Minggu, September 13, 2026
BeritaKucurkan Rp 400 Miliar, Pabrik Pertama Mazda di Indonesia Resmi Beroperasi

Kucurkan Rp 400 Miliar, Pabrik Pertama Mazda di Indonesia Resmi Beroperasi

Pabrik pertama Mazda di Indonesia, Mazda Indonesia Plant akhirnya resmi beroperasi di Bogor. Menelan investasi Rp 400 miliar, pabrik ini merakit CX-30 dengan standar manufaktur global.

- Advertisement -

OLX News – Kabar gembira buat pecinta otomotif Tanah Air! Pabrik pertama Mazda di Indonesia akhirnya resmi beroperasi penuh.

Berlokasi di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, fasilitas perakitan perdana bernama Mazda Indonesia Plant ini diresmikan secara langsung pada Selasa, 28 Juli 2026.

Review Mazda CX-60 Sport: Ketika Dua DNA Menjadi Satu
- Advertisement -

PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) membuktikan keseriusan mereka untuk meramaikan pasar otomotif nasional. Dana investasi sebesar lebih dari Rp 400 miliar dikucurkan untuk membangun Mazda Indonesia Plant di atas lahan seluas hampir 65.000 meter persegi.

Pabrik ini dikerjakan dengan sangat serius karena dirancang menggunakan patokan standar manufaktur global milik Mazda.

- Advertisement -

Sebagai langkah awal beroperasinya pabrik, Mazda memilih CX-30 sebagai model mobil produksi lokal perdana. Target kapasitas perakitannya pun cukup besar, yakni mencapai lebih dari 10.000 unit per tahun lewat pembagian dua shift kerja operasional.

Pabrik pertama Mazda di Indonesia - Mazda Indonesia Plant

Ricky Thio, President Director PT Eurokars Produksi Pratama sekaligus Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia, menyatakan bahwa langkah investasi ini menjadi tonggak sejarah baru bagi perusahaannya.

“Peresmian Mazda Indonesia Plant ini bukan sekadar menghadirkan fasilitas perakitan pertama, tetapi juga menjadi fondasi bagi masa depan Mazda di Tanah Air. Lewat investasi ini, kami menghadirkan standar manufaktur global Mazda sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang kami untuk tumbuh bersama Indonesia dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri otomotif nasional,” jelas Ricky dalam pidatonya di acara peresmian Mazda Indonesia Plant, Selasa (28/7/2026).

Fasilitas Perakitan Eksklusif Mazda Indonesia Plant

Berbeda dengan pabrik perakitan mobil pada umumnya yang sering berbagi jalur produksi dengan merek lain, fasilitas pabrik pertama Mazda di Indonesia ini bersifat sangat eksklusif. Semua peralatan, metode kerja, dan alur produksinya disesuaikan secara khusus dengan karakter rancang bangun kendaraan Mazda.

Seluruh aktivitas perakitan diawasi ketat dan tercatat secara terkomputerisasi lewat Manufacturing Execution System. Setelah mobil selesai dirakit, unitnya tidak langsung dikirim ke diler.

Tangguh Di Jalanan Nyaman Di Kabin, Bedah Hal Menarik dalam 2025 Mazda BT-50!

Setiap kendaraan wajib melewati rentetan pengujian yang ketat, mulai dari pengecekan bodi, penyelarasan roda, sampai uji performa di trek khusus (dedicated test track) yang meniru berbagai kondisi jalanan.

Belum selesai sampai di situ, setiap mobil juga melewati uji kebocoran air, inspeksi detail di bagian bawah mobil, hingga proses audit kualitas akhir sebelum diserahkan ke tangan konsumen.

Kualitas Diciptakan oleh Tangan Terlatih

Pabrik pertama Mazda di Indonesia - Mazda Indonesia Plant

Standar mutu tinggi ini sangat dijaga ketat lewat sentuhan manusia. Toru Nakajima, Senior Executive Officer ASEAN Business Office Mazda Motor Corporation, menjelaskan bahwa prinsipal dari Jepang ikut turun tangan melatih para teknisi lokal.

Mereka dibekali filosofi Monozukuri, semangat Takumi Craftsmanship, serta pola pikir tanpa cacat (zero defect).

“Mazda Motor Corporation mendukung pengembangan Mazda Indonesia Plant melalui transfer pengetahuan manufaktur, sistem produksi, praktik manajemen kualitas, serta pengembangan kapabilitas Sumber Daya Manusia. Kami percaya bahwa kualitas dibangun oleh manusia, disempurnakan melalui proses yang disiplin, dan dipertahankan melalui perbaikan yang berkelanjutan,” ucap Toru.

Langkah ekspansi Mazda ini juga disambut sangat positif oleh pemerintah. Setia Diarta, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, berharap kehadiran fasilitas ini bisa membawa dampak positif bagi ekonomi dalam negeri.

“Dengan kapasitas produksi mencapai 10.000 unit per tahun, kami berharap kehadiran Mazda Indonesia Plant ini dapat memberikan nilai tambah yang semakin besar bagi perekonomian nasional melalui peningkatan aktivitas manufaktur dalam negeri, penguatan alih teknologi, pengembangan Sumber Daya Manusia, serta perluasan penyerapan tenaga kerja di sektor otomotif,” tutur Setia Diarta.

Ke depannya, pabrik pertama Mazda di Indonesia ini juga dipersiapkan untuk merakit model-model Mazda lainnya, meningkatkan penggunaan komponen lokal, dan tidak menutup kemungkinan membuka jalur ekspor mobil buatan Bogor ke pasar internasional. (Z)


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Populer.
Berita Terkait