Jumat, Februari 6, 2026
Tips & TrikKerap Jadi Penyakit di Toyota Sienta, Begini Cara Merawat Sliding Door

Kerap Jadi Penyakit di Toyota Sienta, Begini Cara Merawat Sliding Door

Bikin sliding door di mobil Toyota Sienta kamu selalu prima dan lancar, tidak lagi jadi penyakit yang kerap bikin pusing kepala.

News.OLX – Memiliki mobil bukan hanya perkara merawat interior dan eksteriornya saja. Namun bagaimana kita dapat merawat mobil tersebut hingga dapat dipakai untuk jangka panjang.

- Advertisement -

Toyota Sienta merupakan salah satu MPV favorit keluarga di Indonesia sejak peluncuran pertamanya di tahun 2016, karena selain harganya cukup terjangkau tampilannya pun begitu mewah dengan sliding door nya.

Namun tahukah kamu bahwa sliding door Toyota Sienta merupakan salah satu “penyakit” yang kerap dialami para pemilik Toyota Sienta?

- Advertisement -

Baca juga: Tips Merawat Mobil Bekas Agar Prima dan Berasa Baru

Dalam artikel ini kami akan membahas bagaimana caranya merawat sendiri sliding door mobil Sienta agar kamu yang memiliki mobil Sienta atau sedang mempertimbangkan untuk membeli Toyota Sienta dapat merawat mobil tersebut.

- Advertisement -

Mobil Sienta (1)

Merawat sliding door mobil Toyota Sienta

Pada dasarnya tidak semua mobil Sienta dibekali dengan sliding door elektrik. Yaitu hanya tipe V dan Q. Sliding door tentu berbeda dengan pintu mobil biasa yang hanya mengandalkan engsel.

Sliding door memiliki beberapa komponen seperti roller, rel, dan pengunci serta motor elektrik bila pintunya digerakan secara otomatis. Untuk memangkas anggaran, kamu juga tetap bisa merawat sliding door mobil Sienta kamu tanpa perlu kamu bawa ke bengkel.

Baca juga: 11 Cara Merawat Mobil Agar Harga Jualnya Tetap Tinggi!

Berikut tips merawat sliding door mobil Sienta di rumah:

1. Bersihkan bagian railing (Rel) pintu Toyota Sienta

Sering kali rel sliding door menjadi macet karena ada sampah yang tersangkut. Kamu bisa mengatasinya dengan sering-sering membersihkan bagian rel mobil Sienta kamu dirumah.

Rel ini letaknya di samping bawah dan belakang serta posisinya terbuka hingga mudah sekali air maupun kotoran terselip ke dalamnya. Untuk membersihkannya kamu dapat menggunakan lap berbahan halus dan semprotan pelicin.

2. Gunakan cairan pelicin atau pelumas

Jangan asal menggunakan cairan pelicin untuk membersihkan roller dan rel pintu. Hindari penggunaan oli karena oli justru meninggalkan kotoran seperti debu dan pasir menjadi mudah menempel.

Baca juga: Gosip atau Fakta, Merawat Mobil di Bengkel Resmi Bikin Harga Jual Kembali Jadi Lebih Tinggi?

Kami rekomendasikan untuk menggunakan pelumas seperti pasta dengan bahan dasar parafin. Cairan ini mudah untuk dicari di toko-toko peralatan rumah tangga. Namun seringkali beberapa cairan kimiawi justru membuat mobil menjadi kusam.

Untuk mencegahnya kamu bisa melihat unsur kimiawi apa saja yang terkandung dalam cairan tersebut.

3. Perhatikan bearing mobil

Saat kamu sedang melakukan pengecekan rutin mobil Sienta kamu ke bengkel, kamu bisa meminta petugas bengkel untuk mengecek bagian bearing pada sliding door mobil Sienta kamu.

Perhatikan apakah saat membuka atau menutup pintu ada suara yang tidak biasa atau tetap normal. Jika kamu tetap ingin melakukan perawatan dirumah, kamu bisa menggunakan cairan pelicin khusus untuk bearing dan lumuri bagian bearing secara hati-hati.

Baca juga: 8 Cara Merawat Mobil Klasik Agar Tetap Asik

Karena apabila cairan pelicin tersebut menetes ke bagian cat mobil Sienta kamu, dikhawatirkan dapat membuat cat mobil Sienta kamu jadi kusam.

4. Perhatikan cara mencuci mobil Toyota Sienta

Bila kamu mencuci mobil sendiri atau sedang mencuci mobil di jasa layanan cuci mobil, pastikan untuk tidak menyemprot langsung bagian railing karena air yang terlewat dan tidak bisa dikeringkan dapat menyebabkan korosi.

Hal ini adalah tindakan preventif meskipun pada umumnya mobil Sienta sudah dibekali fitur anti karat.

5. Pastikan pergerakan pintu sudah baik

Perhatikanlah pergerakan pintu dari mobil Sienta kamu apakah masih mulus dan ringan. Bila kamu memiliki Sienta tipe G, kamu dapat mencoba untuk menggerakan sendiri sliding door mobil Sienta kamu dengan menggerakkannya sendiri menggunakan tangan.

Baca juga: 6 Bahan yang Mudah Ditemui di Rumah Ternyata Ampuh Merawat Mobil

Untuk kamu pemilik Toyota Sienta tipe V dan Q kamu bisa mengecek motor elektrik penggeraknya. Apakah membutuhkan waktu lebih lama untuk membuka dan menutup hingga mengunci.

Bila roller dan bearing mobil Sienta kamu sudah tidak bisa bekerja secara optimal maka resikonya motor elektrik jadi harus bekerja lebih keras untuk menggerakkannya.

Akibatnya motor elektrik juga bisa rusak karena hal ini. Lebih baik mengganti roller dan bearing ketimbang mengganti motor elektrik yang rusak karena biayanya akan lebih mahal.

Baca juga: 4 Cara Merawat Mobil Jika Sering Membawa Hewan Peliharaan

Salah satu kuncinya untuk menjaga roller dan bearing adalah sering-sering memberikan pelumas agar tetap licin sehingga minim gesekan.

Jika menghadapi saat-saat darurat dimana kamu tidak dapat membuka pintu dengan optimal, kamu dapat membukanya secara manual. Namun, sangat penting untuk mematikan terlebih dahulu tombol motor elektrik pada dashboard mobil.

Inilah informasi mengenai “penyakit” yang paling sering menyerang mobil Sienta. Dan dengan melakukan beberapa tips di atas, kamu dapat melakukan perawatan cukup dirumah saja.

Lebih baik banyak melakukan perawatan ketimbang mengeluarkan pengeluaran tiba-tiba karena salah satu komponen sliding door Toyota Sienta kamu rusak.

Baca juga: Beda dengan Mobil Konvensional, Begini Cara Merawat Mobil Listrik

Bila kamu merasa repot mengurusnya sendiri dirumah, kamu dapat membawanya ke bengkel yang terpercaya. Kamu juga bisa mendapatkan informasi dan tips-tips bermanfaat lainnya seputar otomotif di OLX.

Kamu juga dapat membeli mobil atau motor impian kamu di OLX Member of Astra sekarang juga. Yuk kunjungi website OLX atau kamu dapat mengunduh aplikasi OLX di Play Store atau di App Store(Rek/Z)

Populer.
Reka Harnis
Reka Harnis
Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
Berita Terkait