Panduan lengkap niat puasa Idul Adha: Dzulhijjah, Tarwiyah, Arafah dengan tata cara dan doanya.
OLX News – Idul Adha selalu menjadi momen yang penuh makna bagi umat Islam. Menjelang hari raya yang tinggal sekitar satu bulan lagi, ini adalah waktu yang tepat untuk mulai mempersiapkan diri dan memperbanyak amalan ibadah.
Di momen Idul Adha 1447 H ini, tidak hanya ibadah kurban yang dianjurkan, tetapi juga berbagai amalan sunnah yang bisa menambah pahala, salah satunya adalah puasa di bulan Dzulhijjah.
Namun, masih banyak yang bingung, puasa apa saja yang dianjurkan sebelum Idul Adha? Dan seperti apa niat puasa Idul Adha yang benar? Nah, semuanya akan dibahas lengkap di sini!
Tata Cara Puasa Idul Adha dan Doanya
Pada dasarnya, tidak ada puasa wajib di bulan Dzulhijjah. Namun, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah, yaitu:
- Puasa Dzulhijjah (1–7 Dzulhijjah)
- Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
- Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
Harga Daging Sapi vs Kambing Menjelang Qurban Idul Adha
Adapun tata caranya sama seperti puasa pada umumnya:
- Niat dalam hati karena Allah Swt.
- Makan sahur sebelum waktu subuh.
- Menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
- Berbuka dengan doa yang diajarkan Rasulullah saw.
Doa berbuka puasa:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘alaa rizqika afthartu. Birahmatika ya arhamar roohimiin.
Artinya: “Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Allah, Tuhan Maha Pengasih.”
Niat Puasa Idul Adha (Lengkap dengan Artinya)

Sebelum menjalankan ibadah puasa di bulan Dzulhijjah, penting untuk mengetahui bacaan niat yang sesuai dengan jenis puasanya. Meski niat bisa dilakukan dalam hati, memahami lafaznya juga dapat membantu kita menjalankan ibadah dengan lebih mantap dan khusyuk.
Berikut adalah bacaan niat puasa Idul Adha untuk masing-masing hari:
1. Puasa Dzulhijjah (1-7 Dzulhijjah)
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِي الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahri Dzulhijjati sunnatan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’ala.”
2. Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ التَّرْوِيَةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yawmi Tarwiyata sunnatan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah hari Tarwiyah karena Allah ta’ala.”
3. Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ‘Arafah sunnatan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’ala.”
Apakah Boleh Puasa 1 Hari Saja Sebelum Idul Adha?

Jawabannya adalah, boleh! Kamu bisa menjalankan puasa pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) saja. Keutamaan puasa ini adalah mampu menghapus dosa setahun ke belakang dan setahun ke depan.
Namun, ada larangan untuk tidak melakukan siam pada tanggal 10 Dzulhijjah. Sebab, hari tersebut pada hari tersebut, umat muslim akan melangsungkan hari raya Idul Adha di mana pada pagi harinya umat muslim akan menjalankan salat ied berjamaah dua rakaat.
Tata Cara Salat Idul Adha
- Rakaat pertama diawali niat.
- Lalu, takbiratul ihram.
- Selanjutnya 7 kali takbir, membaca surah Al-Fatihah dan surah pendek.
- Kemudian, rukuk, iktidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud lagi.
- Sementara rakaat kedua sama tata caranya sama, tetapi takbir hanya 5 kali.
- Setelah sujud kedua, duduk tasyahud akhir dan salat diakhiri dengan salam.
Puasa 3 Hari Sebelum Idul Adha
Selain itu, kamu juga bisa melakukan siam selama tiga hari sebelum Idul Adha.
Puasa 3 hari tersebut adalah siam tanggal 7, 8, dan 9 Dzulhijjah (puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah). Puasa ini juga sangat dianjurkan bagi umat muslim yang tidak sedang berhaji.
Apakah Puasa Dzulhijjah Harus 9 Hari?
Tidak harus, Kamu bisa menyesuaikan kemampuanmu. Apabila kamu masih tertanggung utang puasa wajib Ramadan, kamu bisa menggabungkannya dengan niat puasa Idul Adha.
Berikut niat puasa Idul Adha dan saur puasa wajib Ramadan.
Niat Gabungan Puasa
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ وَسُنَّةِ ذِي الْحِجَّةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhaa’i fardhi Ramadhaana wa sunnati syahri Dzilhijjati lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat puasa esok hari untuk mengqadha puasa Ramadan yang wajib dan puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’ala.”
Puasa Idul Adha, terkhusus Arafah merupakan kesempatan berharga untuk menambah berat timbangan amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Niat Puasa Qadha Lengkap dengan Tata Cara dan Keutamaannya
Dengan memahami tata cara, niat puasa Idul Adha, dan doanya, kita bisa melakukan ibadah ini lebih sempurna.
Buat kamu yang sedang mencari kurma atau keperluan ibadah lain, cek OLX yuk! Bisa juga download aplikasi OLX di Google Play Store atau App Store untuk akses lebih mudah.































