Beranda blog Halaman 85

Banderol Mulai Rp1,9 Miliar, The New Audi Q5 Sportback Dilengkapi Garansi hingga Empat Tahun

Bosan dengan desain SUV kotak yang kaku? Audi Indonesia resmi rilis The New Audi Q5 Sportback seharga Rp1,9 Miliar dengan atap melandai yang sporty!

OLX News – Bagi kalangan mapan perkotaan, memilih kendaraan berjenis SUV (Sport Utility Vehicle) kelas premium sering kali dihadapkan pada pilihan desain yang itu-itu saja. Mayoritas pabrikan biasanya mempertahankan bentuk bodi kotak yang kaku demi mengejar kapasitas ruang lapang. Namun, bagi sebagian pengemudi yang berjiwa muda, karakter kendaraan yang tangguh kini juga harus dibarengi dengan penampilan visual yang ekspresif dan modis saat diajak menghadiri pertemuan bisnis maupun hang out di akhir pekan.

Menjawab pergeseran selera pasar kelas atas tersebut, Audi Indonesia secara resmi meluncurkan The New Audi Q5 Sportback pada Jumat, 5 Juni 2026. Lini terbaru ini hadir mendobrak pakem lama dengan menawarkan siluet bodi yang lebih atletis, mengombinasikan ketangguhan sebuah SUV dengan keanggunan garis atap melandai khas kupe (coupe).

Desain Radikal dengan Laburan Warna District Green

The New Audi Q5 Sportback

Daya tarik utama dari mobil ini langsung terlihat dari potongan bodinya dari sisi samping. Garis atapnya mengalir mulus hingga ke bagian ekor, menciptakan kesan dinamis bahkan saat mobil sedang dalam posisi berhenti di lampu merah.

Pihak pabrikan membawa warna khusus bernama District Green sebagai warna jagoan utama. Laburan kelir hijau zaitun modern ini berpadu serasi dengan grill depan bermodel tunggal (Singleframe) khas pabrikan Jerman, lampu utama berteknologi Matrix LED, serta penggunaan velg besar Audi Sport ukuran 20 inci bermotif palang kembar.

Kesan mewah di bagian eksterior ditutup manis oleh hadirnya atap kaca panoramik (panoramic sunroof) berukuran besar serta lampu rem belakang berbasis OLED yang menampilkan grafis lampu yang atraktif.

Kokpit Canggih yang Memanjakan Pengemudi

Masuk ke dalam kabin, tata letak interior dirancang sepenuhnya untuk memprioritaskan kenyamanan orang di balik kemudi. Pengemudi akan disambut oleh panel instrumen layar visual berukuran 12,3 inci bernama Audi Virtual Cockpit Plus yang mampu menampilkan peta navigasi serta informasi kendaraan secara jernih dan interaktif.

Fasilitas hiburan di dalam kabin juga dirancang untuk memanjakan telinga penumpang sepanjang rute kemacetan kota:

  • Sistem Suara Premium: Menggunakan tata suara dari Bang & Olufsen Premium Sound System yang menyajikan kualitas audio jernih layaknya studio musik berjalan.
  • Ambient Lighting Package Plus: Paket lampu interior yang warna cahayanya bisa diganti-ganti sesuai dengan suasana hati pengemudi.
  • Kabin Lapang: Meskipun atap bagian belakang melandai, penataan ruang kabin tetap menyisakan ruang kepala dan ruang kaki yang lega untuk penumpang di baris kedua.

Legenda Penggerak Empat Roda di Jalur Perkotaan

The New Audi Q5 Sportback

Di balik penampilannya yang necis, SUV mewah ini menyimpan performa mesin yang sangat responsif. Dapur pacunya mengandalkan mesin bensin 2.0 TFSI yang sanggup mengembuskan tenaga sebesar 204 PS serta semburan torsi puncak mencapai 340 Nm. Tenaga besar tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis S tronic 7-percepatan.

Aspek yang menjadi pembeda utama dari para pesaingnya adalah sistem penggerak roda quattro all-wheel drive. Teknologi pembagi tenaga ke empat roda yang menjadi identitas legendaris Audi selama lebih dari 40 tahun ini menjamin cengkeraman ban tetap optimal, stabil, dan presisi tinggi saat mobil bermanuver di permukaan jalanan yang licin akibat guyuran hujan deras.

Urusan perlindungan keselamatan juga tergolong lengkap berkat hadirnya paket asisten pengemudi aktif, mulai dari sistem pemantau kecepatan adaptif (Adaptive Cruise Assist), kamera parkir 360 derajat dengan tampilan visual tiga dimensi, asisten penjaga lajur jalan, hingga sensor pencegah tabrakan depan yang dilengkapi fitur pendeteksi pejalan kaki.

Paket Garansi Panjang untuk Ketenangan Pikiran

Edo Januarko Chandra, selaku Chief Operating Officer Audi Indonesia, menjelaskan bahwa kehadiran model Sportback ini sangat relevan untuk memenuhi kebutuhan konsumen premium tanah air yang mendambakan mobil harian berkarakter kuat namun tetap nyaman untuk operasional rutin. Pentingnya pasar Indonesia juga ditegaskan oleh Martin Bayer selaku perwakilan manajemen regional Asia, yang melihat potensi pertumbuhan konsumen mobil mewah di sini masih sangat besar.

Bagi Anda yang tertarik untuk memarkir SUV sporty ini di garasi rumah, The New Audi Q5 Sportback dipasarkan di Indonesia dengan harga mulai dari Rp1,9 Miliar.

Untuk menjamin ketenangan pikiran konsumen pasca-pembelian, setiap unit sudah dilengkapi dengan paket gratis servis berkala selama 3 tahun atau hingga jarak 90.000 km, jaminan garansi kendaraan yang diperpanjang hingga 4 tahun, serta layanan darurat jalan raya (Emergency Roadside Assistance) yang bersiaga penuh selama 24 jam. Jika Anda penasaran ingin melihat lekukan bodinya secara langsung, unit ini sudah bisa dijumpai di diler resmi Audi Center yang berlokasi di kawasan MT Haryono, Jakarta.


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Review Mazda CX-60 Sport: Ketika Dua DNA Menjadi Satu

MAZDA CX-60 SPORT, IA MERUPAKAN SEBUAH JEMBATAN BAGI MEREKA YANG MENCARI SUV PREMIUM MODERN, NAMUN MASIH MERINDUKAN RASA BERKENDARA YANG JUJUR, PRESISI, DAN TIDAK SEPENUHNYA DIKENDALIKAN OLEH LAYAR SERTA ELEKTRONIKA.

OLX News – Di zaman yang sudah serba canggih ini, memilih mobil bukan lagi perkara sederhana. Hampir semua pabrikan berlomba-lomba menawarkan fitur mutakhir, mesin dengan beragam bentuk elektrifikasi, layar besar di mana-mana, sampai kontrol kendaraan yang semakin banyak dipindahkan ke dalam sistem digital.

Bagi sebagian orang, tentu hal ini menyenangkan. Mobil terasa lebih modern, lebih futuristis, dan seolah membawa kita lebih dekat ke masa depan. Namun bagi mereka yang benar-benar menikmati kegiatan menyetir, situasinya bisa sedikit berbeda.

Terlalu banyak layar, terlalu banyak menu, dan terlalu banyak intervensi kadang justru membuat koneksi antara pengemudi dan mobil terasa semakin jauh. Padahal, dalam situasi tertentu, berkendara membutuhkan sesuatu yang lebih sederhana: posisi duduk yang pas, setir yang komunikatif, pedal yang natural, respons mesin yang jujur, dan rasa percaya diri ketika mobil diajak bergerak cepat.

Di tengah arus industri yang sedang bergerak ke arah serba digital tersebut, Mazda CX-60 terasa seperti mengambil jalan yang sedikit berbeda. Apalagi pada varian Sport, SUV ini mencoba menawarkan formula yang tidak sepenuhnya mengikuti arus: tetap modern, tetap canggih, tetapi masih menyisakan ruang besar untuk kesenangan mengemudi.

Dalam review Mazda CX-60 Sport kali ini, kami mencoba melihat apakah varian bermesin 2.5L ini masih membawa karakter khas Mazda yang selama ini dikenal dekat dengan pengemudi. Sebab CX-60 Sport bukan hanya versi lebih terjangkau dari CX-60 bermesin 3.3L, tetapi juga interpretasi berbeda dari sebuah medium SUV premium.

Sebelumnya, kami sudah pernah mencoba Mazda CX-60 Elite AWD bermesin 3.3L inline-six turbo mild hybrid dalam perjalanan menuju Purwokerto. Saat itu, CX-60 meninggalkan impresi yang cukup kuat sebagai SUV Mazda yang paling matang, paling bertenaga, sekaligus paling ambisius yang pernah dijual resmi di Indonesia.

Kali ini, skenarionya berbeda.

Mazda Indonesia memberikan kami kesempatan untuk mencoba Mazda CX-60 Sport, varian bermesin 2.5L SKYACTIV-G dengan konfigurasi penggerak roda belakang atau rear-wheel drive. Bukan lagi mesin enam silinder besar dengan tenaga melimpah, melainkan mesin empat silinder naturally aspirated yang lebih familiar bagi pengguna Mazda di Indonesia.

Rutenya pun tidak main-main. Kami menggunakan mobil ini di dalam kota Jakarta, lalu membawanya menempuh perjalanan jauh menuju Palembang melalui jalur Tol Trans Sumatera. Dari kemacetan kota, lintasan tol panjang, jalan bergelombang di beberapa ruas, hingga masuk ke kawasan Palembang seperti Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, tepian Sungai Musi, dan area Jakabaring, perjalanan ini memberi gambaran yang cukup utuh tentang karakter Mazda CX-60 Sport.

Di sinilah menariknya. Sebab pengujian ini bukan hanya menjadi kesempatan untuk menilai Mazda CX-60 sebagai SUV keluarga premium, tetapi juga untuk melihat apakah dua DNA besar Mazda bisa benar-benar menyatu di mobil ini: DNA premium comfort dan DNA driving pleasure.

Eksterior Mazda CX-60 Sport: Tetap Gagah, Tetap Mahal

Tampak Depan Mazda CX-60 Sport

Secara tampilan, Mazda CX-60 Sport tidak memiliki perbedaan yang terlalu mencolok dibandingkan varian Elite maupun Kuro yang bermesin 3.3L. Bentuk dasarnya tetap sama: kap mesin panjang, proporsi bodi yang tegap, overhang yang terasa pas, dan siluet SUV yang lebih menyerupai grand tourer jangkung dibanding SUV keluarga biasa.

Inilah salah satu daya tarik terbesar Mazda CX-60. Dari beberapa sudut, mobil ini seperti punya aura coupe SUV Eropa. Bahkan secara visual, tarikan garis bodinya mengingatkan kami pada SUV premium seperti Maserati Levante, terutama dari komposisi kap mesin panjang, kabin yang sedikit mundur, serta postur samping yang terasa atletis.

Mazda memang tidak membuat CX-60 untuk terlihat terlalu ramai. Tidak ada lekukan berlebihan, tidak ada aksen krom yang dipaksakan, dan tidak ada desain yang terasa ingin berteriak mencari perhatian. Semuanya dibuat kalem, matang, dan proporsional.

Perbedaan paling mudah dikenali pada Mazda CX-60 Sport ada di desain pelek. Varian ini menggunakan pelek 20 inci dengan desain single tone satin finish. Ukurannya 20 x 7.5J, dibalut ban 235/50 R20.

Secara visual, pelek ini membuat karakter Mazda CX-60 Sport terasa sedikit lebih bersih dan elegan. Tidak seagresif varian lain yang memakai finishing lebih gelap atau lebih kontras, tetapi tetap cukup besar untuk mengisi ruang fender dengan proporsional.

Bagi kami, desain eksterior Mazda CX-60 Sport adalah contoh bagus bagaimana sebuah SUV premium tidak harus tampil berlebihan untuk terlihat mahal. Ia tidak mencoba menjadi paling mencolok di jalan, tetapi ketika dilihat lebih lama, detail dan proporsinya mulai terasa semakin kuat.

Kesan itu juga terasa ketika mobil ini kami bawa masuk ke Palembang. Di sekitar Jembatan Ampera dan Benteng Kuto Besak, desain Mazda CX-60 Sport terlihat elegan tanpa harus berlebihan. Sementara saat berada di kawasan Jakabaring yang lebih lapang dan modern, proporsi bodinya yang panjang, kap mesin tegas, serta postur atletisnya terasa semakin pas.

Interior Mazda CX-60 Sport: Lebih Gelap, Tetap Premium

Interior Steer Mazda CX-60 Sport

Masuk ke dalam kabin, barulah perbedaan antara Mazda CX-60 Sport dan varian 3.3L seperti Elite atau Kuro mulai terasa lebih jelas.

Mazda CX-60 Sport menggunakan interior full black. Jok, dashboard, panel pintu, hingga beberapa elemen kabin didominasi warna hitam. Secara karakter, pilihan warna ini membuat kabin terasa lebih sporty dan lebih aman dari noda, terutama untuk penggunaan harian atau perjalanan jauh bersama keluarga.

Namun secara personal, kami masih lebih menyukai interior Mazda CX-60 Elite yang memakai warna broken white. Warna tersebut membuat kabin terasa lebih terang, lebih lapang, dan lebih sesuai dengan karakter premium yang ingin dibawa CX-60.

Meski begitu, satu hal yang patut diapresiasi adalah kualitas materialnya. Walaupun ini adalah varian Sport, Mazda tidak serta-merta membuat kabinnya terasa murah. Area soft touch masih banyak ditemukan, baik di dashboard maupun panel pintu. Permukaan yang sering tersentuh tetap terasa empuk dan solid.

Inilah salah satu kelebihan Mazda dalam beberapa tahun terakhir. Mereka mungkin bukan brand premium dalam pengertian logo, tetapi cara Mazda merancang material kabin, tombol, layout, dan posisi mengemudi sudah semakin mendekati rasa mobil premium.

Layar tengah 12,3 inci tetap hadir dengan sistem Mazda Connect. Yang kami suka, Mazda masih mempertahankan commander control di konsol tengah. Di saat banyak pabrikan mulai memindahkan hampir semua fungsi ke layar sentuh, Mazda tetap percaya bahwa tidak semua hal harus disentuh langsung di layar.

Ketika mobil berjalan, memutar knob fisik untuk memilih menu terasa jauh lebih natural dan aman dibanding harus mencondongkan badan ke depan untuk menyentuh layar. Ini hal kecil, tetapi bagi pengemudi yang sering melakukan perjalanan jauh, pendekatan seperti ini sangat terasa manfaatnya.

Jok Mazda CX-60 Sport: Suportif, Tapi Bukan yang Paling Empuk

Jok Mazda CX-60 Sport

Jok Mazda CX-60 Sport menjadi salah satu bagian yang meninggalkan kesan cukup kuat. Bentuknya semi-bucket dengan side bolster yang cukup tebal. Ketika badan masuk ke dalam jok, terasa jelas bahwa Mazda ingin memberikan dukungan tubuh yang baik, terutama saat mobil diajak menikung atau berjalan cepat.

Posisi duduknya juga sangat mudah dibuat ideal. Setir bisa diatur dengan rentang yang luas, pedal terasa lurus dengan kaki, dan orientasi dashboard membuat pengemudi merasa benar-benar menjadi pusat kabin.

Namun untuk urusan empuk, jok Mazda CX-60 Sport bukan yang paling memanjakan. Busa joknya terasa cenderung padat. Bagi kami, ini bukan masalah karena karakter tersebut justru membuat tubuh tidak mudah lelah ketika perjalanan jauh. Tetapi bagi pengguna yang terbiasa dengan SUV medium yang joknya empuk dan rebah, CX-60 bisa terasa sedikit kaku.

Karakter ini sejalan dengan setup mobil secara keseluruhan. Mazda CX-60 Sport bukan SUV yang sejak awal hanya mengejar kenyamanan lembut. Ia lebih seperti SUV yang ingin menjaga postur tubuh pengemudi dan mobil tetap terkendali dalam berbagai kondisi.

Posisi Mengemudi: Salah Satu yang Terbaik di Kelasnya

Setir Mazda CX-60 Sport

Kalau ada satu hal yang membuat Mazda CX-60 Sport terasa berbeda dari kebanyakan medium SUV lain, jawabannya ada di posisi mengemudi.

Mobil ini memang punya dimensi besar. Panjangnya mencapai 4.740 mm, lebarnya 1.890 mm, dan wheelbase-nya 2.870 mm. Secara ukuran, ia bermain di wilayah yang sama dengan medium SUV seperti Honda CR-V atau Hyundai Santa Fe.

Namun begitu duduk di balik kemudi, sensasinya tidak terasa seperti membawa SUV besar yang tinggi dan berat. Posisi duduknya bisa dibuat rendah, setirnya terasa dekat, dan pedalnya punya orientasi yang sangat natural.

Ketika jok kami atur di posisi paling rendah, rasanya hampir lupa bahwa kami sedang membawa sebuah medium SUV sepanjang lebih dari 4,7 meter. Sensasinya justru lebih mirip sedan jangkung atau wagon besar dengan ground clearance lebih tinggi.

Ini bukan pujian kecil. Sebab banyak SUV modern yang memang terasa nyaman, tetapi tetap membuat pengemudi sadar bahwa ia sedang membawa mobil besar. Mazda CX-60 Sport berbeda. Ia menyembunyikan dimensinya dengan sangat baik.

Di dalam kota Jakarta maupun ketika masuk ke area padat Palembang, hal ini membuat Mazda CX-60 Sport terasa lebih mudah dikendalikan dari yang kami bayangkan. Visibilitas baik, radius putar masih masuk akal, dan kamera 360 derajat sangat membantu saat harus bermanuver di ruang sempit.

Fitur ADAS Mazda CX-60: Halus dan Tidak Mengganggu

Mazda CX-60 Foto

Salah satu bagian yang cukup mengejutkan dalam review Mazda CX-60 ini adalah sistem bantuan mengemudinya.

Mazda membekali CX-60 dengan rangkaian fitur i-Activsense yang cukup lengkap, mulai dari Mazda Radar Cruise Control atau MRCC, Lane Departure Warning System, Lane Keep Assist System, Blind Spot Monitoring, Rear Cross Traffic Alert, Smart Brake Support, Traffic Jam Assist, sampai 360 View Monitor with See-Through View.

Di atas kertas, daftar fitur seperti ini mungkin terdengar biasa saja karena banyak mobil modern juga sudah memilikinya. Namun yang membedakan adalah cara sistem tersebut bekerja.

Dalam perjalanan menuju Palembang melalui Tol Trans Sumatera, MRCC dan lane keeping Mazda CX-60 Sport terasa sangat halus. Mobil tidak terasa terlalu agresif saat menjaga jarak, tidak mendadak melakukan koreksi setir secara kasar, dan tidak membuat pengemudi merasa seperti sedang berebut kontrol dengan sistem.

Jujur saja, kami bukan tipe yang mudah percaya pada sistem adaptive cruise control dan lane keeping sebuah mobil. Terlalu banyak sistem yang di atas kertas terdengar canggih, tetapi dalam praktiknya terasa kasar, ragu-ragu, atau terlalu sering membuat pengemudi waswas.

Namun pengalaman positif kami sebelumnya dengan Mazda CX-60 Elite menuju Purwokerto membuat kami lebih yakin menggunakan sistem ADAS di CX-60 Sport. Dan di Tol Trans Sumatera, keyakinan itu kembali terbayar.

Tol Trans Sumatera memiliki karakter yang cukup berbeda dari tol di Pulau Jawa. Beberapa bagiannya terasa panjang, lurus, dan monoton, tetapi di sisi lain ada bagian tertentu yang permukaan jalannya tidak selalu mulus, terutama ketika mendekati area Kayuagung dan beberapa ruas menuju Palembang.

Di kondisi seperti ini, fitur seperti MRCC, Lane Keep Assist System, Lane Departure Warning System, dan Traffic Jam Assist terasa sangat membantu. Bukan dalam arti membuat pengemudi bisa melepas tanggung jawab, tetapi lebih sebagai rekan yang mengurangi beban selama perjalanan jauh.

Sistemnya bukan menggantikan pengemudi, tetapi membantu mengurangi beban. Terutama di rute panjang yang lurus, monoton, dan membutuhkan konsentrasi tinggi dalam waktu lama.

Bisa dibilang, teknologi di Mazda CX-60 Sport bukan hadir untuk mengambil alih kesenangan mengemudi. Ia hadir sebagai penjaga ritme. Ketika pengemudi ingin menikmati jalan, sasis dan setirnya siap memberi rasa. Ketika perjalanan mulai panjang dan tubuh mulai lelah, ADAS-nya membantu menjaga fokus tetap terjaga.

Suspensi Mazda CX-60 Sport: Lebih Bersahabat, Tapi Tetap Kaku

Mazda CX-60 Exterior

Mazda CX-60 Sport menggunakan suspensi depan double wishbone dan belakang multi-link. Secara teori, ini adalah konfigurasi yang sangat menjanjikan untuk rasa berkendara. Dan dalam praktiknya, setup ini memang memberikan karakter yang sangat khas.

Di jalan mulus, Mazda CX-60 Sport terasa solid. Mobil melaju dengan rasa mantap, tidak mengambang, dan tidak banyak gerakan bodi yang tidak perlu. Ketika kecepatan naik, bodi tetap terasa terkunci dengan baik.

Namun ketika melintasi jalan jelek di sekitar Tol Kayuagung dan beberapa bagian jalan Trans Sumatera yang cukup bumpy, karakter suspensinya mulai terasa jelas. Mazda CX-60 Sport memang tidak sekaku versi 3.3L Elite AWD yang pernah kami coba, tetapi tetap tergolong kaku untuk ukuran medium SUV.

Bantingan suspensinya padat. Lubang kecil dan sambungan jalan masih terasa masuk ke kabin. Bukan sampai mengganggu, tetapi cukup untuk mengingatkan bahwa Mazda CX-60 bukan SUV yang mengejar kenyamanan lembut seperti sofa berjalan.

Bagi penumpang belakang, karakter ini mungkin akan terasa lebih jelas, terutama ketika jalan bergelombang dilibas dalam kecepatan tinggi. Jadi jika prioritas utama adalah kenyamanan maksimal untuk keluarga, terutama di jalan rusak, ada beberapa rival yang mungkin terasa lebih empuk.

Namun seperti banyak hal dalam dunia otomotif, selalu ada harga yang harus dibayar. Dan pada Mazda CX-60 Sport, kekakuan suspensi tersebut dibayar dengan handling yang sangat baik.

Handling Mazda CX-60 Sport: Medium SUV yang Terasa Seperti Hot Hatch

Mazda CX-60 Nikung

Inilah bagian yang membuat kami tersenyum.

Mazda CX-60 Sport mungkin punya dimensi besar, bobot lebih dari 1,7 ton, dan postur sebagai medium SUV. Namun ketika diajak menikung cepat, mobil ini sama sekali tidak terasa kikuk.

Body roll sangat minim. Setir terasa presisi. Perpindahan bobotnya terbaca dengan baik. Bahkan ketika menikung di jalan tol dengan kecepatan di atas 120 km/jam, Mazda CX-60 Sport tetap terasa santai dan percaya diri.

Ada rasa yang sulit dijelaskan, tetapi mudah dirasakan. Mobil ini tidak hanya stabil, tetapi juga komunikatif. Ia memberi tahu pengemudi apa yang sedang terjadi di bawah ban, tanpa membuat kabin terasa terlalu sibuk.

Dalam beberapa momen, Mazda CX-60 Sport bahkan terasa seperti hot hatch yang tubuhnya membesar. Tentu ini bukan mobil kecil yang lincah di tikungan sempit, tetapi untuk ukuran medium SUV, cara mobil ini menjaga postur di tikungan benar-benar impresif.

Kinematic Posture Control atau KPC juga punya peran di sini. Sistem ini membantu mengurangi body roll dan menjaga stabilitas saat menikung. Hasilnya, mobil terasa lebih datar, lebih tenang, dan lebih siap mengikuti kemauan pengemudi.

Di sinilah DNA Mazda terasa paling kuat. Mazda CX-60 Sport bukan hanya SUV yang bisa dikendarai jauh, tetapi SUV yang membuat pengemudi ingin terus menyetir.

Mesin Mazda CX-60 Sport: Cukup, Tapi Tidak Melimpah

Mesin Mazda CX-60 Sport

Mazda CX-60 Sport dibekali mesin SKYACTIV-G 2.5 liter empat silinder naturally aspirated. Mesin ini memiliki kapasitas 2.488 cc, menghasilkan tenaga 188 PS pada 6.000 rpm dan torsi 250 Nm pada 3.000 rpm.

Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis 8-percepatan.

Secara karakter, mesin Mazda CX-60 Sport terasa halus, linear, dan mudah dikontrol. Tidak ada lonjakan tenaga tiba-tiba, tidak ada turbo lag, dan tidak ada drama. Untuk penggunaan harian di dalam kota maupun cruising di jalan tol, performanya cukup.

Namun setelah pernah merasakan Mazda CX-60 Elite dengan mesin 3.3L inline-six turbo mild hybrid, harus diakui bahwa mesin 2.5L ini terasa lebih moderat.

Di putaran bawah, mesin ini terasa harus bekerja lebih keras untuk menghela bobot Mazda CX-60 yang lebih besar dibanding Mazda CX-5. Bukan berarti underpower, karena mobil ini tetap bisa melaju cepat dan menyalip dengan aman. Tetapi untuk ukuran sebuah Mazda, terutama Mazda dengan platform longitudinal dan penggerak roda belakang, kami berharap ada tenaga yang lebih menggigit.

Mesin 2.5L ini terasa seperti dua sisi koin. Di satu sisi, ia lebih sederhana, lebih familiar, dan secara teori lebih mudah dirawat. Di sisi lain, ia tidak memberikan sensasi spesial seperti mesin 3.3L inline-six yang terasa jauh lebih effortless.

Jadi, jika Mazda CX-60 Elite 3.3L terasa seperti grand tourer yang sedang menyamar menjadi SUV, maka Mazda CX-60 Sport terasa seperti SUV premium yang diberi sasis sangat baik, tetapi mesinnya masih bermain aman.

Transmisi Mazda CX-60 Sport: 8-Speed yang Jadi Nilai Plus

Yang sangat kami apresiasi dari Mazda CX-60 Sport adalah transmisinya.

Mazda menggunakan transmisi otomatis 8-percepatan. Perpindahannya tergolong cepat untuk sebuah transmisi AT konvensional, responsnya sigap, dan rasio giginya terasa pas untuk menjaga mesin tetap berada di rentang tenaga yang dibutuhkan.

Di dalam kota, perpindahan gigi berlangsung halus. Di jalan tol, transmisi mampu menjaga putaran mesin tetap rendah saat cruising. Ketika butuh akselerasi untuk menyalip, kickdown-nya juga tidak terasa malas.

Dengan mesin 2.5L yang tenaganya tidak terlalu besar, transmisi punya peran penting untuk menjaga Mazda CX-60 Sport tidak terasa kedodoran. Dan menurut kami, transmisi 8-speed ini berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Selain itu, karena basisnya tetap automatic konvensional, ada rasa kepercayaan lebih dari sisi durability dan perawatan jangka panjang. Bagi pembeli yang ingin mobil premium tetapi tetap ingin rasa aman dalam kepemilikan, hal ini tentu menjadi nilai tambah.

Konsumsi BBM Mazda CX-60 Sport: Tidak Sehemat yang Kami Harapkan

Untuk konsumsi bahan bakar, hasil yang kami dapatkan cukup menarik.

Dalam rute kombinasi dengan penggunaan AC maksimal, Mazda CX-60 Sport mencatatkan konsumsi sekitar 1:9 km/l. Sementara untuk rute luar kota dengan kecepatan rata rata 100km/h dan dominasi jalan tol, angkanya berada di sekitar 1:11 km/l.

Angka ini sebetulnya tidak buruk untuk medium SUV bermesin 2.5L naturally aspirated dengan bobot lebih dari 1,7 ton. Namun jika dibandingkan dengan pengalaman kami menggunakan Mazda CX-60 3.3L, hasil ini terasa kurang impresif.

Menariknya, versi 3.3L justru bisa terasa lebih hemat dalam kondisi tertentu. Kemungkinan besar hal ini terjadi karena power to weight ratio versi 3.3L jauh lebih baik. Mesin enam silindernya tidak perlu bekerja sekeras mesin 2.5L untuk menggerakkan bodi Mazda CX-60.

Di Mazda CX-60 Sport, mesin 2.5L harus lebih sering membuka throttle lebih dalam, terutama saat akselerasi, menyalip, atau menjaga kecepatan tinggi di jalan tol. Akibatnya, konsumsi BBM tidak sebaik ekspektasi kami.

Jadi jika tujuan utama memilih Mazda CX-60 Sport adalah mengejar efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik dari versi 3.3L, hasilnya mungkin tidak selalu seperti yang dibayangkan.

Harga Mazda CX-60 Sport dan Positioning di Indonesia

Mazda CX-60 Belakang

Mazda CX-60 Sport diposisikan sebagai pintu masuk menuju keluarga CX-60 di Indonesia. Dengan harga sekitar Rp720 juta OTR Jakarta, varian ini jelas jauh lebih terjangkau dibandingkan Mazda CX-60 Elite dan Kuro bermesin 3.3L yang bermain di atas Rp1 miliar.

Secara positioning, Mazda CX-60 Sport berada di wilayah yang menarik. Harganya masih bersinggungan dengan medium SUV Jepang dan Korea kelas atas, tetapi pendekatan yang ditawarkan berbeda.

Jika Honda CR-V menawarkan paket SUV keluarga yang sangat rasional, Hyundai Santa Fe menawarkan kenyamanan dan teknologi, maka Mazda CX-60 Sport menawarkan sesuatu yang lebih emosional: desain elegan, interior premium, layout mesin longitudinal, penggerak roda belakang, dan rasa berkendara yang lebih serius.

Ini bukan mobil yang paling luas di kelasnya. Bukan juga yang paling empuk. Bukan yang paling irit. Namun Mazda CX-60 Sport punya karakter yang jauh lebih kuat dibanding banyak SUV lain di rentang harga serupa.

Mazda CX-60 Sport adalah pilihan untuk orang yang masih peduli pada rasa. Untuk mereka yang tidak hanya ingin sampai ke tujuan, tetapi juga ingin menikmati proses menuju ke sana.

Final Verdict

Exterior CX-60 Sport

Mazda CX-60 Sport adalah mobil yang menarik karena ia hidup di antara dua dunia.

Di satu sisi, ia adalah SUV premium modern dengan fitur lengkap, kabin berkualitas, desain elegan, dan teknologi keselamatan yang sangat membantu. Di sisi lain, Mazda CX-60 Sport tetap membawa DNA Mazda yang paling murni: posisi mengemudi rendah, setir presisi, sasis komunikatif, dan handling yang membuat pengemudi merasa terlibat.

Dua DNA ini tidak selalu mudah disatukan. Banyak SUV premium yang nyaman tetapi terasa hambar. Banyak mobil fun to drive yang menyenangkan tetapi kurang praktis. Mazda CX-60 Sport mencoba berdiri di tengah-tengahnya.

Hasilnya memang tidak sempurna. Suspensinya masih terasa kaku untuk ukuran medium SUV. Mesin 2.5L-nya cukup, tetapi tidak seistimewa mesin 3.3L inline-six. Konsumsi bahan bakarnya juga tidak sehemat yang kami harapkan.

Namun semua kekurangan itu tidak menghapus satu fakta penting: Mazda CX-60 Sport adalah salah satu medium SUV paling menyenangkan untuk dikendarai di kelasnya.

Setelah menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Palembang, karakter mobil ini terasa semakin jelas. Di Tol Trans Sumatera, kami merasakan sisi dinamisnya. Di jalan yang bergelombang, kami juga merasakan komprominya. Lalu ketika masuk ke Palembang dan melewati Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, tepian Sungai Musi, hingga kawasan Jakabaring, Mazda CX-60 Sport menunjukkan sisi lain sebagai SUV elegan yang tetap pantas berada di kota dengan karakter kuat.

Mobil ini cocok untuk kamu yang sedang mencari medium SUV premium dengan desain khas coupe SUV, material kabin yang sudah setara brand premium, fitur keselamatan lengkap, dan yang paling penting, rasa berkendara yang masih menempatkan pengemudi sebagai bagian utama dari pengalaman.

Bagi sebagian orang, SUV adalah tentang ruang, kenyamanan, dan fitur. Tetapi bagi Mazda, SUV juga bisa menjadi tentang koneksi.

Jika Mazda CX-60 3.3L adalah oase bagi mereka yang merindukan mesin besar dan tenaga melimpah, maka Mazda CX-60 Sport adalah jembatan antara kebutuhan modern dan rasa berkendara klasik.(FA)

What We Like

  • Desain eksterior elegan dan terasa premium
  • Interior menggunakan material berkualitas
  • Posisi mengemudi sangat baik, hampir terasa seperti sedan
  • Handling impresif untuk ukuran medium SUV
  • Body roll minim dan stabil di kecepatan tinggi
  • ADAS bekerja halus dan bisa dipercaya tanpa terlalu mengganggu
  • Transmisi 8-speed responsif dan punya rasio yang pas
  • Penggerak roda belakang memberi karakter berkendara yang berbeda

What We Don’t Like

  • Suspensi masih terasa kaku untuk medium SUV
  • Mesin 2.5L terasa kurang bertenaga di putaran bawah
  • Konsumsi BBM tidak sehemat ekspektasi
  • Interior hitam terasa kurang lapang dibanding versi Elite
  • Kenyamanan jok lebih suportif daripada empuk

Spesifikasi Mazda CX-60 Sport

Spesifikasi Mazda CX-60 Sport
Mesin SKYACTIV-G 2.5L
Konfigurasi 4-silinder segaris, DOHC, 16-valve
Kapasitas mesin 2.488 cc
Tenaga maksimum 188 PS / 6.000 rpm
Torsi maksimum 250 Nm / 3.000 rpm
Transmisi 8-speed automatic
Penggerak Rear-wheel drive
Panjang 4.740 mm
Lebar 1.890 mm
Tinggi 1.682,5 mm
Wheelbase 2.870 mm
Ground clearance 173,8 mm
Bobot kosong 1.744 kg
Suspensi depan Double wishbone
Suspensi belakang Multi-link
Ukuran ban 235/50 R20
Ukuran pelek 20 x 7.5J
Kapasitas tangki 58 liter
Harga Rp720 juta OTR Jakarta

 

Menang OTOMOTIF Award Lagi, Ini Alasan MG4 EV Layak Jadi Pilihan Mobil Listrik Anda

MG4 EV sukses sabet gelar mobil listrik ringkas terbaik dua tahun berturut-turut. Cek keunggulan spesifikasinya di sini!

OLX News – Saat pertama kali memutuskan untuk beralih ke kendaraan listrik, salah satu kekhawatiran terbesar bagi sebagian besar dari kita adalah masalah konsistensi kualitas. Di tengah banyaknya merek baru yang bermunculan di pasar otomotif tanah air, memilih mobil yang sudah teruji kinerjanya dalam jangka panjang tentu menjadi keputusan yang jauh lebih aman dan rasional.

Bagi Anda yang sedang mencari referensi mobil listrik berukuran ringkas untuk kebutuhan komuter harian, MG4 EV baru saja memberikan pembuktian yang cukup telak. Mobil berdesain hatchback ini kembali sukses mempertahankan gelarnya sebagai kendaraan listrik kecil terbaik (Best Small EV) dalam ajang OTOMOTIF Award 2026 yang digelar di Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026.

Kemenangan ini menjadi sangat istimewa karena merupakan penghargaan kedua kalinya secara berturut-turut sejak edisi pameran tahun 2025 lalu.

Sensasi Berkendara Dinamis Lewat Penggerak Roda Belakang

Prestasi bertahan yang diraih oleh produk andalan MG Motor Indonesia ini bukan sekadar urusan tampang luar yang modis. Pengakuan dari tim penguji profesional ini didasarkan pada rancang bangun kendaraan yang sangat matang.

Mobil ini dirakit di atas Modular Scalable Platform, sebuah arsitektur sasis yang memang khusus dikembangkan sejak awal untuk mobil listrik murni, bukan sasis mobil bensin yang dipaksakan berganti mesin.

Kelebihan utama yang paling dirasakan oleh pengemudi di jalan raya adalah:

  • Sistem Penggerak Roda Belakang (RWD): Berbeda dengan mayoritas mobil listrik sekelasnya yang menarik roda depan, sistem RWD pada mobil ini menyajikan penyaluran tenaga yang jauh lebih responsif dan sigap saat berakselerasi.

  • Keseimbangan Bobot Sempurna: Penempatan baterai di bagian bawah lantai menghasilkan distribusi berat kendaraan yang optimal, sehingga mobil terasa sangat stabil dan minim limbung saat bermanuver di tikungan tajam.

Jarak Tempuh Luar Kota yang Sangat Memadai

MG4 EV

Untuk mendukung mobilitas para pekerja urban yang dinamis, spesifikasi daya tampung daya kendaraan ini dirancang cukup besar. Dibekali baterai berkapasitas 51 kWh, mobil ini sanggup menempuh jarak hingga 425 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.

Jarak sejauh ini tentu sangat aman untuk mendukung rutinitas mingguan Anda dari rumah menuju area perkantoran tanpa perlu bolak-balik mengantre di stasiun pengisian daya. Sebagai variasi tambahan bagi konsumen yang menyukai eksklusifitas penampilan, pihak pabrikan sebelumnya juga sempat menghadirkan varian terbatas bernama Magnify Max pada ajang pameran GIIAS tahun lalu.

Perlindungan Keselamatan Standar Tertinggi Eropa

Bagi kepala keluarga yang mengutamakan keselamatan anak dan pasangan selama perjalanan, aspek proteksi menjadi poin penilaian yang tidak boleh ditawar. Desain bodi aerodinamis dengan garis tegas pada mobil ini sudah mengantongi sertifikasi keselamatan tertinggi bintang lima dari badan penguji Euro NCAP.

Urusan fitur keselamatan aktif juga tergolong lengkap di kelasnya berkat kehadiran sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS). Fitur pemantau canggih ini bertugas aktif mendeteksi bahaya di sekitar mobil guna memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh isi kabin dari risiko benturan di jalan raya.

Pencapaian gemilang selama dua tahun berturut-turut ini mempertegas posisi kendaraan ini sebagai pilihan investasi transportasi yang sangat matang bagi Anda yang ingin menikmati efisiensi energi tanpa harus mengorbankan kesenangan berkendara harian.


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Siasat Cerdas Hadapi Lonjakan Harga BBM Lewat SUV Premium All-New SANTA FE Hybrid

Harga BBM naik, Hyundai SANTA FE Hybrid 2026 hadir jadi solusi SUV premium 7-seater yang super irit dan mewah. Cek promonya!

OLX News – Bagi sebuah keluarga mapan di perkotaan, mobil berukuran besar dengan kapasitas penumpang yang lapang sudah menjadi kebutuhan mutlak untuk mendukung aktivitas harian. Mulai dari mengantar anak-anak sekolah, menembus kemacetan menuju tempat kerja, hingga agenda bepergian ke luar kota saat libur panjang. Namun, di sisi lain, urusan pengeluaran pos anggaran bahan bakar kini menjadi hal yang cukup menyita perhatian.

Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data survei lembaga YouGov yang dirilis pada April 2026 kemarin, tercatat sebanyak 90 persen masyarakat Indonesia mengaku cemas terhadap kondisi global yang berpotensi memicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Melihat fenomena tersebut, PT Hyundai Motors Indonesia menghadirkan solusi yang sangat relevan melalui The All-New SANTA FE Hybrid. SUV kelas atas ini memadukan kemewahan ruang berkendara dengan teknologi efisiensi tingkat tinggi untuk menjaga isi dompet Anda tetap aman.

Teknologi Motor Listrik yang Bekerja Otomatis

Daya tarik utama dari kendaraan ini terletak pada kecerdasan sistem penggerak rodanya. Mobil ini mengawinkan mesin bensin 1.6T-GDi bertenaga turbo dengan motor listrik berdaya 44,2 kW.

Hebatnya, pengemudi tidak perlu bingung melakukan penyetelan manual yang rumit. Komputer mobil akan membagi tugas secara otomatis kapan harus menggunakan daya baterai murni dan kapan harus menyalakan mesin bensin secara bergantian sesuai kondisi jalan.

Saat Anda terjebak dalam kondisi macet total di jalur perkotaan yang menuntut sistem berkendara berhenti-jalan (stop-and-go), pasokan energi listrik akan mengambil alih tugas utama.

Menariknya lagi, mobil ini dilengkapi teknologi pengisian daya mandiri lewat gesekan rem (regenerative braking). Setiap kali Anda memperlambat kecepatan atau menginjak pedal rem, energi mekanik yang terbuang akan diubah kembali menjadi daya setrum untuk mengisi ulang baterai secara otomatis.

Kemewahan Kabin 7-Seater Standar Kelas Atas

Interior Hyundai The All-New SANTA FE

Kenyamanan seluruh anggota keluarga selama menempuh perjalanan jauh juga menjadi keunggulan yang sangat terasa di dalam kabin. Mengusung konsep desain interior premium, SUV ini menawarkan konfigurasi kursi tiga baris yang lapang:

  • Captain Seat & One-Touch Walk-In: Kursi baris kedua model terpisah yang mewah, lengkap dengan tombol akses sekali tekan untuk memudahkan anak-anak atau orang tua masuk ke baris ketiga.
  • Material Premium & Kenyamanan Fisik: Seluruh jok dilapisi kulit Nappa mewah, lengkap dengan fitur pengatur suhu (heated & ventilated seats) serta mode relaksasi posisi duduk.
  • Fasilitas Hiburan Mewah: Dilengkapi atap kaca ganda (panoramic dual sunroof), pembagi suhu ruangan otomatis dua zona, serta kualitas dentuman musik yang jernih dari sistem audio berkelas BOSE dengan 12 pelantang suara.

Proteksi Keselamatan Aktif Selama di Jalan Raya

Faktor perlindungan keselamatan keluarga di dalam perjalanan tetap menjadi fokus utama pabrikan. All-New SANTA FE Hybrid dibekali paket teknologi keselamatan aktif tingkat tinggi bernama Hyundai SmartSense.

Sistem radar ini bertugas aktif membantu tugas pengemudi untuk menghindari risiko kecelakaan di jalan raya melalui berbagai fungsi proteksi, seperti asisten pencegah tabrakan depan, pemantau titik buta di kaca spion, penjaga posisi mobil agar tetap di dalam lajur marka jalan, hingga sistem kendali kecepatan pintar (Smart Cruise Control) yang bisa menjaga jarak aman secara otomatis di jalur tol.

Penawaran Kredit Tanpa Bunga di Pertengahan Tahun

Untuk mempermudah kepemilikan aset transportasi keluarga ini, Hyundai menyediakan kemudahan finansial di pertengahan tahun 2026 melalui skema Program Triple Zero. Melalui paket promo ini, Anda bisa memboyong mobil impian dengan keuntungan berupa:

  1. Fasilitas suku bunga 0 persen.
  2. Bebas biaya administrasi pengurusan (Rp0 biaya admin).
  3. Bebas biaya provisi pembiayaan (Rp0 biaya provisi).

Bagi Anda yang berencana melakukan peremajaan mobil lama di rumah, tersedia pula tambahan subsidi tukar tambah (trade-in) senilai hingga Rp20 juta rupiah. Ditambah dengan garansi nilai jual kembali jangka panjang yang terencana dalam ekosistem layanan myHyundaiCare, SUV hibrida premium ini menjadi pilihan investasi transportasi yang sangat rasional, hemat operasional, sekaligus menjaga gengsi penampilan harian Anda.


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Hadir di Kawasan Terpadu Sukoharjo, Hyundai Buka Pusat Perbaikan Bodi dan Cat Resmi Solo Raya

Fasilitas resmi bodi & cat Hyundai kini hadir di Sukoharjo dengan layanan antar-jemput dan mobil pengganti!

OLX News – Kepadatan arus lalu lintas jalan raya saat jam berangkat maupun pulang kerja terkadang memperbesar risiko terjadinya insiden kecil pada kendaraan. Senggolan sepeda motor atau goresan pembatas jalan yang membuat cat mobil terkelupas sering kali menjadi hal yang menjengkelkan bagi para pemilik kendaraan.

Kekhawatiran akan hasil pengerjaan yang belang atau penurunan nilai jual kembali jika diperbaiki di bengkel sembarangan, sering kali membuat para kepala keluarga menunda-nunda perbaikan estetika mobil mereka.

Melihat pertumbuhan populasi kendaraan yang meningkat pesat di wilayah Solo dan sekitarnya, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) bersama PT Bintang Asia Global secara resmi meluncurkan fasilitas Hyundai Authorized Body & Paint Solo Baru pada Selasa, 9 Juni 2026.

Kehadiran tempat perbaikan resmi ini menjadi jawaban cerdas bagi pemilik aset transportasi yang menginginkan pemulihan bodi mobil dengan standar pabrikan tanpa mengorbankan kesibukan harian mereka.

Satu Kawasan Terpadu di Pusat Bisnis Sukoharjo

Dealer Resmi Hyundai Solo Baru

Fasilitas purnajual teranyar ini menempati lokasi yang sangat strategis, tepatnya berada di Jalan Ir. Soekarno (Kawasan The Park), Dusun II, Madegondo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Keunggulan utama dari lokasi ini adalah konsepnya yang sudah terintegrasi penuh dalam satu kawasan diler bersama ruang pameran penjualan (showroom) serta bengkel perawatan mesin berkala. Dengan demikian, konsumen bisa mendapatkan layanan perawatan kendaraan secara menyeluruh dari hulu ke hilir tanpa harus berpindah-pindah tempat.

Demi menjaga kualitas pengerjaan agar kembali mulus seperti kondisi baru keluar dari pabrik, bengkel ini didukung oleh:

  • Tenis ahli yang sudah mengantongi sertifikasi keahlian resmi.
  • Peralatan penunjang dan ruang pengecatan yang terstandarisasi secara global.
  • Jaminan penggunaan suku cadang asli serta material cat berkualitas tinggi.
  • Proses pemeriksaan akhir yang ketat sebelum mobil diserahkan kembali kepada konsumen.

Solusi Antar-Jemput untuk Konsumen yang Sibuk

Memahami bahwa jadwal harian para pekerja dan wiraswasta usia matang sangat padat, fasilitas ini menawarkan solusi jemput bola yang sangat praktis. Jika Anda tidak memiliki waktu luang untuk mengantarkan mobil yang lecet ke bengkel, pihak pengelola menyediakan layanan antar-jemput kendaraan langsung dari rumah atau lokasi kantor Anda di area Solo Raya.

Fransiscus Soerjopranoto, selaku Chief Operating Officer HMID, menjelaskan bahwa perluasan jaringan purnajual ini merupakan bagian dari komitmen layanan untuk memberikan ketenangan pikiran bagi para pengguna setia mereka di daerah melalui perlindungan kendaraan yang dekat dan tepercaya.

Tetap Bisa Beraktivitas Lewat Mobil Pengganti Mewah

Hyundai Premium Courtesy Car Program

Masalah lain yang sering muncul saat mobil masuk ke bengkel bodi dan cat adalah urusan transportasi pengganti untuk keluarga. Proses pelapisan warna dan pengeringan bodi biasanya memakan waktu berhari-hari, membuat rutinitas harian terancam terganggu.

Menariknya, dkelompok bengkel resmi di Sukoharjo ini meminjamkan fasilitas mobil cadangan mewah melalui program Hyundai Premium Courtesy Car. Fasilitas ini bisa dinikmati secara cuma-cuma dengan aturan main sebagai berikut:

  1. Proses estimasi waktu perbaikan bodi dan pengecatan memakan waktu lebih dari 14 hari kerja.
  2. Berlaku untuk seluruh unit kendaraan yang didistribusikan resmi oleh HMID di Indonesia.
  3. Fasilitas tetap berlaku baik untuk mobil yang masih dalam masa garansi maupun yang masa garansinya sudah habis, disesuaikan dengan ketersediaan armada cadangan di diler.

Ronny Lukito, selaku Direktur PT Bintang Asia Global, menambahkan bahwa langkah ini menjadi tolok ukur baru dalam memberikan pelayanan purnajual yang seimbang antara kepuasan hasil kerja dan kenyamanan mobilitas konsumen.

Dengan dibukanya titik baru di Solo Baru ini, kini tercatat sudah ada 8 jaringan diler resmi Hyundai di seluruh Indonesia yang memiliki fasilitas perbaikan bodi dan cat khusus berskala nasional. Memanfaatkan fasilitas resmi ini menjadi langkah bijak untuk menjaga penampilan dan nilai investasi kendaraan keluarga Anda tetap prima dalam jangka panjang.


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Lini Mobil Listrik dan Niaga DFSK Banjir Subsidi di PRJ 2026

Cari mobil usaha atau mobil listrik murah? Cek Promo Mobil DFSK PRJ 2026 di Jakarta Fair. Ada subsidi hingga Rp85 juta dan gratis servis. Baca di sini!

OLX News – Ajang tahunan Jakarta Fair Kemayoran atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) selalu menjadi destinasi berburu hiburan dan belanja terbesar bagi masyarakat di pertengahan tahun. Bagi Anda para pelaku usaha yang sedang berencana melakukan peremajaan armada operasional, atau para kepala keluarga yang ingin beralih ke kendaraan listrik ramah kantong, kunjungan ke JIExpo kali ini wajib menyertakan area otomotif.

Mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026, PT Sokonindo Automobile selaku agen pemegang merek resmi DFSK hadir menyapa pengunjung di Hall A No.18. Tidak tanggung-tanggung, mereka memanfaatkan momentum ini dengan meluncurkan program subsidi besar-besaran untuk membantu efisiensi modal para pengusaha lokal, sekaligus memberikan bocoran teknologi mesin masa depan mereka.

Subsidi Hingga Puluhan Juta Rupiah untuk Kendaraan Listrik Niaga

Sektor logistik perkotaan yang menuntut efisiensi biaya bahan bakar harian menjadi fokus utama penawaran kali ini. Melalui program khusus bertajuk “DFSK Dukung Bisnis Anda”, pabrikan memberikan potongan harga yang sangat agresif untuk lini kendaraan niaga bertenaga setrum mereka, yaitu Gelora E:

  • Gelora E Blind Van (Angkutan Barang): Harga pameran mendapat subsidi khusus dari semula Rp350.000.000 menyusut menjadi Rp270.000.000 (ditambah gratis biaya perawatan selama 5 tahun atau 200.000 km).
  • Gelora E Mini Bus (Angkutan Penumpang): Harganya dipangkas dari Rp399.000.000 menjadi Rp314.000.000.

Dengan jarak tempuh baterai yang mencapai 300 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh, mobil ini menjadi solusi nyata untuk menekan pengeluaran bensin bulanan sekaligus membangun citra usaha yang bersih. Bagi pengusaha yang membutuhkan mobil pikap bensin konvensional yang tangguh, tersedia pula model Super Cab dengan harga mulai Rp158.500.000 yang menawarkan kapasitas bak luas serta mesin bertenaga.

Solusi Macet Kota dan Tren Liburan Gaya Baru

PRJ - DFSK

Selain fokus pada kendaraan komersial pendukung bisnis, area pameran juga memajang kendaraan penumpang yang menyasar gaya hidup urban modern:

  1. SERES E1: Mobil listrik berukuran ringkas yang sangat lincah untuk membelah kemacetan kota serta mudah saat mencari ruang parkir yang sempit. Mobil imut ini dipasarkan dengan harga mulai Rp168.000.000 (OTR Jakarta) lengkap dengan jaminan bebas biaya servis selama 3 tahun.

  2. Camper Van Delima x Explora: Sebuah unit modifikasi multifungsi yang dirancang khusus untuk memenuhi tren liburan petualangan keluarga yang sedang populer belakangan ini. Kendaraan ini membuktikan bahwa sebuah mobil niaga bisa dialihfungsikan menjadi ruang bersantai yang nyaman untuk mendukung aktivitas rekreasi luar ruangan.

Cin Hok Rifin, selaku Direktur Sales & Marketing PT Sokonindo Automobile, menjelaskan bahwa kebutuhan transportasi masyarakat kini semakin dinamis dan fleksibel, sehingga perusahaan terus berinovasi menyediakan unit yang relevan dengan perkembangan zaman.

Bocoran Mobil Baru Berteknologi Hibrida Colok

Bagi Anda pecinta inovasi teknologi, manajemen juga memberikan kabar gembira mengenai rencana peluncuran unit teranyar mereka dalam waktu dekat. DFSK bersiap memperkenalkan arah pengembangan baru melalui sistem penggerak roda Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) untuk pasar Indonesia. Teknologi ini menggabungkan efisiensi motor listrik dengan fleksibilitas mesin bensin, menjadi jawaban pas bagi konsumen yang ingin beralih ke era setrum namun masih ragu dengan ketersediaan stasiun pengisian daya di jalur antarkota.

Perlu dicatat, paket insentif khusus selama pameran PRJ ini memiliki kuota terbatas, yakni hanya berlaku untuk 4.000 unit pembeli pertama. Memanfaatkan momentum ini bisa menjadi langkah finansial yang cerdas untuk meningkatkan keuntungan usaha atau mendapatkan mobil listrik keluarga dengan harga yang jauh lebih miring.


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Jadi Wadah Ekspresi Kaum Urban, Yamaha CLASSY Modifest Surabaya Banjir Karya Kreatif

Tak cuma keren, modifikasi Fazzio dan Grand Filano di ajang Yamaha Classy 2026 Surabaya tetap aman buat harian. Intip konsep juaranya di sini!

OLX News – Bagi Anda pemilik skuter matik yang ingin mengubah tampilan motor agar tidak sama dengan bawaan pabrik, urusan modifikasi sering kali mendatangkan kebimbangan tersendiri. Di satu sisi kita ingin tampilan kendaraan terlihat mencolok dan mencerminkan kepribadian, namun di sisi lain kita takut jika ubahan yang terlalu ekstrem justru merusak kenyamanan dan mengancam keselamatan saat dipakai bekerja atau mengantar keluarga sehari-hari.

Menjawab kebutuhan personalisasi yang aman tersebut, ajang kontes modifikasi khusus bertajuk Yamaha CLASSY Modifest 2026 sukses digelar untuk pertama kalinya di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada 1 hingga 7 Juni 2026 kemarin.

Ajang ini menjadi pembuktian bagi para pengguna Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid bahwa mengubah estetika motor matik kesayangan bisa berjalan selaras dengan fungsi utamanya sebagai moda transportasi komuter urban.

Hasil Penilaian Akhir: Unik Namun Tetap Fungsional

CLASSY Modifest Surabaya - Winners

Tingginya antusiasme modifikator di Kota Pahlawan ini terlihat dari masuknya puluhan karya kreatif yang mencakup berbagai aliran, mulai dari gaya retro klasik, tipe penjelajah (adventure), aliran balap sporty, hingga tema budaya populer jepang. Setelah melalui proses kurasi yang ketat, terpilihlah 20 karya terbaik dari masing-masing model untuk melaju ke babak final.

Pada kategori Yamaha Fazzio Hybrid, gelar terbaik (Best of The Best) berhasil diraih oleh Adrian Setiadi lewat konsep pengerjaan bernama “Titanium”. Adrian memanfaatkan bodi Fazzio yang mirip kanvas kosong dengan melapisinya menggunakan gradasi warna pelangi yang tipis, dikombinasikan dengan sentuhan grafis api minimalis berkesan setengah jadi (unfinished look).

Meskipun visual luarnya berubah drastis, Adrian menegaskan bahwa ubahan motornya tetap mempertahankan seluruh komponen keselamatan standar agar motor tetap nyaman dan legal saat dipakai membelah kemacetan jalan raya setiap hari.

Sentuhan Aliran Musik Rock pada Skuter Elegan

Pemandangan yang tidak kalah menarik terlihat pada kategori Yamaha Grand Filano Hybrid. Skuter matik yang aslinya berkarakter elegan dan berkelas ini berhasil dirombak total oleh Christian Bobby Chandra, seorang modifikator asal Malang.

Christian membawa konsep bertema “Punk” yang terinspirasi dari sosok Sid Vicious, pemain bas legendaris dunia. Hasilnya sangat berani: bodi motor didominasi warna hitam pekat, diberikan efek guratan karat buatan yang rapi, serta dihiasi guratan tulisan kaligrafi manual mirip studio tato profesional.

Hebatnya, perpaduan karakter musik cadas yang garang ini tetap terlihat menyatu secara harmonis dengan lekukan bodi asli Grand Filano yang elegan tanpa menghilangkan kenyamanan posisi berkendara.

Perbedaan Gaya Modifikasi Antarkota

Tintan Gunawan, selaku perwakilan dari manajemen Yamaha Area Terr. IV, menjelaskan bahwa kehadiran ajang ini di Surabaya memberikan warna baru yang sangat dinamis. Karakter modifikasi yang muncul di Surabaya dinilai lebih berani bermain dalam tema gaya hidup urban yang ekspresif.

Hal ini sedikit berbeda dengan putaran perdana yang digelar di Bali pada akhir Mei kemarin. Di Pulau Dewata, para peserta lebih banyak menampilkan dua aliran utama, yaitu visual yang mengangkat identitas budaya lokal (Balinese Style) serta perpaduan elegansi modern lewat gaya balap klasik (Classic Sporty Racing).

Jadwal Kelanjutan Kota Berikutnya

Keberhasilan pengumpulan karya kreatif di Bali dan Surabaya ini akan segera berlanjut ke kota-kota besar lainnya di Indonesia. Bagi Anda yang tinggal di wilayah Jawa Barat dan Sulawesi, persiapkan ide terbaik Anda karena rangkaian acara ini dijadwalkan akan menyapa:

  1. Kota Bandung: Pada 13–14 Juni 2026.
  2. Kota Makassar: Pada 13–14 Juni 2026.

Melihat hasil karya para pemenang di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa menyalurkan hobi modifikasi kendaraan tidak perlu sampai mengorbankan kepraktisan operasional harian. Bagi Anda yang ingin mencari inspirasi desain lebih lengkap, seluruh dokumentasi resmi acara bisa dipantau melalui akun Instagram @classy.yamaha.


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Mobil Masuk Bengkel? Tak Perlu Bingung, Fasilitas Hyundai Ini Siapkan Mobil Pengganti Gratis

Mobil terpaksa menginap di bengkel? Aktivitas harian Anda tetap aman lewat Layanan Mobil Pengganti Hyundai 2026. Bisa coba pakai IONIQ 5 gratis!

OLX News – Bagi Anda yang setiap hari memiliki jadwal padat—mulai dari urusan pekerjaan, mengantar anak sekolah, hingga belanja kebutuhan rumah tangga—mobil pribadi sudah menjadi urat nadi mobilitas. Masalah baru biasanya muncul ketika kendaraan kesayangan tiba-tiba mengalami kendala atau mengalami lecet bodi sehingga harus masuk ke bengkel resmi dalam waktu yang lama.

Khawatir aktivitas harian terganggu akibat tidak ada kendaraan cadangan di garasi sering kali membuat kita menunda-nunda waktu perawatan berkala.

Menjawab kecemasan para pemilik kendaraan tersebut, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memperkuat fasilitas purnajual mereka melalui program Hyundai Premium Courtesy Car. Fasilitas ini dirancang agar rutinitas harian keluarga Anda tetap berjalan normal tanpa hambatan meski mobil utama sedang diperbaiki oleh mekanik.

Siapkan Lebih dari 250 Unit Mobil Pengganti, Termasuk EV Premium

Hyundai Courtesy Car
Fransiscus Soerjopranoto Chief Operating Officer of HMID Kenny Lee President Director of HMID dalam acara peluncuran Hyundai Premium Courtesy Car Program (Foto: Istimewa)

Program yang berada di bawah jaringan payung myHyundaiCare ini menyediakan jaminan fasilitas yang cukup mewah. Tidak tanggung-tanggung, pihak pabrikan telah menyebar lebih dari 250 unit armada mobil pengganti di berbagai jaringan diler resmi di seluruh Indonesia.

Pilihan model yang disediakan untuk dipinjamkan pun sangat bervariasi, mulai dari model keluarga seperti Hyundai STARGAZER dan New CRETA, hingga kendaraan listrik premium berteknologi tinggi seperti Hyundai IONIQ 5.

Menariknya, bagi Anda pemilik mobil kelas menengah seperti Stargazer atau Creta, Anda tetap memiliki kesempatan besar untuk mencicipi sensasi berkendara mobil listrik premium Ioniq 5 secara gratis selama unit cadangan di diler tersebut masih tersedia.

Kenali Syarat dan Aturan Main Peminjaman

Fasilitas ini bisa dinikmati oleh seluruh konsumen tanpa adanya batasan tahun pembuatan kendaraan maupun jarak tempuh pada speedometer mobil Anda. Namun, ada beberapa ketentuan waktu pengerjaan yang wajib dipenuhi agar Anda bisa membawa pulang mobil pengganti ini:

  • Perbaikan Umum (General Repair): Berlaku jika estimasi waktu pengerjaan mesin atau suku cadang memakan waktu lebih dari 1×24 jam (menginap).
  • Perbaikan Bodi & Cat (Body & Paint): Berlaku jika proses pemulihan bodi mobil akibat benturan memakan waktu pengerjaan lebih dari 14×24 jam.
  • Batas Waktu Peminjaman: Penggunaan mobil cadangan ini diberikan maksimal hingga 17 hari, dan durasinya masih bisa diperpanjang sesuai dengan kesepakatan dan persetujuan diler terkait.

Pengalaman Langsung Konsumen: Proses Cepat Tanpa Ribet

Kemudahan proses birokrasi ini dirasakan langsung oleh Dani Adinugraha, seorang karyawan swasta pengguna Kona Electric. Saat libur panjang kemarin, mobilnya harus menginap di bengkel untuk perbaikan, namun pihak diler langsung memberikan Ioniq 5 sebagai mobil cadangan. Proses administrasi yang cepat membuatnya tetap bisa menikmati rencana liburan bersama anak-anak dengan nyaman tanpa perlu menyewa mobil tambahan.

Kisah unik lain datang dari Anggraini Alamsjah, seorang wiraswasta asal Bekasi. Ketika Stargazer miliknya harus bermalam di bengkel, ia langsung mendapatkan pinjaman mobil listrik premium dari pihak diler. Saking nyamannya menggunakan mobil pengganti tersebut, ia bahkan berseloroh kepada mekanik diler agar tidak perlu terburu-buru menyelesaikan perbaikan mobil aslinya.

Kehadiran program pendukung purnajual ini memberikan standar pelayanan baru di industri otomotif tanah air. Membeli kendaraan kini bukan lagi sekadar urusan bertransaksi di awal, melainkan tentang bagaimana pihak pabrikan mampu menjamin ketenangan pikiran konsumennya sepanjang masa kepemilikan aset transportasi tersebut.


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Tawarkan Empat Mode Berkendara, Hyundai New CRETA Kini Bisa Dibawa Pulang Tanpa Bunga

Hadapi macet kota hingga jalanan luar kota jadi lebih mudah. Intip kecanggihan fitur Drive Mode Hyundai New CRETA dan harga terbarunya!

OLX News – Bagi Anda yang mengendarai mobil untuk aktivitas harian, kebutuhan di balik kemudi pasti sering berubah-ubah. Saat Senin pagi menembus kemacetan kota menuju kantor, fokus utama kita tentu adalah efisiensi bahan bakar.

Namun ketika akhir pekan tiba dan tiba saatnya mengajak keluarga berlibur melewati jalur pegunungan yang menanjak, kita membutuhkan respons mesin yang lebih cekatan dan bertenaga.

Memahami padatnya dinamika kebutuhan kaum urban tersebut, PT Hyundai Motor Indonesia menyematkan fitur adaptif bernama Drive Mode pada New CRETA. Lewat fitur yang dikendalikan melalui kenop putar di area konsol tengah ini, kendaraan Anda yang akan menyesuaikan diri secara otomatis dengan keinginan pengemudi, bukan sebaliknya.

Empat Karakter Berkendara dalam Satu Mobil

Tombol Drive Mode Hyundai the New CRETA

Bagi pengemudi matang yang mengutamakan kepraktisan, New CRETA menyediakan empat pilihan mode berkendara yang bisa diganti kapan saja secara instan:

  • Mode Eco: Sangat cocok untuk menghemat pengeluaran bensin saat mobil merayap di tengah kemacetan kota. Sistem akan menjaga putaran mesin tetap rendah dan membuat injakan pedal gas terasa lebih halus.
  • Mode Normal: Pilihan paling pas untuk rutinitas santai, seperti saat Anda mengantar anak ke sekolah atau berbelanja kebutuhan mingguan. Mode ini menyajikan keseimbangan antara performa mesin dan efisiensi.
  • Mode Sport: Ketika Anda harus mendahului kendaraan besar di jalan tol satu lajur atau melewati tanjakan curam, mode ini membuat respons mesin menjadi jauh lebih galak, tajam, dan sigap.
  • Mode Smart: Ini adalah solusi paling cerdas untuk Anda yang tidak mau repot. Sistem komputer mobil akan membaca gaya mengemudi Anda secara otomatis. Jika Anda berkendara konstan, mobil otomatis mengaktifkan karakter Eco, namun begitu pedal gas diinjak dalam, tenaga Sport akan langsung menyalak seketika.

Tangguh Melewati Jalan Licin dan Berlumpur

Fleksibilitas kendaraan ini tidak berhenti di jalanan aspal mulus saja. Bagi Anda yang suka mengajak keluarga bertualang ke tempat baru, New CRETA juga dilengkapi dengan Traction Control Mode.

Fitur pembagi traksi roda ini menyediakan tiga pilihan medan jalan, yaitu Snow untuk mencegah selip di permukaan jalan yang sangat licin, Mud untuk melewati jalanan tanah berlumpur, serta Sand untuk menjaga cengkeraman ban saat melintasi jalur berpasir. Kombinasi fitur ini membuat pengemudi bisa berkendara dengan rasa aman yang tinggi di berbagai kondisi cuaca.

Pilihan Varian dan Daftar Harga Resmi

Untuk pasar Indonesia, New CRETA hadir dalam beberapa varian yang bisa disesuaikan dengan selera eksterior serta kebutuhan performa Anda. Berikut adalah harga On The Road (OTR) wilayah Jakarta:

  • New CRETA Prime: Mulai dari Rp438.500.000
  • New CRETA Alpha: Mulai dari Rp455.000.000
  • New CRETA N Line: Mulai dari Rp473.000.000
  • New CRETA N Line Turbo: Mulai dari Rp521.000.000 (Varian tertinggi dengan performa mesin turbo yang paling bertenaga).

Promo Hemat Pertengahan Tahun

Untuk mempermudah kepemilikan, Hyundai menyediakan paket keuangan menarik melalui program Triple Zero, yang mencakup suku bunga 0 persen, bebas biaya administrasi (Rp0 biaya admin), serta bebas biaya provisi (Rp0 biaya provisi).

Bagi yang ingin menukar mobil lama, tersedia subsidi tukar tambah hingga Rp20 juta rupiah. Selain itu, jika Anda melakukan sesi uji berkendara sebelum akhir Juni 2026, Anda berkesempatan membawa pulang berbagai suvenir eksklusif resmi dari ajang FIFA World Cup 2026™.

Seluruh kemudahan ini dilengkapi pula dengan layanan purnajual myHyundaiCare yang menjamin nilai jual kembali kendaraan Anda tetap terencana dengan baik di masa depan.


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Tembus Rp336 Miliar, Capaian IIMS Surabaya 2026 Jadi Bukti Kuatnya Daya Beli Warga Jatim

Daya beli warga Jatim meroket! Pameran IIMS Surabaya 2026 sukses kumpulkan transaksi Rp336 Miliar, naik 29 persen dari tahun lalu.

OLX News – Kondisi ekonomi yang dinamis ternyata tidak menyurutkan minat masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya dan sekitarnya, untuk membelanjakan uang mereka di sektor transportasi. Hal ini terbukti dari catatan gemilang yang diraih pada penutupan ajang pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 yang berlangsung di Grand City Convex pada 26–31 Mei kemarin.

Selama enam hari pelaksanaannya, total nilai transaksi yang berhasil dibukukan oleh para agen pemegang merek menyentuh angka fantastis, yaitu Rp336 Miliar. Angka ini menunjukkan lonjakan sebesar 29 persen jika dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu yang tertahan di angka Rp260 Miliar. Catatan ini juga sekaligus melampaui target awal yang dipasang oleh pihak Dyandra Promosindo sebesar Rp265 Miliar.

Kenaikan nilai penjualan ini berjalan selaras dengan jumlah kunjungan warga. Sebanyak 36.203 orang tercatat memadati area pameran, melewati target kunjungan yang semula diperkirakan hanya menyentuh 32.000 penonton.

Penambahan Area dan Daya Tarik Mobil Baru

Keberhasilan pameran tahun ini tidak lepas dari langkah berani panitia penyelenggara dalam memperpanjang durasi acara dari semula lima hari menjadi enam hari. Selain itu, perluasan area pameran ke Exhibition Hall 2 memberikan keleluasaan bagi lebih dari 40 merek roda empat, roda dua, hingga industri aksesori suku cadang untuk menampilkan produk unggulan mereka secara maksimal.

Beberapa produk baru berskala internasional yang baru pertama kali menyapa publik Jawa Timur di ajang ini antara lain:

  • Jetour T1 i-DM: Mobil SUV bertenaga tangguh yang langsung menjadi pusat perhatian para pecinta petualangan.
  • VinFast VF MPV 7: Mobil keluarga berbasis setrum asal Vietnam yang menyajikan ruang kabin lapang.
  • Chery Q: Lini mobil listrik ringkas terbaru dari PT Chery Sales Indonesia yang menyasar komuter harian perkotaan.
  • KIA Seltos Concept: Unit contoh masa depan yang sebelumnya sukses menarik perhatian di Jakarta.

Untuk sektor roda dua, motor listrik Alva N3 Next Gen dan motor bergaya penjelajah QJ Motor SRV 200 MT bermesin 197cc satu silinder juga ikut memikat antrean pengunjung yang ingin melakukan uji berkendara di area luar ruangan.

Paket Kredit Ringan Pendongkrak Penjualan

Solaiman Widjaja, perwakilan dari Danamon wilayah Jawa Timur, menjelaskan bahwa tingginya antusiasme belanja masyarakat ini didukung penuh oleh kemudahan akses keuangan satu atap yang dihadirkan oleh Danamon, MUFG Bank, dan Adira Finance selama pameran berlangsung.

Penyediaan program kredit kendaraan yang kompetitif, opsi tukar tambah (trade-in) dengan taksiran harga mobil lama yang tinggi, hingga hadiah langsung berupa keberangkatan ibadah menjadi stimulus kuat bagi para kepala keluarga untuk memantapkan pilihan membeli kendaraan baru di lokasi pameran.

Rangkaian Seri Berlanjut ke Kalimantan dan Sulawesi

IIMS Balikpapan 2026

Rudi MF, selaku Project Manager IIMS, menegaskan bahwa kesuksesan besar di Kota Pahlawan ini membuktikan jika ekosistem otomotif daerah memiliki potensi pasar yang sangat sehat jika didukung oleh kolaborasi yang solid antar-pemangku kepentingan.

Energi positif dari perputaran uang di Surabaya ini akan langsung dibawa oleh Dyandra Promosindo untuk melanjutkan rangkaian pameran keliling nasional (IIMS Series 2026) ke dua kota besar berikutnya di Indonesia Timur, yaitu:

  1. IIMS Balikpapan: Dijadwalkan berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 di BSCC Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur.
  2. IIMS Garage Manado: Menjadi kota penutup rangkaian tahun ini pada 4–8 November 2026 di Manado Town Square, Sulawesi Utara.

Bagi kita yang berada di wilayah Kalimantan dan Sulawesi, catatan transaksi di Surabaya ini menjadi awal bahwa kehadiran pameran otomotif akhir tahun nanti layak dimasukkan ke dalam kalender rencana belanja keluarga Anda.


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store