Selasa, Oktober 13, 2026
Beranda blog Halaman 240

Sebelum Beli, Ini Kekurangan Mitsubishi Destinator 2025

0

Menilik kekurangan Mitsubishi Destinator 2025 yang dijanjikan sebagai SUV keluarga premium 7 seater, serta siap membawa kemewahan, kenyamanan bagi penggunanya.

OLX News – Sebagai pendatang baru, Mitsubishi Destinator telah banyak dibahas kelebihannya. Namun, kamu juga bisa merasakan kekurangan dari mobil ini.

Meski dibanderol dengan harga yang kompetitif dan membawa fitur menarik, sejumlah aspek teknisnya menunjukkan bahwa mobil ini belum sepenuhnya siap menghadapi medan berat, tanjakan, atau kondisi jalan licin.

Kekurangan Mitsubishi Destinator

Berikut beberapa kekurangan Destinator 2025 serta membandingkan dengan kompetitor yang sekelas, diantaranya adalah:

1. Sistem penggerak roda hanya FWD

Menurut data resmi dari Mitsubishi Indonesia, Destinator 2025 menggunakan sistem penggerak 2WD (dua roda), yakni roda depan atau front-wheel drive (FWD).

Artinya, mobil ini tidak menawarkan opsi All Wheel Drive (AWD) atau Four Wheel Drive (4WD) permanen.

Padahal, untuk kendaraan bertipe SUV yang akan sering melewati tanjakan curam atau jalan licin, sistem AWD/4WD seringkali menjadi faktor kunci traksi dan keamanan.

Akibatnya, ketika dihadapkan kondisi jalan licin atau tanjakan, mobil FWD seperti ini berpotensi mengalami understeer atau kehilangan cengkeraman roda depan.

Hal ini tentunya memiliki kendala tersendiri bagi para driver, selain itu bisa menimbulkan risiko lebih besar dibanding kendaraan dengan sistem AWD.

2. Struktur suspensi dan karakter lebih on-road

Meski ground clearance Destinator terbilang cukup tinggi, sekitar 214 mm atau 244 mm tanpa under-cover, namun suspensi belakangnya menggunakan konfigurasi torsion beam, bukan independent multi-link yang biasanya lebih fleksibel di jalan tidak rata.

Kombinasi sistem penggerak FWD + suspensi tipe ini membuat karakter mobil lebih cocok untuk penggunaan jalan raya/aspal halus, bukan medan berat/jalan licin.

3. Dimensi besar dan manuver di perkotaan

Destinator memiliki dimensi panjang 4.680 mm × lebar 1.840 mm × tinggi 1.780 mm, dan wheelbase 2.815 mm.

Ukuran ini memang memberikan ruang kabin besar, namun di area perkotaan atau area parkir sempit menjadi tantangan. Kritik menyebut bahwa mobil ini terlalu besar dan kaku untuk parkir dan manuver di ruang terbatas.

4. Harga tinggi, tetapi kapabilitas medan berat belum optimum

Meski spesifikasi mesin cukup dengan 1.5L turbo, tenaga 163 PS serta torsi 250 Nm untuk penggunaan sehari-hari, kapabilitas off-road, traksi di tanjakan atau jalan licin serta pilihan penggerak roda yang terbatas membuat nilai premium terasa kurang sepadan jika kamu membutuhkan performa medan berat.

Foto: Istimewa

Perbandingan dengan Kompetitor

Untuk memberikan konteks lebih jelas, berikut dua kompetitor yang menawarkan keunggulan di sisi penggerak roda atau traksi:

Mazda CX‑8 tersedia dengan mesin 2.488 cc dan mencantumkan Jenis penggerak AWD untuk varian tertentu.

Sistem AWD ini memberikan keuntungan traksi di kondisi jalan buruk atau licin dibanding FWD. Ground clearance CX-8 tercatat 205 mm.

Jadi dalam konteks pilihan keluarga yang akan melewati tanjakan atau medan berat, CX-8 dengan opsi AWD menonjol dibanding Destinator.

Dari perbandingan ini maka Mitsubishi Destinator kalah di opsi penggerak (hanya FWD) dibanding Mazda CX-8 yang memiliki AWD.

Sehingga jika kamu melewati daerah pegunungan dengan kondisi jalan yang buruk, tanjakan curam, jalan berbatu atau licin, maka kompetitor bisa memberikan keunggulan traksi dan stabilitas.

Dari penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa Mitsubishi Destinator 2025 tampil sebagai SUV keluarga premium dengan fitur modern, interior 7-seater, dan desain besar yang mencolok.

Namun, bila kamu mempertimbangkan mobil yang sering melewati tanjakan curam, jalan berbatu atau licin, maka ada beberapa poin yang perlu diperhatikan.

Sistem penggerak hanya FWD tanpa AWD permanen membuat traksi di kondisi berat menjadi kelemahan.

Suspensi dan struktur mobil lebih cocok untuk jalan on-road daripada medan off-road. Dimensi besar menyulitkan manuver di area perkotaan atau parkir sempit.

Jika rute harian atau liburan kamu sering melibatkan medan berat atau tanjakan licin, maka kamu harus mempertimbangkan apakah fitur premium Destinator sepadan dengan keterbatasan penggerak roda.

Bila penggunaan hanya di jalan aspal dan kondisi normal, tentu Destinator masih bisa menjadi pilihan yang menarik.

Redmi Pad 2 Pro Dibanderol Rp 4,5 Juta

0

Xiaomi Indonesia resmi memperkenalkan Redmi Pad 2 Pro, tablet terbaru yang diklaim dirancang untuk kebutuhan produktivitas sekaligus hiburan modern.

OLX News – Mengusung slogan #AlwaysReady, tablet ini hadir untuk mendukung gaya hidup generasi muda yang dinamis, baik untuk bekerja, belajar, maupun menikmati konten multimedia.

Peluncuran perangkat ini digelar di Perpustakaan Jakarta, dengan pesan utama bahwa Redmi Pad 2 Pro bukan sekadar perangkat hiburan, melainkan teman produktivitas yang bisa diandalkan kapan pun dibutuhkan.

Lantas apa saja kelebihan dari Redmi Pad 2 Pro yang bisa kamu pertimbangkan sebelum membelinya, berikut beberapa spesifikasinya:

1. Desain dan Tampilan Premium

Redmi Pad 2 Pro hadir dengan desain unibody berbahan metal yang terasa solid di tangan. Tablet ini tersedia dalam tiga pilihan warna elegan, Graphite Gray, Lavender Purple, dan Silver.

Ketebalannya yang tetap ramping membuatnya nyaman digunakan dalam waktu lama meski mengusung layar besar dan baterai jumbo.

Selain itu, perangkat ini sudah mengantongi sertifikasi IP53, yang berarti tahan terhadap debu ringan dan percikan air, tentunya fitur yang jarang ditemukan pada tablet di kelas harga menengah.

2. Layar Besar 12,1 Inci

Salah satu daya tarik utama Redmi Pad 2 Pro adalah layarnya. Tablet ini menggunakan panel LCD 12,1 inci dengan resolusi 2.5K (2560 x 1600 piksel), menawarkan tampilan tajam dan jernih untuk segala kebutuhan visual.

Refresh rate 120Hz memberikan pengalaman yang lebih mulus, baik saat menggulir dokumen, bermain game, atau menonton film.

Tingkat kecerahan layar juga cukup tinggi untuk penggunaan di luar ruangan, membuatnya cocok bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Foto: Istimewa

3. Performa Andal Berkat Snapdragon 7s Gen 4

Di sektor performa, tablet ini ditenagai oleh chipset Snapdragon 7s Gen 4, fabrikasi 4nm dari Qualcomm yang menghadirkan efisiensi daya tinggi dan kinerja stabil.

Chipset ini dipasangkan dengan RAM 8 GB + 8 GB Dynamic RAM dan penyimpanan internal 256 GB, memberikan ruang lega untuk multitasking serta menyimpan berbagai file besar.

Kombinasi ini membuat Redmi Pad 2 Pro mampu menjalankan aplikasi berat seperti editing video ringan, catatan digital dengan stylus, hingga game modern dengan lancar.

4. Baterai 12.000 mAh dan Fast Charging 33W

Untuk menunjang penggunaan seharian penuh, tablet ini dibekali baterai 12.000 mAh, salah satu yang terbesar di kelasnya. Xiaomi mengklaim daya sebesar ini bisa digunakan untuk menonton video hingga 17 jam tanpa henti.

Selain itu, dukungan 33W fast charging memungkinkan pengisian cepat, sementara fitur reverse charging menjadikan tablet ini dapat berfungsi sebagai power bank untuk perangkat lain. Cocok bagi pengguna aktif yang sering bepergian.

5. Audio Imersif dengan Quad Speaker Dolby Atmos

Redmi Pad 2 Pro juga menjadi pilihan menarik bagi pencinta hiburan. Empat speaker stereo yang tersebar di sisi perangkat telah mendukung teknologi Dolby Atmos, menghasilkan suara yang lebih hidup, jernih, dan memiliki efek ruang yang realistis.

Kualitas audio ini menjadikan pengalaman menonton film, mendengarkan musik, atau bermain game terasa lebih imersif, terutama ketika dipadukan dengan layar besar 12,1 inci yang tajam.

6. Fitur Produktivitas dan HyperOS 2

Sistem operasi HyperOS 2 yang digunakan pada tablet ini membawa pengalaman lintas perangkat yang lebih efisien.

Pengguna dapat menghubungkan Redmi Pad 2 Pro dengan ponsel atau laptop Xiaomi lainnya melalui fitur Wireless Display Extension, memungkinkan layar tablet menjadi perpanjangan tampilan komputer atau ruang kerja tambahan.

Selain itu, dukungan untuk Redmi Smart Pen dan Redmi Keyboard memperluas fungsi tablet menjadi perangkat kerja portabel. Stylus digunakan untuk menulis catatan, menggambar, atau melakukan tanda tangan digital, sedangkan keyboard membuat pengalaman mengetik lebih produktif.

7. Harga dan Ketersediaan di Indonesia

Redmi Pad 2 Pro hadir dalam satu varian memori 8+8 GB (RAM) dan 256 GB (ROM) dengan harga resmi Rp4.499.000. Xiaomi juga menawarkan tiga paket bundling resmi selama periode first sale 7–16 November 2025:

  • Tablet + Smart Pen + Keyboard: Rp5.497.000
  • Tablet + Smart Pen: Rp5.098.000
  • Tablet + Keyboard: Rp5.098.000

Dengan spesifikasi yang seimbang antara performa, desain, dan daya tahan, Redmi Pad 2 Pro menjadi pilihan menarik di kelas tablet menengah atas. Layarnya luas dan halus, audionya mengesankan, serta daya tahannya sangat tinggi.

Jika saat ini kamu sedang mencari tablet serba bisa, baik untuk kerja, belajar, menggambar, atau hiburan maka Redmi Pad 2 Pro jelas menawarkan nilai yang sulit ditandingi di kisaran harga Rp 4 jutaan yang patut  kamu pertimbangkan.

Mau Yaris Cross dengan Atap Terbuka? Ketahui Tipe yang Dilengkapi Sunroof

Temukan tipe Yaris Cross yang punya sunroof dan lihat apa saja fitur serta keunggulan yang membuatnya berbeda dari varian lainnya.

OLX News – Buat kamu yang lagi cari Toyota Yaris Cross dengan fitur panoramic sunroof, ada kabar baik, tidak semua tipe punya, tapi dua variannya menawarkan pengalaman berkendara yang jauh lebih “lapang” dan premium berkat Fancy Panoramic Glass Roof with Power Sunshade. Fitur ini bukan hanya bikin kabin terasa lebih luas, tapi juga menambah kesan modern saat berkendara siang maupun malam.

Nah, sebelum kamu bingung pilih tipe yang mana, mari bahas dulu yang paling penting model Yaris Cross apa saja yang sudah dilengkapi sunroof?

Tipe Yaris Cross yang Sudah Ada Sunroof

Toyota menyediakan sunroof hanya pada dua tipe, yaitu S HV TSS Type dan S HV TSS Type with GR Parts Aero Package. Keduanya menggunakan sistem hybrid Toyota yang efisien, responsif, dan ramah lingkungan. Panoramic glass roof yang disematkan di kedua tipe ini juga sudah dilengkapi power sunshade, jadi kamu bisa mengatur intensitas cahaya yang masuk ke kabin dengan mudah.

Spesifikasi Toyota Yaris Cross Hybrid dan Harga Terbaru 2025

Perbedaan Karakter Antara Kedua Tipe

Meski sama-sama dibekali sunroof, keduanya punya karakter desain yang cukup berbeda. Yaris Cross S HV TSS Type hadir dengan tampilan yang lebih elegan dan fungsional cocok buat kamu yang ingin SUV modern dengan fitur lengkap tanpa tampilan yang terlalu “ramai”.

toyota yaris cross

Berbeda dengan itu, Yaris Cross S HV TSS Type with GR Parts Aero Package dibalut sentuhan aero khas Gazoo Racing, membuat tampilannya lebih sporty, agresif, dan berani. Pilihan ideal untuk yang ingin tampil beda tanpa mengorbankan kenyamanan dan fitur premium.

Highlight Fitur Utama di Kedua Tipe

Selain panoramic sunroof, kedua tipe ini menawarkan fitur yang lengkap untuk menunjang mobilitas harian. Kamu akan mendapatkan Seamless Electric Power Back Door with Kick Sensor untuk buka-tutup bagasi lebih praktis, layar audio 10,1 inci yang sudah mendukung wireless smartphone connectivity.

Serta ambient lighting multicolor dengan voice command yang bikin kabin makin modern. Fitur keselamatannya juga tergolong lengkap berkat Toyota Safety Sense (TSS) yang berisi rangkaian teknologi perlindungan aktif.

Apakah Yaris Cross Non-Hybrid Punya Sunroof?

Untuk saat ini, tipe bensin (non-hybrid) belum dilengkapi sunroof. Jadi kalau kamu mengincar fitur panoramic glass roof, pilihannya ada di dua tipe hybrid tadi.

Deretan Fitur Toyota Yaris Cross yang Bikin Makin Pengen Punya

Kalau kamu sudah yakin ingin punya Yaris Cross apalagi yang sudah pakai sunroof kamu bisa mulai cek pilihan unitnya langsung di OLX. Di sana, kamu bisa membandingkan tipe, harga, hingga kondisi mobil dengan lebih mudah, jadi proses mencari Yaris Cross yang paling pas buat kebutuhan dan budget jadi jauh lebih praktis. Yuk, mulai cari yang cocok!

Berapa Biaya Perawatan Mobil Fortuner? Segini Estimasinya!

0

Mobil Fortuner harus kamu rawat rutin agar performanya tetap tangguh dan optimal. Intip estimasi biaya perawatannya di bengkel!

OLX News – Salah satu aspek penting yang wajib diketahui oleh pemilik mobil Fortuner atau orang yang berencana beli mobil ini adalah biaya perawatannya. Ya, kadang pemilik mobil lupa aspek ini, sehingga kaget tentang biaya servis atau malah lupa melakukannya.

Karena itulah, kita akan bahas estimasi perawatan mobil ini sekaligus tips perawatan sesudahnya. Yuk, simak detailnya agar mobilmu selalu dalam kondisi prima.

Estimasi Biaya Perawatan Mobil Fortuner

Sebelum membahas lebih dalam soal estimasi biaya,  kamu harus tahu bahwa akan ada servis yang berbeda di setiap interval, karena menyesuaikan dengan kebutuhan mobil.  Nah, ini rincian servisnya di bengkel resmi:

1.  Servis Setiap 1.000 km

Servis pertama ini biasanya masih gratis, nih. Di tahap ini hanya seputar pemeriksaan awal, seperti mesin, AC, sistem kelistrikan, rem, kopling, dan bodi.

2. Servis Setiap 10.000–20.000 km

Di jarak ini, kamu kemungkinan akan mengeluarkan biaya sekitar Rp821.000. Servis ini berputar pada pengecekan area AC, ganti oli mesin, ganti filter oli, cek rem, dan serta kopling.

3. Servis Setiap 30.000 km

Kamu perlu menyiapkan sekitar Rp1.121.000 jika mobil Fortuner sudah menempuh jarak 30.000 km. Selain ganti oli dan filter, teknisi bengkel juga akan melakukan pengecekan penuh di seluruh sistem kendaraan.

4. Servis Setiap 40.000 km

Biaya servis mobil ini akan kembali di kisaran Rp821.000,  tapi servisnya juga sudah mencakup penggantian oli gardan, oli transmisi, dan filter udara.

5. Servis Setiap 50.000–70.000 km

Estimasi biaya servis mobilmu kemungkinan di antara Rp821.000 sampai Rp1.519.000. Biasanya di tahap ini teknisi akan melakukan pemeriksaan rutin dan mengganti oli serta filternya.

6. Servis Setiap 80.000 km

Tahapan ini termasuk servis besar dengan biaya sekitar Rp 1.798.000–Rp 1.823.000. Di tahap ini teknisi akan fokus untuk mengganti minyak rem, oli transmisi, oli gardan, filter udara, dan filter bahan bakar.

7. Servis Setiap 90.000–100.000 km

Daripada interval sebelumnya, servis di interval ini termasuk yang paling mahal, yaitu Rp1.519.000 sampai Rp1.667.000. Teknis juga akan lebih banyak bekerja, karena melakukan pemeriksaan menyeluruh sekaligus mengganti oli dan saringan oli.

Apabila kita totalkan sampai 100.000 km atau sekitar 5 tahun pemakaian, maka biaya perawatan mobil Fortuner mencapai kurang lebih Rp12 juta-an.

Tapi, bagi pembeli Fortuner sejak Juli 2022, Toyota sudah menyediakan paket T-Care yang membebaskan biaya servis, termasuk jasa dan suku cadangnya, nih. Tapi, batasnya sampai 60.000 km atau 3 tahun. Jadi, kamu bisa lebih hemat pengeluaran servis.  

Namun, perlu diingat kalau harga servisnya  bisa berbeda, karena tergantung pada wilayah dan kebijakan bengkel. Tapi, sebaiknya lakukan di bengkel resmi agar lebih terjamin. 

Tips Merawat Mobil Fortuner Setelah Servis

Supaya hasil servis makin maksimal, kamu juga perlu melakukan perawatan mandiri di rumah, seperti

  • Selalu panaskan mesin Fortuner sebelum dibawa berkendara, khususnya Fortuner diesel, sehingga sirkulasi oli merata dan turbocharger tetap awet.
  • Lakukan “cuci darah” mobil atau total oil change tiap 10.000 km supaya oli lama benar-benar terganti.
  • Gunakan oli khusus mesin diesel dengan kode API-C, lalu ganti filter oli setiap tiga kali penggantian oli.
  • Ganti filter bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan agar suplai solar tetap bersih.
  • Cek water sedimenter, buang airnya jika indikator bahan bakar menyala.
  • Gunakan bahan bakar berkualitas.
  • Berkendaralah dengan halus dan hindari pengereman mendadak.
  • Aktifkan fitur 4WD secara berkala agar sistemnya tetap terlumasi.
  • Hindari membawa beban berlebih agar kaki-kaki kendaraan lebih awet.
  • Periksa tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan.
  • Lakukan spooring dan balancing secara rutin agar ban tidak cepat aus.

Dengan perawatan teratur dan servis di tempat resmi, maka mobilmu akan lebih optimal performanya. Nah, jika baru rencana beli mobil Fortuner, pastikan cek di OLX, sehingga kamu bisa dapatkan penawaran menarik untuk mobil baru atau bekasnya.

Seberapa Irit Mitsubishi Xpander? Segini Konsumsi BBM-nya

0

Cari tahu konsumsi BBM Mitsubishi Xpander dan rahasia di balik efisiensinya yang bikin irit di segala kondisi jalan.

OLX News – Siapa yang tidak kenal Mitsubishi Xpander? Mobil keluarga yang satu ini bukan hanya terkenal dengan tampilan modern dan kabin lega, tapi juga karena efisiensi bahan bakarnya yang bikin dompet tetap aman.

Namun, seberapa irit sebenarnya konsumsi BBM Xpander di jalanan perkotaan maupun luar kota?

Spesifikasi Mesin Mitsubishi Xpander

Sebelum membahas angka konsumsi BBMnya, mari kita lihat jantung pacu dari MPV andalan Mitsubishi ini. Xpander dirancang sebagai mobil keluarga yang nyaman dan bertenaga, tanpa mengorbankan kepraktisan. Di balik tenaganya, terdapat jantung pacu sebagai berikut.

  • Mesin: 4A91 MIVEC DOHC 16-Valve
  • Kapasitas: 1.499 cc (1.5L)
  • Tenaga Maksimal: 105 PS pada 6.000 rpm
  • Torsi Maksimal: 141 Nm pada 4.000 rpm
  • Transmisi: Pilihan Manual (MT) 5-percepatan dan Otomatis (AT) 4-percepatan (CVT untuk model terbaru sekarang).

Desain bodinya aerodinamis dengan ground clearance mencapai 220 mm, salah satu yang tertinggi di kelasnya, membuatnya andal di berbagai medan jalan. Kombinasi mesin efisien dan bodi ringan inilah yang mendukung efisiensi konsumsi bahan bakar Xpander.

Hasil Uji Konsumsi BBM Mitsubishi Xpander

Dalam pengujian di dunia nyata dan testimoni dari para pengguna serta media otomotif, Mitsubishi Xpander mampu mencatat konsumsi bahan bakar sekitar:

  • 14,6–15,4 km/liter untuk penggunaan dalam kota (stop and go).
  • 19,7–20,6 km/liter untuk perjalanan luar kota atau tol dengan kecepatan stabil.

Angka tersebut tentu bisa berbeda tergantung gaya mengemudi, kondisi jalan, jenis transmisi, dan beban kendaraan. Namun secara umum, efisiensi Xpander tergolong sangat baik untuk mobil MPV dengan mesin bensin 1.5L.

Beberapa faktor yang berperan penting dalam konsumsi BBM ini antara lain.

  • Teknologi MIVEC atau sistem katup variabel MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control) menjaga efisiensi mesin di berbagai putaran yang membuat konsumsi BBM lebih optimal.
  • Transmisi. Pada model terbaru dengan transmisi CVT, jenis transmisi ini menawarkan perpindahan gigi lebih halus dan efisiensi yang sedikit lebih baik dibandingkan transmisi otomatis 4-percepatan konvensional.
  • Gaya Mengemudi. Teknik eco-driving, seperti akselerasi bertahap dan menghindari pengereman mendadak, bisa meningkatkan konsumsi hingga 1:18 km/liter atau lebih pada kondisi ideal.

Kombinasi faktor-faktor ini membuat Xpander tetap hemat bahan bakar tanpa mengorbankan performa dan kenyamanan berkendara. Tak heran, banyak pengguna menilai Xpander sebagai salah satu MPV paling irit di kelasnya.

Dengan desain modern, performa halus, dan konsumsi bahan bakar yang efisien, Mitsubishi Xpander terbukti menjadi pilihan ideal bagi keluarga Indonesia yang menginginkan mobil nyaman sekaligus hemat BBM.

Ingin punya Xpander tanpa harus beli baru? Cek berbagai pilihan Mitsubishi Xpander bekas berkualitas di OLX dan temukan yang paling sesuai dengan bujet dan kebutuhanmu!

Honda Super One Siap Meluncur di Indonesia, Pakai Nama Brio EV?  

0

Honda Super One akan rilis tahun depan tapi pakai nama Brio EV, apakah benar? Cek detailnya di sini!

OLX News – Honda Super One, nama ini sontak mencuat ke permukaan, menjadi perbincangan hangat di kalangan pemerhati otomotif, terutama di Tanah Air. Kendaraan berdimensi kompak yang diposisikan sebagai hatchback listrik ini pastinya akan meluncur di Indonesia pada tahun depan.

Namun, satu pertanyaan besar, akankah mobil listrik yang digadang-gadang ini akan menyandang nama legendaris, Brio EV?

BACA JUGA: Honda Ungkap Sinyal Kuat Peluncuran Super One di Indonesia

Wacana penamaan Brio EV ini muncul lantaran dimensi dan posisi pasar Honda Super One yang sangat mirip dengan Honda Brio, salah satu model terlaris Honda di Indonesia. 

Namun, pihak PT Honda Prospect Motor (HPM) buru-buru meredam spekulasi tersebut. Sekaligus menegaskan bahwa nama final untuk Super One masih dalam tahap finalisasi dan belum perusahaan putuskan, bahkan secara global.

“Tidak ada satu pun negara yang telah menentukan nama final untuk Super One. Itu hanya untuk keperluan di pameran Japan Mobility Show saja,” tegas Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor (HPM), Shugo Watanabe, saat dikonfirmasi, Jumat (7/11).

Watanabe menjelaskan perbedaan mendasar antara kedua model tersebut. Brio merupakan produk yang secara spesifik hadir untuk konsumen di Indonesia. Sementara itu, Super One punya status sebagai produk global yang akan rilis di banyak negara.

“Brio merupakan mobil yang memang hadir untuk Indonesia. Jadi HPM bisa mendiskusikan kalau oke itu (namanya) Brio atau bukan. Tapi, itu (Super One) merupakan global dan Asian strategic model,” jelas Watanabe.

Meski demikian, Watanabe tidak menutup pintu sepenuhnya terhadap kemungkinan perbedaan nama di setiap negara. Sehingga, ini akan menjadi strategi pemasaran yang menarik. Namun, beliau menekankan bahwa terlalu banyak perbedaan nama di berbagai negara juga dapat menimbulkan kerumitan.

 

honda super one

Konsep ‘e: Dash Booster’ Honda Super One Bukan Sekadar Kei Car

Terlepas dari misteri penamaan, ada hal yang jauh lebih menarik untuk menelisik lebih dalam terkait filosofi dan konsep yang Honda Super One usung.

Secara global, Honda Motor Company (HMC) memang belum merilis spesifikasi teknis dan fitur secara rinci, mengingat peluncuran globalnya baru rilis tahun depan.

Namun, intinya, Super One ini hadir dengan konsep unik, yaitu e: Dash Booster. Konsep ini mengutamakan esensi joy of driving atau kesenangan berkendara, sesuatu yang menjadi DNA kuat dari pabrikan berlogo ‘H’ tegak ini. 

Mobil ini bahkan bakal  memboyong fitur canggih, seperti Active Sound Control dan Boost Mode. Sehingga, menjanjikan driving experience yang lebih berenergi dan emosional, layaknya mobil sport konvensional, meskipun ia adalah sebuah kendaraan listrik.

Nah, tak kalah penting, meskipun ukurannya terbilang mungil. Large Project Leader Honda Super One, Hidetomo Horita, dengan tegas membantah mobil ini masuk dalam kategori kei car (mobil mikro Jepang).

“Ini bukan kei car. Secara ukuran, ini lebih besar (dibandingkan kei car) dan lebih sporty daripada kei car di Jepang,” kata Horita. Pernyataan ini secara implisit menempatkan Super One pada segmen hatchback kompak, yang secara langsung mengisi ruang yang selama ini menjadi takhta Honda Brio.

Peluang di Pasar Indonesia

Kepastian peluncuran Super One di Indonesia tahun depan menandai langkah agresif Honda di pasar mobil listrik Tanah Air. Apalagi kini tengah banjir berbagai model EV kompak dengan harga kompetitif. 

Honda Super One, dengan janji desain sporty dan konsep fun to drive, sepertinya akan menjadi pesaing serius di segmen EV perkotaan.

Kita nantikan, apakah hatchback listrik strategis global ini akan memilih nama baru ataukah justru akan meminjam nama besar “Brio” untuk memuluskan jalannya di pasar Indonesia. Pastinya, kedatangannya tahun depan akan menambah semarak persaingan mobil listrik di Indonesia.

Sambil menantikan kepastian dari Honda Super One, bagi kamu yang ingin upgrade kendaraan, percayakan saja pada OLX! Sebab, di sini kamu bisa temukan berbagai kendaraan bekas yang lengkap dengan harga yang lebih terjangkau. Yuk ke OLX sekarang, dan nikmati kemudahan transaksi yang aman dan transparan!

Konsumsi BBM Avanza 2021 untuk Pemakaian Harian

0

OLX News – Avanza 2021 kerap ditanyakan soal konsumsi BBM-nya, mengingat biaya bahan bakar tergolong komponen besar dalam pengeluaran sehari-hari. Di sini kita bahas angka real  di jalan khusus calon pembeli Avanza 2021 agar bisa memilih unit paling efisien. Yuk, simak selengkapnya!

Spesifikasi Mesin Avanza 2021 yang Memengaruhi Konsumsi BBM

Siapa sangka, spesifikasi mesin Avanza generasi ketiga ini rupa-rupanya berperan besar dalam menentukan efisiensi BBM hariannya. Pilihan mesinnya mencakup 1.3L dan 1.5L Dual VVT-i, masing-masing memakai konfigurasi 4 silinder inline, 16 katup, dan sistem DOHC untuk pembakaran yang lebih presisi.

Mesin 1.3L menghasilkan sekitar 98 PS dan torsi 120-121 Nm. Sementara itu, mesin 1.5L menawarkan 106 PS dan 136 Nm. Keduanya menggunakan injeksi elektronik, sedangkan varian 1.5 sudah lengkap dengan ETCS dan EGR guna meningkatkan efisiensi pembakaran.

Dalam praktiknya, mesin 1.3 lebih hemat untuk rute ringan, tetapi performanya menurun ketika mengangkut beban berat. Sebaliknya, mesin 1.5 yang memberi tenaga lebih besar justru membuat mobil ini tidak cepat “ngos-ngosan”.

Konsumsi BBM Avanza 2021 Berdasarkan Data Lapangan

Toyota Avanza
Toyota Avanza dengan perubahan total disejumlah sisi, mulai dari eksterior, interior, mesin. (Toyota)

Konsumsi BBM Avanza 2021 di lapangan menunjukkan variasi menarik, tergantung kapasitas mesin dan kondisi berkendara.

Untuk mesin 1.3, angka rata-rata berada di sekitar 10 km/L, sedangkan mesin 1.5 sedikit lebih hemat dengan kisaran 11,5 km/L. Pada perjalanan jauh, lebih-lebih lagi di rute tol dengan kecepatan stabil, mesin 1.5 malahan bisa menembus sekitar 15 km/L.

Selain itu, varian bertransmisi CVT juga mencatat hasil impresif. Avanza 1.3 E CVT mampu mencapai sekitar 16,1 km/L dalam kota dan hingga 19 km/L di tol.

Dengan kata lain, untuk penggunaan harian, jarak sekitar 30 km memerlukan kira-kira 3 liter pada mesin 1.3 dan 2,6 liter pada mesin 1.5.

Meski begitu, metode “full-to-full” tetap recommended untuk mengetahui konsumsi BBM paling akurat. Dengan uji sederhana ini, kamu bisa menilai bagaimana Avanza 2021 tampil di berbagai kondisi jalan. Nah, kebutuhan bahan bakar pun bisa kamu perkirakan secara realistis.

Avanza, Pilihan Ideal Mobil Harian?

Bicara soal mobil untuk penggunaan harian, sudah pasti konsumen mencari kendaraan yang tahan banting dan irit. Hebatnya, Avanza 2021 mengantongi reputasi kuat dalam hal tersebut.

Untuk rute campuran yang menuntut performa stabil, mobil ini sanggup melaju dengan mulus baik ketika menembus kemacetan kota maupun melaju di jalanan yang lebih lengang.

Di sisi lain, daya tahan mesinnya membuat Avanza 2021 disukai pengguna yang mencari kendaraan roda empat bebas rewel. Sementara itu, keluarga kecil hingga menengah dapat memanfaatkan bagasinya yang lapang (493 liter plus kursi baris ketiga yang bisa dilipat) untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

Bukan cuma itu, pengemudi ride-hailing atau transportasi online juga akan diuntungkan dengan efisiensi konsumsi BBM-nya yang konsisten dan biaya operasional yang ramah di kantong.

Tak heran jika kombinasi semua faktor di atas menempatkan Avanza 2021 sebagai opsi yang layak masuk pertimbangan, khususnya buat kamu yang perlu tunggangan harian yang andal dalam berbagai situasi.

Kesimpulannya, konsumsi BBM Avanza 2021 dalam penggunaan harian bergantung pada performa mesin, kondisi kendaraan, rute, dan kebiasaan pengemudi ketika berakselerasi maupun menjaga kecepatan stabil.

Meski begitu, dengan perawatan rutin dan pola mengemudi yang tepat, efisiensinya bisa stabil terus. Nah, untuk kamu yang sedang mempertimbangkan mobil Avanza bekas dengan konsumsi BBM optimal, OLX menyediakan banyak pilihan unit terawat sesuai budget dan kebutuhan perjalanan setiap hari.


 

Tips Merawat Civic Ferio agar Tetap Irit dan Bertenaga

0

OLX News – Civic Ferio adalah salah satu sedan legendaris yang hadir di akhir 1990-an. Meski usianya kini sudah lebih dari dua dekade, Ferio tetap memiliki daya tarik tersendiri. Tapi, agar performanya tetap prima, diperlukan perawatan yang tepat dan konsisten. Simak tips merawat unit satu ini.

1. Rutin Ganti Oli Mesin

Oli adalah darah bagi mesin. Civic Ferio yang sudah berumur membutuhkan perhatian ekstra pada bagian ini. Oli yang kotor atau telat diganti dapat membuat gesekan antar komponen meningkat, sehingga mesin bekerja lebih berat dan boros bahan bakar. 

Dengan mengganti oli secara rutin sesuai rekomendasi, mesin akan tetap halus, tenaga stabil, dan konsumsi BBM lebih efisien.

2. Periksa dan Bersihkan Filter Udara

Filter udara berfungsi menyaring kotoran sebelum masuk ke ruang bakar. Jika filter tersumbat, aliran udara terganggu dan pembakaran menjadi tidak sempurna. Akibatnya, tenaga mesin menurun dan konsumsi bahan bakar meningkat. 

Membersihkan filter secara berkala atau menggantinya bila sudah terlalu kotor akan membuat mesin lebih lega bernapas, sehingga performa tetap bertenaga dan irit.

3. Jaga Tekanan Ban Sesuai Standar

Ban yang kempes atau terlalu keras dapat memengaruhi efisiensi bahan bakar. Tekanan ban yang tidak sesuai membuat mesin bekerja lebih keras untuk menggerakkan mobil. Selain itu, kenyamanan berkendara juga berkurang. 

Dengan menjaga tekanan ban sesuai standar pabrikan, mobil ini akan lebih stabil, hemat BBM, dan aman digunakan dalam berbagai kondisi jalan.

4. Gunakan Bahan Bakar Berkualitas

Mesin mobil ini dirancang untuk bekerja optimal dengan bahan bakar beroktan tertentu. Menggunakan bensin berkualitas akan membuat pembakaran lebih sempurna, tenaga mesin lebih stabil, dan komponen injeksi lebih awet. 

Jangan tergoda menggunakan bahan bakar murah yang tidak sesuai, karena dampaknya bisa membuat mesin cepat rusak dan boros.

5. Lakukan Servis Berkala

Servis berkala bukan hanya soal mengganti oli, tetapi juga pemeriksaan menyeluruh pada sistem kelistrikan, suspensi, rem, hingga radiator. Dengan servis rutin, potensi kerusakan bisa dideteksi lebih awal sehingga tidak menimbulkan masalah besar di kemudian hari.

Civic Ferio yang terawat dengan baik akan tetap nyaman dikendarai dan memiliki performa yang konsisten.

6. Rawat Sistem Pendingin

Radiator dan sistem pendingin berperan penting menjaga suhu mesin tetap ideal. Jika mesin terlalu panas, performa akan menurun dan risiko kerusakan meningkat. Pastikan air radiator selalu cukup, gunakan coolant yang sesuai, dan lakukan pengecekan rutin agar mesin tetap bekerja pada suhu optimal.

Merawat mobil ini memang membutuhkan ketelatenan, tetapi hasilnya sepadan. Dengan perawatan yang tepat, mobil ini tidak hanya tetap irit dan bertenaga, tetapi juga bisa menjadi investasi jangka panjang karena nilai klasiknya yang terus diminati.

Jika kamu sedang mencari Honda Civic Ferio impian, jangan asal pilih tempat. Pastikan kamu mendapatkannya dari platform terpercaya yang menghadirkan banyak pilihan, harga bersaing, dan transaksi aman. 

OLX adalah tempat paling tepat untuk menemukan unit dengan kondisi terbaik, mulai dari unit standar hingga yang sudah dimodifikasi sesuai selera. Temukan mobil idamanmu dengan mudah. Segera buka OLX dan wujudkan impian memiliki sedan legendaris ini sekarang juga!


 

Suzuki Indonesia Ekspor Fronx dan Satria Pro ke ASEAN

Suzuki Indonesia resmi memulai ekspor Suzuki Fronx dan Satria Pro. Langkah ini memperkuat Indonesia sebagai basis produksi strategis Suzuki di Asia Tenggara.

OLX News – Kontribusi sebuah raksasa otomotif terhadap perekonomian negara tidak hanya diukur dari angka penjualan di pasar domestik, melainkan juga dari sejauh mana produknya mampu menembus pasar internasional melalui kegiatan ekspor. 

PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) sekali lagi menegaskan peran strategis Indonesia di kancah global dengan melakukan pengiriman perdana dua model andalannya, Suzuki Fronx dan motor Suzuki Satria Pro.

BACA JUGA: Suzuki Fronx Raih Penghargaan Perdana sebagai Crossover Ramah Kantong di SBBI Award 2025

Seremoni bersejarah yang digelar di fasilitas manufaktur Plant Cikarang pada hari ini, Selasa, 18 November 2025 ini secara resmi menempatkan Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor utama kedua model tersebut, khususnya untuk kawasan Asia Tenggara. 

Ekspor Suzuki Fronx dan Satria Pro ini menjadi pembuktian nyata atas kapabilitas industri otomotif nasional dan ekosistem rantai pasok pendukung dalam menghasilkan kendaraan berstandar dunia.

Target Ambisius Hingga 2027

Ekspor Suzuki Fronx dan Satria Pro ke ASEAN

Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Motor dan PT Suzuki Indomobil Sales, Minoru Amano, menyatakan bahwa pencapaian Ekspor Suzuki Fronx ini adalah manifestasi kesiapan Indonesia bersaing di pasar internasional. 

“Kami memproduksi kendaraan berstandar global, yang mampu menyesuaikan dengan berbagai regulasi di negara tujuan. Momen ini sekaligus menegaskan peran Indonesia sebagai salah satu basis produksi strategis Suzuki di Asia Tenggara,” tegas Amano dalam sambutannya.

Komitmen besar ini bahkan mendapat dukungan langsung dari Pemerintah, yang diwakili oleh Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza. 

Kehadiran Pemerintah dalam seremoni tersebut menjadi simbol sinergi kuat antara regulator dan pelaku industri, yang secara kolektif berupaya memperkuat daya saing ekspor Indonesia di tengah kompetisi merek global yang kian ketat.

Suzuki sendiri telah memasang target ekspor yang sangat ambisius. Hingga tahun 2027, total volume kumulatif pengiriman kedua model ini ditargetkan melampaui 180.000 unit. Angka ini terbagi menjadi 30.000 unit untuk Fronx dan 150.000 unit untuk Satria Pro.

Secara internal, proyeksi ini menempatkan Fronx sebagai tulang punggung ekspor roda empat, dengan kontribusi sekitar 30% dari total ekspor mobil Suzuki hingga 2027. 

Sementara itu, Satria Pro digadang menjadi primadona ekspor roda dua, dengan menyumbang hingga 60% dari keseluruhan ekspor sepeda motor Suzuki dalam periode yang sama.

Ekspor Suzuki Fronx dan Satria Pro: Mengincar Tren Asia Tenggara

Ekspor Suzuki Fronx dan Satria Pro ke ASEAN

Mengapa Fronx dan Satria menjadi model pilihan untuk ekspor perdana ini? Suzuki memilih Fronx, sebuah SUV Coupe yang menawan dengan dimensi kompak (panjang 3.995 mm, lebar 1.765 mm), untuk menjawab tren pasar global yang didominasi oleh segmen SUV yang terus tumbuh. 

Model ini hadir dengan pilihan mesin bensin 1.0L Turbo atau 1.5L, menawarkan kombinasi efisiensi dan performa, serta dilengkapi fitur modern seperti head unit 9 inci dengan konektivitas dan opsi keselamatan mumpuni (misalnya, 6 airbag dan ABS).

BACA JUGA: Intip Fitur-Fitur Andalan Suzuki Fronx yang Bikin Perjalanan Makin Nyaman

Di sisi lain, Satria Pro, motor underbone sport legendaris, disiapkan untuk memenuhi permintaan publik Asia Tenggara yang haus akan sepeda motor berperforma tinggi. 

Model ini, yang di beberapa negara dikenal sebagai Suzuki Raider Pro (seperti di Filipina), dibekali mesin 147 cc DOHC 4-katup yang bertenaga 13.5 kW (18.1 hp), serta dilengkapi teknologi canggih seperti Keyless Ignition System, ABS, dan Suzuki Ride Connect yang memungkinkan koneksi smartphone.

Kawasan Asia Tenggara dipilih sebagai destinasi utama pada tahap awal ekspor ini, menggarisbawahi upaya Suzuki untuk memperluas dominasi regional.

Penguatan Rantai Pasok Lokal dan Investasi

Ekspor Suzuki Fronx dan Satria Pro ke ASEAN

Dampak ekonomi dari ekspor Suzuki Fronx dan Satria Pro ini tidak hanya sebatas penambahan devisa negara, tetapi juga penguatan ekosistem industri lokal. 

Di balik setiap unit kendaraan yang dikirimkan, terdapat konten lokal yang signifikan. Fronx mencatatkan rata-rata kandungan komponen dalam negeri (TKDN) sekitar 63%, sementara Satria Pro mencapai lebih kurang 82%. 

Angka ini adalah bukti kesiapan dan kualitas mitra rantai pasok lokal, yang didominasi oleh perusahaan domestik, bahkan 32% di antaranya adalah kategori UMKM.

Suzuki telah membuktikan keseriusannya di Indonesia, dengan total investasi yang ditanamkan mencapai lebih dari Rp 22 triliun sejak awal berdiri. Fasilitas produksi di Bekasi, yang terdiri dari Plant Cikarang (fokus mobil penumpang), Plant Tambun 2 (mobil niaga), dan Plant Tambun 1 (sepeda motor), beroperasi menggunakan sistem dan teknologi mutakhir, dari proses pressing, welding, painting, assembling, hingga final inspection.

BACA JUGA: Motor Legendaris Suzuki Satria Berevolusi, Usung Teknologi Ride Connect dan ABS

Minoru Amano menekankan kembali nilai penting dari setiap unit yang diekspor. “Setiap unit yang kami kirimkan ke mancanegara adalah representasi kompetensi industri dan kepercayaan terhadap kualitas tenaga kerja Indonesia. Ekspor ini memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi ekosistem pemasok lokal, sumber daya manusia, hingga perekonomian nasional,” pungkas Amano, seraya menegaskan komitmen untuk mengamankan posisi sentral Indonesia di panggung otomotif dunia.

Dengan sejarah ekspor yang telah dimulai sejak tahun 1993 (dimulai dengan Carry Futura dan RC100), dan total pengiriman kumulatif lebih dari 0,8 juta mobil serta 1,5 juta sepeda motor ke lebih dari 100 negara, ekspor Fronx dan Satria Pro menjadi babak baru yang kian mempertegas Indonesia sebagai pusat kekuatan manufaktur otomotif global. (Z)

Kolaborasi Ofero x WD.Willy Hadirkan Stareer 3 Lit Brilliant Black Bawa Nuansa Sporty

Stareer 3 Lit Brilliant Black hadir dengan desain sporty, kolaborasi WD.Willy, serta jarak tempuh 120 km. Stylish, kuat, dan mudah dipersonalisasi.

OLX News – Dunia sepeda listrik makin ramai, dan Ofero ikut meramaikan dengan merilis varian terbaru dari lini Stareer 3 Lit yaitu Brilliant Black. Buat yang suka tampilan sporty, edgy, dan modern, warna baru ini bisa jadi pilihan paling.

Yang menarik, Brilliant Black bukan sekadar warna hitam biasa. Ofero membawa konsep “Black as a Blank Canvas”, yang menggambarkan bahwa hitam bisa jadi ruang bebas untuk berekspresi. Netral, fleksibel, tapi tetap punya karakter kuat pas untuk pengguna yang suka personalisasi.

Kolaborasi Bareng Seniman Lokal WD.Willy

Ofero Stareer 3 Lit Brilliant Black

Melengkapi peluncuran kali ini, Ofero menggandeng ilustrator kenamaan Indonesia, WD.Willy, untuk membuat sticker pack eksklusif. Buat kamu yang suka modif tipis-tipis biar sepeda makin standout, sticker pack ini bisa jadi media untuk nunjukin gaya personal.

Ofero Stareer 3 Lit, Sepeda Listrik Premium Ofero dengan Jarak Tempuh Terjauh di Kelasnya

Tidak cuma estetik, sticker pack-nya juga dibuat praktis dan gampang ditempel. Dan kabar baiknya sticker pack ini dibagikan gratis untuk setiap pembelian Stareer 3 Lit Brilliant Black selama stok masih tersedia.

Performa Unggulan untuk Mobilitas Harian

  1. Jarak Tempuh hingga 120 km
    Menggunakan dua baterai lithium Phylion (48V20Ah + 48V24Ah), Stareer 3 Lit mampu menempuh perjalanan panjang tanpa sering isi ulang ideal untuk kerja, kuliah, dan aktivitas harian.

  2. Desain Futuristik yang Fungsional
    Terinspirasi robot modern dengan garis bodi tegas. Dimensi proporsional (1750 x 695 x 1095 mm) membuatnya lincah untuk selap-selip di kota namun tetap stabil saat melaju.

  3. Suspensi Hidrolik Ukuran 30
    Memberikan redaman optimal di berbagai kondisi jalan, dari permukaan tidak rata hingga polisi tidur, sehingga tetap nyaman dikendarai.

  4. Ban Tubeless 3.0 x 10
    Memberikan grip lebih lebar dan stabil, serta mengurangi risiko ban kempes mendadak.

  5. Rem Cakram Hidrolik 180 mm Depan-Belakang
    Menjamin pengereman yang responsif dan kuat, membantu menjaga keamanan saat berkendara di kecepatan tinggi atau saat harus berhenti tiba-tiba.

Semakin Banyak Pilihan Warna

Ofero Stareer 3 Lit Brilliant Black

Brilliant Black melengkapi pilihan warna Stareer 3 Lit yang sebelumnya sudah banyak disukai: Passion Red, Phantom Orange, dan Titanium Silver.

Dengan banderol harga Rp 9.599.000 (harga referensi untuk Jabodetabek), varian ini tetap punya paket fitur yang sebanding dengan harganya, apalagi sudah dilengkapi bonus sticker pack edisi terbatas.

Dengan hadirnya Stareer 3 Lit Brilliant Black, Ofero bukan cuma menawarkan sepeda listrik yang stylish, tapi juga kendaraan harian yang siap menunjang mobilitas dengan performa andal.

13 Rekomendasi Merk Sepeda Listrik yang Bagus dan Awet

Kombinasi desain keren, fitur lengkap, dan ruang ekspresi yang luas membuat varian ini jadi pilihan tepat untuk siapa pun yang ingin berkendara lebih praktis, lebih personal, dan tetap ramah lingkungan. Saatnya bergerak lebih bebas, lebih percaya diri, dan lebih bergaya bersama Stareer 3 Lit Brilliant Black.