Sabtu, September 26, 2026
Beranda blog Halaman 1446

Soal Ojek Online, Anies Baswedan Ikut Aturan Kemenkes Terkait PSBB

0

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan tetap meminta agar layanan ojek online (Ojol) tetap tidak membawa penumpang selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Menurut Anies, pembatasan penumpang pada roda dua yang digunakan ojol atau sebagai kegiatan usaha tidak diizinkan karena disinyalir masih berpotensi terjadi penularan penyebaran virus corona. 

Karena itu, untuk pengaturan ojek roda dua, Pemprov DKI tetap merujuk dan mengambil kebijakan dari peraturan menteri kesehatan terkait PSBB.

“Karena itu kita akan meneruskan kebijakan bahwa kendaraan bermotor roda dua bisa untuk mengangkut barang secara aplikasi, tapi tidak untuk mengangkut penumpang dan ini nanti akan ditegakan aturannya,” ucapnya di Balai kota, Jakarta, Senin (13/4/2020) malam.

Namun kata Anies, lain halnya jika berboncengan dengan berkendara sepeda motor merupakan masih satu keluarga.

“Jadi bagi anggota keluarga yang bersama-sama menggunakan kendaraan roda dua kalau dia berasal dari rumah yang sama dengan alamat KTP yang sama bepergian bersama-sama tidak masalah,” jelas Anies.Lantas bagaimana sikap Anies dengan munculnya aturan yang diterbitkan Kemenhub?

Keputusan Anies yang menegaskan perihal larangan ojol mengangkut penumpang tak lain karena adanya kebingungan dari masyarakat karena dikhawatirkan terjadi kesalah pahaman lantaran muncul regulasi yang tak sejalan dari pemerintah.

Sebelumnya, pada 3 April 2020 , Kementerian kesehatan mengumumkan aturan Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Kebijakan yang diteken Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto mengatur perihal pembatasan meliputi libur sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum, pembatasan kegiatan sosial budaya, pembatasan moda transportasi, dan pembatasan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan.

Sejalan dengan regulasi tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut membuat kebijakan dengan mengeluarkan Peraturan Gubernur DKI Nomor 33 tahun 2020 dengan mengacu Permenkes tersebut.

Salah satu poin yang ditetapkan Anies soal pembatasan moda transportasi yaitu membuat kebijakan Pembatasan Penggunaan Moda Transportasi Untuk Pergerakan Orang dan Barang.

Nah, pada pasal 18 ayat 6, disebutkan : 

“Angkutan roda dua berbasis aplikasi dibatasi penggunaannya hanya untuk pengangkutan barang”.

Namun Menhub Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan juga mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi untuk mencegah Penyebaran Corona atau Covid-19.

Adapun kebingungan menjadi muncul karena salah satu yang membuat masyarakat ragu yaitu terdapat pada pasal 11 ayat 1 huruf c dan d.

Huruf c :

“Sepeda motor berbasis aplikasi dibatasi penggunaannya hanya untuk pengangkutan barang.”

Huruf d :

“Dalam hal tertentu untuk tujuan melayani kepentingan masyarakat dan untuk kepentingan pribadi, sepeda motor dapat mengangkut penumpang dengan ketentuan harus memenuhi protokol kesehatan sebagai berikut:

1. aktivitas lain yang diperbolehkan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar;

2. melakukan desinfeksi kendaraan dan perlengkapan sebelum dan setelah selesai digunakan;

3. menggunakan masker dan sarung tangan; dan

4. tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan diatas normal atau sakit.”’

Oleh karena itu, perlu dicatat ya OLXer, di Jakarta memanfaatkan ojol untuk bepergian tetap dilarang, kecuali untuk membawa barang.  

“Ini akan kita tegakan, jajaran kepolisian, pemprov DKI, dan TNI akan bersama-sama mengintensifkan razia dalam konteks itu,” tutup Anies.

 

Nissan Murano, SUV Langka yang Harga Bekasnya Menggiurkan

0

Nama Nissan Murano mungkin tak terlalu menggaung di Indonesia. Maklum mobil yang masuk segmen Sport Utility Vehicle (SUV) premium itu lagi dijual di Indonesia.

Sekilas soal Nissan Murano, pada dasarnya mobil yang satu ini sempat dijual PT Nissan Motor Indonesia (NMI) selaku agen pemegang resmi Nissan di Tanah Air pada September 2011 dengan dibanderol sekitar Rp 750 jutaan. Saat itu, Nissan Murano yang masuk Indonesia adalah generasi kedua.

Meluncurnya Nissan Murano di pasar otomotif nasional bisa dibilang sangat spesial. Sebab, mobil ini dijual bertepatan dengan hari jadi PT NMI ke-10. Selain itu, harga Nissan Murano disebut-sebut dibanderol lebih murah dari SUV Premium pada umumnya.

Usut punya usut, dijualnya Nissan Murano dalam bentuk Completely Built-Up di Indonesia dan harga miring berkat adanya kesepakatan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). Alhasil, pajak impor mobil mewah yang seharusnya mencapai 75 persen, nyatanya khusus Nissan Murano hanya dipasang tarif empat persen saja.

Karena hanya menyambut milad NMI kala itu, Nissan Murano yang digadang-gadang bisa digolongkan mobil sangat spesial, karena NMI hanya menjual 500 unit dan menargetkan 15 unit per bulan.

Karena masuk SUV premium, untuk tampilan kabin jelas tak boleh dipandang sebelah mata, sebab beberapa fiturnya cukup lengkap, mulai dari penyeka kaca otomatis, jok kulit berlapis ganda, pintu bagasi otomatis, jok baris kedua yang dapat dilipat secara otomatis, iPod yang terintegrasi, hingga sistem navigasi layar sentuh.

Belum sampai disitu, bagian atap mobil ini dilengkapi dua sun roof anti UV dan bisa berubah menjadi gelap bila pengguna mobil menginginkannya.  Bahkan, bagian depan atap itu bisa juga udara segar masuk.

Mobil bermesin 3.500 cc V6 dengan tenaga 260 daya kuda pada 6.000 rpm dan torsi 336 Nm pada 4.400 rpm itu memang masih tetap menganut gaya desain bodi berlekuk seperti dipahat. Namun sejumlah sentuhan modern kini menghiasi beberapa bagian.

Untuk jantung pacu, Nissan Murano ini  dilengkapi mesin yang sama dengan pasar di negara asalnya Jepang, yaitu  2.5L QR25DE I-4 dan varian 3.5L VQ35DE V6, mesin yang sama digunakan pada 350Z. Sistem pengoperasian, Murano hanya ditawarkan satu jenis saja yakni transmisi CVT 6-speed otomatis.

Nah, kalau OLXer memang ingin punya Nissan Murano dengan harga lebih terjangkau, nggak ada salahnya pilih di pasar mobil bekas atau melalui jual beli online OLX.co.id.

Pasalnya, harga Nissan Murano dengan status bekas sangat menggiurkan. Sebab, meski bekas tampilannya masih sangar dan harganya mulai dari Rp 79-325 jutaan.

Untuk lebih detail dan lengkap soal Nissan Murano bekas lihat di sini.

Ayo bantu perangi COVID-19 dengan melakukan donasi untuk pembelian APD, caranya klik disini.

 

3 Alasan Kenapa Mobil Baru Perlu Diservis Rutin

0

Tak sedikit pemilik mobil yang sama sekali mengerti soal seluk beluk jeroan mesin, kecanggihan teknologi yang dibenamkan, serta bagaimana fungsi fitur-fitur yang diterapkan digunakan.

Pemilik mobil baru juga sering kali lupa kapan waktunya mobil yang baru dibeli untuk diservis. Tapi tenang, saat ini dealer-dealer dari berbagai merek sudah responsif, mereka memberi informasi untuk jadwal perawatan berupa servis, baik melalui pesan singkat, whatsapp, email, hingga panggilan langsung lewat sambungan telepon.

Ya, pada dasarnya memiliki mobil baru berarti harus meluangkan waktu untuk melakukan perawatannya, termasuk ketika servis berkala. Pasalnya, servis adalah langkah yang sangat penting begi perawatan menyeluruh mobil.

Mumpun lagi di rumah aja, OLXer harus tahu juga nih, kenapa servis pertama untuk mobil baru sangatlah penting. Oleh karena itu, menurut situs Wuling, ketika memiliki mobil baru ada baiknya memperhatikan tiga hal kapan waktunya diservis, antara lain;

1. Jarak Tempuh

Untuk mobil baru, disarankan agar mengirimkannya ke bengkel untuk servis reguler setelah mencapai jarak tertentu pada odometernya. Peraturan ini dibuat berdasarkan prinsip-prinsip dasar tentang bagaimana mesin bekerja dan untuk mendapatkan beberapa informasi dari seluruh sistem yang ingin diambil oleh produsen untuk menghindari kemungkinan anomali pada mobil.

Di Wuling, setiap mobil disarankan untuk membawa ke bengkel setiap 1.000 km, 5.000 km, 10.000 km, 20.000 km dan seterusnya. Menariknya, untuk pemilik mobil Wuling, biaya layanan pemeliharaan gratis hingga mencapai 50.000 km atau 2,5 tahun. Tergantung yang mana dulu tercepat.

Selain itu, ketika servis rutin, maka hal itu juga harus dilakukan penggantian seperti pada oli diferensial, filter udara, filter AC, dan beberapa hal lainnya. Selalu pastikan apa yang termasuk dan tidak termasuk dalam garansi.

2. Suku Cadang

Ketika mobil masih dalam garansi, tidak disarankan untuk mengerjakan apapun terhadap suku cadang mobil  sendirian, karena ini akan membatalkan garansi. Beberapa diantaranya adalah bagian ban, karet, lampu, dan lain-lain.

Dengan melakukan servis, maka mekanik akan memeriksa dengan seksama termasuk bagian demi bagian komponen. Tidak termasuk dalam garansi karena umur dalam jangka waktu penggunaan normal, silakan minta perwakilan dealer untuk mendapatkan daftar lengkap atau membacanya dari buku Manual Warranty.

Namun untuk menjaga kondisi mobil tetap baik termasuk semua bagiannya, khusus mobil Wuling diberikan garansi 1 tahun atau dalam jarak 20.000 km pertama, mana saja yang lebih dulu.

Hal baik lain tentang memiliki Wuling adalah bahwa setelah masa garansi berakhir, pemilik juga akan mendapatkan suku cadang seharga 20 persen lebih rendah.

3. Mesin & Transmisi

Mesin yang dipasang di setiap mobil telah melalui proses produksi dan kontrol kualitas yang saksama, namun setiap konsumen ingin merasakan keamanan total ketika membeli mobil. Karena itu, mesin dan transmisi perlu juga dilakukan pengecekan ketika servis.

Khusus mobil Wuling, keamanan tersebut bisa didapat pada komponen utama mesin dan transmisi, akan dilindungi garansi 5 tahun atau dalam jarak 100.000 km pertama-mana yang lebih dulu.

Perlu diingat juga bahwa servis reguler adalah suatu keharusan untuk meningkatkan kenyamanan saat mengemudi. OLXer lagi cari-cari mobil? Coba lihat di sini.

Ayo bantu perangi COVID-19 dengan melakukan donasi untuk pembelian APD, caranya klik disini.

 

Merek Motor Listrik Italia Siap Masuk Indonesia

0

Pasar sepeda motor nasional ternyata masih dianggap sangat seksi. Setidaknya hal tersebut membuat merek sepeda motor asal Italia, Energica Motor Company kepincut untuk mengadu nasib di Indonesia.

Hal ini diakui Energica Sales & Field Marketing Director Giacomo Leone. Menurutnya, Indonesia memiliki industri sepeda motor yang berkembang. Pada 2019, lanjut dia, penjualan sepeda motor tembus 6,5 juta unit, dan menjadikan Indonesia pasar sepeda motor tertinggi di dunia ketiga, setelah India dan China.

“Indonesia adalah pasar yang penting bagi Energica. Perjanjian yang baru-baru ini kami sepakati dapat meningkatkan jalur pengembangan komersial kami di wilayah Asia,” ungkap Leone sepeprti dilansir Rideapart, Rabu (15/4/2020).

Nantinya, Energica Motor Company akan menggaet perusahaan lokal Utomo Corp merupakan induk retail dan distributor di bisnis pertambangan batubara, produk lifestyle serta otomotif. 

Dibidang otomotif, Utomo Corp tidak bisa dipandang sebelah mata, karena mereka sudah terlebih dahulu menaungi PT Premier International sebagai distributor resmi Piaggio dan Vespa di kawasan Jakarta dan Tangerang.

Utomo Corp juga sudah memiliki beberapa brand otomotif roda dua lainnya seperti Italjet, Niu hingga Royal Alloy.

Sementara itu, CEO Utomo Corp, Denny Utomo menyatakan, dengan menggandeng Energica Motor Company adalah waktu yang tepat bagi Utomo Corp untuk memasuki pasar listrik, khususnya di segmen premium.

“Saya telah mengikuti jejak dan kemajuan Energica sejak tahun 2015. Ini mewakili merek terkemuka di sektor ini, tidak tertandingi saat ini,” ujar Denny.

Kerja sama dengan menghadirkan sepeda motor listrik tak lain karena pemerintah Indonesia menargetkan jumlah sepeda motor listrik pada 2025 mencapai dua juta unit.

Energica Motor Company
3 model Energica Motor Company. 

Jika tak ada aral melintang seperti pandemi virus corona, merek sepeda motor lisrik yang bermarkas di Modena, Italia, kabarnya di tahap awal akan memulai pemasarannya dengan menghadirkan tiga motor listrik bergaya sport dan diantaranya muncul di situs resmi yaitu Energica Ego dan Ego+. Sedangkan model lainnya yang kabarnya akan diboyong ke Tanah Air yaitu Energica EVA Ribelle, dan Energica EVA EsseEsse9.

Ayo bantu perangi COVID-19 dengan melakukan donasi untuk pembelian APD, caranya klik disini.

Mitsubishi Outlander PHEV Maksimal Bantu PMI Perangi Virus COVID-19

0

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam memerangi pandemi virus Corona di Indonesia dengan melibatkan unit Mitsubishi Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).

Mobil ini merupakan unit tanggap darurat yang bertugas sebagai kendaraan penyemprotan disinfekan di beberapa area di Jakarta yang telah berlangsung sejak bulan Maret lalu. 

“Kehadiran Mitsubishi Outlander PHEV ini sangat berguna dan mendukung aktivitas kami khususnya saat ini terkait dengan penanganan COVID-19. Dengan keunggulan yang dimilikinya kami dapat dengan mudah menggunakan kembali alat semprot dan meningkatkan efektivitas kegiatan di lapangan,” sebut Ridwan S. Carman, Kepala Sub Tanggap Darurat dan Pemulihan PMI Pusat dalam keterangan tertulisnya kepada OLX beberapa waktu lalu.

PMI memanfaatkan kemampuan discharging Outlander PHEV untuk mengisi daya alat penyemprot disinfektan. Hasilnya lebih maksimal karena dengan unit tersebut, PMI mampu melakukan penyemprotan disinfektan di 30 titik per hari yang dikunjungi oleh PMI. 

Mitsubishi Outlander PHEV merupakan sebuah SUV  yang mengintegrasikan SUV dengan keunggulan teknologi 4WD. Mobil baru Mitsubishi ini memadukan kekuatan baterai, motor dan juga mesin gasoline 2400 cc. 

Secara global, kendaraan ini telah diluncurkan di lebih dari 50 negara. Selain itu, pada bulan Mei 2019, Mitsubishi Outlander PHEV berhasil menjadi World Best Selling PHEV. 

“Sejak diluncurkan di Indonesia pada tahun 2019 lalu, model ini hadir untuk mendukung Indonesia dalam upayanya menciptakan lingkungan yang jauh lebih baik. Dengan berbagai teknologi dan keunggulan yang tersemat pada model ini, kami yakin banyak hal lain yang dapat diberikan disamping kendaraan ini yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan seluruh fitur yang ada, kami melakukan kolaborasi dengan PMI untuk menunjang seluruh kegiatan kemanusiaan di Indonesia dan salah satunya yaitu dalam penanganan COVID-19. Ke depannya, kami akan terus mengeksplor kemampuan Outlander PHEV tidak hanya dalam aspek kemanusiaan dan lingkungan namun tentunya dalam seluruh aspek kehidupan,” papar Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT MMKSI. 

Dipilihnya Mitsubishi Outlander PHEV sebagai unit tanggap darurat terbaik bagi PMI karena memiliki fleksibilitas dalam membantu PMI beserta relawan menjangkau area-area yang sulit dilalui. 

Kendaraan ini juga memberikan nilai lebih untuk tim yang bertugas, dimana pada bagian belakang kendaraan dapat dimaksimalkan untuk membawa peralatan yang dibutuhkan. 

Selain itu, kemampuan discharging yang dimiliki juga mencapai 1.500 Watt dan tentunya akan sangat membantu dalam kondisi darurat sebagai sumber tenaga listrik.

Sebelumnya, pada 11 Desember 2019, MMKSI telah menandatangani nota kesepakatan dengan PMI untuk penyediaan unit Mitsubishi Outlander PHEV yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan kepalangmerahan. 

Dalam agenda tersebut MMKSI sepakat untuk memberikan bantuan kepada PMI dalam bentuk peminjaman satu unit Mitsubishi Outlander PHEV sebagai salah satu kendaraan tanggap darurat.

Langkah MMKSI untuk berkontribusi dalam bidang kemanusiaan ini sejalan dengan START NOW Project yang merupakan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik. (Z)

Beri Stimulus di Tengah Pandemi, Suzuki Luncurkan Ignis Baru

0

Meski menghadapi kondisi yang sangat sulit di tengah terpaan badai COVID-19, Suzuki Indonesia mencoba survive dengan menghadirkan stimulus berupa produk terbaru di pasar domestik.

Hari ini, Kamis, 9 April 2020 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara virtual meluncurkan New Ignis “The New Breed of Urban SUV” dengan cara live streaming di akun Youtube Suzuki Indonesia.

Ubahan terbaru New Ignis banyak bermain di sektor eksterior yang membuat Ignis sekarang tampil menjadi urban SUV. Ubahan tersebut antara lain di desain bumper depan dan diffuser, grille, fog lamp dan bezel, serta desain bumper belakang yang kini hadir dengan rear reflector dan diffuser. 

Sementara untuk ubahan kabin berupa desain baru di bagian seat serta tampilan kunci yang lebih keren.  

Untuk ukuran dimensi masih sama dengan model lama yakni 3.700 mm x 1.690 mm x 1.595 mm. Dan mesinnya menggunakan mesin K12M 4 Cylinder 16 Katup berkapasitas 1.197 cc. Kekuatannya tenaganya mencapai 83 PS pada 6.000 rpm, serta torsi 113 Nm pada 4.200 rpm, 

Ukuran wheelbase sepanjang 2.435 mm, serta high ground clearance setinggi 180 mm menjadikan New Ignis tetap berkarakter sebagai mobil yang lincah untuk bermanuver di jalan perkotaan.  

“Untuk melengkapi kebutuhan kaum urban, kami meluncurkan New Ignis yang kini tampil lebih modern, memiliki banyak fitur untuk mendukung kenyamanan dan mobilitas, serta ground clearance yang cukup tinggi di kelasnya sehingga menambah kebanggaan dalam menunjang kegiatan dan gaya hidup perkotaan yang dinamis,” ujar Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIS dalam keterangannya saat peluncuran berlangsung.

Fitur-fitur yang menawarkan kenyamanan serta kemudahan yang dimaksudkan Donny berupa push start/stop button, keyless entry, tilt steering, steering wheel with switch audio control and blue tooth phone connection, AC auto climate with heater, 60:40 rear seat fold down, sporty look speedometer, and 260 litre baggage. 

Dan untuk fitur keamanan serta keselamatan ada Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake-force Distribution (EBD), Brake Assist (BA), dual SRS airbag, Side Impact Beam, ISOFIX, Immobilizer, Pretensioner front seat belt, dan new generation platform HEARTECT.

New Ignis ditawarkan dalam 2 tipe berbeda, yakni GL dan GX dengan pilihan transmisi manual 5-percepatan dan Auto Gear Shift (AGS). Menariknya, banyak sekali pilihan warna body yang tentunya bakal memenuhi selera konsumen. Total ada 9 warna pilihan, mulai dari Pearl Arctic White, Metallic Silky Silver, Metallic Glistening Gray, Pearl Midnight Black. Sementara warna pilihan yang benar-benar baru adalah  Metallic Lucent Orange, Torquise Blue, Stargaze Blue with Black Roof, Stargaze Blue with Silver Roof, dan Lucent Orange with Black Roof. 

Harga New Ignis 2020

Hadirnya Ignis baru dengan beberapa ubahan tampilan menjadikan harga jual model ini mengalami kenaikan. Namun disebutkan oleh Sukma Dewi, Assistant to Department Head Sales 4W, kenaikannya tidak terlalu besar. Dari setiap varian hanya naik sekitar Rp 5 juta kalau dibandingkan harga model lama yang sudah diupdate awal tahun ini. 

Harga On-the-Road JABODETABEK New Ignis:

New Igns GL M/T

Rp 171.000.000

New Ignis GL AGS

Rp 181.000.000

New Ignis GX M/T

Rp 190.000.000

New Ignis GX AGS

Rp 200.000.000

Ogah Jor-Joran Impor Produk Meski Ada Stimulus, Suzuki Tetap Fokus Jual Produk Dalam Negeri

0

COVID-19 menghantui perkembangan industri otomotif di Tanah Air akibat kebijakan manajemen pabrikan otomotif untuk menghentikan sesaat kegiatan produksi.

Salah satu merek yang juga mengambil langkah untuk menghentikan proses produksinya adalah Suzuki yang sudah berlangsung berapa pekan terakhir.

Kondisi ini dikhawatirkan akan menggebuk penjualan semua merek otomotif. Ditambah lagi minat masyarakat untuk membeli mobil sekarang benar-benar turun dan lebih memilih untuk berkonsentrasi dalam urusan kesehatan. Khususnya agar terhindar dari serangan virus COVID-19.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tidak tinggal diam. Baru-baru ini ada usulan untuk memberikan stimulus fiskal, non-fiskal dan moneter.

Tentu ini membawa angin segar bagi pabrikan otomotif di Indonesia di tengah kondisi saat ini. Wacana ini cukup mendapat apresiasi dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) melalui Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIS.

“Stimulus ini sangat kami apresiasi karena melihat Pemerintah peduli dengan permasalahan yang dihadapi sekarang. Industri otomotif, termasuk kami sebagai pabrikan juga terdampak,” sambut Dony Saputra dalam tanya jawab via Zoom usai peluncuran New Ignis, Kamis (9/4/2020). 

Stimulus fiskal tersebut berupa insentif atau relaksasi PPh Pasal 21, 22, 25 selama enam bulan, insentif atau restitusi PPN dipercepat selama enam bulan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 23/2020, dan juga memberikan pengurangan bea masuk impor.

Stimulus non-fiskal diberikan dalam skema penyederhanaan atau pengurangan lartas eskpor dan impor untuk bahan baku, percepatan proses ekspor-impor untuk reputable trader, serta penyederhanaan proses ekspor impor melalui NLE (National Logistic Ecosystem). 

Sedangkan terkait stimulus moneter, diberikan berdasarkan Peraturan OJK Nomor 11 Tahun 2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan Relaksasi Program Jaminan pada BPJAMSOSTEK.

“Kemarin memang ada info dari Kemenperin bahwa sedang ada diskusi untuk memberikan relaksasi fiskal, non-fiskal dan moneter. Harapannya stimulus ini bisa membantu kami melalui masa sulit seperti sekarang,” ujarnya.

Namun hal ini dianggap tidak terlalu ber-efek karena fokus Suzuki di Indonesia memang tidak untuk menjual produk impor dalam skala besar. “Kita harus balik lagi ke strategi awal Suzuki yang fokus menjual kendaraan produksi Cikarang dan Tambun. Jadi kami tidak akan manfaatkan stimulus ini untuk datangkan produk impor sebanyak-banyaknya, dan tetap mau jualan barang dalam negeri,” tegas Dony.

Produk yang dimaksud adalah Carry, APV, Ertiga, Karimun Wagon R, dan yang paling baru meluncur adalah XL7. Seluruh model tersebut diproduksi di pabrik Suzuki CIkarang dan Tambun.

Suzuki Indonesia berharap ada kebijakan Pemerintah yang bisa menjadikan produksi dalam negeri punya nilai tambah sehingga akan semakin menarik minat konsumen untuk memilikinya.  

Ayo bantu perangi COVID-19 dengan melakukan donasi untuk pembelian APD, caranya klik disini. (Z)

Hindari Virus Covid-19, Beli dan Ganti Ban Kendaraan Mudah, Cukup dari Rumah Saja

0

PT Gajah Tunggal Tbk. pada awal April 2020 ini memperkenalkan platform marketplace baru dalam layanan jasa autoparts secara online. Aplikasi online ini bernama Speedworks Autocare dan memungkinkan konsumen mendapatkan ban GT Radial dan IRC secara mudah ataupun mengganti suku cadang lainnya. 

Ini menjadi langkah maju dari kerjasama dua perusahaan, yakni Speedwork Networks Pte.Ltd dan PT Gajah Tunggal Tbk setelah proses penjajakan kerjasama selama setahun.

“Kita memang saling support. Kami siapkan produk-produknya untuk didistribusikan ke bengkel-bengkel seperti Tirezone dan Motoxpress. Sementara kalau Speedwork lebih ke program aplikasi onlinenya. Dengan mendukung layanan Speedwork Autocare, kami harap konsumen lebih mudah mengganti ban kendaraannya tanpa butuh waktu lama,” ungkap Head of Marketing Division PT Gajah Tunggal Tbk, Leonard Gozali beberapa waktu lalu.

Sementara dari pihak Speedwork yang diwakili oleh Foeryanto Jawoto, Direktur Speedwork Solusi Utama membeberkan berbagai keunggulan berbelanja autoparts lewat jaringannya.

“Melalui aplikasi ini kami menjual ban original GT Radial, IRC dan Zeneos lewat toko retail resmi seperti Tirezone dan MotoXpress. Speedwork menghubungkan pelanggan dan workshop dengan terlebih dulu mencocokkan ban yang tepat dengan tipe kendaraan konsumen, serta transparansi harga sebelum melakukan reservasi online,” jelasnya.

Update terbaru dari Speedwork saat ini disebut terus berjalan dan progress-nya cukup baik serta mulai merambah ke Pulau Jawa dan Sumatra.

“Progress-nya sejauh ini sangat baik karena kita pakai jaringan sendiri. Apalagi kita sekarang sudah mulai ekspansi. Jadi kalau selama ini baru melayani Jabodetabek saja, sekarang sudah ke Pulau Jawa dan Sumatra. Kita juga ada kerjasama dengan Grab,” terang Dodiyanto, Senior Brand Executive & Product Development GT kepada OLX, Kamis (9/4/2020).  

Khusus untuk produk ban mobil GT Radial, saat ini sudah bekerjasama dengan hampir seluruh Tire Zone di Indonesia. Bahkan ada rencana untuk membuka toko ban hyper performance dan ban balap.

“Nah, dengan adanya aplikasi Speedwork Autocare ini nantinya akan memudahkan para pembalap untuk beli ban lewat online. Dan tidak perlu khawatir karena harganya jelas serta sesuai dengan yang tertera di website,” terang Rizki Andromerdi, Senior Brand Executive PT. Gajah Tunggal Tbk di saat bersamaan.

Sementara untuk menyikapi kondisi saat ini, Speedwork dan GT Radial juga bahu membahu dalam mengatasi dampak COVID-19 lewat campaign “Ganti Ban di Toko Tanpa Kontak”.

“Jadi untuk konsumen yang melakukan penggantian ban di jaringan Tire Zone sekarang tidak perlu dekat-dekat sama mobil, cukup dengan menunggu di ruang tunggu yang nyaman. Selain itu konsumen juga mendapatkan layanan semprot disinfektan gratis meski hanya melakukan pengecekan atau isi tekanan angin, serta disiapkan juga hand sanitizer. Intinya kita juga sangat peduli dengan hal ini dan berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah penyebaran virus COVID-19,” lanjut Rizki.

Nah, dengan kondisi seperti ini, Rizki menganjurkan agar konsumen mau melakukan pembelian dan penggantian ban lewat aplikasi Speedwork. Karena lebih aman, mudah dan dijamin pelanggan puas. 

“Beli ban secara online lewat Speedwork, tinggal janjian di toko untuk dipasang jam berapa. Karena biasanya kalau langsung datang belum tentu juga ukuran yang diinginkan itu ada. Jadi memang lebih aman kalau belinya lewat Speedwork,” tandas Rizki.

Ayo bantu perangi COVID-19 dengan melakukan donasi untuk pembelian APD, caranya klik disini. (Z)(Z)

Wanita Ini Resmi Jadi Pemilik Pertama MG ZS di Indonesia

0

Morris Garage atau MG memang merek otomotif baru di Indonesia, tapi kehadiran model pertamanya, yakni MG ZS mampu mencuri perhatian konsumen Tanah Air. 

MG Motors Indonesia tepat pada tanggal 24 Maret 2020 lalu meluncurkan sebuah SUV secara virtual, tiga hari berselang, tepatnya di 27 Maret 2020, seorang wanita bernama Mira mencatatkan diri sebagai pemilik MG ZS pertama di Indonesia.

Memilih MG ZS berkelir hitam tipe Ignite, Mira mengaku kepincut dan akhirnya membeli unit tersebut untuk dipakai beraktivitas sehari-hari. Ia juga begitu mengapresiasi pelayanan istimewa yang dirasakannya saat berkunjung ke salah satu diler MG Motor Indonesia.

“Rencananya saya akan pakai mobil ini untuk mengantar anak ke sekolah dan saya percaya sekali dengan tingkat keamanan yang ditawarkan di MG ZS,” ungkap Mira seperti ditulis dalam keterangan resmi MG Motors Indonesia yang diterima OLX, Jumat (10/4/2020). 

Dalam testimoni yang disampaikannya kepada MG Motors Indonesia melalui email, Mira juga mengaku sangat bahagia ketika menyadari ia dihadiahi sepaket masker untuk dipakainya bersama keluarga. “Benar-benar istimewa dan pengalaman yang menyenangkan bersama MG.” 

Sementara Arief Syarifudin, Marketing & PR Director MG Motor Indonesia menyebut bahwa mereka bermaksud untuk lebih memperluas lagi jangkauan layanannya di Indonesia. Target hingga akhir 2020 nanti sudah ada 25 outlet MG yang akan melayani urusan sales, service dan sparepart MG ZS.

“Sejauh ini kita sudah resmi beroperasi di 5 titik, yaitu Lippo Mall Puri, Samanhudi, Pondok Indah, The Breeze, dan satu lagi di Soekarno Hatta, Bandung. Kita optimis menjangkau konsumen Indonesia lebih luas lagi dengan perencanaan penambahan outlet hingga total 25 sampai akhir tahun 2020 nanti,” jelas Arief.

Kelima outlet MG tersebut juga sudah menerapkan SOP (standard operating procedure) pecegahan COVID-19 dengan akses untuk mendapatkan hand sanitizer serta masker. Prosedur ini dilaksanakan guna memastikan kesehatan konsumen dan seluruh petugas di outlet selama proses melihat unit dan berbicara dengan rekan-rekan dari tim penjualan.

MG ZS hadir di Indonesia dengan menawarkan dua pilihan model, yaitu Excite dan Ignite. MG ZS Excite ditbanderol dengan harga mulai dari Rp 255,8 juta, sedangkan MG ZS Ignite dibanderol mulai dari Rp 289,8 juta (OTR Jakarta). Beragam pilihan warna yang bisa dipilih antara lain Scarlet Red, Marina Blue, Black Knight, Arctic White, dan Silver Metallic.

Dapatkan promo menarik MG ZS disini! (Z)

Toyota Ractis, MPV Langka Cuma Ada 15 Unit di Indonesia

0

Mobil bergaya Multi Purpose Vehicle (MPV) masih jadi primadona di Indonesia. Hal ini pula membuat Toyota banyak menghadirkan mobil MPV dengan berbagai jenis dan harga yang berbeda sebagai pilihan untuk masyarakat Indonesia.

Adapun beberapa jenis MPV Toyota saat ini dipasarkan antara lain Toyota Calya, Toyota Avanza, Toyota Sienta, Toyota Kijang Innova, Toyota Voxy, hingga Toyota Alphard dan Vellfire.

Tapi tunggu dulu, OLXer perlu tau, kalau Toyota juga masih punya MPV lain yang disebut Toyota Ractis, yang merupakan singkatan dari Run (berlari), Activity (aktivitas) dan Space (ruang). Maksud dari Toyota Ractis sendiri yaitu mobil ini masih sanggup diajak berlari untuk beraktivitas dengan ruang kabin yang cukup lapang.

Nah, Toyota Ractis sendiri ternyata ada juga di pasar otomotif nasional, akan tetapi tidak dijual melalui agen pemegang merek, melainkan Importir Umum dalam bentuk Completely Knock Down (CBU).

Kebetulan salah satu Toyota Ratcis dijual di situ OLX.co.id dijual di dealer mobil bekas Meydina Focus Motor di Bursa Otomotif Mangga Square Sawah Besar, Jakarta Pusat.  Dalam deskripsinya, dia menyebutkan kalau Toyota Ractis ini hanya ada 15 unit saja di Indonesia. Wow, ternyata mobil langka.

Dia juga menyebutkan, kalau Toyota Ractis ini sudah digunakan sang pemilik dengan jarak tempuh kurang dari 95.000 km. Sedangkan ketangguhan dari mobil ternyata berkat penggunaan  mesin bensin berkapasitas 1.3 liter, empat silinder dan transmisi empat percepatan.

Mobil ini juga dibekali beberapa fitur menarik, mulai dari Keyless Start Stop Engine, Airbags, 1 TV + Camera Parking,  Fog lamp, Electric Mirror and Retract, AC Digital, Jok Kulit, hingga Audio Acoustic.

Oia, untuk soal harga Toyota Ractis lansiran 2009 ini dijual dengan banderol Rp 175 juta. Jika OLXer tertarik dengan mobil ini, bisa lihat informasi detailnya di sini.