, masih diperbolehkan untuk beraktivitas menggunakan kendaraan pribadi tanpa harus mengkhawatirkan aturan Ganjil Genap di beberapa ruas jalan ibukota.

Disebutkan oleh Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, sistem Ganjil Genap belum diberlakukan mengikuti aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kembali diperpanjang oleh Pemerintah Kota DKI Jakarta.

“Karena PSBB diperpanjang, peniadaan ganjil genap juga diperpanjang,” ujar Sambodo Purnomo Yogo dikutip dari laman resmi Korlantas Polri, Selasa (6/10/2020).

Seperti diketahui, Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta sudah memberlakukan aturan PSBB tahap kedua mulai 14 hingga 27 September 2020. Langkah ini ditempuh untuk terus menekan jumlah penyebaran virus Corona di Jakarta yang kurva-nya terus meningkat.

Kemudian aturan PSBB ini kembali diperpanjang lagi mulai 28 September sampai 11 Oktober 2020. 

Dengan demikian, aturan Ganjil Genap juga ikut ditiadakan hingga PSBB berakhir.

Meski tidak disarankan untuk masyarakat keluar rumah, namun jika terpaksa, sebaiknya tetap menggunakan kendaraan pribadi agar tidak mudah tertular.

Selain itu, tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan selalu membawa hand sanitizer selama beraktivitas. Dan jangan lupa untuk rutin melakukan pembersihan kendaraan secara berkala, termasuk semprot desinfektan di dalam kabin agar virus dan bakteri yang menempel bisa hilang. 

Marak Pencurian Pelek dan Ban Mobil Tesla Model 3 Saat Parkir

0

Setiap perusahaan mobil listrik Tesla menghadirkan produk terbaru, maka akan banyak yang menyorotnya. Hal ini karena mobil Tesla tidak hanya menciptakan mobil sebagai tunggangan tetapi seperti menghadirkan teknologi modern ke dalam sebuah mobil.

Namun OLXer harus tahu, bahwa pemilik mobil Tesla khususnya Model 3 di Amerika Serikat kini sedang dilanda kekhawatiran. Pasalnya, kaki-kaki mobil seperti pelek dan ban bisa raib digondol maling.

Bahkan meningkatnya kasus pencurian kaki-kaki berupa pelek dan ban mobil Tesla Model 3 juga diungkapkan Pacific Division of Los Angeles Police Department (LAPD) dalam akun resmi Twitter.

“Tesla owners in Palms and Mar Vista Area, be aware #Tesla Rims and Tires are a hot commodity in the black market,” the department tweeted. “** DO ** Activate the #sentrymode and plug a flash drive to record events…** Whenever possible, park in well lit public areas.”

Setidaknya, maksud dari cuitan kepolisian Los Angeles tersebut adalah bahwa para pemilik mobil Tesla di Area Palms dan Mar Vista harus berhati-hati karena pelek dan roda mobil tersebut kini menjadi incaran pencuri. Pelek yang digondol pelaku dikabarkan akan dijual di pasar gelap.

Namun begitu, kepolisian juga menyarankan agar para pemilik mobil Tesla mengaktifkan fitur keamanan Mode Sentry. Lalu apa fitur Mode Sentry ?

Diketahui fitur ini akan mengawasi sekitar lokasi dimana mobil Tesla di parkir. Jika terdeteksi ada ancaman pencurian, kamera pada mobil akan merekamnya dan sistem alarm akan diaktifkan.

Menariknya, fitur ini disebut-sebut akan dapat secara otomatis menyalakan sistem informasi pada dashboard, dan juga sistem audio akan menyala dengan suara keras sehingga dapat membuat pencuri menjadi panik.

Selain itu, kepolisian setempat juga menyarankan jika ingin memarkirkan mobil di tempat umum, maka lakukan di tempat terang. Sedangkan jika di rumah, sebisa mungkin parkir di garasi rumah.

 

 

Robot Desinfeksi Buatan Mahasiswa Indonesia Juara di Ajang Shell Eco-marathon

0

Mahasiswa dari Universitas Brawijaya Malang mengukir prestasi membanggakan di ajang Spirit of Shell Eco-marathon Virtual Off-Track Award 2020. Tim Apatte62 menjadi juara sekaligus mengharumkan nama bangsa usai mengalahkan negara peserta asal Asia lainnya seperti Brunei Darussalam, Tiongkok, Mesir, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Singapura.

Dalam kompetisi virtual ini, video karya tim Apatte62 menceritakan kisah perjalanan mereka dalam mengembangkan robot desinfeksi berteknologi sinar UV untuk sterilisasi ruangan demi berkontribusi pada pencegahan penyebaran virus penyebab COVID-19. 

Teknologi robot hasil kreasi mahasiswa Universitas Brawijaya tersebut dinilai sukses dalam memanfaatkan ilmu pengetahuan yang menawarkan solusi inovatif dalam menghadapi tantangan pandemi di seluruh dunia. 

Dimana model canggih ini juga terus dikembangkan tim Apatte62 agar nantinya bisa diproduksi massal agar bisa dirasakan manfaatnya oleh orang banyak. 

Shell Eco-marathon sendiri merupakan sebuah kompetisi global tahunan bagi para pelajar dan mahasiswa yang menguji gagasan inovatif untuk menjawab isu-isu efisiensi energi hari ini dan masa depan. 

Berbeda dengan kompetisi sebelumnya, tahun ini konsep lomba mengadaptasi situasi pandemi, sehingga berlangsung dengan format virtual berupa konten video berdurasi maksimal lima menit yang menampilkan karya inovasi peserta serta menjelaskan gagasan serta proses pengembangan inovasi yang dilakukan secara efisien, fungsional, dan mengutamakan aspek keamanan. 

“Spirit of Shell Eco-marathon merupakan sebuah penghargaan khusus yang dianugerahkan Royal Dutch Shell kepada tim-tim mahasiswa yang selama masa pandemi ini telah menunjukkan ketekunan, kepedulian, empati dan inovasi,” tulis Shell dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10/2020).

Mewakili Shell, Rhea Sianipar, VP External Relations Shell Indonesia, menyambut gembira pencapaian luar biasa ini dan mengapresiasi semua peserta asal Indonesia yang berhasil masuk ke tahapan final dari kompetisi Spirit of SEM. 

“Kemenangan Tim Apatte62 merupakan bukti bahwa generasi muda Indonesia tak pernah berhenti berkarya dan berprestasi. Bahkan di situasi pandemi seperti saat inipun, anak-anak muda Indonesia mampu mencetak prestasi dunia yang mengharumkan nama Indonesia,” ujarnya. 

Menurutnya, kreativitas Apatte62 dalam menerapkan sains, teknologi, teknik dan matematika untuk merespon pandemi COVID-19 memberikan kesan kepada para juri. 

Tim Apatte26 beranggotakan Muhammad Alfian Ambong selaku manajer tim, Rayhan Nabil, Aulia Rahma Dieny, Rafif, Ezrha Pragiwaka, Devin Anindya Satyatama, Muhammad Reza Baramardhika, Calvin Fajar, Dwiagni Putra, Miftah Solahuddin, Fahri Fauzan, dan Dr. Eng. Ir. Denny Widhiyanuriyawan, ST., MT sebagai dosen pembimbing. 

“Terima kasih kepada Shell Eco-marathon yang telah memberikan penghargaan Spirit of Shell Eco-marathon. Kami sangat bangga atas penghargaan ini, dan ingin terus bisa berkontribusi kepada masyarakat dengan prestasi-prestasi kami lainnya,” pungkas Muhammad Alfian Ambong.

Terampil Mengemudi, Terampil Mengolah Emosi, Aman dan Selamat Saat Berkendara

0

Terampil serta cekatan saat mengemudi bukan menjadi jaminan selamat di jalan raya. Jika tidak diimbangi dengan kondisi kejiwaan yang sehat dan stabil, malah bisa jadi membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.  

Mengemudi mobil bukan sebuah pekerjaan mudah. Siapapun orang yang mengemudikan mobil di jalan raya punya tanggung jawab cukup besar. Jika dilakukan tidak sesuai aturan serta perundang-undangan yang berlaku, akibatnya bisa sangat fatal, termasuk mengancam jiwa pengemudi itu sendiri serta orang lain.

Selalu menggunakan seat belt, melaju dengan kecepatan sesuai ketentuan, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas merupakan ciri pengemudi yang bertanggung jawab serta memiliki faktor mental yang sehat. 

Pengemudi dengan tipikal tersebut sadar betul akan bahaya yang mengancam di jalan, sehingga mereka akan lebih berhati-hati. 

Keterampilan mengemudi dibagi dalam dua kelompok besar, yaitu : 

Keterampilan Emosi

Keterampilan emosi dibutuhkan agar pengemudi dapat mengendalikan emosinya dengan baik ketika berkendara. Dengan menjaga emosi, pengendara bisa mengambil keputusan yang bijak dalam menghadapi situasi yang berubah cepat, dengan tujuan utama menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan. 

Soft skill ini memiliki peran sangat penting untuk memastikan orang megemudi sesuai kaidah safety driving.

Syarat utama untuk mendapatkan lisensi mengemudi atau Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah sudah berusia lebih dari 17 tahun. Usia ini dianggap sudah cukup dewasa dalam mengambil keputusan.

Meski begitu, tetap dibutuhkan kematangan emosi dalam mengambil keputusan krusial yang biasanya ditandai dengan pengalaman dan jam terbang di balik kemudi.

Keterampilan emosi membuat pengemudi dapat berpikir tenang dan tidak gegabah dalam mengambil keputusan, seperti tidak emosional ketika ada mobil lain memotong jalur. 

Atau tidak melanggar traffic light saat lampu merah menyala, meski situasi memungkinkan. 

Selalu menggunakan seat belt tanpa diminta, menjaga jarak aman dan waspada pada lingkungan sekitar mobil, serta mematuhi aturan lalu lintas lainnya tanpa ragu. Semua diambil dengan keyakinan untuk menjaga keamanan seluruh pengguna jalan.

Keterampilan Mengemudi

Keterampilan mengemudi terkait kompetensi ketika berada di balik kemudi. Biasanya berhubungan dengan teknis mengemudi alias hard skill, dimana kita harus bisa menguasai teknik berkendara dengan baik sehingga dapat merespons segala kondisi yang berkembang dengan tepat. 

Skill dasar mengemudi mobil bisa diperoleh di lembaga kursus mengemudi mobil yang sesuai kualifikasi pemerintah atau belajar dari pengemudi lain yang punya kompetensi dan jam mengemudi memadai.

Tentu kita pernah melihat sopir yang kesulitan saat memarkirkan mobilnya karena belum mahir bermanuver di area terbatas. 

Atau ada juga yang melakukan gerakan pindah jalur tiba-tiba, belok tanpa memberikan aba-aba lampu sein, gugup saat menyalip sehingga membuat pengguna jalan lainnya kesulitan. 

Rata-rata mereka yang belum terlalu terampil mengemudi akan kesulitan mengantisipasi saat terjadi kondisi darurat seperti menghindar atau pengereman darurat. 

Meningkatkan skill mengemudi, kejadian-kejadian seperti di atas tentu tidak harus terjadi di jalanan. Akan tetapi, selain keduanya, kondisi fisik pengendara serta kondisi kendaraan juga punya andil cukup besar dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan saat berkendara.

Saat menyetir jarak jauh, pastikan kondisi tubuh selalu fit. Jika kelelahan, segera menepi untuk beristirahat. Begitu juga jika dalam kondisi mengantuk, sebaiknya istirahat agar tidak terjadi microsleep yang selama ini juga menjadi sumber petaka.

Kemudian perhatikan juga kondisi part kendaraan seperti sistem pengereman dan kondisi ban. Sebaiknya pemilik kendaraan selalu rutin dalam melakukan perawatan di bengkel resmi. Contohnya pemilik mobil merek Toyota, lakukan perawatan di jaringan Auto2000 yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Dengan memiliki dua keterampilan tersebut, serta kondisi pengemudi dan kendaraan yang fit, berkendara akan aman dan menyenangkan. 

So, sebelum memutuskan untuk berkendara di jalan raya, pastikan kalian sudah punya keterampilan emosi dan keterampilan mengemudi. Stay safe!

Masyarakat Desa Gampang Beli BBM Berkualitas Pertamina, Ada 41 Pertashop di Jawa Barat

0

PT Pertamina (Persero) semakin gencar mengoperasikan unit Pertashop untuk melayani kebutuhan bahan bakar berkualitas di pelosok desa. 

Melalui Marketing Operation Region (MOR) III Jawa Bagian Barat, per Oktober 2020 ini sudah ada 41 unit Pertashop yang beroperasi di wilayah Jawa Barat.

“Pertamina terus bergerak memperluas pembangunan Pertashop untuk mencukupi kebutuhan energi bagi masyarakat di pelosok desa. Terutama masyarakat yang tinggal jauh dari lokasi SPBU,” ujar Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan, lewat siaran pers PT Pertamina (Persero), Selasa (6/10/2020).

41 titik Pertashop yang sekarang sudah mulai melayani masyarakat pedesaan itu terletak di wilayah Bandung Raya dan Priangan Timur (8 unit), wilayah Purwasuka (Purwakarta, Subang, dan Karawang) serta Kabupaten Bekasi (11 unit), wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) (10 unit), dan wilayah Sukabumi serta Cianjur (12 unit).

Terakhir pada Jumat pekan lalu, 2 Oktober 2020, PT Pertamina (Persero) MOR III kembali meresmikan unit Pertashop di Jalan Raya Majalaya, Desa Cipeujeuh, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pertashop tersebut berkapasitas 3.000 liter per hari dengan menyediakan hanya produk bahan bakar oktan tinggi, yakni Pertamax RON 92 berasal dari Fuel Terminal Bandung Group.

“Pertashop hadir sebagai lembaga penyalur resmi berskala kecil untuk melayani kebutuhan konsumen akan produk berkualitas Pertamina. Di Pertashop, masyarakat akan mendapatkan BBM dengan harga, kualitas, dan takaran yang sama seperti di SPBU,” jelas Eko. 

Meski berkonsep Pertashop, pelayanan yang diberikan berstandar SPBU Pertamina, bahkan operator yang bertugas tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, face shield, dan hand sanitizer, juga melayani fasilitas transaksi non tunai melalui aplikasi MyPertamina. 

Eko berharap, Pertashop semakin memudahkan masyarakat di desa dalam mengakses energi berkualitas, sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi di desa. “Diharapkan masyarakat di pelosok desa dapat semakin merasakan kehadiran Pertamina,” pungkasnya. 

Bagi masyarakat lain yang berminat membangun kemitraan dengan PT Pertamina (Persero) untuk membangun Pertashop, produk dan layanan Pertamina, hubungi Call Center Pertamina di 135.