Viral video SUV BYD Fang Cheng Bao 8 (Denza B8) melaju pakai tiga roda di jalan raya saat satu ban depannya digembok. Buktikan kecanggihan suspensi hidraulis.
OLX News – Sebuah video amatir dari kawasan Jinshan Town, Lianyungang, Tiongkok, mendadak jadi sorotan publik baru-baru ini.
Tayangan tersebut merekam aksi tidak biasa sebuah SUV BYD Fang Cheng Bao 8, atau di pasar global dikenal dengan nama Denza B8, yang tengah melaju di jalanan umum hanya menggunakan tiga roda menapak aspal.
DENZA Gandeng Daniel Craig untuk Pertegas Karakter Kelas Dunia
Sementara roda depan sebelah kiri mobil tampak terangkat melayang ke udara karena masih dalam kondisi terkunci alat gembok parkir.
Aksi nyeleneh di tengah arus lalu lintas dan tatapan pejalan kaki ini langsung membuktikan kemampuan teknis bawaan merek BYD di dunia nyata.
Kejadian ini mengingatkan publik pada demonstrasi resmi teknologi suspensi hidraulis DiSus-P Ultra yang sempat dipamerkan BYD pada Mei 2026 lalu.
Sumber: Youtube CarNewsChina
Berawal dari Fitur Anti Repot Ganti Ban
Teknologi suspensi canggih tersebut dibenamkan pada Denza B8 tipe Flash Charge Edition yang resmi dipasarkan di Tiongkok pada 13 Mei 2026 dengan harga mulai 419.800 yuan.
Sistem pengontrol bodi hidraulis ini memungkinkan mobil mengangkat satu sisi roda secara mandiri.
Awalnya, fitur ini dirancang oleh teknisi BYD untuk mempermudah proses penggantian ban kempes tanpa perlu repot mencari dan memasang dongkrak.
Turut Meramaikan Pasar Kendaraan Kompak Global, Jangan Kaget Kalau Denza B5 Tiba-Tiba Muncul Memanaskan GIIAS 2026.
Pabrikan juga mengklaim mobil tetap bisa dikendarai dalam kondisi tiga roda, asalkan laju kendaraan ditahan pada batas kecepatan rendah maksimal 15 km/jam.
Perbedaan terbesarnya, uji coba resmi pabrikan dilakukan di dalam arena sirkuit tertutup dengan pengawasan ketat. Kalau video viral Denza B8 ini terjadi di jalan raya terbuka.
Meski belum ada kepastian berapa kecepatan laju mobil saat direkam, manuver paksa dengan roda tergembok ini memicu perdebatan terkait aturan keselamatan lalu lintas.
Melaju dengan kondisi fisik kendaraan yang tidak utuh menempel di aspal sangat berisiko membahayakan pengguna jalan lain.
Hingga kini, otoritas setempat belum mengeluarkan keterangan resmi apakah pengemudi SUV tersebut akan dikenai sanksi akibat dugaan pelanggaran Undang-Undang Keselamatan Lalu Lintas Jalan Tiongkok.



























