Selasa, Januari 13, 2026
MotorTips Modifikasi Motor Matic Agar Hemat BBM

Tips Modifikasi Motor Matic Agar Hemat BBM

OLX NewsMotor matic selalu identic dengan bensin yang boros jika dibandingkan motor bebek. Namun ada cara yang bisa dilakukan agar bisa hemat BBM.

- Advertisement -

Ada berbagai opsi untuk meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar motor matic melalui beberapa modifikasi. Upaya yang dilakukan cenderung bersifat sederhana jadi tidak membutuhkan biaya mahal.

Perlu dicatat bahwa setiap produsen selalu memperhatikan efisiensi BBM. Namun, dalam pengembangan, produsen juga harus menyeimbangkan hal tersebut dengan performa kendaraan.

- Advertisement -

Jika kamu mengurangi penggunaan BBM, bisa dipastikan akan ada pengorbanan pada performa mesin. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai jenis-jenis modifikasi yang bisa dilakukan.\

1. Memilih Ban yang Lebih Ramping

Salah satu modifikasi yang umum dilakukan adalah penggantian ban standar dengan ukuran yang lebih lebar, terutama bagi yang menginginkan tampilan sporty atau performa optimal saat menikung.

- Advertisement -

Namun, sebaliknya, jika tujuan utama adalah efisiensi BBM, maka pemilik disarankan untuk menggunakan ban dengan profil yang lebih ramping.

Ban ramping memiliki hambatan gulir yang lebih sedikit, yang diharapkan dapat mengurangi beban kerja mesin dan memudahkan motor untuk bergerak.

Disarankan untuk mengganti ukuran ban tidak lebih dari dua tingkat dari ukuran standar, guna menjaga kecocokan antara lebar ban dan pelek.

Jika ban terlalu lebar, bentuknya akan menyerupai donat, sedangkan jika terlalu sempit, akan terlihat kotak dan menambah kesulitan saat melintasi tikungan.

2. Mengganti Roller dengan yang Lebih Ringan

Bagi pemilik motor matic, istilah roller mungkin sudah tidak asing lagi. Roller adalah komponen yang perlu diganti secara berkala, biasanya setiap 25.000 kilometer.

Komponen ini merupakan bagian dari sistem transmisi Continuously Variable Transmission (CVT) yang umum pada motor jenis ini.

Roller berpengaruh pada konsumsi bahan bakar motor. Memilih roller yang lebih ringan dapat membantu motor matic menjadi lebih hemat BBM.

Berapa berat roller yang sebaiknya digunakan? Untuk penggunaan sehari-hari, cukup mengurangi berat roller sekitar 1—2 gram dari ukuran standar pabrikan.

Dengan roller yang lebih ringan, kerja mesin pada putaran rendah menjadi lebih mudah, sehingga pengendara tidak perlu membuka gas terlalu lebar untuk memacu motor.

3. Memasang Busi yang Lebih Berkualitas

Sumber: JBA Indonesia

Faktor lain yang memengaruhi konsumsi bahan bakar adalah proses pembakaran dalam mesin. Dalam hal ini, busi memiliki peran yang sangat signifikan.

Mengganti busi dengan yang berkualitas lebih baik diyakini dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar karena menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna.

Kamu bisa mengganti busi standar dengan yang berbahan iridium, penting untuk juga menyesuaikan kembali sistem penyemprotan bahan bakar.

Tidak bisa dipungkiri bahwa busi memiliki peran krusial dalam kinerja mesin sepeda motor. Bagi mereka yang tidak ingin beralih ke busi iridium, perawatan rutin bisa dilakukan.

Ini mencakup pemeriksaan kondisi, pembersihan, atau mengganti dengan tipe yang sama saat busi sudah tidak berfungsi dengan baik.

Komponen ini tidak serta merta mengurangi konsumsi bahan bakar secara langsung. Namun, dapat berfungsi sebagai panduan saat berkendara.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa ketika pengendara berada pada rentang putaran mesin antara 3.500 dan 6.000 rpm, efisiensi bahan bakar dapat lebih terjaga.

Terlebih lagi, jika pengendara dapat mengelola gas dengan lembut, konsumsi bahan bakar akan semakin irit.

Modifikasi ini lebih cocok diterapkan pada model-model yang lebih lama, karena kebanyakan motor matic terbaru sudah dilengkapi dengan indikator eco.

Lampu indikator tersebut akan menyala ketika pola berkendara yang diterapkan memenuhi kriteria eco riding, misalnya dengan putaran mesin yang tidak terlalu tinggi dan pengoperasian gas yang halus.

Sementara itu, tachometer aftermarket tersedia dalam dua bentuk, yaitu analog dan digital, dengan harga mulai dari sekitar Rp400 ribuan.

4. Menjaga Bobot Sepeda Motor

Bobot motor matic berhubungan dengan konsumsi bahan bakar. Semakin berat motornya, semakin besar tenaga yang diperlukan mesin, yang hasilnya membuat konsumsi BBM menjadi lebih tinggi.

Sebaliknya, jika bobot motor berkurang, maka konsumsi bahan bakarnya dapat ditekan. Namun, ini tidak berarti membongkar komponen dari bodi motor sehingga melanggar peraturan berkendara.

Alternatifnya, pemilik bisa mempertimbangkan untuk mengganti bodi dengan material yang lebih ringan, seperti serat karbon, meskipun biayanya cukup tinggi.

Contoh lain untuk mengurangi bobot adalah dengan menggunakan pelek forged-magnesium atau knalpot titanium. Namun, semua perubahan ini akan mengurangi berat motor sekaligus menipiskan kantong.

Sebagian besar pemilik motor mungkin tidak akan melakukan modifikasi drastis semacam itu untuk mendapatkan efisiensi BBM yang lebih baik.

Jika tidak memungkinkan untuk mengurangi berat, setidaknya jangan menambah bobot kendaraan, misalnya dengan menambahkan box atau pelindung samping dari besi, dan sejenisnya.

Itulah beberapa penjelasan terkait modifikasi agar motor matic menjadi lebih hemat BBM sehingga aman dikantong.


 

Populer.
Tony Prasetyo
Tony Prasetyo
Producing, analyzing and publishing original and high quality SEO articles.
Berita Terkait