Sabtu, Oktober 10, 2026
Beranda blog Halaman 1375

China Gelar Pameran Auto Show 2020 di Masa Pandemi, Honda Tampil All Out

0

China merupakan negara pertama yang mengalami krisis akibat pandemi COVID-19. Virus corona pertama kali muncul di kota Wuhan, Ibukota Provinsi Hubei yang menjadi kota terpadat di China bagian tengah.

Meski masih berada dalam situasi pandemi, Wuhan dan hampir seluruh wilayah China lainnya sudah mulai terlepas dari krisis, dan kegiatan ekonominya perlahan sudah mulai berangsur normal kembali. 

Menandai bangkitnya kembali industri otomotif negara dengan penduduk terbanyak di dunia ini, China mengumumkan siap menggelar Beijing International Automotive Exhibition 2020 (Auto China 2020) pada tanggal 26 September 2020 – 5 Oktober 2020 mendatang. 

Pameran ini dihelat di China International Exhibition Center, Beijing, China.

Tahun ini, Honda Motor (China) Investment Co., Ltd., anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Honda di China mengkonfirmasi keikutsertaannya dalam ajang pameran ini. 

Honda berencana untuk menampilkan sebuah mobil konsep untuk pertama kalinya di dunia, sebuah model mobil listrik pertama Honda yang akan diproduksi secara masal di masa mendatang. 

Selain itu, booth Honda di ajang Auto China 2020 juga bakal menampilkan Honda CR-V PHEV yang menjadi mobil pertama Honda dengan sistem Hybrid plug-in untuk pasar China. 

Tidak ketinggalan beberapa jenis model mobil listrik, serta model mobil terbaru lainnya juga turut dipamerkan. Dengan kata lain, Honda benar-benar all out ikut pameran ini. 

Hal ini sejalan dengan keinginan Honda untuk mewujudkan masyarakat bebas karbon dengan terus berencana memproduksi kendaraan ramah lingkungan bermesin listrik. 

Bahkan Honda sudah berkomitmen akan menghadirkan 20 model kendaraan elektrik sampai tahun 2025.

Sementara booth Acura akan menampilkan berbagai model produksi massalnya, dan untuk model sepeda motor, Honda akan memamerkan model sepeda motor FUN di ajang ini.

Auto China 2020 merupakan pameran pertama yang diikuti oleh Honda China di masa pandemi ini. Selama pameran berlangsung, Honda maupun Acura akan selalu mematuhi pedoman yang diberikan oleh pemerintah daerah dan penyelenggara serta menerapkan langkah-langkah perlindungan secara menyeluruh.

Wastafel Portabel dari Mitsubishi Motors untuk Masyarakat Jakarta

0

Memasuki aturan PSBB dengan regulasi yang lebih ketat dibanding sebelumnya, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mencoba untuk ikut aktif dalam memerangi virus Corona di Indonesia.

Kali ini MMKSI menyerahkan donasi berupa wastafel portable ke 10 titik yang terdiri dari beberapa instansi kesehatan dan fasilitas umum di area Jabodetabek.

“Aktivitas ini merupakan kontribusi berkelanjutan kami dan bentuk dukungan bagi Pemerintah Indonesia dalam memerangi COVID-19 di Indonesia, yang dengan gencar menerapkan protokol pencegahan dan mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dimanapun dan kapanpun,” ungkap Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT MMKSI dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2020). 

Penempatan wastafel portable di beberapa titik fasilitas masyarakat diharapkan memberi kemudahan kepada masyarakat untuk secara rutin mencuci tangan, sehingga mengurangi kemungkinan terpapar virus dan bakteri. 

“Seluruh komitmen dan peran aktif kami ini tentunya diharapkan dapat mendukung upaya Pemerintah dalam mengakhiri pandemi di Indonesia,” lanjut Naoya Nakamura.

Instalasi kerja wastafel juga dibuat sedemikian rupa agar bisa meminimalkan kontak langsung pengguna dengan alat cuci tangan. Dimana wastafel portabel ini menggunakan sistem pedal di kaki untuk mengeluarkan air dan sabun cuci tangan untuk mencegah transmisi dari antar pengguna.

Selain itu, MMKSI juga mendonasikan 5.000 masker kain dan 100 paket sembako kepada Yayasan Sosial serta bekerja sama dengan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 untuk mendistribusikan donasi ke masyarakat yang berada di zona merah. 

Seluruh aktivitas sosial ini sejalan dengan pilar utama MMKSI dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) di mana salah satunya untuk terus berkontribusi dalam menciptakan kondisi masyarakat Indonesia yang jauh lebih baik.

Daftar Penerima Bantuan

No

Penerima

1

RSUP Fatmawati

2

RS Pasar Rebo

3

RSUD Tarakan

4

Pasar Tomang Barat

5

Puskesmas Kembangan

6.

Pasar Baru

7.

Taman Jogging

8.

Pasar Onderdil

9.

RSU Kebayoran Lama

10.

Pasar Cinere

Daftar Penerima Sembako

No.

Penerima

1

Satuan Tugas Penaganan COVID-19

2

Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

3

Daris Foundation

4

Panti Yatim Indonesia

5

Pesantren Al Munawaroh

6

Yayasan Wahid Hasyim An-Nahdiyyah

Ini 3 Keunggulan Vespa Primavera Sean Wotherspoon, Kolektor Vespa Wajib Punya

0

“Vespa rasa nano-nano”, mungkin saya lebih senang menyebut seperti itu untuk model motor terbaru yang baru saja diluncurkan oleh PT Piaggio Indonesia, Jumat kemarin, 18 September 2020. 

Jujur, saya merasa begitu excited dengan kehadiran model Vespa Primavera yang dibuat dengan banyak perpaduan warna di sekujur badannya ini.

Seperti yang kita tahu, Vespa memang punya kekayaan warisan masa lampau yang tertanam di setiap modelnya. Karakter tersebut sengaja dipertahankan secara abadi, karena dengan cara inilah dunia mengenali Vespa.

Tapi agak sedikit berbeda dari tampilan Vespa Primavera yang terbaru ini, lewat sentuhan seorang artis kontemporer ternama dunia, Sean Wotherspoon, Vespa Primavera berubah wujud menjadi motor yang paling memancarkan sinar kebahagiaan dan keceriaan bagi siapapun yang melihatnya, apalagi bagi si pemilik.

Kolaborasi keduanya berhasil menciptakan the world’s most colorful Vespa yang tidak bakal ditemui di motor lainnya.

Tahun ini memang Vespa penuh kejutan. Di masa yang terus terang sangat sulit bagi semua orang, Vespa jauh lebih berani melakukan eksperimen dalam melakukan kolaborasi dengan tokoh-tokoh terkemuka di industri fashion. Tujuannya jelas, Vespa selalu ingin menjadi merek motor yang terdepan dalam soal tren masa depan. Istilahnya, old school yang kekinian. 

Sean Wotherspoon memang sangat dikenal dengan kelihaiannya bermain warna, yang mampu merepresentasikan jiwa muda Vespa. Kemampuannya dalam memadupadankan material yang tepat, kaya akan warna, semakin memperkaya perspektif orang dalam mengagumi kendaraan roda dua khas Italia ini. 

Perpaduan antara unsur timeless classic dan seni kontemporer tingkat dewa dari Sean Wotherspoon, lahirlah Vespa Primavera edisi terbatas yang tampil ‘nakal’ sekaligus menyenangkan. 

“Kreativitas Sean Wotherspoon yang luar biasa dan kepribadian Vespa Primavera yang unik dan ikonik berpadu dengan baik, serta berhasil membuat setiap orang memandangnya penuh takjub. Ini kami dedikasikan bagi mereka pecinta fashion yang mengekspresikan gaya mereka dengan berani, penuh warna, dan unik,” tutur Marco Noto La Diega, Presiden Direktur PT Piaggio Indonesia, Jumat (18/9/2020).

Dalam menghadirkan Vespa Primavera Sean Wotherspoon di Tanah Air, PT Piaggio Indonesia meng-highlight tiga keunggulan yang bisa menjadi alasan mengapa pecinta Vespa harus memiliki model unik ini.

Perpaduan Warna yang Ciamik

Marco menyebut Vespa Primavera Sean Wotherspoon ini punya berbagai keunggulan sehingga layak untuk dimiliki. Keunggulan tersebut diawali dengan soal perpaduan warna yang terkurasi dengan sangat baik. 

Vespa Primavera Sean Wotherspoon terlihat unik dengan leburan warna bertema 80-an. Warna kuning dipilih sebagai warna dasar dominan untuk mewakili energi dan dinamisme. Sedangkan sentuhan warna merah, melebur dengan hijau tua dan biru laut, melapisi seluruh badan kendaraan. 

Warna putih tampak pada front tie, edge shield dan crest, untuk menonjolkan siluet Vespa. Rims modern warna putih dengan logo Vespa berwarna biru pun semakin memberikan tampilan baru dan berbeda secara menyeluruh pada karya penuh pesona ini.  

Maraknya ragam warna berbeda tersebut masih ditambah lagi dengan sentuhan krom mengkilap di bagian rak depan, kaca spion, bingkai lampu depan, dan pegangan penumpang di bagian belakang skuter. 

Warna hitam pada pegangan tangan dan penutup knalpot menjadi pelengkap yang tepat untuk sentuhan akhir yang berkelas. 

Penggunaan Material Premium yang Teliti 

Selain warna, keunggulan Vespa Primavera edisi terbatas dari Sean Wotherspoon ini juga terletak pada penggunaan material yang premium.

Cita rasa unik dan orisinil Vespa karena body materialnya yang terbuat dari bahan baja. Ini jelas merupakan karakter utama dari identitas Vespa. 

Namun khusus untuk model Vespa Primavera versi Sean Wotherspoon ini, di bagian jok menggunakan bahan beludru corduroy serta karet pijakan kaki berwarna biru. 

Perpaduan setiap material ini dengan tepat mengamplifikasi identitas Vespa dan kreativitas seorang seniman andal, melebur dalam satu koneksi nan cantik.  

Sebelumnya dunia mengenal Sean sebagai seorang designer sneakers. Nike merupakan salah satu merek sepatu dunia yang pernah berkolaborasi dengannya. Tentunya Sean Wotherspoon sudah terlatih untuk bereksperimen dengan beragam bahan. 

Material karet berwarna biru pada pijakan kaki, dibuat layaknya sol sepatu. Sementara jok material corduroy beludru warna coklat muda membuat tampilan premium Vespa Primavera semakin terlihat menawan.  

Kekayaan dalam Hal Detail

Warna dan material merupakan dua elemen yang jadi keunggulan Vespa Primavera Sean Wotherspoon. Namun sebenarnya masih ada keunggulan lainnya, yakni setiap detail unik yang hadir dalam model ini. 

Grafis menjadi sebuah elemen penting dari karya-karya sang maestro. Elemen ini pun tidak ditinggalkan dan menjadi bagian dari detail khas Vespa. 

Dimulai dari logo Vespa krom orisinil pada bagian front shield diubah lebih sederhana dengan tampilan logo berwarna putih dengan inisial SW di bawahnya. Grafik tulisan Vespa dan Primavera dibuat khusus di kedua sisi bodi belakang Vespa. 

Logo klasik Vespa yang besar dan logo Primavera dibuat berulang menghasilkan orisinalitas perspektif optik. 

Sementara di bagian jok tidak lupa tersemat logo Sean Wotherspoon, semacam tag street artist di bagian depan jok.  

Vespa Primavera Sean Wotherspoon jelas layak dimiliki setiap insan pecinta merek motor asal Italia ini. Selain karena edisi spesial, jumlahnya pun disebut terbatas. Walau tidak ada pernyataan resmi dari PT Piaggio Indonesia, seberapa banyak model ini diimpor masuk ke Indonesia.

Soal harga, PT Piaggio Indonesia menjualnya dengan harga Rp 85 juta, tentu untuk model Primavera harga ini lumayan tinggi. Tapi balik lagi, ini adalah Vespa Primavera yang lahir dari tangan seorang maestro Sean Wotherspoon. Artinya sangat layak masuk dalam list collector item karena bisa jadi harganya di masa depan tentu akan jauh lebih mahal. 

All New Carry Masih Jagoan Suzuki di Bulan Agustus 2020

0

Dari data penjualan yang dikeluarkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (GAIKINDO) di bulan Agustus tahun ini, memang tercatat ada peningkatan penjualan ritel dengan angka penjualan sebanyak 37.655 unit. Angka ini naik jika dibandingkan dengan angka penjualan ritel bulan Juli 2020 yang tercatat sebanyak 35.799.

Dari total jumlah tersebut, Suzuki menyumbang sebanyak 5.259 unit atau sekira 14 persen penguasaan market share secara nasional.

Dari angka 5.259 unit mobil Suzuki yang terjual selama bulan Agustus 2020, All New Carry menjadi penyumbang angka terbanyak, berkontribusi hingga 53 persen terhadap total penjualan mobil Suzuki sebanyak 23.856 unit selama periode Januari – Agustus 2020.

Suzuki mengklaim bahwa produk kendaraan niaga ringan mereka masih menjadi penguasa pasar domestik. 

Suzuki Carry juga sukses memperbesar tingkat market share Suzuki di sektor penjualan ritel dari 9,82 persen year on year (YoY) di Januari – Agustus 2019 menjadi 12,42 persen pada periode sama di tahun ini. 

Model ini tidak cuma menyumbang angka penjualan terbanyak untuk Suzuki, tapi sekaligus mampu mengatrol market share Suzuki di segmen ini dari 51 persen menjadi 61 persen di periode Januari-Agustus 2020.

Selama Agustus 2020 lalu, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berhasil menjual sebanyak 3.111 unit New Carry Pick Up sekaligus menjadi model terlaris Suzuki selama satu bulan tersebut. 

“Tahun ini, pasar otomotif Indonesia memang cukup ketat dan menantang, namun kami berusaha untuk terus memberikan produk dan pelayanan terbaik meskipun dalam kondisi pandemi COVID-19. Peningkatan pangsa pasar Suzuki di tahun 2020 melalui New Carry Pick Up, membuktikan bahwa kami menawarkan produk yang unggul dan sesuai kebutuhan masyarakat sehingga tetap menjadi pilihan pelanggan dalam kondisi apapun,” terang Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/9/2020).

Model lainnya, All New Ertiga dan XL7 juga ikut menyokong hasil positif Suzuki selama periode Januari – Agustus 2020. Angka ritel Ertiga baru tercatat 6.870 unit, dan XL7 sejumlah 5.095 unit. 

“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap produk-produk Suzuki. Peningkatan pangsa pasar ini mendorong kami untuk terus berkontribusi terhadap pasar otomotif dan juga perekonomian nasional dengan menghadirkan produk berkualitas yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia baik untuk mendukung usaha ataupun kebutuhan keluarga,” pungkas Donny.

Ridwan Kamil Terima Bantuan 3 Unit Ventilator dari Astra Financial

0

Inisiasi dalam mempermudah penanganan pasien terpapar virus COVID-19 di Tanah Air dilakukan oleh Astra Financial dengan jalan mendonasikan unit ventilator ke berbagai daerah di Indonesia. 

Ventilator atau alat bantu pernapasan, merupakan komponen vital dalam menunjang hidup pasien COVID-19 yang tengah dalam kondisi kritis. 

Program corporate social responsibility (CSR) yang mengusung motto “Berbagi Untuk Negeri” dari Astra Financial ini sudah memasuki tahap ketiga. 

Tahap pertama sebanyak 30 ventilator diserahkan kepada 3 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien COVID-19 di Jakarta, yaitu Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto (15 unit), Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet (10 unit), dan Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso (5 unit). 

Grup Astra di bawah komando PT Astra International Tbk melanjutkan upaya mulia ini dengan kembali memberikan 10 unit ventilator di tahap kedua yang sudah disalurkan ke Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Papua pada bulan Juni – Juli 2020 lalu. 

Selanjutnya pada tahap ketiga, sebanyak 40 unit ventilator kembali diserahkan, di mana 15 unit ventilator merupakan sumbangsih dari Astra Financial.

5 ventilator diserahkan ke Provinsi Jawa Tengah, dilanjutkan dengan penyerahan kedua di Sumatera Utara, lalu penyerahan ketiga dilangsungkan di Singkawang, dan baru-baru ini diserahkan kepada masyarakat Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menerima langsung bantuan dari Astra Financial berupa 3 unit ventilator, pada hari Jumat, 18 September 2020 di Gedung Negara Pakuan Bandung.

“Di tengah kondisi pandemik seperti sekarang ini ventilator menjadi kebutuhan yang sangat krusial. Dan, Astra benar-benar merasa terpanggil dengan kondisi saat ini. Oleh sebab itu, Astra mengupayakan pengadaan ventilator di beberapa provinsi, dimana hari ini adalah penyerahan ketiga dari Astra Financial sebanyak 2 unit ventilator yang berasal dari PT Astra Sedaya Finance (ACC) dan 1 unit ventilator dari PT Federal International Finance (FIFGROUP). Kami berharap Bapak Gubernur bisa menerima dengan baik bantuan Astra Financial ini untuk diserahkan ke rumah sakit yang membutuhkan,” beber Suparno Djasmin, Director In Charge (DIC) Astra Financial dalam siaran pers beberapa waktu lalu.

Berikutnya, dalam waktu dekat akan diserahkan kembali 3 ventilator dari PT Federal International Finance (FIFGROUP), 1 unit akan dibagikan ke Nusa Tenggara Barat, dan 2 unit sisanya untuk daerah Bali.

“Ini merupakan kontribusi dari perusahaan Astra Financial, yaitu PT Federal International Finance (FIFGROUP), PT Astra Sedaya Finance (ACC), PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra), dalam membantu masyarakat di masa pandemi ini,” tutup Suparno.

Motor Matik Jangan Sampai Telat Ganti Oli

0

Populasi motor matik di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Dan di tengah kondisi pandemi seperti sekarang, kendaraan pribadi, khususnya motor merupakan pilihan alternatif terbaik bagi masyarakat agar bisa terus melakukan physical distancing saat beraktivitas. 

Motor matik yang digunakan sehari-hari sudah pasti harus selalu dijaga performanya dengan melakukan perawatan berkala. Hal yang paling penting diingat bagi pemilik motor matik adalah urusan pelumas. Jangan sampai motor matik mengalami keterlambatan mengganti oli. 

Urusan pemilihan jenis pelumas juga perlu menjadi perhatian. Apalagi fungsinya sangat vital, yakni mengurangi gesekan antar komponen dan memberikan lapisan pada logam yang ada di dalam mesin.

Tujuannya agar komponen mesin tidak cepat aus atau terkikis akibat gesekan, serta mendinginkan suhu panas pada mesin yang timbul akibat proses pembakaran bahan bakar. 

Efek jika sering terlambat ganti oli dalam waktu yang cukup lama mengakibatkan timbulnya endapan (kerak) di bawah mesin, dan hal ini berisiko pada menurunnya performa mesin atau berkurangnya tarikan mesin. 

Jika terus dipaksakan, dijamin pemilik motor harus mengeluarkan kocek lebih dalam untuk melakukan perbaikan karena banyaknya komponen atau parts motor yang harus diganti. Tentu saja hal ini sangat tidak diinginkan bagi semua pemilik motor, tak terkecuali motor matik.

Beli Federal Matic Oil dan Menangkan Hadiah Motor

Untuk terus memberikan stimulus kepada pemilik motor matik agar lebih rajin dalam mengganti oli mesin kendaraannya, Federal Oil menghadirkan program berhadiah bertajuk “Sobek Berhadiah Federal Matic”. 

Program ini diperuntukkan khusus bagi para pengguna motor matik, merayakan usia 32 tahun merek pelumas yang sudah sangat berpengalaman dalam menghadirkan produk-produk berkualitas sesuai kebutuhan pengguna motor di Tanah Air. 

Caranya pun mudah, cukup dengan melakukan pembelian oli Federal Matic series, mulai dari Federal Matic 30, 40, Ultratec Matic , dan Y-Matic yang ada tanda promonya.

Sobek label oli dan temukan kode uniknya, kemudian kirimkan kode unik tersebut melalui SMS ke nomor 95899. Konsumen tinggal menunggu pesan balasan untuk mengetahui hadiah apa yang akan didapatkan apabila beruntung.

Tersedia berbagai jenis hadiah yang bisa didapatkan konsumen beruntung, mulai dari hadiah utama berupa sepeda motor, smartphone, voucher belanja, dan ribuan hadiah menarik lainnya. 

Jenis hadiah yang disediakan dalam program ini dirancang sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan dalam situasi sulit ini. Contohnya seperti voucher pulsa untuk kebutuhan bekerja atau sekolah dari rumah, voucher belanja untuk membeli kebutuhan pokok, serta motor sebagai kendaraan untuk menunjang protokol Kesehatan saat beraktivitas. 

“Kami memahami pandemi virus corona sangat mempengaruhi aktivitas masyarakat Indonesia. Untuk itu, kami terus berupaya hadir dengan inovasi dan optimisme dalam memberikan program-program yang menarik bagi konsumen, sekaligus membantu mereka dalam menjalani aktivitas di masa yang sulit ini,” sebut Sri Adinegara selaku Federal Oil General Manager dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/9/2020). 

Program ini berlaku mulai 1 Agustus sampai dengan 31 Desember 2020 di seluruh wilayah Indonesia. 

“Tak lupa, program ini juga merupakan wujud apresiasi dan edukasi kami untuk tetap menjaga dan merawat motor secara rutin, dan mengganti produk pelumasnya dengan produk dari Federal Oil,” pungkas Sri Adinegara.

5 Aksesori yang Tidak Perlu Dipasang di Mobil

0

Penggunaan aksesori pada sebuah mobil memang memberikan efek berbeda dari model standar keluaran pabrikan. Bagi sebagian pemilik mobil, penggunaan aksesori bisa mempercantik dan juga menambah keren. Alhasil, mereka merasa lebih percaya diri saat mengemudi.

Namun begitu, penggunaan aksesori pada mobil sejatinya tidak selamanya akan sangat berguna ketika dipasang. Sebaliknya, OLXer tak boleh memilih aksesori mobil yang justru dapat merugikan bahkan membahayakan saat berkendara.

Nah, berikut ini beberapa aksesori yang sebaiknya dihindari dan tidak dipasang pada mobil:

1. Kaca Film Terlalu Gelap

Kaca film mungkin jadi aksesori yang sering terpasang karena dapat dengan kaca menjadi gelap maka dapat mengurangi sinar matahari yang akan masuk ke dalam kabin, mengurangi paparan gelombang infra merah dan ultraviolet (UV) pada kulit, lalu mengurangi efek paparan cahaya matahari bagi penumpang mobil.

Selain itu kaca film juga memberikan rasa privasi bagi pengemudi dan penumpang selama perjalanan. Akan tetapi, OLXer juga harus tahu, penggunaan kaca film yang sangat gelap hingga 80 persen untuk samping dan belakang, serta 60 persen untuk kaca depan, maka hal itu akan sangat membahayakan karena visibilitas ke depan, samping dan belakang sangat berkurang. 

Oleh karena itu, disarankan untuk kaca depan tingkat kegelapannya 20 persen, kemudian jendela samping dan belakang maksimal 60 persen. Sedangkan untuk membantu pandangan, kaca belakang cukup 40 persen.

2. Lampu HID

Penggunaan lampu wajib pada sebuah kendaraan, karena dapat memberikan penerangan, terlebih ketika mengemudi saat malam hari. 

Hanya saja, bagi mereka yang tak tahu aturan dan hanya mementingkan estetika tanpa memperdulikan keamanan dan keselamatan, mengganti lampu bawaan dengan lampu HID justru kerap dilakukan dengan alasan memberikan pancaran yang sangat terang.

Namun faktanya, penggunaan lampu HID justru sangat berbahaya. Karena pancaran lampu terang tersebut akan membuat pengendara di depan Anda terlalu silau sehingga akan mengganggu penglihatan kendaraan lain.

3. Lampu Strobo, Rotator dan Sirine

Penggunaan lampu strobo, rotator dan sirine saat ini masih banyak digunakan para pemilik mobil. Mereka beralasan, penggunaan aksesori ini hanya sekadar hiasan.

Aturan soal pengguna lampu strobo dan rotator ini terdapat pada pasal 59 ayat 5 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan yang bunyinya. 

a. Lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk kendaraan bermotor petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. 

b. Lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk kendaraan bermotor tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah. 

c. Lampu isyarat warna kuning tanpa sirine digunakan untuk kendaraan bermotor patroli jalan tol, pengawasan sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan, dan angkutan barang khusus.

4. Hiasan di atas Dashboard

Tak sedikit pemilik mobil memberikan beragam, hiasan atau pajangan pada bagian dashboard agar terlihat tidak terlalu sepi, namun menambah kesan cantik. 

Akan tetapi meski hal tersebut tak ada larangan tertulis, namun sejatinya menaruh barang di atas dashboard justru dapat menghalangi pandangan pengemudi. 

5. TV Dashboard

Sistem hiburan memang cukup penting pada sebuah mobil, karena bisa mengurangi kebosanan apalagi jika kondisi jalanan macet. TV, biasanya jadi fitur tambahan sebagai hiburan.

Pada dasarnya untuk memasang sistem hiburan seperti TV sangat sah-sah saja. Akan tetapi sebaiknya jangan memasang pada bagian dashboard, karena dikhawatirkan pengemudi menjadi tidak fokus karena beralih ke layar TV. 

Oleh sebab itu, untuk TV dipasang di jok atau atap mobil dan diperuntuk bagi penumpang balakang.

Nah, itulah beberapa aksesori yang cocok dan tidak tepat dipasang di mobil OLXer.

 

Fakta Lengkap Fitur Keselamatan Wuling Cortez CT S, C dan L

0

Wuling Cortez CT kini menjadi senjata Wuling Indonesia di tengah menurunnya daya beli masyarakat akan sebuah kendaraan akibat pandemi, serta persaingan otomotif yang semakin ketat.

Kendati demikian,  merek mobil asal China ini tak gentar, karena Wuling CT yang awalnya hadir dengan dua pilihan C dan L, kini memiliki varian S yang harganya lebih terjangkau, bahkan bisa bersaingan dengan Toyota Avanza CS, termasuk Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio serta Mitsubishi Xpander.  

Tak hanya soa harga saja yang bersaing, Wuling Cortez CT ini ternyata sudah dijejali dengan fitur-fitur keselamatan yang lengkap. Mau tahu fitur apa saja, berikut ulasan dan penjelasannya: 

Wuling Cortez CT Type S 6-MT 8 Seater

Front & Rear Disc Brakes, seluruh roda dilengkapi dengan rem cakram yang memiliki tingkat efisiensi pengereman yang tinggi. Termasuk mobil tipe ini.

Emergency Stop Signal (ESS), saat pengemudi melakukan rem mendadak, sinyal lampu hazard akan secara otomatis berkedip dengan cepat sehingga memberikan peringatan kepada pengemudi di belakangnya untuk mengurangi risiko tabrakan.

Electronic Brake-force Distribution (EBD), sistem elektronik yang mengatur distribusi gaya pengereman kendaraan sesuai dengan kondisi jalan, kecepatan, dan berat muatan.

Anti-lock Braking System (ABS), sistem pengereman untuk mencegah roda terkunci dan kendaraan kehilangan kendali ketika besarnya gaya pengereman melebihi gaya gesek maksimum antara roda dengan permukaan jalan, misalnya ketika mengerem di permukaan jalan yang licin.

Dual SRS Airbag, kantung udara atau airbag melengkapi efek perlindungan atas pemakaian sabuk pengaman. Fitur ini tersedia di bagian pengemudi dan penumpang depan.

ISOFIX, fitur ini berfungsi untuk mengamankan kursi anak tambahan dalam kendaraan, tersedia pada baris kedua.

Seatbelt Until Third Row, dengan fitur ini maka sabuk pengaman yang tersedia hingga baris ketiga.

Front Row Safety Belt Reminder, keberadaan fitur ini menjadi tanda peringatan sabuk pengaman pada bagian pengemudi dan penumpang depan yang menyala ketika seatbelt tidak dikenakan saat berkendara.

Auto door lock by Speed, nah dengan adanya fitur penguncian pintu secara otomatis pada kecepatan tertentu.

Soal harga, Wuling Cortez CT Type S MT 8 seater dibanderol Rp 209 juta. Harga ini menandakan bahwa type tersebut menjadi yang paling murah.

Wuling Cortez CT Type S CVT

Nah, untuk Wuling Cortez Type S CVT dengan baris kedua mengusung jok captain seat. Mobil ini dilepas dengan harga Rp 233 juta. Adapun fitur keselamatan yang ada pada varian ini yaitu semua yang dibenamkan pada Wuling Cortez Type S 6MT 8 Seater.

Selain itu ada tambahan fitur berupa Rear Parking Camera. Dengan adanya fitur ini maka ketika tuas transmisi pada posisi gigi mundur, layar monitor akan menampilkan hasil dari kamera belakang, serta garis pembantu dan posisi sonar yang aktif.

Wuling Cortez CT Type C

Sementara itu, naik satu tingkat terdapat Wuling Cortez Type C MT. Dimana mobil ini dijual hingga Rp 238,5 juta untuk transmisi manual dan Rp 255,5 juta untuk CVT. Untuk fitur keselamatan yang dipasang, antara lain :

Electronic Stability Control (ESC), fitur ini menjaga kestabilan berkendara secara otomatis ketika adanya indikasi pengemudi mengalami kehilangan kendali atau ketika lintasan kendaraan tidak sesuai dengan steering input yang diinginkan pengemudi (misal : oversteer, understeer).

Tire Pressure Monitoring System (TPMS), untuk fitur ini dapat menampilkan tekanan angin ban dalam satuan Bar dapat dipantau pada layer MID. Sistem akan berkedip jika tekanan ban tidak sesuai (terlalu tinggi atau terlalu rendah).

Automatic Vehicle Holding (AVH), fitur ini bisa melakukan pengereman otomatis untuk menjaga mobil tetap berhenti dalam kondisi jalan yang menanjak, menurun ataupun datar tanpa harus menahan pedal rem secara manual. Untuk mengaktifkannya cukup tekan tombol tepat dibawah EPB.

Front & Rear Disc Brakes, dengan fitur ini seluruh roda dilengkapi dengan rem cakram yang memiliki tingkat efisiensi pengereman yang tinggi.

Emergency Stop Signal (ESS), untuk fitur ini saat pengemudi melakukan rem mendadak, sinyal lampu hazard akan secara otomatis berkedip dengan cepat sehingga memberikan peringatan kepada pengemudi di belakangnya untuk mengurangi risiko tabrakan.

Dual SRS Airbag, keberadaan fitur kantung udara yang melengkapi efek perlindungan atas pemakaian sabuk pengaman. Fitur ini tersedia di bagian pengemudi dan penumpang depan.

Front Row Safety Belt Reminder, fitur ini menjadi tanda peringatan sabuk pengaman pada bagian pengemudi dan penumpang depan yang menyala ketika seatbelt tidak dikenakan saat berkendara

4-Points Rear Parking Sensor, keberadaan fitur ini bisa bermanfaat ketika bumper belakang dilengkapi 4 buah sonar untuk melakukan pendeteksian jarak antara objek luar dengan area belakang kendaraan.

Anti-lock Braking System (ABS), lebih aman dengan adanya sistem pengereman untuk mencegah roda terkunci dan kendaraan kehilangan kendali ketika besarnya gaya pengereman melebihi gaya gesek maksimum antara roda dengan permukaan jalan, misalnya Ketika mengerem di permukaan jalan yang licin.

Electronic Brake-force Distribution (EBD), selain itu fitur sistem elektronik yang mengatur distribusi gaya pengereman kendaraan sesuai dengan kondisi jalan, kecepatan, dan berat muatan.

Brake Assist (BA), fitur ini memberikan gaya pengereman maksimal ketika terjadi pengereman darurat, walaupun pengemudi tidak memberikan input gaya yang cukup.

Seatbelt Until Third Row, keberadaan sabuk pengaman yang tersedia hingga baris ketiga ISOFIX Berfungsi untuk mengamankan kursi anak tambahan dalam kendaraan, tersedia pada baris kedua.

Auto door lock by Speed, adanya fitur ini maka dapat melakukan penguncian pintu secara otomatis pada kecepatan tertentu. Serta ada juga fitur Hill Hold Control (HHC), dimana fitur mempertahankan posisi mobil saat berhenti di tanjakan selama beberapa detik supaya kendaraan tidak melorot walaupun pengemudi tidak menginjak rem.

Traction Control System (TCS), fitur ini dapat menghindari kendaraan kehilangan traksi, misalnya Ketika salah satu roda terjebak genangan air atau terpeleset di jalan yang licin. Jika terdeteksi adanya slip, maka TCS akan melakukan pengereman pada roda yang slip tersebut.

Rear Parking Camera, adanya fitur ini maka ketika tuas transmisi pada posisi gigi mundur, layar monitor akan menampilkan hasil dari kamera belakang, serta garis pembantu dan posisi sonar yang aktif.

Wuling Cortez CT Type L

Wuling Cortez CT Type L menjadi model yang paling lengkap. Tak heran harga mobil ini bisa tembus Rp 290 jutaan. Adapun fitur keselamatan yang ada di tipe ini yaitu semua fitur yang sudah ada di CT type C dan tambahan fitur lain berupa:

Side Airbags, yang merupakan kantung udara yang terdapat pada sisi samping baris pertama yang melengkapi efek perlindungan atas pemakaian sabuk pengaman pada pengemudi dan penumpang depan.

All Seats Safety Belt Indicator, merupakan fitur tanda peringatan sabuk pengaman pada bagian pengemudi dan penumpang depan, baris kedua serta baris ketiga yang menyala ketika seatbelt tidak dikenakan saat berkendara.

2-Points Front Parking Sensor, fitur ini ada di bumper depan memiliki 2 buah sonar untuk melakukan pendeteksian jarak antara objek luar dengan area depan kendaraan.

Fatigue Driving Warning, fitur ini untuk menampilkan informasi lama waktu berkendara aman sesuai pengaturan yang ditentukan pengemudi serta alarm untuk memperingatkan jika pengemudi telah melewati lama waktu tersebut untuk menghindari kelelahan.

Nah, bagaimana OLXer tertarik untuk mendapatkan Wuling Cortez CT Type S, C atau L?

Berikut daftar harga Wuling Cortez CT:

Cortez CT Type S MT– 8 Seater Rp 209.000.000

Cortez CT Type S CVT– Captain Seat (Synthetic Leather) Rp 233.000.000

Cortez CT Type C T 6 M/T Rp 238.500.000

Cortez CT Type C T Lux+ CVT Rp 255.500.000

Cortez CT Type L T Lux+ CVT Rp 290.000.000

 

Ini Sanksi Berkendara Tanpa Menggunakan Masker

0

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan untuk menarik rem darurat terkait penyebaran virus corona yang semakin mengalami peningkatan dalam kurun dua minggu terakhir. Akibatnya, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali digelar mulai 14 September 2020 sampai batas tak ditentukan.

Oia, selama PSBB di wilayah Jakarta, setidaknya ada OLXer harus mengetahui dan mematuhi adanya Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease.

Dalam regulasi ini juga disebutkan, agar masyarakat menjaga kesehatan secara individu seperti yang disebutkan dalam  Pasal 4 ayat 1 huruf a sampai e Pergub DKI Jakarta No 79/2020, yang berbunyi:

(1) Setiap orang yang berada di Provinsi DKI Jakarta wajib melaksanakan perlindungan kesehatan individu, yang meliputi:

a. menggunakan masker yang menutupi hidung, mulut, dan dagu, ketika:

1. berada di luar rumah;

2. berinteraksi dengan orang lain yang tidak diketahui status kesehatannya;

3. menggunakan kendaraan bermotor;

b. mencuci tangan secara teratur dengan air mengalir dan sabun sebelum dan sesudah beraktivitas;

c. melakukan pembatasan interaksi fisik dengan rentang jarak paling sedikit satu meter antar orang;

d. menerapkan PHBS pencegahan Covid-19; dan

e. membatasi kapasitas angkut mobil penumpang perseorangan paling banyak untuk dua orang per baris kursi, kecuali dengan penumpang berdomisili di alamat yang sama.

Artinya, sanksi tidak menggunakan masker juga diberlakukan bagi pengendara bermotor baik sepeda motor maupun mobil. Oia, jika OLXer melanggar aturan ini, maka penerimaan sanksi akan dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja yang didampingi unsur kepolisian dan atau TNI.

Adapun, jika melanggar aturan soal PSBB ini terkait tanpa penggunaan masker saat berkendara, tidak akan masuk pelanggaran lalu lintas. Akan tetapi masih tetap dalam putusan Pergub DKI Jakarta Nomor 79/2020, seperti dalam pasal 5  ayat 1 dan 2 huruf a, b, dan c yang berbunyi:

(1) Setiap orang yang tidak menggunakan masker sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf a dikenakan sanksi kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama 60 menit atau denda administratif paling banyak sebesar Rp 250 ribu.

(2) Bagi setiap orang yang mengulangi pelanggaran tidak menggunakan masker sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dikenakan sanksi kerja sosial atau denda administratif dengan ketentuan sebagai berikut:

a. pelanggaran berulang satu kali dikenakan kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama 120 menit atau denda administratif paling banyak sebesar Rp 500 ribu.

b. pelanggaran berulang dua kali dikenakan kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama 180 menit atau denda administratif paling banyak sebesar Rp 750 ribu.

c. pelanggaran berulang tiga kali dan seterusnya dikenakan kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama 240 menit atau denda administratif paling banyak sebesar Rp 1 juta.

Nah OLXer, daripada harus membayar denda, sebaiknya gunakan masker saat berkendara atau tidak seperti yang disebutkan dalam Pergub di atas yah!

 

Alasan Mobil Transmisi Otomatis Mogok Wajib Gendong Towing atau Derek

0

Mendorong mobil sudah jadi hal biasa jika mengalami mogok di tengah jalan. Namun perlu dicatat, mendorong mobil mogok boleh-boleh saja asalkan masih menggunakan transmisi manual.

Sebaliknya, jika mobil dengan transmisi otomatis jangan sekali-kali mendorongnya. Ehm kenapa ya?

Menurut Instruktur Service Training Department PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Aji Prima jika mobil dengan transmisi otomatis mati atau mogok maka disarankan untuk menggunakan mobil towing atau di derek.

“Towing yang disarankan mobil itu benar-benar digendong, bener-bener diangkat keempat rodanya, bener-bener tidak bergerak sama sekali,” ungkap Aji saat acara Virtual Journalist Workshop 2020 yang diadakan Daihatsu, Selasa (15/9/2020).

Aji juga tidak mempermasalahkan, jika mobil dengan transmisi otomatis dibawa dengan mobil derek. Akan tetapi, kata dia, roda yang harus diangkat merupakan roda yang berperan sebagai penggerak.

“Seperti mobil menggunakan penggerak roda depan, maka roda depan yang diangkat. Sebaliknya apabila yang belakang yang berputar, maka yang belakang harus diangkat,” jelasnya.

Bukan tanpa alasan mobil transmisi otomatis yang dalam kondisi mesin mati harus dievakuasi dengan dua cara di atas. Kata Aji, pada dasarnya sebuah transmisi memiliki beberapa komponen seperti disc dan plat yang memerlukan pelumasan.

“Saat mobil mogok, mesin tidak hidup. Maka pompa oli pada transmisi juga berhenti. Nah, jika mobil mogok tidak ada pelumasan dan kemudian ditarik, maka semua disc di dalam transmisi akan haus, saling bergesekan dan akan menjadi rusak. Karena itu jika mobil transmisi otomatis mogok jad harus digendong atau towing,” tuturnya.

Perlu dicatat pula, jika mobil mogok di jalanan, maka jangan lupa  memasang segitiga pengaman dengan jarak lebih dari satu meter, dan juga nyalakan hazard lamp. Cara ini wajib diterapkan supaya pengendara lain bisa berhati-hati dan lebih awas melihat jalur di depan.