Senin, April 20, 2026
Beranda blog Halaman 1441

Wajib Dilakukan Ketika Mau Touring Sepeda Motor di Masa New Normal

0

Berkendara atau touring sepeda motor ke berbagai tempat di masa Adaptasi Kebiasaan Baru atau New Normal harus mengedepankan protokol kesehatan demi terhindar dari ancaman Covid-19. 

Hanya saja, sebelum melakukan touring menurut Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor, Johannes Lucky, bikers tidak hanya sekedar melakukan pengecekan sepeda motor, tetapi aspek keamanan dan keselamatan serta protokol kesehatan.

“Adaptasi kebiasaan baru seperti adaptasi pengecekan suhu tubuh, menggunakan masker helm, sarung tangan, jaket, sepatu dan jaga jarak yang di combine dengan riding atau disebut Safety & Healthy riding,” ungkap Lucky dalam diskusi melalui video conference bersama awak media, Selasa (4/8/2020). 

Lucky juga memberikan pesan kepada para biker, agar sebelum melakukan perjalanan sebaiknya memperhatikan beberapa hal, yaitu:

Pertama, seberapa penting melakukan perjalanan. Disaat New Normal seperti saat ini, biker perlu melihat seberapa perlu atau tidak melakukan riding. Sebab, meski beberapa kegiatan aktivitas sudah diperbolehkan, namun tidak ada salahnya tetap melakukan menahan diri bepergian apalagi ke tempat yang ramai pengunjung.

Kedua, pahami regulasi di lokasi yang akan dituju. Contoh, apakah lokasi tersebut masuk ke dalam zona merah atau hijau.

Ketiga, pastikan biker dalam kondisi sehat. Apakah kesehatan biker sudah sesuai dengan kondisi sekarang, seperti keadaan fisik sedang sakit atau tidak.

Keempat, gunakan kelengkapan Riding Gear, seperti disebutkan sebelumnya yaitu helm dengan standar nasional Indonesia, jaket, sarung tangan, dan juga masker. Selain itu, gunakan tas riding untuk membawa beberapa perlengkapan seperti hand sanitizer atau lainnya.

Tak kalah penting, gunakan helm yang bervisor untuk menghindari paparan langsung ke bagian wajah.

Kelima, pahami Rute yang hendak dituju. Sebaiknya, saat hendak melakukan perjalanan pilih rute mana yang tidak terlalu macet atau padat.

Selain itu, biker juga perlu memperhatikan beberapa hal penting ketika berkendara, antara lain:

Pertama, kontrol emosi. Hal ini untuk menghindari efek negatif dari keadaan saat ini. Sebab, terkadang biker bisa mudah tersulut emosi jika berada di jalanan, apakah dipicu karena letih, cuaca panas atau lainnya. 

Kedua, hargai pengguna jalan lain. Sebisa pahami karakteristik pengguna jalan lain dan jangan egois dan sebaiknya berbagi jalan. Terlebih seperti saat ini semakin banyak pengguna sepeda di jalanan. 

Ketiga, dapat memprediksi bahaya. Saat di jalan kita tidak tahu kapan bahaya datang. Akan tetapi, biker harus bisa memprediksi bahaya atau setidaknya meminimalisir kecelakaan dengan cara lebih berhati-hati di jalan walau kondisi jalanan sepi.

Keempat, lakukan jaga jarak dengan pengguna jalan lain. Sama seperti saat di tempat umum, lakukan jaga jarak menjadi hal penting disaat pandemi Covid-19 seperti saat ini. 

Kelima, lakukan transaksi dengan menggunakan uang digital. Dengan menggunakan uang digital, setidaknya bisa sedikit terhindar dari paparan virus corona yang menempel di uang kertas atau logam.

Keenam, sebaiknya membawa perlengkapan makan atau makanan sendiri. Setidaknya biker bisa lebih tau seberapa bersih dan higienis perlengkapan makan dan makanan yang dibawa.

 

Stok Mulai Menipis, Daihatsu Genjot Produksi

0

Di masa transisi adaptasi kebiasaan baru atau New Normal berbagai permintaan akan kendaraan tak terkecuali sebuah mobil kini semakin meningkat.

Bahkan meningkatnya permintaan sebuah mobil, membuat berbagai stok jenis mobil menjadi semakin menipis mengingat hampir semua brand saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlangsung tidak melakukan produksi secara optimal.

Jikapun pabrik masih beroperasi, hasilnya tidak maksimal. Akibatnya, produk yang dijual dipasarkan kepada masyarakat terbatas.

Hal yang sama juga terjadi pada Daihatsu, di mana kondisi stok Daihatsu di pasar sangat terbatas, sehingga tidak dapat memenuhi permintaan pelanggan secara maksimal.

Dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2020), PT Astra Daihatsu Motor (ADM) pada Juli 2020 telah melakukan persiapan untuk melakukan produksi secara dua shift dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Realisasi proses produksi dua shift telah dilakukan sejak awal Agustus 2020 baik di pabrik Sunter, maupun Karawang. Dari implementasi penerapan dua shift produksi, diharapkan hasil produksi pada Agustus 2020 akan meningkat empat kali lipat dibandingkan dengan hasil produksi bulan Juli 2020.

“Kami bersyukur, pasar mobil mulai menunjukkan peningkatan. Daihatsu berharap kondisi perekonomian Indonesia akan terus bergairah dan meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga memberikan dampak positif pada pasar mobil Indonesia,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Kata Amel, dengan persiapan dan komunikasi yang baik, semua supplier Daihatsu siap mendukung peningkatan produksi ADM. Para supplier Daihatsu juga berkomitmen menerapkan protokol kesehatan walaupun permintaan produksi meningkat tajam di Agustus 2020.

Penjualan Daihatsu Mulai Meningkat

Secara nasional, penjualan retail pasar otomotif Indonesia selama periode Januari – Juni 2020 mencapai sekitar 290 ribu unit, atau turun 42 persen dibandingkan periode yang sama pada 2019. Sementara itu, penjualan retail Daihatsu mencapai 53.577 unit, turun 39 persen dari tahun lalu.

Performa ini lebih baik daripada penurunan pasar nasional sehingga market share Daihatsu mengalami kenaikan sebesar 0.8 persen dari 17.6 persen di periode Juni 2019 menjadi 18.4 persen pada Juni 2020.

Sedangkan pencapaian wholesales untuk periode Januari – Juni 2020, pasar nasional berada di sekitar 260 ribu, turun 46 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara performa Daihatsu di periode Januari – Juni 2020 mencapai angka 49.774 unit, atau turun 43 persen vs 2019, lebih baik dari penurunan pasar, sehingga market share Daihatsu secara wholesales mengalami kenaikan dari 18.1 persen pada Juni 2019 menjadi 19.1 persen pada Juni 2020.

Khusus pada Juni 2020, penjualan secara retail Daihatsu tercatat 5.558 unit, atau naik dari Mei 2020 yang hanya laku 3.673 unit.

 

 

 

Jawaban Nyeleneh Bos Tesla Saat Dilarang Promosikan Fitur Autopilot

0

Tesla jadi salah satu pabrikan otomotif yang menerapkan fitur canggih berupa self-driving system Autopilot atau sistem otonom (mobil tanpa sopir) pada setiap mobilnya, mulai dari Model 3, Model S hingga Model X.

Namun di kawasan Eropa, fitur Autopilot milik Tesla menjadi perbincangan. Bahkan di Jerman, Tesla dituntut oleh Center for Protection Against Unfair Competition karena masalah fitur Autopilot.

Ya, pengadilan Jerman memutuskan bahwa Tesla dianggap menyesatkan karena kemampuan fitur Autopilot. Selain itu Tesla diminta mengganti nama fitur Autopilot. Demikian dilansir Carbuzz, Rabu (5/8/2020).

Disebutkan pula, fitur autopilot Tesla dianggap tidak mampu beroperasi seperti yang disebutkan yaitu dapat mengemudi sendiri secara penuh. Hal ini karena ada beberapa pemilik Tesla menjadi korban kecelakaan setelah menggunakan fitur tersebut.

Kepada Automotive News, CEO Tesla Elon Musk justru tak ambil pusing. Sebaliknya Musk tak menyukai keputusan pengadilan Jerman jika harus merubah nama sistem dan harus melakukan klarifikasi soal fitur Autopilot.

Bagi Musk, dirinya tak akan merubah nama fitur Autopilot. Sebab bagi dia, jika mengganti nama justru hal itu adalah konyol. 

Menurut Musk, orang-orang yang menuding Autopilot tidak beroperasi dengan baik bukan karena mereka konsumen baru dan tidak memahaminya. Sebaliknya, orang-orang yang pertama kali menggunakan fitur Autopilot sangat akan sangat paranoid ketika mengoperasikannya.

“Jika Anda baru saja memperkenalkan nama (fitur Autopilot) yang berbeda tak berarti sistem yang digunakan benar-benar menjadi berbeda. Jika ada yang tidak beres dengan Autopilot, itu karena seseorang menyalahgunakan dan tidak sesuai dengan cara penggunaan,” jelas Musk.

Kata Musk, penggunaan nama teknologi Autopilot sama seperti yang ada pada sebuah pesawat, dimana seorang pilot dapat mengaktifkan software tersebut untuk mengoperasikan pesawat dalam kondisi tertentu.

Akan tetapi, meski sudah mengaktifkan fitur Autopilot, pilot harus tetap waspada dan segera mengambil alih jika dalam kondisi darurat. Demikian juga dengan yang ada pada mobil Tesla, dimana pengemudi harus mengikuti instruksi yang sudah ditentukan.

Artinya, pengemudi tidak boleh sambil menggunakan smartphone, tidur siang dan lainnya. Pengemudi tidak boleh malas berada di balik kemudi dan harus tetap waspada.

“Ini tidak seperti beberapa pemula yang baru saja mendapatkan mobil (Tesla) dan, karena melihat Namanya (self driving), mereka mengira dan langsung mempercayai bahwa mobil bisa mengemudi sendiri,” Itu premis idiot karena kesal dengan nama Autopilot,” tutupnya .

 

Wow, Harga Land Rover Series 1 Tahun 1956 Hampir Setengah Miliar

0

Land Rover salah satu merek perusahaan otomotif ternama di dunia yang sudah muncul sejak 1948. Kemunculan Land Rover sendiri kerap kali diburu para pecinta otomotif yang gemar berpetualang.

Dari sekian banyak mobil Land Rover, ada satu model yang cukup diburu kolektor, yaitu Land Rover series 1.

Kenapa banyak dicari? Hal ini disebabkan Land Rover series 1 jadi mobil model pertama dan dibuat antara 1987 sampai 1956. Mobil ini yang diluncurkan pertama kali pada ajang Amsterdam Motor Show 1948 juga memiliki beberapa hal unik.

Ya, Land Rover series 1 ternyata awal kemunculannya bukan sebagai kendaraan militer melainkan banyak digunakan untuk petani dan para perindustrian ringan.

Yang uniknya lagi, sebelum dipatenkan dengan merek Land Rover sebagai perusahaan otomotif, pabrikan ini awalnya bernama Rover Company  yang merupakan sebuah perusahaan mesin jahit di Inggris.

Tak seperti saat ini yang memiliki body dengan plat baja yang tangguh, awal munculnya Land Rover series 1 juga dibuat dengan  body berbahan alumunium. Hal ini sengaja dilakukan agar harganya terjangkau.

Kendati demikian, Land Rover series 1 memang banyak dicari. Nah, kebetulan jika OLXer ingin memiliki sebuah Land Rover series 1 dengan tahun lansiran 1956 ternyata salah satunya dijual di OLX.co.id.

Mobil asal Inggris ini dijual oleh pemilik akun bernama Dedi Mohe yang berdomisili di kawasan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat dengan banderol kurang dari setengah miliar atau sekitar Rp 450 juta

“Body cat mulus, kanvas baru, kulit jok baru, mesin seger Bilchrome military s2. Surat lengkap plat B, dan kondisi siap pakai,” tulis Dedi dalam kolom deskripsi.

Untuk jantung pacu, Land Rover series 1 sudah mengusung mesin bensin berkapasitas 2,0 liter dengan transmisi manual.  

Perlu dicatat, jika OLXer memang berniat membeli mobil Land Rover Series 1 bekas jangan heran kalau satu model dan tahun produksinya sama namun harganya berbeda-beda.

Sebab, untuk menentukan harga sebuah mobil bekas bisa tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi mobil, jarak tempuh, kelengkapan surat-suratnya, serta lokasi si penjual.

Belum lagi harga mobil bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, serta pajak dibayar tepat waktu. Apalagi mobil yang jadi buruan kolektor, harganya sangat gelap di pasaran.

Jika OLXer memang berniat mencari mobil Land Rover series 1 bekas bisa lihat di sini.

 

 

Hai Rider, Lakukan 4 Tips Ini Setelah Riding Supaya Terhindar Covid-19

0

Melakukan berbagai kegiatan di luar termasuk di tengah pandemi Covid-19 memang lebih beresiko. Hal ini membuat masyarakat harus lebih ekstra dalam menerapkan protokol kesehatan.

Seperti diketahui, peralatan protokol kesehatan yang wajib diterapkan seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan atau hand sanitizer, dan menghindari kerumunan dengan cara melakukan social distancing.

Tak terkecuali para pengendara sepeda motor. Sebab, meski sudah menggunakan perlengkapan safety riding, tetap saja harus semakin rajin membersihkannya agar virus dan kotoran yang menempel hilang.

Hal ini juga disampaikan langsung Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor, Johannes Lucky. Kata dia, ada beberapa hal yang harus diperhatikan setelah berkendara.

“Pertama Riding Gear. Harus lebih sering dicuci, karena dipakai seharian bahkan lebih,” ungkap Lucky saat video conference bersama awak media beberapa waktu lalu.

Riding Gear yang dimaksud cukup banyak, mulai dari jaket, sarung tangan, masker, helm hingga baju dan celana yang digunakan saat berkendara.

Kedua, lanjut Lucky, sepeda motor yang kita gunakan juga harus disempatkan untuk dibersihkan, karena ada beberapa bagian pada sisi sepeda motor berpotensi terkena kontak dengan seseorang yang kita tidak tahu apakah mereka orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), atau orang tanpa gejala (OTG).

Ketiga, pengendara juga setelah berkendara setelah melakukan riding sebaiknya sebelum berinteraksi dengan keluarga untuk membersihkan diri atau mandi.

Keempat, istirahat yang cukup. Sebab, tidak menutup kemungkinan riding dapat membuat tubuh menjadi Lelah sehingga membutuhkan istirahat yang cukup agar imun tubuh juga terjaga.

OLXer perlu tau juga, ketika beristirahat atau sampai di tujuan setelah berkendara sebaiknya helm, jaket, sarung tangan, masker disimpan di dalam kantong atau tas khusus agar terhindari dari sentuhan pengendara atau orang lain.

 

Wow, Ada Ferrari Berbentuk Limousine

0

Merek mobil asal Italia, Ferrari, memang dikenal sebagai pabrikan yang kerap menghadirkan mobil super mewah, ditambah handling responsif dengan gaya coupe dan dibenamkan mesin V8 atau V12.

Seperti halnya Ferrari F8 Tributo, mobil yang satu ini dianggap bukti jadi bukti bahwa merek mobil berlogo kuda jingkrak ini tetap mampu berinovasi menghadirkan produk mumpuni. 

Namun OLXer juga harus tau. Ada seorang pria asal Australia bernama Scott Marshal yang ternyata memiliki imajinasi luar. Bagaimana tidak, Marshal merubah Ferrari Modena 360 menjadi sebuah limousine yang panjangnya sekitar 6 meter.

Ferrari F8 Tributo Limousine
Ferrari F8 Tributo Limousine. (carsales.com)

Dilansir Carbuzz, Limousine Ferrari Modena 360 menjadi sebuah mobil yang dapat disewa untuk acara pesta bujang, mobil mempelai saat pernikahan, dan masih banyak lainnya. 

Tak hanya membuat mobil lansiran 2003 itu melar namun penambahan sasis juga dilakukan agar lebih kuat sehingga dapat menahan beban yang lebih berat. Marshal juga merombak beberapa bagian seperti pintu mobil jadi bergaya Gullwing sehingga akses keluar masuk lebih mudah.

Ferrari F8 Tributo Limousine
Kabin Ferrari F8 Tributo Limousine. (Carsales.com)

Memasuki kabin mobil, jok mobil ini seperti menggunakan sofa lengkap dengan mini bar ditambah sound system dan lampu-lampu warna warni.

Selain itu, modifikasi juga dilakukan pada sistem penggerak. Jika awalnya menggunakan shifter manual, maka diganti dengan shifter otomatis dari Subaru Legacy GT.

Sektor kaki-kaki untuk mendukung kenyamanan di dalam kabin sudah menggunakan suspensi udara yang dapat diatur dengan mudah.

Artinya, mobil ini memang sangat tidak cocok digunakan sehari-hari. Sebaliknya, limousine Ferrari Modena 360 lebih cocok untuk bisnis atau rental. 

Marshal sendiri mengatakan untuk mobil limousine Ferrari Modena 360 sudah menghabiskan biaya sekitar US$283 ribu atau setara dengan Rp 4,1 Miliar.

Spesifikasi Mesin Ferrari Modena 360

Sekadar informasi, saat dperlihatkan di ajang Geneva Motor Show 2019 lalu, Ferrari F8 Tributo mengusung mesin 3.908 cc V8 bentuk evolusi dari 488 V8 twin-turbo. Mesin belakang-tengah (mid-engine) tersebut memuntahkan daya 710 tenaga kuda, atau 50 tenaga kuda lebih besar dari mesin yang bersemayam pada 488 GTB.

Kemampuan mobil ini cukup bikin geleng kepala, sebab Ferrari telah mengumumkan bergerak dari 0-100 kilometer (km) per jam cuma butuh waktu 2,9 detik dengan menggunakan sistem launch control. Sementara mobil ini juga mampu melesat 200 km per jam hanya dengan catatan waktu 7,8 detik.

 

Toyota Luncurkan Corolla Cross di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

0

 PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku agen pemegang merek mobil Toyota di Indonesia akhirnya meluncurkan produk baru berupa Corolla Cross. Mobil ini masuk ke dalam segmen Sport Utility Vehicle (SUN) High Compact yang saat ini menjadi tren di Indonesia maupun global.

President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Susumu Matsuda mengatakan, Toyota Corolla Cross selain mengusung mesin bensin, juga memiliki teknologi ramah lingkungan yang diimplementasikan dengan adanya varian Hybrid Electric Vehicle (HEV).

Kata dia, Toyota Corolla Cross merupakan implementasi komitmen Toyota untuk senantiasa mewujudkan Ever Better Cars yang juga didasari semangat Let’s Go Beyond.

“Mengusung konsep Simple & Stylish with Urban Sleek Look, All New Corolla Cross hadir dengan style yang elegan, pengalaman berkendara yang menyenangkan, dilengkapi teknologi advance dengan keunggulan SUV Toyota yang tangguh, dan nilai fungsionalitas tinggi,” ungkap Matsuda, Kamis (6/8/2020).

Eksterior

Toyota Corolla Cross
Toyota Corolla Cross. (TAM)

Secara desain eksterior, Toyota Corolla Cross ini jelas berbeda dengan versi sedan, khususnya pada bagian bentuk tubuhnya lebih tinggi karena untuk Urban SUV.

Dengan begitu, mobil ini diklaim tetap dapat memberikan kesan aerodinamis serta terlihat lifestyle, karena lebih tinggi kabinnya jadi lebih lega.

Diketahui, SUV yang cocok digunakan di perkotaan ini memiliki panjang 4.460 mm, lebar 1.825 mm, dan tinggi 1.620 mm. Sedangkan wheelbase mencapai 2.640 mm sehingga membuat area kabin semakin lapang.

Toyota Corolla Cross menggunakan platform Toyota New Global Architecture C-segment (TNGA-C) dengan pengembangan pada body rigidity yang tinggi dan sistem suspensi yang didesain khusus untuk memberikan peredaman yang empuk dan nyaman sehingga terasa pas untuk mengajak seluruh anggota keluarga melewati jalan perkotaan, tol, dan pedesaan, termasuk dengan adanya ground clearance setinggi 165 mm.

Adapun radius putar mobil ini mencapai 5,2 meter sehingga pengemudi dapat melakukan manuver di ruang terbatas, seperti balik arah atau parkir dengan mudah dan cekatan.

Pada bagian pintu belakang juga dibuat lebih lebar, agar memudahkan akses keluar dan masuk penumpang. Demikian juga pada bagian jendela lebar yang memberikan keleluasaan untuk melihat pemandangan.

Interior

Toyota Corolla Cross
Toyota Corolla Cross. (TAM)

Pada bagian interior, Toyota Corolla Cross ini memiliki head clearance 105 mm di depan dan 87 mm di belakang dipercaya agar memberikan rasa nyaman bagi penumpang di area depan dan belakang.

Toyota Corolla Cross sudah memberikan tampilan elegan berkat kabin bernuansa hitam dipadukan dengan kehadiran steering switch, AC digital dual zone, panel instrumen disandingkan dengan MID 4,2 inch, head unit 9 inch IPS display dilengkapi sarana radio, Bluetooth, Near Field Communication (NFC), Miracast, dan voice command, moonroof, dan rain sensor di balik kaca depan untuk mengaktifkan wiper secara otomatis.

khusus fitur NFC, memang sengaja menjadi fitur tambahan yang dapat digunakan untuk membaca uang elektronik. Akan tetapi fitur NFC hanya dapat digunakan untuk membaca sisa saldo dan tidak bisa melakukan transaksi, seperti top up/tambah saldo maupun proses pembayaran. 

Pada baris kedua terdapat kisi AC yang berada di belakang konsol tengah. Di luar, tersedia smart entry untuk buka-tutup pintu mobil tanpa perlu menyentuh kunci dan auto fold mirror.

Pengemudi Corolla Cross HEV mendapat tambahan fitur kenyamanan dengan adanya pengaturan posisi duduk 6 arah secara elektrik dan power back door dilengkapi kick sensor yang memberi kemudahan untuk mengakses pintu bagasi.

Fitur keamanan dan keselamatan

Toyota Corolla Cross
Toyota Corolla Cross. (TAM)

Toyota Corolla Cross dilengkapi dengan paket fitur keamanan pasif dan aktif terbaru mulai dari rem ABS+EBD, 3 point seat belt with pretensioner and force limiter, 7-airbags, Hill Start Assist (HSA), Vehicle Stability Control (VSC), Emergency Brake Signal (EBS), sensor parkir di depan dan belakang, kamera parkir di belakang, serta ditambah immobilizer dan alarm.

Sedangkan fitur keselamatan tambahan pada mobil ini juga didukung adanya Pre-Collision System, Lane Departure Alert with Steering Assist.

Mesin

Toyota Corolla Cross hadir dalam dua varian yang semuanya memiliki transmisi CVT yaitu Corolla Cross 1.8 versi bensin dan Corolla Cross Hybrid Electric Vehicle (HEV).

Untuk Toyota Corolla Cross mesin bensin sudah dibenamkan mesin 2ZR-FE berkapasitas 1.8L yang dapat menghasilkan daya hingga 138 Tk pada 6.400 rpm dan torsi 17,5 kgm pada 4.000 rpm.

Sedangkan Toyota Corolla Cross mesin HEV mengusung mesin 2ZR-FXE berkapasitas 1.798 cc 4-silinder DOHC dengan teknologi VVT-i yang sanggup menghasilkan power maksimum sebesar 96 Tk dan torsi 14,5 Kgm. Sedangkan ketika menggunakan motor listriknya mampu menghasilkan power maksimum sebesar 71 Tk  dan torsi sebesar 16,6 Kgm.

Power unit ini lebih efisien dan emisi CO2-nya juga lebih rendah dari model gasoline. Benefit yang dihadirkan oleh varian HEV ini seperti salah satunya penggunaan bahan bakar yang lebih efisien, namun tetap dapat menghadirkan performa dan kesenangan berkendara bagi penggunanya.

Harga

Toyota Corolla Cross
Toyota Corolla Cross. (TAM)

Menyoal harga, Toyota Corolla Cross mesin bensin dibanderol Rp 457,8 juta, sedangkan Corolla Cross 1.8 Hybrid Rp 497,8 juta. Kedua harga ini dijual dengan status on the Road Jakarta.

Untuk pilihan warna, Toyota Corolla Cross ini hadir dalam tujuh pilihan warna yang terdiri dari Attitude Black Metallic, Platinum White Pearl, Metal Stream Metallic, Red Mica Metallic, Graphite Metallic, Celestite Gray Metallic, Nebula Blue Metallic.

 

Daftar Mobil SUV yang Harganya Kurang dari Rp 50 Juta

0

Sejumlah pabrikan otomotif dunia termasuk di Indonesia kini semakin berani menghadirkan mobil berjenis Sport Utility Vehicle (SUV). Bahkan yang terbaru, PT Toyota Astra Motor menambah line up paling anyarnya dengan menghadirkan Toyota Corolla Cross.

Perlu dicatat, Toyota Corolla Cross diklaim bukan semata-mata diambil dari basis Corolla sedan yang dibuat menjadi melar dan tambah jangkung. Sebaliknya, pihak Toyota mengatakan, jika Toyota Corolla Cross benar-benar dikembangkan untuk menjadi sebuah SUV, mulai dari penggunaan suspensi.

“Kebetulan namanya Corolla, di Indonesia Corolla sendiri memang terkenal dengan sedan,” ungkap Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy.

Namun sayang seperti halnya Toyota Corolla Cross, untuk SUV mobil model terbaru bisanya harganya memang masih sangat tinggi, bahkan bisa dibanderol di atas Rp 250 jutaan. Seperti Toyota Corolla Cross sendiri dijual di atas Rp 450 jutaan.

Tapi tenang OLXer, jika ingin memiliki sebuah SUV dengan budget terbatas, bisa juga mendapatkan mobil jenis ini. Setidaknya apabila OLXer mencari sosok SUV bekas ternyata cukup banyak dijual di lapak jual beli online OLX.co.id.

Bahkan di situs ini ada SUV yang harganya justru tak sampai Rp 50 jutaan. Sebaliknya harganya ada yang ditawarkan mulai dari Rp 25 jutaan, Rp 30 jutaan, Rp 40  jutaan sampai Rp 45 jutaan.

Baca juga: Mazda CX-8, Simak Spesifikasi dan Harga Crossover Mewah Ini!

Untuk harga SUV yang dijual Rp 25-45 jutaan misalnya, disitu terdapat Suzuki Escudo lansiran 2001-2003, kemudian Opel Blazer lansiran 1996-2001, Suzuki Katana lansiran 1991-1992.

Selain itu ada juga Isuzu Panther lansiran 1993-1995, lalu ada juga KIA Sportage dan Carens serta Carnival yang diproduksi 2000-2005 , Daihatsu Feroza 1993-1997, Ford Escape 2005, Chevrolet Blazer 2002, Hyundai Trajet 2000-2003, Nissan Terrano 1996-1997, Suzuki Sidekick, hingga Daihatsu Taruna 2001.

Perlu dicatat, jika OLXer memang berniat membeli mobil SUV bekas dengan harga di bawah Rp 50 juta jangan heran kalau satu model dan tahun produksinya sama namun harganya berbeda-beda.

Sebab, untuk menentukan harga sebuah mobil bekas bisa tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi mobil, jarak tempuh, kelengkapan surat-suratnya, serta lokasi si penjual.

Belum lagi harga mobil bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, serta pajak dibayar tepat waktu.

Jika OLXer memang berniat mencari mobil SUV bekas dengan harga di bawah Rp 50 juta bisa lihat di sini.

Berapa Cicilan Toyota Corolla Cross?

0

Toyota Corolla Cross akhirnya resmi dijual di Indonesia. Mobil bergaya Sport Utility Vehicle (SUV) hadir dalam dua varian yaitu Corolla Cross mesin bensin seharga Rp 457,8 juta dan Corolla Cross Hybrid dibanderol Rp 497,8 juta. Keduanya dijual On the Road DKI Jakarta.

Lalu, bisakah Toyota Corolla Cross dijual dengan cara dicicil atau kredit? Berapa besarannya?

Jawabannya tentu saja bisa. Bahkan jika OLXer memang berniat membelinya lewat dealer Auto2000 saat ini dapat melakukan simulasi kredit dengan terlebih dahulu mengunduh aplikasi Auto2000 Digiroom. 

“Jika berminat, AutoFamily bisa segera memesan dengan cara yang mudah, praktis, nyaman dan aman layaknya online shop,” dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2020).

Dalam skema kredit ini disebutkan, jika membeli Toyota Corolla Cross tipe bensin 1.8 A/T dengan harga Rp 457,8 juta, maka bisa dilakukan secara kredit dengan down payment (DP) atau uang muka sebesar 30 persen selama 60 bulan atau lima tahun.

Berdasarkan hasil simulasi, maka DP yang harus dibayar sekitar 137 jutaan dan cicilan perbulan sebesar 7,5 jutaan. 

Sedangkan untuk Toyota Corolla Cross tipe hybrid yang dibanderol 497,8 juta, dengan DP 30 persen selama lima tahun, maka DP yang harus dibayar sebesar Rp 149,3 juta dan cicilan perbulan sebesar Rp 8,15 jutaan.

Jika OLXer memang merasa cicilan ini terlalu besar, tentunya bisa menaikan uang DP yang lebih besar atau memperpanjang lama cicilan. 

Sekadar informasi, Toyota Corolla Cross ini merupakan SUV perkotaan dengan kapasitas 5-penumpang yang sudah dijejali berbagai fitur yang dapat memanjakan pengemudi dan penumpang. Seperti steering switch, AC digital dual zone, MID 4,2 inchi, head unit 9 inch IPS display dilengkapi radio, Bluetooth, NFC, Miracast, voice command, ditambah moonroof, rain sensor, dan pengaturan posisi duduk 6 arah secara elektrik di model hybrid. 

Pada kisi AC di belakang konsol tengah dan power back door dilengkapi kick sensor memberikan kemudahan untuk membuka pintu bagasi.

Untuk jantung pacu, Toyota Corolla Cross dilengkapi mesin 2ZR-FE 1.798 cc 4-silinder DOHC Dual VVT-i yang mampu menghasilkan tenaga 140 PS dan torsi 17,5 Kgm. 

Sedangkan Toyota Corolla Cross hybrid 2ZR-FXE 1.798 cc 4-silinder DOHC Dual VVT-i yang sanggup menghasilkan daya 98 PS dan torsi 14,5 Kgm. Motor listriknya mampu menghasilkan daya sebesar 72 PS dan torsi sebesar 16,6 Kgm.

 

Corolla Cross Meluncur, Toyota: Bukan Sedan Dijadiin SUV

0

Toyota Corolla Cross jadi senjata baru PT Toyota Astra Motor selaku agen pemegang merek mobil Toyota Indonesia. Kehadiran mobil bergaya Sport Utility Vehicle (SUV) Crossover dengan kapasitas lima penumpang ini juga semakin meramaikan serta menjadi tren baik di industri otomotif nasional maupun global.

Namun tak sedikit yang penasaran, apakah Corolla Cross ini sejatinya menggunakan basis dari Toyota Corolla jenis sedan yang notabene nya memang sudah dikenal masyarakat?

Menanggapi hal tersebut, Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy menjawab santai. Menurut dia, Toyota Corolla Cross pertama kali diluncurkan secara global di Asia Tenggara, tepatnya di Thailand, menyusul Vietnam, lalu Indonesia. 

“Ini bukan sedan dijadiin SUV ya. Tapi ini benar-benar SUV di desain dari awal penggunaan sebagai SUV. Kebetulan namanya Corolla, di Indonesia Corolla terkenal dengan sedan,” ungkap Anton dalam video conference bersama awak media, Kamis (7/8/2020).

Seperti diketahui, Toyota Corolla Cross ini sudah menggunakan platform Toyota New Global Architecture (TNGA-C), sama seperti yang dipakai pada Toyota Corolla Altis dan Lexus UX.

Dengan platform ini, keunggulannya adalah struktur bodi lebih rigid  sehingga jadi terasa lebih stabilitas ketika melintasi jalanan menikung, serta meminimalisir getaran dan suara mesin.

Sedangkan menyoal nama Corolla, Anton menuturkan, pada dasarnya Toyota memiliki banyak model secara global. Namun dengan penggunaan nama Corolla maka diharapkan akan menjadi brand yang lebih kuat. 

Pasalnya, secara global nama Corolla tidak hanya digunakan untuk mobil Toyota berjenis sedan saja, tetapi ada hatchback dan juga Wagon. “Jadi nama corolla akan digunakan untuk beberapa model. Seperti Yaris, sudah jadi nama global digunakan di berbagai region,” ucap Anton.

Nasib Toyota C-HR

Kemunculan Toyota Corolla Cross sendiri memang akan berdekatan dengan saudaranya yaitu Toyota C-HR yang sama-sama mengusung SUV Crossover. Akan tetapi, menurut Anton, akan terjadi perbedaan dari segi customer segment. 

Selain itu, Anton juga mengatakan, untuk Toyota C-HR ditargetkan kepada konsumen yang  fokus pada gaya atau styling dan lebih driver oriented atau menyukai mengemudi. 

“Jadi duduk di cockpit (C-HR) terasa, posisi layout sangat driver oriented dan suspensi lebih rigid. Sedangkan Corolla Cross, dari dua sisi mendapatkan kenyamanan tapi fungsinya juga jadi tidak hanya driver tapi juga penumpang, comfortnya juga diutamakan jadi kita rasa untuk customer yang balance, family dan individu juga,” ucapnya.

Kata Anton, meski keberadaan Toyota C-HR dan Corolla Cross bisa meningkatkan penjualan, namun tidak menutup kemungkinan keduanya bisa terjadi saling kanibal dalam penjualan.