Senin, Desember 29, 2025
MobilReview Mobil“Nekat” Pacu BYD Atto 1 Semarang – Jogja, Hasilnya: Irit, Lincah, dan...

“Nekat” Pacu BYD Atto 1 Semarang – Jogja, Hasilnya: Irit, Lincah, dan Cukup untuk Jalan Antarkota

OLX News – BYD Atto 1 lagi jadi buah bibir. City car listrik yang banyak orang bilang “Lamborghini wanna be” ini bukan cuma menarik perhatian di GIIAS 2025 saja, tapi juga menarik saat diuji di rute nyata lintas kota. Melalui rangkaian media drive BYD Atto 1 dari Semarang–Solo–Yogyakarta berjarak tempuh total 170 km, ternyata banyak kejutan menyenangkan yang OLX News temui saat test drive BYD Atto 1 yang dibanderol Rp195 juta hingga Rp235 juta ini. 

- Advertisement -

Sebelum rombongan bertolak dari Semarang ke Yogyakarta, BYD terang-terangan menyebut pengujian ini dibuat agar calon pemilik merasakan performa sebenarnya di jalan umum, bukan di trek simulasi. “Perjalanan lintas kota ini kami pilih untuk membuktikan keandalan, kenyamanan, dan inovasi teknologi Atto 1 di kondisi nyata,” ungkap Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di diler BYD Semarang, Rabu (13/8/2025).

BYD Atto 1

- Advertisement -

Intinya, mereka ingin membangun kepercayaan publik bahwa city car listrik ini bukan cuma manis di brosur. Benarkah demikian? Kami langsung beberkan pengalaman “nekat” mengendarai BYD Atto 1 di jalur lintas kota Jawa Tengah lewat artikel ini. 

Rasa Berkendara: Kota Oke, Tol Aman, Tanjakan Tak Jadi Drama

Wall Charger BYD Atto 1

- Advertisement -

Start dari diler BYD di Semarang, rombongan menyusuri kota Semarang melewati landmark seperti Simpang Lima, Lawang Sewu, kemudian masuk Tol Semarang–Solo yang konturnya memadukan jalur naik-turun dan belokan panjang yang sering “menguji” mobil mungil.

Baca Juga: Beli BYD Atto 1 Tidak Termasuk Unit Wall Charger, Konsumen Perlu Pahami Detail Biaya

Di sinilah karakter EV BYD Atto 1 terasa membantu. Torsi instan meski tak terlalu besar membuat mobil tak kehilangan momentum saat menanjak, sementara regenerative braking memberi rasa aman di turunan tanpa perlu sering menginjak pedal. 

Di lajur cepat, kabin tetap senyap untuk ukuran ban 185/55 R16, membantu stabilitas tanpa mengorbankan kenyamanan. 

Test Drive BYD Atto 1

Masuk kota Solo, seluruh rombongan media test drive BYD Atto 1 ini mampir ke kawasan De Tjolomadoe. Di sini kami dibuat takjub karena berhasil membawa mobil listrik ini melalui sesi “Agility Station” yang menghadirkan tiga tantangan, yaitu Swerve Station untuk manuver zig-zag, Easy Parking dengan memanfaatkan kamera dan sensor parkir sebagai salah satu fitur andalan BYD ATTO 1, serta Easy Drive yang menguji kelincahan di jalan sempit dan melakukan putar balik di ruang terbatas.

BYD Atto 1

Fantastis, karena BYD Atto 1 dengan dimensi kompaknya mampu menyelesaikan semua tantangan ini dengan sangat baik. Kamera dan sensornya sangat membantu untuk melakukan manuver mundur atau parkir meski kaca belakang ditutup. Dimensi kompak dan radius putar kecil bikin selap-selip lebih mudah.

Baca Juga: Atto 1 Jadi Magnet, SPK BYD di GIIAS 2025 Tembus 4.000 Unit Lebih

Setelahnya, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan melalui jalur arteri Solo–Klaten–Sleman yang ditutup dengan masuk kota Yogyakarta. Rangkaian jalur ini rasanya sangat pas untuk “memeras” motor kecil Atto 1 di tanjakan, lalu menguji stabilitas dan aerodinamika di lajur bebas hambatan. 

Performa 0–50 km/jam 4,9 Detik, Speed Maksimal Bisa Tembus 136 km/jam

Test Drive BYD Atto 1

Di atas kertas, Atto 1 mengusung motor 55 kW (75 hp) dengan torsi 135 Nm, kecepatan puncak diklaim mencapai 130 km/jam, dan klaim 0–50 km/jam 4,9 detik. Tapi saat kami mencoba speed maksimal di jalur tol, mobil ini masih sanggup melesat hingga 136 km/jam, walau setelahnya mobil jadi berasa cukup limbung. Oke! Rasanya lari rata-rata 100 km/jam jadi pilihan cukup bijak.

BYD Atto 1 menghadirkan dua pilihan baterai LFP Blade. 30,08 kWh untuk tipe Dynamic yang berjarak tempuh 300 km, dan 38,88 kWh untuk tipe Premium berjarak tempuh 380 km. (standar NEDC). 

Baca Juga: 7 Keunggulan Mobil Listrik BYD Atto 1 Premium

Di tol, mobil kecil ini cukup percaya diri untuk cruising. Tenaganya memang bukan untuk adu drag, tetapi cukup respons. Meski demikian, tenaga instan khas EV yang cukup menjambak di setiap pijakan gas awal, tidak terlalu terasa di Atto 1. Tenaga awalnya terkesan datar tanpa drama tubuh terasa terdorong ke belakang.

Hal ini bisa dilihat sebagai keunggulan BYD Atto 1 karena tentunya cukup ramah bagi pemula mobil listrik. 

Wall Charger BYD Atto 1

Suspensinya cenderung empuk, handling stabil, dan kabin teredam baik, kesan yang sering sulit dicapai mobil mungil berdimensi 3.925 x 1.720 x 1.590 mm dengan jarak sumbu roda 2.500 mm. 

Bagian paling ditunggu, efisiensi. Dari perhitungan MID, konsumsi daya listrik rata-ratanya 13,3 kWh per 100 kilometer. Dengan gaya berkendara yang digunakan, mobil listrik BYD Atto 1 menghabiskan sekitar 7,3 kWh per kilometernya. Tentu, konsumsi daya listrik ini tetap dipengaruhi gaya mengemudi, beban, dan kondisi lalu lintas.

Soal charging, Atto 1 mendukung AC 6,6 kW (Type-2) dan DC fast charging CCS2. Varian Dynamic mengizinkan DC hingga 30 kW, sedangkan Premium sampai 40 kW. BYD menyebut pengisian 30–80% sekitar 30 menit, skema pengisian ini cocok untuk rehat singkat di SPKLU di kota perantara atau rest area tol Trans-Jawa. 

Atto 1 juga menyediakan fitur V2L juga tersedia untuk menyuplai perangkat 220V, berguna saat camping atau kondisi darurat. 

Kabin dan Fitur: Harga Murah, Bukan Berarti Murah Rasa

Masuk kabin, impresi awal kami adalah modern. Panel instrumen digital 7 inci, head unit 10,1 inci (mendukung Apple CarPlay & Android Auto, termasuk opsi nirkabel), cruise control, EPB + auto-hold, serta dilengkapi konektivitas lengkap. 

Yang istimewa adalah kursi semi-bucket, membuat sandaran punggung terasa nyaman, tidak cepat lelah saat duduk lama menempuh jalur tol. 

Di bagian door trim pintu depan dan belakang memang masih di dominasi bahan plastik. Namun pada detail sandaran tangan, Atto 1 sudah mengadopsi bahan empuk. Jadi tidak semuanya berbahan plastik yang keras.

Kemudian untuk perbedaan fitur antara tipe Dynamic dan Premium adalah, di tipe Premium sudah ada pengaturan setir tilt-telescopic dan jok pengemudi elektrik 6-arah, sedangkan Dynamic lebih basic. 

Baca Juga: Depresiasi Mobil Listrik 30–40% Dalam Setahun, BYD Indonesia: “Bukan Soal Kualitas, Pasarnya Belum Terbentuk”

Dari layout interior, mobil listrik ini resminya berkapasitas 5 penumpang, dengan bagasi 230 liter (hingga 930 liter jika kursi belakang dilipat). Namun untuk kenyamanan perjalanan jarak jauh, sebaiknya hanya di isi dengan empat atau tiga penumpang saja.

Sedikit masukan buat pihak BYD saja, di baris kedua sebaiknya ada konsol AC tersendiri. Karena jika hanya mengandalkan hembusan udara sejuk dari konsol depan, bagian jok baris kedua tidak akan terlalu dapat angin. Apalagi jika harus menempuh perjalanan tol di daerah Semarang pada siang hari, rasanya cukup gerah.

Semua varian sudah mendapat ABS, EBD, TCS, ESC, hill-start assist, rem parkir elektrik, auto-hold, sensor parkir + kamera belakang, serta TPMS. Di tipe Premium ketambahan side airbag depan dan belakang. Untuk harga kelas city car, paket keselamatan aktif-pasifnya sangat impresif.

EV Entry Level Serius, Murahnya Bukan Gimmick!

Wall Charger BYD Atto 1

Kartu truf Atto 1 jelas ada di harga: Rp195 juta (Dynamic) dan Rp235 juta (Premium), membuatnya menjadi salah satu EV paling terjangkau yang dijual resmi di Indonesia. BYD mengomunikasikan pengiriman mulai Oktober 2025, menegaskan kesiapan produksi & logistik setelah euforia pemesanan selama pameran. 

Skema garansi resmi di Indonesia: kendaraan 6 tahun/150.000 km, baterai 8 tahun/150.000 km, dan drive unit 8 tahun/160.000 km. 

Untuk harga setara LCGC bensin tipe atas, Atto 1 menawarkan akselerasi khas EV, fitur kekinian, dan biaya operasional harian yang rendah.

Rute Semarang–Jogja membuktikan ia bukan sekadar “EV kota”, tapi cukup nekat untuk lintas kota jarak menengah, terutama pada varian Premium.

Dengan jaringan diler yang terus bertambah dan pengiriman dimulai Oktober, Atto 1 siap jadi pintu masuk banyak orang ke dunia EV tanpa rasa was-was. (Z)


 

Populer.
Berita Terkait