Urusan membeli mobil bekas memang bukan urusan mudah. Sudah pasti banyak sekali pertimbangan-pertimbangan yang harus dipikirkan dengan matang. Mulai dari pemilihan model, pertimbangan spesifikasi, bagaimana kondisinya, dan terakhir tentu urusan harga.
Mungkin kalian merasa kurang percaya diri untuk bisa punya mobil karena bujet yang dimiliki terbatas. Asal tau saja, sekarang juga banyak mobil seken dengan kondisi bagus dan tongkrongannya gak malu-maluin yang dijual dengan harga murah atau sesuai dengan dana yang kalian miliki.
Berikut 5 daftar mobil bekas berbagai model yang dijual dengan rentang harga 100 juta rupiah dan cocok untuk kalian beli:
1. Toyota Avanza
Yang pertama tentunya datang dari Toyota dengan julukan “mobil sejuta ummat” yakni Toyota Avanza. Di pasaran mobil bekas banyak sekali yang menjualnya dengan harga mulai dari Rp 100 juta.
Untuk pilihannya ada Toyota Avanza 1.5 G M/T tahun 2014 yang dijual dengan harga Rp 108 juta atau Toyota Avanza 1.3 G M/T lansiran 2011 yang dibanderol Rp100 juta.
Jenis MPV ini memang sangat diminati masyarakat Indonesia karena karakternya yang multifungsi. Bisa sebagai mobil andalan keluarga dengan muatan 7 penumpang, atau untuk dijadikan kendaraan operasional usaha karena kapasitas kabinnya yang juga muat banyak.
2. Daihatsu Xenia
Tentu saja yang kedua adalah saudara kembar dari Toyota Avanza, yakni Daihatsu Xenia. Karakternya masih sama dengan Avanza hanya beda merek saja.
Mobil ini juga punya dua varian yang harga pasarannya di angka Rp 100 jutaan, Daihatsu Xenia X AT 1.3 2017 seharga Rp140 juta dan Daihatsu Xenia R AT 1.3 2012 seharga Rp 120 juta.
3. Daihatsu Sirion
Di posisi ketiga daftar mobil bekas rekomendasi seharga Rp 100 jutaan masih datang dari Daihatsu dengan model Sirion. Untuk Daihatsu Sirion produksi tahun 2011 rata-rata harga pasarannya Rp 125 juta.
Model citycar dari Daihatsu ini punya karakter lincah dalam bermanuver serta irit bahan bakar. Desainnya masih sangat modern dan pastinya cocok untuk konsumen kalangan anak muda.
4. Mitsubishi Mirage
Berikutnya model citycar dari merek Mitsubishi. Mirage terkenal dengan karakternya sebagai citycar yang tangguh dan juga lincah saat bermanuver di jalan. Dengan bujet Rp 100 jutaan, kalian masih bisa memiliki mobil ini untuk tipe Mirage GLS tahun 2012 yang harga pasarannya sekitar Rp 110 juta.
5. Nissan March
Dan daftar rekomendasi mobil Rp 100 jutaan yang terakhir adalah Nissan March. Rata-rata untuk produksi Nissan March tahun 2015 dijual dengan harga sekitar Rp 120 jutaan. Sebagai mobil citycar mobil ini juga terbilang cukup banyak peminatnya, khususnya kalangan anak muda.
Desain interiornya menarik dan termasuk mobil yang cukup nyaman untuk digunakan sehari-hari.
Nah, itulah 5 mobil bekas dengan banderol Rp 100 juta yang sangat direkomendasikan untuk kalian miliki. Kalian bisa mencari lebih banyak lagi mobil bekas lainnya di OLX. (Z)
Mendengar produk buatan China, pasti OLXer akan terpikir barang KW, tiruan atau palsu. Hal ini diakui di seluruh negara dunia. Stigma ini melekat lantaran negeri tirai bambu dianggap doyan menjiplak berbagai macam barang, mulai dari pakaian, barang elektronik, kendaraan bermotor, hingga kebutuhan pokok, sampai ganja pun dibuat tiruannya dengan bahan sintetis.
Di Indonesia, produk China memang merajalela, di sektor otomotif, masyarakat sempat kecewa dengan produk China. Ya, kala itu di awal 2000’an, deretan sepeda motor China menjamur di penjuru nusantara. Hanya saja, tak berapa lama mereka membubarkan diri, meninggalkan konsumen yang masih memerlukan perawatan resmi dari dealer resmi, mulai dari servis hingga spare part.
Itu dulu, kini produsen mobil China ternyata mulai bebenah, mereka tak hanya mau dipandang gemar menjiplak, lalu banting harga. Ya, setidaknya hal inilah yang tengah dilakukan Wuling Motors, yang kebetulan pada 6 April 2020, mengumumkan bahwa mereka telah memperingati 1000 hari Wuling Motors di Indonesia.
Tentu saja kita jadi teringat dengan apa yang diutarakan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) saat meresmikan pabrik sekaligus kehadiran Wuling di Indonesia 2017 silam Beliau menyatakan sentimen terhadap produk China sudah tidak berlaku lagi saat ini.
“Sekarang kualitas produk China sudah sangat maju dan apalagi ini (Wuling Motors) sudah kerjasama dengan produsen Amerika, General Motors (GM). Jadi tentu kualitasnya juga dijaga bersama-sama,” ungkap JK di pabrik Wuling yang terletak di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Hal serupa kala itu juga diungkapkan Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi. Menurutnya, merek-merek berbagai produk Jepang sempat dipandang sebelah mata. Sebab, orang Indonesia masih menilai produk Amerika lebih berkualitas.
“Tapi lama-lama kualitas mereka (brand Jepang) diterima. Kemudian pada tahun 70-80’an orang menganggap sebelah mata produk Korea, seperti barang elektronik. Kita lihat sekarang, semua beli. Begitu juga dengan produk China, dulu dipandang sebelah mata sekarang diminati, buktinya handphone. Mungkin nantinya mobil China itu mirip-mirip dengan perkembangan handphone, saya melihat seperti itu,” tutur Nangoi.
Dibalik kemunculannya, merek mobil asal Tirai Bambu ini nggak mau setengah-setengah menancapkan kuku bisnisnya di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan membuat pabrik produksi di Tanah Air pada 20 Agustus 2015 silam, dan pada 11 Juli 2017 mereka resmi mengumumkan untuk bersaing di kancah otomotif nasional.
Filosofi Hadirnya Wuling di Indonesia
OLXer juga harus tau, untuk ikut menjajaki pasar di Indonesia Wuling harus melakukan berbagai pertimbangan, mulai dari riset soal produk yang disukai, kebiasaan orang Indonesia, serta bagaimana konsumen membeli mobil. Setidaknya hal tersebut diungkapkan Media Relation Wuling Motors, Brian Gomgom.
“Tiap kali mau meluncurkan produk jadi dengan hasil riset tersebut kita lihat bagian apa saja yang bisa menjawab kebutuhan mereka,” ungkap Gomgom kepada awak media di acara Ngobrol Virtual bersama Forum Wartawan Otomotif (Forwot).
Selain produk, lanjut Gomgom, hal lain yang harus jadi fokus Wuling Motors di Indonesia yaitu total cost of ownership atau perkiraan semua biaya langsung dan tidak langsung berkaitan dengan sebuah aset atau teknologi selama siklus hidupnya.
“Dengan perpaduan tadi (produk dan cost of ownership) itu bisa memberikan satu penawaran kepada konsumen sebelum membeli mobil. Makanya kita bisa tepat menghadirkan mobil yang pas dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” klaim Gomgom.
Senada dengan Gomgom, Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko menuturkan, secara garis besar filosofi kehadiran Wuling Motors di Indonesia titik beratnya terdapat pada value atau nilai.
“Jadi bisa dibilang kalau orang mau membeli sesuatu itu salah satu yang dilihat pertama kali adalah value-nya. Kadang-kadang, untuk membeli barang apapun nggak cuma mobil. Contoh, ‘Saya punya uang segini saya dapatnya apa sih?’ Jarang sekali orang mau beli mahal tapi dapatnya dikit. Mungkin untuk barang tertentu iya, tapi kalau menurut saya di kendaraan pribadi seperti mobil itu tidak banyak,” terang Danang.
Meski demikian, Danang tak menampik, bahwa selain produk, value hal yang tak kalah penting untuk dikembangkan yaitu perihal diferensiasi dengan produk sejenis di pasarnya.
Menurut dia, salah satu diferensiasi Wuling Motors yang dikembangkan terdapat pada mobil Sport Utility Vehicle (SUV) Wuling Almaz dengan fitur voice command berbahasa Indonesia.
“Teknologi voice command tidak hanya milik Wuling, tapi ketika kita tambahkan bahasa indonesia yang dikhususkan pasar Indonesia, itu sangat membedakan produk ini dan produk sejenis lain di pasarnya. Jadi itu konsep produk Wuling sampai sekarang jadi ada value dan juga diferensiasinya terhadap produk sejenis di pasaran,” jelasnya.
Bahkan menurut Gomgom, jika awal kemunculan mobil-mobil Wuling Motors rasa penasaran konsumen mengetuk-ngetuk bodi untuk mengetahui kualitas, namun hal ini tidak lagi.
“Kalau yang kita lihat sekarang pas terakhir di GIIAS 2019, dimana kita bawa fitur WIND, ketika konsumen datang, langsung ngomongnya halo Wuling terus,” ucapnya.
Seberapa Menarik Mobil Bekas Wuling
Seperti diketahui, sejak Wuling berjualan di Indonesia pada pertengahan 2017 hingga Maret 2017, setidaknya sudah 46.000 unit lebih produknya laku terjual. Jumlahnya pun mengalami peningkatan meski baru berusia tiga tahun.
Lihat saja berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, wholesales (penjualan pabrik ke dealer) dan retail sales (penjualan dealer ke konsumen) pada 2017 masing tercatat 5.050 unit dan 3.268 unit.
Angka tersebut mengalami peningkatan tiga kali lipat pada 2018, dimana wholesales nya mencapai 17. 002 unit dan retail sales 15.162 unit.
Peningkatan penjualan kembali terjadi pada 2019, dimana wholesales Wuling tembus 22.343 unit dan retail sales 21.112 unit. Pencapaian Wuling ini dibuktikan dengan tembus sembilan besar brand otomotif terlaris di Indonesia.
Lakunya produk Wuling untuk model baru sejalan dengan status bekas. Berdasarkan data penjualan di situs jual beli OLX.co.id, merek mobil Wuling faktanya masih sedikit dijual dengan status bekas. Namun begitu, produk Wuling jadi salah satu yang cukup banyak dicari.
Hal ini diakui Director of Vertical OLX Indonesia Agung Iskandar. Kata Agung, Wuling Confero yang menjadi salah satu produk andalan Wuling Motors, selama 2019 jumlah iklan Wuling Confero dibandingkan rasio peminatnya cukup bersaing. Apalagi jika disandingkan dengan beberapa mobil buatan Jepang seperti Toyota Calya dan Daihatsu Sigra.
“Walaupun terhitung pendatang baru di pasar otomotif Indonesia, Wuling Motor bukan hanya bersaing cukup kompetitif di pasar mobil baru, akan tetapi juga cukup bersaing di pasar mobil bekas berdasarkan beberapa metrik yang kami lihat. Hal ini juga menyebabkan harga second Wuling cukup kompetitif di pasaran,” ungkap Agung Iskandar beberapa waktu lalu.
Penggunaan sarung tangan ketika berkendara sepeda motor menjadi hal yang patut dipakai demi keselamatan. Hal ini untuk melindungi area tangan saat berkendara, serta dapat mencegah terjadinya kram pada jari saat berkendara di udara yang dingin.
Selain itu, sarung tangan juga akan sedikit membantu mengurangi cedera serius jika terjadi kecelakaan. Pasalnya, ketika terjatuh, biasanya secara tidak sadar tangan akan langsung menyentuh aspal terlebih dahulu.
Oia, sarung tangan juga kini diwajibkan dipakai pengendara sepeda motor di masa aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini dipercaya sebagai langkah mengurangi resiko terpapar Covid-19.
Namun jika OLXer ingin memiliki sarung tangan ada baik nya memperhatikan beberapa hal, seperti yang disampaikan Safety Riding Manager AHM, Johannes Lucky.
“Banyak sekali jenis sarung tangan untuk berkendara. Para bikers perlu memperhatikan masing-masing fungsinya agar tidak salah pilih,” ucap Lucky dalam keterangan tertulis.
Oleh karena itu, Lucky memberikan tips memilih dan merawat sarung tangan berkendara sepeda motor :
1. Pilih Bahan yang Sesuai
Banyak sekali jenis bahan yang ditawarkan, namun terdapat 2 bahan utama yang sering digunakan untuk pembuatan sarung tangan berkendara yakni berbahan kulit dan bahan kain. Masing-masing bahan ini memiliki karakter yang berbeda.
Bahan kain cocok digunakan saat udara panas sehingga dapat menyerap keringat pada tangan, namun jika berada di udara yang dingin sebaiknya menggunakan sarung tangan berbahan kulit agar hangat.
“Karakteristik yang paling menonjol dari kedua bahan ini yakni untuk sarung tangan berbahan kain memiliki karakteristik yang lebih lentur. Sarung tangan berbahan kulit memiliki karakter yang lebih kaku dan sedikit mengurangi sensitifitas pada jari sehingga perlu penyesuaian yang lebih, namun lebih aman untuk melindungi dari gesekan,” ujar Lucky.
2. Nyaman Dipakai
Pastikan sarung tangan jangan terlalu ketat sehingga sirkulasi darah dapat berjalan dengan baik saat berkendara. Sarung tangan juga harus melindungi seluruh bagian tangan dari ujung jari hingga pergelangan tangan.
“Para bikers juga perlu memilih sarung tangan yang memiliki pelindung tulang agar dapat melindungi tangan secara maksimal. Dianjurkan pemilihan sarung tangan yang menutupi seluruh bagian tangan,” tambah Lucky.
3. Mudah Dibersihkan
Sarung tangan yang sering dipakai haruslah mudah dibersihkan secara mandiri. Perawatan sarung tangan minimal dilakukan sebanyak 2- 3 kali dalam seminggu.
Caranya, rendam sarung tangan di dalam campuran air hangat yang ditambahkan dengan sabun cuci tangan atau sabun bayi selama 5-10 menit. Kemudian, bersihkan perlahan-lahan dengan menggunakan tangan agar tidak merusak lapisan protector pada sarung tangan.
Jangan gunakan sikat dalam proses pembersihan karena dapat mengakibatkan kerusakan pada sarung tangan. Bilas sarung tangan dengan air bersih. Khusus untuk bahan kulit, bersihkan sarung tangan tanpa merendamnya dalam air untuk menghindari kerusakan pada lapisan kulit.
Proses pengeringan, untuk bahan kain dapat dikeringkan di bawah sinar matahari. Untuk sarung tangan berbahan kulit, proses pengeringan tidak dilakukan di bawah sinar matahari dan cukup mengandalkan hembusan angin hingga benar-benar kering. Pastikan kering hingga sisi dalam sarung tangan. Tidak perlu diperas agar tetap menjaga kualitas bahan kulit.
“Perawatan sarung tangan sangatlah penting untuk menjaga kualitas sarung tangan, mencegah bau dan berkembangnya kuman di dalam sarung tangan,” tutup Lucky.
Honda Freed memang tak lagi dijual di Indonesia sejak 2016 lalu. Alasan PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek Honda di Indonesia tak melegonya lagi, lantaran mobil berdesain kotak kurang digemari masyarakat di Tanah Air.
Benar atau tidak, yang pasti HPM sudah melakukan berbagai survei soal ketertarikan konsumen akan produk-produk yang sedang dikembangkan atau memang sudah dipasarkan.
Namun OLXer juga harus tau, meski sudah tak lagi dijual, ternyata peminat mobil yang masuk segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) masih banyak. Bahkan, karena tak bisa mendapatkan model baru, tak sedikit mereka memburunya di pasar mobil bekas.
Bahkan, saking tingginya permintaan akan Honda Freed bekas, harga jual mobil tersebut masih tergolong tinggi. Ya, kala itu Honda Freed yang sempat diproduksi di pabrik Honda di Karawang, Jawa Barat, dengan banderol Rp 243-253 juta.
Nah, sekarang Honda Freed lansiran 2015-2016 yang merupakan edisi terakhir untuk pasar Indonesia dijual dengan harga di atas Rp 220 jutaan. Tentu saja, harga ini tergolong masih tinggi, mengingat mobilnya sudah tak lagi dipasarkan sekitar 4-5 tahun lalu.
Di situs jual beli OLX.co.id sendiri, populasi Honda Freed memang tak terlalu banyak. Akan tetapi, sekalinya barangnya ada yang melakukan pencarian akan Honda Freed ternyata cukup tinggi.
Di OLX.co.id harga Honda Freed bekas dengan tahun produksi 2009-2016 dijual mulai dari Rp 100-235 jutaan. Tentu saja harga yang dibanderol ini bisa berbeda-beda satu sama lain, tergantung dari kondisi mobil, tahun produksi dan juga lokasi si penjual.
Kelebihan Honda Freed
Akan tetapi perlu OLXer ketahui, pada 2011 Honda menawarkan Freed dengan beberapa varian, yaitu Freed versi termurah berupa Freed S dan Freed S Alpha.
Untuk Honda Freed S dan Honda Freed S Alpha sudah dilengkapi berbagai fitur mulai dari Sunvisor dengan Vanity Mirror, hingga desain Walk Through Cabin, serta penempatan King & Queen Seat di baris kedua.
Pada 2013, Honda Freed hadir lebih fresh dan fitur lebih lengkap seperti eksterior, berubah pada bagian Front Grill full chrome yang dipadu dengan Headlight Reflector dan Front Bumper.
Sedangkan pada bagian belakang, ubahan terlihat dari desain lampu dan adanya Bold Rear License Garnish berbahan chrome. Untuk bagian samping, tepat pada pintu geser sudah menggunakan Power Sliding Door dengan Remote Control dan One-Step Low Floor, sehingga memudahkan penumpang ketika keluar masuk kabin.
Belum lagi fitur Forward Tilting Hinge Front Door dengan sistem 3-Step Door Checker memungkinkan pintu terbuka lebih lebar dengan ekstra kemiringan 7 derajat.
Sementara Fuel Lid Auto Lock Safety System mencegah Power Sliding Door terbuka penuh saat tangki bensin sedang terbuka. Power Retractable Door Mirror dengan lampu sein memungkinkan kaca spion terlipat otomatis dengan satu sentuhan.
Kaca mobil Honda Freed menggunakan teknologi Green Glass yang mampu mengurangi sinar UV dan terik matahari untuk menjaga kabin tetap sejuk. Kenyamanan di dalam kabin semakin bertambah dengan kaca film V-Kool yang ditambahkan sebagai standar pada Honda Freed tipe S dan E.
Namun sayang, Honda Freed generasi kedua tak sempat menyapa Indonesia. Padahal di Jepang Honda sudah meluncurkan Freed generasi kedua.
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku agen pemegang merek Daihatsu di Indonesia sempat menghentikan produksi pada 10–24 April 2020. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona sesuai anjuran pemerintah.
Namun kini, tepat pada Senin, 27 April 2020, pabrik PT ADM siap beraktivitas Kembali. Hanya saja, sebelum proses produksi, Daihatsu terlebih dahulu melakukan pelatihan khusus kepada karyawan pabrik dengan protokol yang sudah disesuaikan standar pencegahan Covid-19.
Menurut Senior Executive Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Erlan Krisnaring, dalam kondisi pandemi Covid-19, Daihatsu akan memastikan seluruh proses produksi ADM sesuai dengan peraturan pemerintah, sehingga kesehatan dan keselamatan karyawan dapat tetap terjaga.
“Latihan ini diberikan sebagai komitmen Daihatsu untuk selalu mengikuti peraturan pemerintah secara maksimal,” ujar Erlan Krisnaring, Senior Executive Director PT ADM.
Adapun salah satu protokol yang dijalankan guna pencegahan Covid-19 yaitu prosesnya tidak dapat dilakukan secara massif dengan cara memastikan jarak pergerakan karyawan selama latihan minimal satu meter.
Setelah seluruh persiapan dipastikan sesuai dengan protokol Covid-19, ADM akan mempertimbangkan untuk memulai kembali produksi. Hanya saja, proses produksi ini dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar ekspor saja.
Kegiatan produksi tetap akan dilakukan dengan jumlah karyawan dan jam kerja yang terbatas. Adapun dengan dibuka kembali proses produksi, langkah ini ini dilakukan sebagai persiapan untuk dapat memenuhi kebutuhan pelanggan di masa depan.
Sementara itu, untuk seluruh karyawan di Head Office, selama periode PSBB akan tetap bekerja dari rumah (WFH), sesuai dengan Keputusan Gubernur Jakarta No. 412 tahun 2020.
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) turut menghentikan beberapa sektor usaha. Tak terkecuali di bidang industri asuransi kendaraan bermotor.
Hanya saja, industri asuransi tetap diperbolehkan menjalankannya di masa PSBB, termasuk memberikan pelayanan selama 24 jam. Akan tetapi, yang menjadi masalah, untuk melakukan klaim, hal tersebut masih menjadi kendala.
Lalu, bagaimana jika konsumen yang hendak melakukan klaim ternyata Surat Izin Mengemudi (SIM) atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) belum diperpanjang, karena tempat pelayanan keduanya ikut tutup sementara karena PSBB? Padahal SIM atau STNK, merupakan syarat untuk mengajukan klaim asuransi.
Menanggapi hal tersebut, SVP Communication, Event & Service Management Asuransi Astra (Garda Oto ) Laurentius Iwan Pranoto menyatakan, dalam kondisi PSBB seperti ini maka diberlakukan prosedur khusus.
“Kalau tidak salah untuk STNK dan SIM bisa online. Tapi ini kondisi khusus, artinya kita akan cukup fleksibel untuk hal-hal tersebut. Apakah harus dibawa atau tidak (SIM dan STNK)? Itu harus dibawa, karena aturan lalu lintas Anda yang mengemudi harus memiliki SIM dan STNK yang berlaku, kalau tidak, Anda melanggar lalu lintas,” ungkap Iwan kepada awak media di acara Ngobrol Virtual bersama Forum Wartawan Otomotif (Forwot).
Perlu diingat, SIM atau STNK yang menjadi prosedur khusus adalah SIM dan STNK yang habis masa aktifnya ketika berlakunya kebijakan PSBB. Sebaliknya, jika SIM atau STNK habis di tahun lalu atau sebelum masa PSBB berlangsung, maka hal itu dipastikan klaim tidak akan diterima.
Menurut Iwan, beberapa kantor cabang Garda Oto masih buka, kecuali di mall yang mana mallnya sendiri ikut ditutup. Selain itu, kata dia, karyawan yang masih harus bertugas diwajibkan mengedepankan prosedur pencegahan Covid-19, mulai dari harus menggunakan masker, mencuci tangan sebelum masuk, hingga pembatasan jarak.
“Klaim bisa dilakukan kapanpun, cuma surveinya itu tetap harus menuju ke kantor atau kita yang datang ke lokasi. Tidak mudah sebenarnya, soalnya ada pembatasan. Makanya kalau mau klaim tahan dulu ya tidak apa-apa nanti benerinya setelah corona berlalu,” kata Iwan.
Iwan juga mengatakan, jika ada konsumen ingin memperpanjang asuransi, maka akan diproses. Namun jika hendak melakukan klaim, maka hal tersebut akan diberikan kelonggaran waktu masa tenggang.
Prosedur Klaim Asuransi
Setidaknya ada beberapa hal yang perlu dilakukan jika ingin melakukan klaim kendaraan khususnya di Garda Oto, antara lain:
1. Lapor. Isi formulir klaim via aplikasi Garda Mobile Otocare maksimal 5 hari setelah kejadian.
2. Survei. Surveyor memeriksa kerusakan kendaraan dan menentukan rencana perbaikan.
3. E-SPK. Pelanggan mendapatkan Surat Perintah Kerja elektronik.
4. Antar. Mobil dijemput dari tempat pelanggan untuk diantar ke bengkel di wilayah layanan Garda Oto Digital.
5. Jemput. Mobil yang selesai diperbaiki dijemput dari bengkel ke tempat pelanggan di wilayah Jakarta.
Sementara itu, untuk kelancaran klaim kendaraan berikut yang harus diperhatikan:
Jangka waktu lapor kerugian maksimal 5 hari kalender sejak terjadi kerugian.
Untuk kendaraan yang diasuransikan dengan jenis penggunaan pribadi, saat klaim terjadi harus dipastikan bahwa kendaraan tidak dipergunakan untuk kepentingan komersial.
Periode klaim harus sesuai dengan jangka waktu pertanggungan polis.
Klaim kehilangan kendaraan tidak dilatarbelakangi dengan asas penipuan atau penggelapan.
Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saat terjadi kerugian harus sah dan masih berlaku.
Untuk pertanggungan TLO, klaim dapat diproses bila kerugian mencapai 75% dari harga pasar kendaraan pada saat terjadinya kerugian.
Klaim atas perlengkapan non standar, dapat diproses sepanjang tercantung dalam ikhtisar polis (sudah diajukan untuk dijamin kerugiannya).
Helm, jadi salah salah satu perlengkapan yang wajib digunakan setiap pengendara sepeda motor. Penggunaan helm juga sudah diatur dalam undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 57 ayat (1) jo ayat (2).
Adapun bunyi dari pasal dan ayat tersebut yaitu:
(1) Setiap Kendaraan Bermotor yang dioperasikan di Jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan Kendaraan Bermotor.
(2) Perlengkapan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagi Sepeda Motor berupa helm standar nasional Indonesia.
Selain itu, di undang-undang yang sama disebutkan juga dalam Pasal 106 ayat (8) mengatur bahwa:
Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor dan Penumpang Sepeda Motor wajib mengenakan helm yang memenuhi standar nasional Indonesia.
Sedangkan jika tidak menggunakan helm maka termasuk dalam pelanggaran yang diatur dalam Pasal 291 UU No. 22/2009 yang berbunyi :
(1) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.
(2) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor yang membiarkan penumpangnya tidak mengenakan helm sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.
Adapun dengan menggunakan helm secara tepat, maka pengendara akan terlindung dari resiko benturan. Tentunya hal ini juga perlu diimbangi dengan perawatan yang dilakukan secara rutin untuk menjaga fungsi helm tetap optimal.
”Dengan melakukan perawatan helm tentunya kualitas helm akan selalu terjaga sehingga memberikan kenyamanan saat digunakan”, jelas Johanes Lucky, Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor (AHM).
Berikut beberapa cara dalam merawat helm sepeda motor agar tetap dalam kondisi prima dan juga safety:
1. Bersihkan lapisan luar helm berikut kaca helm jika sudah terlihat kusam atau terkena kotoran, debu atau hujan dengan kain serat halus atau kain microfiber serta shampo atau sabun khusus perawatan helm. Penggunaan kain dengan serat halus seperti kain microfiber dapat mencegah lecet akibat proses pembersihan.
2. Hindari penggunaan pembersih kaca untuk membersihkan visor helm karena biasanya pembersih kaca mengandung amonia yang dapat merusak polikarbonat pada visor yang berdampak menurunnya tingkat kejernihan visor helm.
3. Gunakan cotton bud untuk membersihkan bagian helm yang sulit dijangkau seperti lubang ventilasi pada helm yang bertujuan untuk menjaga sirkulasi udara pada helm agar tidak terhalang oleh kotoran.
4. Lapisan tengah helm cukup di lap dengan kain microfiber kering dan hindari menyiram lapisan tengah dengan air karena dapat menurunkan kualitas daya redam styrofoam, mengurangi kekuatan perekat styrofoam pada helm dan juga dapat menimbulkan jamur apabila proses pengeringan tidak dilakukan secara maksimal.
5. Untuk lapisan dalam portable dapat dilepas semua lapisan dalam helm tersebut kemudian rendam dan cuci dengan lembut menggunakan tangan, hindari menggunakan sikat karena bisa merusak kain pelapisnya. Kemudian bilas hingga bersih lalu tepuk – tepuk dan keringkan dengan cara dijemur. Jangan gunakan pemanas karena panas berlebih dapat merusak kualitas busa helm.
6. Untuk lapisan dalam permanen gunakan air hangat dan shampo khusus atau sabun kemudian masukkan helm dengan posisi seperti saat digunakan (jangan dengan posisi terbalik). Buka visor (tanpa dilepas) dan gunakan jari untuk menggosok lapisan dalamnya. Kemudian angkat helm dan bilas sehingga tidak ada sisa shampo atau sabun yang masih menempel. Tekan busa helm perlahan untuk menghilangkan sisa air dan lakukan pengeringan.
7. Lumasi bagian engsel helm seperti engsel tali helm dan engsel visor menggunakan pelumas helm atau baby oil sehingga fungsi engsel tetap maksimal.
8. Setelah helm bersih untuk tetap menjaga kualitasnya, lapisi helm dengan pelapis khusus helm sehingga tetap berkilau dan terjaga kualitas cat helm tersebut.
9. Untuk mengurangi jumlah keringat yang terserap oleh lapisan dalam atau padding helm saat berkendara gunakan helmet liner atau helmet cup, karena selain dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menimbulkan jamur ternyata keringat dapat menurunkan kualitas dari busa helm.
10. Setelah helm digunakan jangan langsung masukkan ke dalam tas karena helm yang lembab akan menimbulkan bau tidak sedap dan dapat mengakibatkan berjamur.
Dengan melakukan perawatan tersebut diatas maka dapat mencegah dampak negatif seperti penyakit jamur kulit akibat menggunakan perlengkapan berkendara yang kotor, bau tidak sedap yang ditimbulkan dari keringat, menurunnya kualitas helm serta menghindari ketidaknyamanan dalam penggunaannya.
Sebaiknya membersihkan helm dilakukan minimal 1 bulan sekali namun jika dipakai setiap hari pembersihannya dapat dilakukan setiap minggu atau segera apabila terkena hujan agar helm tetap bersih dan nyaman dipakai.
“Kenyamanan perlengkapan berkendara selaras dengan keselamatan. Gunakan helm yang berstandar SNI dan pastikan tetap cari aman dengan merawat perlengkapan berkendara secara berkala”, tutup Lucky.
Restrukturisasi atau keringan pembayaran cicilan kendaraan di masa pandemi Covid-19 bagi ojek dan taksi online segera terwujud. Hal ini ditandai dengan Gojek melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT OTO Multiartha dan PT Summit OTO Finance yang tergabung dalam OTO Group.
Ya, kerja sama ini menghadirkan prosedur keringanan pembayaran angsuran kendaraan bermotor termasuk dukungan kesehatan dan keselamatan mitra serta meringankan beban biaya harian bagi mitra driver GoRide dan GoCar.
Menurut Chief of Operations Gojek, Hans Patuwo, pandemi Covid-19 ini telah berdampak pada semua pihak, baik pada perusahaan maupun mitra driver Gojek.
“Dalam hal ini, kami akan terus mencari solusi untuk dapat meringankan beban yang dihadapi mitra driver Gojek dan keluarganya, termasuk membantu meringankan biaya pengeluaran yang dipakai membayar angsuran kendaraan bermotor yang mereka pakai untuk mencari nafkah sehari-hari,” ungkap Hans dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2020).
Kata Hans, dari data yang diperoleh, ada ribuan mitra driver GoRide dan GoCar yang dapat mendaftarkan diri untuk bisa mendapatkan fasilitas restrukturisasi kredit.
Akan tetapi, hal ini tentunya harus memenuhi syarat serta lolos uji seleksi yang dilakukan oleh OTO Group, sehingga mitra driver bisa mendapatkan perpanjangan jangka waktu (tenor) sampai dengan 12 bulan termasuk penundaan dan keringanan pembayaran angsuran selama enam bulan pertama.
Sementara itu, Deputy CEO, OTO Group Victoria Rusna, mengatakan, OTO Group akan mendukung upaya Gojek membantu para mitranya dalam meringankan biaya pengeluaran yang saat ini menjadi persoalan besar bagi sektor informal, termasuk driver ojol.
“Kami juga merasa gembira bahwa secara konkret OTO Group dapat merealisasikan arahan pemerintah dengan memberikan mekanisme keringanan pembayaran angsuran yang terbaik yang dapat kami tawarkan kepada para mitra driver Gojek yang memenuhi syarat dan merupakan debitur di perusahaan kami,” jelasnya.
Victoria menuturkan, bagi ribuan mitra driver Gojek yang telah mengajukan permohonan di website resmi OTO Multiartha dan Summit OTO Finance dan memenuhi syarat, maka setelah itu akan diverifikasi datanya terlebih dahulu.
“Jika semua proses tersebut telah dilakukan, kami berharap agar para mitra driver Gojek yang juga merupakan debitur kami ini segera mendapatkan fasilitas keringanan angsuran tersebut,” tuturnya.
Upaya yang dilakukan OTO Group ini juga merupakan realisasi dari arahan pemerintah kepada perusahaan pembiayaan untuk melakukan restrukturisasi kredit kendaraan bermotor, yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No.14/POJK.05/2020 Tentang Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non Bank.
Kriteria Permohonan
1. Diajukan oleh debitur.
2. Unit dalam penguasaan debitur.
3. Terkena dampak langsung virus corona (Covid-19).
4. Nilai pembiayaan di bawah Rp 10 miliar.
5. Tidak memiliki tunggakan sebelum tanggal 2 Maret 2020 saat pemerintah RI mengumumkan virus corona.
6. Tidak memiliki riwayat penarikan kendaraan selama masa kontrak berjalan (sampai dengan 2 Maret 2020).
Tata Cara Pengajuan
1. Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait physical distancing, maka debitur tidak perlu datang ke kantor cabang.
Toyota Celica memang jarang ada yang punya. Apalagi di Indonesia, mobil sport coupe asal Jepang ini memang tak dipasarkan lewat agen resmi Toyota Astra Motor, melainkan Importir Umum.
Seperti diketahui, Toyota Celica saat ini sudah tak lagi diproduksi. Hal ini pula membuat Celica dikenal sebagai mobil sport legendaris dari Toyota, karena sudah diproduksi sejak 1970 sampai 2006.
Ya, Toyota Celica sudah menapaki usia ke-36 tahun dengan tujuh kali mengalami transformasi, dan dari generasi pertama sampai terakhir total produksi telah tembus 4,1 juta unit.
Nah, OLXer yang ingin memiliki salah satu mobil Toyota Celica yang terkenal tangguh bisa saja. Pasalnya, di situs jual beli OLX.co.id, ternyata yang menjualnya.
Bahkan dari sekian unit Toyota Celica yang dijual di OLX, ada model super langka, yaitu generasi ketiga Toyota Celica RA60 lansiran 1982. Di dunia, Toyota Celica generasi ketiga meluncur pada 1981 yang hadir dalam beberapa versi bodi yaitu coupe, convertible dan yang paling laris adalah versi liftback seperti diiklankan di OLX.co.id.
Versi Celica yang satu ini bisa dibilang pada awal 80’an memiliki desain yang terbilang futuristik dan eksotik karena desain lampunya yang bisa popup dan juga memiliki format dua pintu.
Versi yang satu ini juga memiliki dimensi terbilang besar, sehingga membuat bagian kabin lega dan bisa diisi empat orang dewasa sekaligus. Kala itu, Celica yang dibuat Toyota selalu memiliki jiwa sporty sehingga umum disebut sebagai Japanese Pony seperti American Pony ala-ala Ford Mustang, Chevrolet Camaro, Pontiac Firebird dan Dodge Challenger.
Menurut sang penjual dengan inisial Jeff, Toyota Celica RA60 berkelir bodi silver ini sudah dilengkapi mesin bensin 1S-iLU berkapasitas 1.8 liter, dengan sistem penggerak roda depan. Sedangkan jarak tempuhnya kurang dari 120 ribu km.
Jeff sendiri menuliskan dalam deskripsinya, jika bagian pelek menggunakan R17 Rota RBX 9,5-10,5, interior sudah retrim, STNK dan BPKB ready, serta pajak masih hidup.
Menyoal harga, Toyota Celica RA60 ini dijual sekitar Rp 240 jutaan. Artinya, meski mobil ini bekas dan usianya cukup lawas, namun harganya 11-12 dengan Mitsubishi Xpander terbaru yah…
Nah, OLXer mau tau lebih soal mobil ini bisa klik di sini.
Pemerintah Indonesia akhirnya menerapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menyusul terus bertambahnya orang yang terjangkit virus COVID-19. Aturan ini dilanjutkan dengan larangan bagi masyarakat untuk melakukan ritual mudik pada Lebaran tahun ini.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Suzuki Indonesia mendukung penuh kebijakan pemerintah dengan ikut menghentikan sementara kegiatan produksi di tiga fasilitas produksi yang mereka miliki.
Pemberhentian kegiatan produksi di pabrik Suzuki ini sudah berlangsung selama dua minggu dari 13 hingga 24 April 2020.
Terakhir, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) memperpanjang masa penghentian produksi hingga 8 Mei 2020.
“Ini merupakan langkah terbaik yang harus kami ambil demi kesehatan dan keselamatan semua pihak. Di samping itu, kebijakan ini adalah komitmen kami dalam mendukung pemerintah yang menambah periode Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Oleh karenanya, kami akan memperpanjang penghentian sementara produksi di pabrik-pabrik Suzuki,” ujar Seiji Itayama, President Director PT Suzuki Indomobil Motor/PT Suzuki Indomobil Sales dalam surat pemberitahuan kepada media, Jumat (24/4/2020).
Produksi Mesin Tetap Berjalan Selama Empat Hari
Namun untuk perpanjangan periode penghentian kegiatan produksi Suzuki kali ini ada sedikit pengecualian. Karena di bagian power train yang ada di Cikarang dan Cakung serta bagian motorcycle assembly di Tambun I masih tetap beroperasi untuk empat hari, dari 27 sampai 30 April 2020 mendatang.
Kebijakan ini untuk memenuhi permintaan pasar ekspor dan pelaksanaan kegiatan operasional tersebut akan dipantau dengan ketat dan memenuhi regulasi pemerintah mengenai penerapan physical distancing.
“Ini menjadi upaya maksimal kami dalam mencegah penyebaran virus Corona, namun tetap berkontribusi dalam menjaga perekonomian Indonesia,” sambung Itayama.
Karyawan pabrik yang dirumahkan sementara dalam kebijakan ini tetap akan menerima upah dasar secara penuh, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Layanan Pelanggan Tetap Jadi Prioritas
Kebijakan ini disebutkan tidak akan mengurangi prioritas Suzuki Indonesia dalam melayani kebutuhan pelanggan pemilik kendaraan Suzuki, karena layanan tersebut selalu bisa diakses secara 24 jam setiap hari.
“Kami ingin pelanggan Suzuki tetap merasa aman dan tenang di saat seperti ini. Untuk itu, kami tetap optimal memberikan layanan melalui Halo Suzuki agar pelanggan tetap bisa mendapatkan bantuan darurat,” tutup Itayama.
Untuk mengakses Halo Suzuki, pelanggan bisa menghubungi nomor 0800-1100-800 dan meminta bantuan seperti Home Serive, Pick Up Service, dan Suzuki Emergency Roadside Assistance (SERA).
Selain itu, ada juga layanan digital Suzuki seperti website www.suzuki.co.id dan aplikasi My Suzuki untuk keperluan belanja online suku cadang kendaraan, serta website Auto Value www.autovalue.co.id untuk mencari mobil bekas berkualitas atau tukar tambah mobil Suzuki secara online. (Z)