Selasa, Oktober 6, 2026
Beranda blog Halaman 1407

Rifat Sungkar Bikin Mitsubishi Xpander AP4 ‘Terbang’ di Sirkuit Reli

0

Mitsubishi Xpander memang dikenal orang sebagai sebuah mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) dengan desain elegan serta futuristik. Mobil ini memang terlihat penuh pesona saat melaju di jalan perkotaan. Jadi tidak perlu heran kalau akhirnya Xpander jadi mobil pilihan para kaum urban di kota-kota besar seperti Jakarta.

Tapi apakah model paling laris dari Mitsubishi Motors ini habitatnya hanya di jalanan kota atau jalan aspal saja? 

Sepertinya agak sulit mengiyakan pendapat tersebut. Karena di sirkuit offroad atau lintasan tanah dan gravel pun, Mitsubishi Xpander ternyata mampu menunjukkan jati diri barunya, sebagai mobil keluarga yang tidak cuma keren di jalan kota, tapi juga tangguh melahap jalur ekstrim.

Ini dibuktikan langsung oleh Rifat Sungkar, pereli nasional yang punya segudang prestasi baik di dalam negeri maupun di mancanegara yang baru saja kelar melakukan tes perdana Xpander AP4 milik XRT (Xpander Rally Team). 

Uji coba perdana tersebut berlangsung di Sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banten, pada hari Sabtu (11/07/2020) kemarin sebagai finalisasi setting dan handling mobil di lintasan tanah atau gravel.

Sirkuit Tembong Jaya memang sering dipakai sebagai lokasi kejuaraan Sprint Rally dan Speed Offroad. Belakangan sirkuit ini mengalami perubahan layout dengan penambahan beberapa tikungan baru di beberapa sektor. Karakter sirkuit yang tadinya fast track kini berubah menjadi medium track.

Perubahan karakter sirkuit Tembong Jaya membuat sesi uji coba Xpander AP4 menjadi lebih optimal dalam menggeber tenaga mesin di trek lurus maupun saat menguji keandalan suspensi ketika melahap tikungan maupun melewati gundukan.

“Alhamdulillah uji coba berjalan lancar dan sesuai target. Bahkan di beberapa sisi melebihi perkiraan,” ucap Julian Johan selaku Team Manager XRT menceritakan hasil test Mitsubishi Xpander AP4 dalam sebuah keterangan tertulis, Minggu (12/7/2020).  

Bahkan Rifat Sungkar bersama M. Redwan sebagai navigatornya mengaku sangat nyaman dengan handling yang ada saat ini. 

“Sebetulnya saya sudah optimis dengan Xpander AP4 ini saat melakukan tes di Selandia Baru. Namun dalam uji coba hari ini, kami lebih yakin lagi dengan performanya, melebihi harapan kami sebelumnya,” ucap Rifat Sungkar.

Bahkan Rifat juga memposting salah satu foto uji coba yang menunjukkan Xpander AP4 sedang terbang di akun instagramnya dengan memberikan caption “The first 'Flying' family LMPV”.  

Di uji coba perdana ini, Rifat bersama sang navigator membawa Xpander AP4 melahap 25 putaran dari pagi hingga menjelang sore, dimana para pembalap dari tim lainnya ikut menyaksikan bagaimana performa luar biasa dari Mitsubishi XPander AP4 yang sudah diubah sedemikian rupa agar memenuhi regulasi sebagai mobil rally. 

Mitsubishi Xpander AP4 sendiri memang menjadi mobil MPV pertama yang dipakai sebagai mobil rally.

Detail Spesifikasi dan Harga Kymco GP 125

0

Mencoba peruntungannya di pasar kendaraan roda dua di Tanah Air, Kymco mencoba lebih eksis usai masa pembatasan sosial berakhir dengan meluncurkan dua model terbarunya, X-Town 250i dan GP 125.

Kali ini kita coba melirik model Kymco GP 125 yang disebut sebagai titisan model skuter terlaris Kymco di Indonesia era tahun 2000-an, yakni Kymco Trend 125. Melalui model GP 125, brand motor asal Taiwan ini mengajak kita bernostalgia untuk mengenang kembali kesuksesan model tersebut.

“Seperti kita ketahui, Kymco Trend 125 pernah menorehkan prestasi dan memecahkan rekor MURI touring Jakarta – Bali sepanjang 3.100 km tanpa mematikan mesin, baik saat isi bensin dan melakukan penyeberangan menggunakan kapal Feri menuju ke Pulau Dewata Bali,” kenang General Manager Marketing PT Smart Motor Indonesia (Kymco Indonesia), Marwan di acara peluncuran dua model baru Kymco di bilangan Cipete, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7/2020).

Kekuatan mesin Kymco Trend 125 yang sudah teruji itulah yang kemudian menjadi DNA dari model baru GP 125 dengan berbagai pembaruan, termasuk di sektor sistem pembakaran yang kini sudah menggunakan injeksi. 

Mesin ini memiliki tenaga maksimal hingga 6,51 kW pada rpm 8500 dengan torsi maksimal 9,1 Nm di 6500 rpm.

Dari sisi desain, skuter 125cc ini diyakini bakal digandrungi oleh kaum muda yang anti mainstream, mau tampil beda dengan bahasa desain agresif. Sementara pada bagian belakang terlihat modern dengan penggunaan lampu LED.

 

Sementara untuk mengakomodir kenyamanan saat berkendara, skuter berdimensi kecil ini juga sudah dilengkapi charger USB, speedometer digital, laci depan dan dek yang cukup rata dan lumayan lebar khas Kymco.

Marwan juga mengklaim Kymco GP 125 punya handling lebih stabil berkat adopsi ban dengan velg ukuran 10 inch. “Ini memberikan konsumen punya banyak keuntungan, yaitu kestabilan handling yang sangat baik untuk berkendara harian menembus kemacetan Ibukota,” tambah Marwan.

Perjalanan jarak jauh dengan GP 125 juga tidak perlu menjadi sebuah kekhawatiran. Karena motor ini memiliki kapasitas 4,5 liter sampai full. Begitu juga dengan bagasi tempat penyimpanan yang cukup besar, sehingga mampu mengakomodir kemanapun perjalanan Anda.

Kymco GP125 dijual dengan harga resmi Rp 21,5 Juta (on the road Jakarta) dengan dua pilihan warna, yakni Pearly White dan Black Golden Brown.

Spesifikasi Lengkap Kymco GP 125

MESIN

 

Tipe Mesin

125cc, SOHC, FI

Diameter x Langkah

ø52,4 x 57,8mm

Maks. Tenaga Mesin

6,51 kW @8500rpm

Maks. Torsi Mesin

9,1 Nm @6500rpm

Sistem Pendingin

Berpendingin Udara

DIMENSI

 

Panjang

1790 x 690 x 1100mm

Jarak ke Tanah

105mm

Berat Kosong

106Kg

Kapasaitas Tanki Bahan Bakar

4,5liter

RANGKA

 

Tipe Rangka

Underbone

Suspensi Depan

Telescopic Fork

Suspensi Belakang

Swing Arm

Ban Depan

Tubeless 3,50-10

Ban Belakang

Tubeless 3,50-10

Rem Depan

Single Disc Brake

Rem Belakang

Drum Brake

Suzuki Insurance Tawarkan Masa Perlindungan Hingga 5 Tahun

0

Dalam menjalani tatanan hidup baru yang kerap kita sebut sebagai masa new normal, banyak hal yang memang harus berubah. Tak terkecuali di industri otomotif, semua pemain dituntut agar bisa se-inovatif mungkin dalam menciptakan layanan-layanan terhadap konsumen.

Karena keputusan untuk membeli sebuah kendaraan di tengah kondisi saat ini memang bukan sebuah keputusan mudah. Banyak sekali pertimbangan-pertimbangan dengan pemikiran yang benar-benar matang sebelum akhirnya konsumen memutuskan untuk membeli.

Hampir semua merek mobil di Indonesia sekarang mulai mendorong sistem penjualan secara online demi menjaga kenyamanan serta keamanan konsumen. Calon pembeli tidak perlu repot-repot lagi datang ke outlet ataupun showroom untuk sekadar melihat fisik dari mobil idaman mereka. 

Sekarang cukup melalui website resmi, calon pembeli sudah bisa menentukan model, tipe serta varian mobil yang diinginkan. Bahkan untuk mencobanya, konsumen tinggal duduk manis menunggu tim sales datang ke rumah mengantarkan unit test drive.

Semua langkah di atas sudah dilakukan oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) untuk bisa menjaring pelanggan sebanyak-banyaknya. Namun seluruh strategi tersebut dianggap masih belum cukup untuk memberikan stimulus secara maksimal.

Pengembangan layanan terus dilakukan, dan sekarang Suzuki Indonesia kembali menawarkan benefit lebih kepada calon pembeli mobil Suzuki di Tanah Air.

Melalui Suzuki Insurance, Suzuki Indomobil Sales menawarkan masa perlindungan yang lebih lama untuk mobil Suzuki kesayangan pelanggan. Jika sebelumnya usia kendaraan yang di-cover adalah 3 tahun, maka sejak bulan Juni 2020 kemarin durasi perlindungan mobil Suzuki bertambah menjadi 5 tahun. Usia kendaraan tersebut dihitung berdasarkan tahun produksi. 

“Kami melihat cukup banyak permintaan dari pelanggan yang membutuhkan asuransi mobil dengan masa perlindungan lebih lama. Untuk itu, saat ini kami meningkatkan layanan dengan menambah durasi perlindungan mobil dari 3 tahun menjadi 5 tahun. Jadi, pelanggan yang telah menyelesaikan masa kreditnya juga dapat menggunakan Suzuki Insurance selama usia kendaraannya maksimal 5 tahun,” jelas Hendro Kaligis, Head of Business Development PT SIS dalam keterangan tertulis, Senin (13/7/2020).

Adapun fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh pemilik maupun calon pembeli mobil melalui Suzuki Insurance mencakup:

  • Proses perbaikan di lokasi Authorized Body & Paint Suzuki
  • Penggunaan Suzuki Genuine Parts pada saat perbaikan
  • Perlindungan komprehensif untuk kendaraan niaga meliputi kabin dan bak mobil
  • Fitur New Car Insurance (NCI) yang menjamin penggantian tanpa depresiasi untuk klaim Total Loss Only (TLO)

Disebutkan Hendro Kaligis, fitur New Car Insurance ini cukup unik dan memperlihatkan keunggulan dibanding produk asuransi di  luar Suzuki Insurance.

“Secara umum, klaim TLO seperti mobil dicuri atau rusak dengan nilai perbaikan lebih dari 75 persen, maka nilai penggantian yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi akan mengalami depresiasi nilai dari tahun ke tahun. Namun, Suzuki Insurance memastikan nilai penggantian yang diberikan sama dengan nilai kendaraan saat dibeli. Konsumen akan mendapat penggantian mobil baru Suzuki dengan nilai yang sama,” tutur Hendro.  

Saat ini manfaat Suzuki Insurance baru bisa dirasakan oleh pelanggan Suzuki yang melakukan pembelian unit secara tunai. Adapun informasi serta pembelian produk asuransi ini sementara hanya berlaku untuk dealer Suzuki di pulau Jawa dan Bali, serta Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Batam, Riau, Lampung, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

5 Pertimbangan Sebelum Beli Mobil Bekas

0

Dengan berakhirnya pemberlakuan masa pembatasan sosial masyarakat kini bisa kembali beraktivitas seperti biasanya. Namun dengan catatan harus menegakkan aturan protokol kesehatan dengan cara memakai masker dan sering-sering mencuci tangan dengan sabun atau memakai hand sanitizer.

Orang sekarang lebih nyaman untuk bepergian menggunakan kendaraan pribadi dibandingkan kendaraan umum. Karena risiko tertular virus COVID-19 jauh lebih besar.

Dalam kondisi seperti ini sudah pasti orang banyak berpikir untuk membeli kendaraan, baik itu mobil atau hanya motor. Intinya orang lebih fokus menjaga kesehatan dengan cara beraktivitas menggunakan kendaraan pribadi.

Untuk membeli sebuah mobil baru tentu harga akan menjadi pertimbangan utamanya. Sehingga pilihan paling pas adalah membeli mobil bekas, kredit ataupun beli secara tunai.

Membeli mobil bekas murah tentu memiliki beberapa keunggulan, selain harga murah dan sesuai dengan bajet yang tersedia, mobil juga bisa langsung dipakai melakukan kegiatan sehari-hari.

Namun sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas, sebaiknya kalian menyimak 5 persiapan membeli mobil bekas berikut ini: 

1. Kriteria Mobil Incaran

Sebagai pembeli bijak, hendaknya buat kriteria mobil incaran sebelum memulai transaksi beli mobil bekas. Tujuannya agar proses pencarian jadi lebih terarah juga sesuai dengan anggaran. Kalau bingung, gali informasi secara online mengenai mobkas paling banyak dicari oleh pembeli. 

Menurut survei, hingga kini mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) masih menjadi primadona di pasaran. Sebab, MPV punya ukuran kabin cukup luas serta mampu menampung penumpang hingga 7 orang. Kemudian disusul oleh tipe lain seperti SUV, hatchback, dan sedan. Sekarang tinggal sesuaikan dengan kebutuhan Anda. 

2. Kecukupan Dana

Tak kalah penting juga untuk memastikan bahwa anggaran yang dimiliki sudah cukup sebelum menyetujui transaksi. Jangan sampai karena dananya kurang membuat Anda terpaksa memotong pos anggaran lainnya. 

Bagaimana bila ternyata mobil yang sudah diincar ternyata harganya lebih tinggi dari anggaran? Setidaknya Anda bisa melakukan cara berikut.

Pertama, coba lakukan pencarian ulang guna mendapatkan tipe serupa namun dengan harga lebih murah. Kalau memang tidak ada, bila memungkinkan cobalah melakukan negosiasi harga pada penjual. 

Kalau masih mentok juga, mungkin membeli dengan jalan kredit bisa jadi pertimbangan. Jika Anda merasa tidak masalah dengan cicilan, maka langkah ini bisa jadi solusi. Sebaliknya, bila cicilan hanya akan menjadi beban bulanan, sebaiknya menunda rencana pembelian mobil bekas. 

3. Daftar Bagian yang Perlu Diperiksa Saat Survei

Mendapatkan mobil bekas berkualitas memang menjadi tantangan tersendiri bagi calon pembeli. Sebab, kalau tidak teliti bisa-bisa mobil incaran Anda justru membuat sengsara di kemudian hari akibat kerusakan di mana-mana. Untuk mengatasi hal ini, luangkan waktu guna melakukan survei secara langsung. Siapkan pula daftar komponen yang harus dicek ketika kunjungan nanti. 

Bagian mana saja yang perlu dicek sebelum transaksi jual mobil bekas disepakati?

Perhatikan dengan saksama bagaimana kondisi bodi kendaraan. Jangan buru-buru menyetujui transaksi hanya karena eksteriornya terlihat mulus dan kinclong. Pastikan bahwa kondisi tersebut bukan hasil dari pengecatan ulang. 

Selanjutnya adalah periksa ruang mesin. Untuk hal satu ini dibutuhkan pengetahuan khusus agar bisa membedakan mana mesin sehat dan tidak. Kalau tak seberapa paham lebih baik mengajak mekanik profesional. 

Terakhir, cek kelengkapan dokumen kendaraan juga buku servis guna mengetahui riwayat perawatan. 

4. Biaya Asuransi Mobil

Sebagai salah satu aset berharga, sebaiknya pertimbangkan pula untuk melindungi mobil bekas kesayangan Anda dengan asuransi. Seperti yang diketahui risiko kerusakan akibat umur kendaraan atau kecelakaan seringkali tak terhindarkan. 

Padahal biaya perawatan apabila terjadi kerusakan ringan atau berat cukup menguras kantong. Belum lagi risiko kehilangan akibat pencurian. 

Oleh karena itu, sangat logis apabila saat sudah deal membeli mobil bekas, langsung saja sisihkan bajet lebih untuk membeli polis asuransi. 

5. Dana Perawatan

Pertimbangan terakhir sebelum benar-benar memutuskan beli mobil adalah kesiapan dana perawatan. Masing-masing jenis mobil punya cara dan harga berbeda dalam urusan perawatan. Misal mobil transmisi otomatis punya biaya perawatan lebih mahal daripada mobil transmisi manual. 

Kalau dana tersebut ada, sangat disarankan untuk membawa mobil bekas milik Anda ke bengkel resmi untuk melakukan pengecekan serta perbaikan. Hal ini agar Anda nyaman dan juga bebas rasa was-was berkendara dengan mobil bekas baru Anda.

Itulah 5 hal yang perlu diperhatikan sebelum berburu mobil bekas. Kalau sudah yakin mau beli mobil, langsung saja cari mobil bekas idaman di OLX.co.id

Geliat Pasar Mobil Bekas di Masa New Normal

0

Dalam kurun dua hingga tiga bulan ke depan, diyakini pasar mobil bekas akan kembali menggeliat seiring dengan mulai berlangsungnya fase tatanan kehidupan baru di masyarakat.

Proyeksi ini bukan tanpa alasan, karena setidaknya ada tiga faktor pendorong.

Faktor pertama adalah kembalinya demand atau permintaan pembelian mobil bekas yang mungkin saat pandemi berlangsung sempat tertunda.

Seperti yang kita tahu, alasan orang membeli mobil bukan semata-mata sebagai alat transportasi sehari-hari. Bisa saja kebutuhan akan sebuah kendaraan tersebut sebagai penunjang operasional bisnis. Membeli mobil tentu jadi sebuah kebutuhan yang tidak dapat terhindarkan.

Pendorong kedua adalah karena terjadinya pergeseran preferensi masyarakat yang terbiasa bergerak menggunakan transportasi umum.

Mereka yang concern terhadap urusan kesehatan tentu merasa khawatir tertular virus COVID-19 ketika berada dalam transportasi umum, baik itu bus kota maupun kereta. Sehingga orang banyak yang mulai berpikir untuk memiliki kendaraan pribadi demi alasan kesehatan.

Dua faktor yang disebutkan tersebut menjadi pendorong faktor ketiga. Dimana dalam situasi dan kondisi saat ini, masyarakat atau konsumen merasa lebih nyaman untuk membeli mobil bekas dibandingkan mobil baru karena faktor harga.

Hanya saja sepertinya kondisi lembaga pembiayaan saat ini belum pulih 100 Persen. Rata-rata lembaga pembiayaan masih menerapkan kehati -hatian melihat kondisi sebagian dunia usaha yang belum normal kembali.

Terhalangnya rencana memiliki sebuah kendaraan karena aturan yang ketat dari lembaga pembiayaan memang cukup bikin pusing. Orang masih berusaha maksimal mendapatkan kredit mobil maupun motor tanpa harus mengeluarkan modal yang cukup besar di awal.

Sehingga masyarakat harus benar-benar jeli dalam memilih lembaga pembiayaan serta memperhitungkan dengan lebih detail skema kredit yang nantinya ditawarkan.

Jika ini menjadi masalah, Amanah dari Pegadaian mungkin bisa menjadi sebuah solusi jitu.

Produk pembiayaan berbasis syariah ini memang cukup diminati masyarakat. Alasannya sederhana, kredit kendaraan dengan Amanah Pegadaian tidak terlalu memberatkan dan urusan administrasinya tidak bertele-tele.

Dalam situasi yang belum bisa dibilang 100 persen normal ini, Pegadaian melalui produk pembiayaan syariah, Amanah, secara konsisten masih menawarkan solusi kepemilikan kendaraan dengan cara yang cukup mudah serta persyaratan administrasi yang tidak terlalu memberatkan.

Semangat Pegadaian dalam memberikan solusi kepada masyarakat, sesuai dengan tagline yang selama ini diusung, “Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah”.

Fokus Pegadaian saat ini adalah terus menjadi bagian dari lembaga keuangan negara (BUMN) yang bisa diandalkan oleh seluruh lapisan masyarakat dalam menyelesaikan masalah, termasuk keinginan memiliki kendaraan baik baru maupun bekas melalui produk Amanah.

Keunggulan Kredit Kendaraan di Amanah Pegadaian

Amanah Pegadaian memberikan sebuah solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan, baik roda empat maupun roda dua. Dibandingkan dengan lembaga pembiayaan atau leasing lain, ada banyak keunggulan yang bisa dirasakan masyarakat lewat produk ini.

“Pegadaian memberikan kesempatan pada Karyawan BUMN/BUMD membeli kendaraan dengan metode angsuran melalui  Produk Pegadaian Amanah, adapun uang muka / DP 10 persen untuk kredit motor dan DP 20 persen untuk mobil. Tentu ini jadi penawaran menarik, karena saat ini leasing lain menawarkan uang muka tinggi kalau mau kredit kendaraan,” jelas Ivan Rusanto, Product Manager Channeling Squad Pegadaian kepada OLX, Senin (13/7/2020).

Selain itu, Pegadaian merupakan sebuah BUMN yang sudah ada sejak 117 tahun lalu. Sehingga trust atau kepercayaan masyarakat jauh lebih tinggi. Apalagi outlet Pegadaian mudah ditemui dimanapun, mulai dari perkotaan hingga ke pelosok daerah. Sejauh ini kurang lebih ada 4.000 outlet Pegadaian dari Sabang sampai Merauke.

Keunggulan terakhir yang juga tidak kalah menarik adalah sistem syariah dengan biaya pemeliharaan setara dengan 1 persen.

“Jangan lupa, Amanah dari Pegadaian menawarkan skema kredit syariah, masyarakat muslim di Indonesia yang mencapai 90 persen lebih nyaman bertransaksi,” pungkasnya.

Jaga Kenyamanan Penumpang, Taksi Bluebird Kini Wajib Sediakan Hand Sanitizer Berbasis Alkohol

0

Tak ingin menyerah dengan keadaan, PT Blue Bird Tbk sebagai salah satu penyedia layanan transportasi terdepan di Indonesia berusaha memberikan terobosan baru sebagai langkah adaptasi tatanan hidup baru. 

Menggandeng Lifebuoy sebagai brand personal hygiene terdepan di Indonesia, Bluebird melengkapi seluruh armadanya dengan Lifebuoy Hand Sanitizer Skin Immunity Boosting yang ampuh membunuh kuman tanpa dibilas.

“Kami memahami bahwa dibutuhkan kontribusi serta peranan aktif dari masing-masing penyedia jasa dalam menekan penyebaran virus COVID-19. Maka dari itu, kami sangat mengapresiasi kesamaan visi dan misi dengan Lifebuoy, sehingga kerjasama ini dapat diimplementasikan guna memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada khalayak luas,” kata Sigit Djokosoetono, selaku Direktur PT Blue Bird Tbk dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2020).

Penyediaan hand sanitizer berbasis alkohol ini sudah sejalan dengan rekomendasi dari WHO. 

“Kami yakin penyediaan Lifebuoy Hand Sanitizer bisa semakin memberikan ketenangan kepada penumpang dan juga pengemudi dalam memberikan perlindungan dan pelayanan prima kepada konsumen kami,” ungkapnya.

Pengumuman kemitraan ini berlangsung di Bandara Soekarno Hatta serta turut dihadiri Agus Haryadi selaku Executive General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari PT Angkasa Pura II dan Ira Noviarti, selaku Beauty and Personal Care Director PT Unilever Indonesia, Tbk.

“Kami berharap kolaborasi ini akan memberikan rasa aman dan tenang bagi masyarakat dan pengemudi untuk bisa kembali beraktivitas, khususnya menggunakan transportasi umum,” tutup Ira Noviarti, selaku Beauty and Personal Care Director PT Unilever Indonesia, Tbk.

Sebelumnya, Bluebird Group juga sudah menerapkan serangkaian protokol kesehatan dan SOP khusus dalam menanggulangi penyebaran COVID-19, mulai dari pembersihan menyeluruh armada setiap selesai beroperasi serta penggunaan masker oleh pengemudi serta memastikan seluruh pengemudi yang beroperasi dalam keadaan fit.

Melalui kemitraan ini, Lifebuoy akan menyediakan produk Hand Sanitizer Skin Immunity Boosting di pool Bluebird, dimana para pengemudi dibekali dengan botol pump yang dapat mereka isi ulang setiap harinya di pool sebelum memulai perjalanan.

Dua Pekan Uji Coba SPBU PSBB Pertamina, Transaksi Non-Tunai Naik 5 Kali Lipat

0

Sejak dua pekan lalu seluruh SPBU Pertamina di wilayah Surabaya sedang memberlakukan uji coba transaksi non-tunai. SPBU dengan sistem transaksi non-tunai ini disebut dengan SPBU PSBB, atau Pemberlakuan Surabaya Ber-Non Tunai Bersama.

Fase pertama dari uji coba SPBU PSBB ini sudah dimulai sejak 1 Juli 2020.

Hasilnya cukup signifikan, jumlah transaksi non-tunai mengalami peningkatan hingga lima kali lipat dari sebelumnya. Sebelum uji coba program ini berjalan, transaksi non-tunai di Kota Surabaya rata-rata di bulan Juni 2020 hanya sekitar 1.500 transaksi per hari. 

Hasil dari SPBU PSBB fase pertama tercatat menjadi sekitar 8.100 transaksi non-tunai per hari. Bahkan pada tanggal 9 Juli lalu, total transaksi non-tunai di SPBU se-Kota Surabaya mencapai lebih dari 9.800 transaksi.

“Peningkatan transaksi non-tunai sebesar 440 persen, atau menjadi lima kali lipat lebih ini, menjadi indikasi bahwa konsumen SPBU di Surabaya sudah mulai beradaptasi dengan kebiasaan baru, untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarganya,” kata Rustam Aji, Unit Manager Communication, Relations, &CSR Pertamina MOR V dalam keterangan tertulis Pertamina, Selasa (14/7/2020).

Penggunaan benda-benda yang disentuh oleh banyak orang, termasuk uang tunai baik kertas maupun logam punya potensi besar menyebarkan virus COVID-19.

Dosen Departemen Mikrobiologi Klinik FKUB, dr. Andrew William Tulle, MSc dalam webinar Idjen Talk juga membenarkan hal ini. Bahwa Virus SARS-CoV-2 yang menjadi penyebab COVID-19 dapat bertahan di permukaan benda mati seperti plastik dan logam selama beberapa jam hingga beberapa hari. 

“Ada penelitian yang menunjukkan bahwa COVID-19 lebih stabil saat berada pada permukaan yang licin. Penelitian itu juga menunjukkan setelah uang kertas dan koin diberi virus, masih bisa dideteksi setelah 2-4 hari,” jelasnya.

Sehingga gerakan cashless dalam tatanan hidup baru seperti sekarang harus terus dibiasakan. Ini juga sejalan dengan program Bank Indonesia dengan menggalakkan program Gerakan Nasional Non Tunai (GNTT). 

“Pembayaran secara non-tunai terbukti sebagai metode transaksi keuangan yang praktis, aman, dan efisien,” tambah Rustam.

Walikota Surabaya sendiri sudah menetapkan Peraturan Walikota Surabaya Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru pada Kondisi Pandemi COVID-19 di Kota Surabaya, dimana salah satunya menyebutkan agar transaksi jual beli dilakukan secara non-tunai. 

Program ini menjadi bukti nyata dari komitmen Pertamina untuk berpartisipasi aktif dalam pencegahan penularan COVID-19 dan siap mendukung Peraturan Walikota tersebut.

Apalagi sistem pembayaran transaksi non-tunai ini memberikan banyak kelebihan bagi pelanggan setia Pertamina jika menggunakan aplikasi My Pertamina. 

“Beragam promo senantiasa hadir dalam aplikasi My Pertamina. Salah satunya adalah cashback yang berlaku untuk driver ojol sebesar 50 persen untuk pembelian produk Pertalite, cashback 50 persen untuk pembelian Pertalite dan Dexlite bagi pengemudi angkot, dan cashback 30 persen bagi masyarakat umum yang membeli Pertamax Series dan Pertamina Dex,” tutup Rustam.

6 Kali Berturut-Turut Garda Oto Menangkan Penghargaan Original Brand Award

0

Produk asuransi mobil dari Asuransi Astra, yaitu Garda Oto kembali mendapatkan penghargaan Indonesia Original Brands (IOB) dengan nilai indeks tertinggi pada kategori asuransi kerugian mobil terbaik.

Penghargaan ini menjadi yang keenam berturut-turut yang diberikan oleh Majalah SWA dan Business Digest.

Hadir menerima penghargaan tersebut SVP Communication & Customer Service Management Asuransi Astra, L. Iwan Pranoto pada hari Selasa (13/7/2020) dengan konsep e-awarding melalui Youtube Channel SWA. 

Adapun hasil penilaian dalam perolehan nilai indeks tertinggi yang diraih Garda Oto tahun ini dilakukan menggunakan metode-metode penelitian sebagai berikut:

  • Memilih kategori produk dan merek-merek berdasarkan hasil survei IOB dalam 5 tahun terakhir
  • Melakukan pemodelan parameter ALSI untuk menentukan nominasi merek di setiap kategori produk
  • Melakukan perhitungan skor setiap merek yang masuk nominasi berdasarkan variabel Kepuasan, Loyalitas, Advokasi dan Persepsi Relatif terhadap Merek Asing
  • Melakukan rating terhadap semua merek nominasi pada variable baru “PANDEMIC COMPETITIVENESS” oleh tim redaksi SWA
  • Menghitung indeks komposit antara variable ALSI dan Pandemic Competitiveness.
  • Melakukan FGD untuk finalisasi hasil akhir penilaian indeks IOB 2020

“Membangun dan menjaga kepercayaan pelanggan terhadap produk dan layanan asuransi mobil Garda Oto menjadi perhatian utama bagi kami untuk dapat menjadi perusahaan asuransi mobil yang selalu di hati pelanggan, diperlukan komitmen dan konsistensi yang kuat untuk dapat mencapai dan mempertahankan posisi ini,” ujar Iwan Pranoto dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2020) usai menerima penghargaan. 

Ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Garda Oto adalah produk asuransi mobil terbaik di Indonesia yang secara konsisten dan persisten selalu beradaptasi menyesuaikan kebutuhan pasar. 

Berbagai inovasi yang ditawarkan Garda Oto telah memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mengakses layanan, salah satunya dengan terus mengembangkan fitur-fitur layanan berbasis digital agar mempermudah pelanggan dalam proses pembelian polis, lapor klaim, pemantauan status klaim, hingga kemudahan akses untuk meminta bantuan layanan darurat Garda Siaga yang kini dapat dengan mudah diakses melalui berbagai fitur yang ada dalam mobile apps Garda Mobile Otocare.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak-pihak yang sudah membantu kami hingga bisa meraih penghargaan ini. Kami juga berterima kasih kepada pelanggan yang senantiasa memberikan masukan pada kami sehingga kami dapat berkembang dan tetap bisa memberikan rasa peace of mind kepada seluruh pelanggan kami kapanpun dan dimanapun,” pungkasnya.

Sejam Jualan Virtual 404 Mobil Daihatsu Ludes Dipesan Konsumen

0

Masa pandemi Covid-19 bukan menjadi alasan untuk tetap produktif. Bahkan di sektor otomotif berbagai strategi penjualan tetap dilakukan seperti halnya Daihatsu yang menggelar acara Virtual Daihatsu Festival.

Ya, Virtual Daihatsu Festival yang berlangsung merupakan acara yang digelar secara online pada Sabtu, 27 Juni 2020 lalu sengaja dibuat untuk mempermudah calon customer untuk memesan mobil Daihatsu secara online dengan berbagai penawaran menarik.

Hasilnya, cukup mengesankan meski hanya memiliki durasi satu jam, namun setidaknya tercatat 404 customer yang telah melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Menurut Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso, Virtual Daihatsu Festival sengaja dibuat karena kondisi pandemi yang tidak memungkinkan untuk bertemu customer secara langsung.

“Virtual Daihatsu Festival menjadi solusi untuk berinteraksi dengan customer di tengah merebaknya pandemi Covid-19,” ungkap Hendrayadi dalam keterangan tertulis, Rabu (8/7/2020).

Hendryadi mengatakan, meski hanya satu jam, namun cara tersebut  diikuti lebih dari 1.800 viewer yang melibatkan  outlet-outlet resmi Daihatsu yang tersebar di seluruh Indonesia.

Konsumen yang sudah melakukan pemesanan melalui Virtual Daihatsu Festival tak perlu khawatir akan jauh dari rumah, sebab pemesanan kendaraan dari event ini dilayani oleh Outlet Daihatsu yang terdekat dengan tempat tinggal pemesan.

Lantas mobil Daihatsu mana yang paling laris?

Setidaknya dalam satu jam mobil dengan tiga baris tempat duduk seperti MPV, LCGC MPV, dan SUV menjadi mobil yang paling banyak dipesan dengan kontribusi sebesar 46 persen.

Sementara itu, mobil jenis komersial tetap banyak diburu sebanyak 43 persen, disusul tipe City Car dengan 11 persen.

Adapun mobil yang paling banyak dipesan selama Virtual Daihatsu Festival yaitu Gran Max Pick Up sebanyak 38 persen, diikuti Daihatsu Sigra 27 persen, kemudian Xenia di tempat ketiga sebesar 12 persen, disusul Astra Daihatsu Ayla 10 persen, dan Terios sebanyak 7 persen.

Selama satu jam pengunjung Acara Virtual Daihatsu Festival dihibur dengan Stand-up Comedy dan Talkshow interaktif selain penawaran penjualan dengan berbagai hadiah menarik.

Antusias peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang masuk pada saat talkshow berlangsung, ataupun yang berpartisipasi dalam acara quiz di akhir acara.

 

 

Jualan Spare Part Jadi Backbone Pabrikan Otomotif di Masa Pandemi

0

Tidak dapat dipungkiri pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi berbagai sektor ekonomi dan tak terkecuali di dunia industri otomotif. Kebijakan untuk tetap di rumah oleh pemerintah juga pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar PSBB) membuat aktivitas dan mobilitas masyarakat menurun tajam.

Tentu saja hal tersebut sangat mempengaruhi masyarakat, dimana mereka cenderung mengurungkan niat untuk membeli berbagai hal seperti kendaraan baik mobil maupun sepeda motor. 

Namun begitu, 4W, 2W, Marine Service Director PT Suzuki Indomobil Sales Riecky Patrayudha mengatakan, selama tiga bulan terakhir atau di masa pandemi Covid-19, after sales menjadi backbone terutama kebutuhan komponen atau spare part.

“Kami sudah melakukan kunjungan ke sejumlah dealer kami. Rata-rata karena jatuhnya sales (penjualan) tak hanya Suzuki, pasti semua merek, itu dealer-dealer semarang fokusnya ke after sales khususnya untuk biaya operasional dealer saat ini,” ungkap Riecky saat acara video conference dengan awak media, Rabu (8/7/2020).

Ya, memasuki transisi New Normal, Suzuki sendiri mengklaim mengalami peningkatan penjualan akan suku cadang dan aksesori resmi Suzuki baik SGP (Suzuki Genuine Parts), SGO (Suzuki Genuine Oil), maupun SGA (Suzuki Genuine Accessories) baik untuk mobil, sepeda motor, maupun Outboard Motor (OBM). 

Bahkan kata Sparepart Dept. Head PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), Christiana Yuwantie, penjualan suku cadang Suzuki mulai meningkat sejak Juni lalu, bahkan hampir kembali normal.

“Dibuktikan dengan total angka penjualan suku cadang Suzuki baik domestik dan ekspor di semua segmen di Juni 2020 mencapai angka 92 persen  jika dibandingkan dengan periode bulan yang sama tahun 2019, setelah sempat turun selama 3 bulan berturut-turut pada periode Maret – Mei 2020,” ujarnya.

Meskipun sempat mengalami anjlok total penjualan selama April-Mei 2020 sekitar 32 persen akibat pandemi, namun nilai penjualan suku cadang Juni 2020 sudah mulai mendekati angka penjualan lalu sebesar 91,6 persen. 

Kontribusi kenaikan nilai penjualan terbesar didapatkan dari penjualan suku cadang sepeda motor sebesar 101,5 persen dan juga penjualan oli sebesar 126,5 persen. Demikian juga dengan penjualan suku cadang OBM di Juni lalu mencapai angka 64,3 persen setelah Mei lalu hanya menyentuh angka 13,6 persen. 

Selain bengkel resmi, aplikasi My Suzuki juga menjadi alternatif saluran pembelian suku cadang selama masa pandemi Covid-19. Tercatat jumlah transaksi telah kembali stabil di bulan Juni 2020, setelah sempat turun di bulan April dan Mei 2020.

Kata Christiana, Jabodetabek menjadi kontributor terbesar penjualan suku cadang dan aksesori, dimana Juni lalu berhasil meraih peningkatan revenue sebesar 135,5 persen untuk sepeda motor dan 102,1 persen untuk segmen mobil jika dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu pada periode yang sama. 

“Kemudian disusul Jawa Tengah untuk segmen mobil dan sepeda motor, Jawa Timur untuk sepeda motor, dan Sumatera untuk mobil. Permintaan masyarakat akan suku cadang dan aksesori akan terus kami penuhi dan pastikan ketersediaannya. Kami harap masyarakat bisa tetap aman dan nyaman dalam bertransportasi dengan menggunakan suku cadang resmi,” kata Christiana.  

Christina juga menyatakan, demand sparepart baik fast moving atau slow moving saat ini masih terpenuhi. Oleh karena itu, konsumen diminta tak perlu khawatir soal kekurangan spare part. 

Adapun untuk pembelian suku cadang dan aksesori resmi Suzuki, pelanggan dapat langsung mengunjungi dealer terdekat atau dapat menggunakan aplikasi My Suzuki yang dapat diunduh dari App Store dan Play Store. 

Untuk informasi mengenai Suzuki lebih lanjut silakan kunjungi www.suzuki.co.id atau menghubungi layanan Halo Suzuki di 0800-1100-800 (bebas pulsa 24 jam). Melalui Halo Suzuki pula, pelanggan bisa mendapatkan layanan Home Service, Pick Up Service, dan SERA (Suzuki Emergency Roadside Assistance).