OLX News – Jika kamu mencari mobil bekas dengan bodi bongsor, maka Hyundai Trajet bisa jadi pilihan yang tepat karena memiliki banyak keunggulan.
Pada pertengahan 2003, Hyundai Trajet GL8 yang dapat menampung hingga 8 penumpang untuk bersaing dengan Toyota Kijang.
Kapasitas tambahan untuk penumpang ini diperoleh dengan menyatukan bangku baris kedua. Sehingga tak heran mobil bongsor ini cocok untuk dijadikan mobil keluarga.
Terdapat beberapa varian Hyundai Trajet, pada tipe GLS, bangku belakang diimpor dari Korea dan dapat dilepas dengan mudah.
Berbeda dengan bangku belakang yang dirakit secara lokal pada tipe GL8, untuk melepasnya kita perlu membuka baut pengikat sebelum mencopot bangkunya.
Pada tahun 2006, PT Hyundai Motor Indonesia mulai memproduksi Hyundai Trajet CVVT dengan tipe GL 7, GL 8, dan XG, dengan mesin yang tetap sama seperti model sebelumnya.
Kelebihan Hyundai Trajet
1. Dua pilihan mesin yang kuat tersedia
Dalam hal performa, Hyundai Trajet menawarkan dua varian mesin, yakni 2000cc dan 2700cc. Mesin 2700cc dapat menghasilkan tenaga maksimum sebesar 173Nm pada 6. 000RPM.
Sementara itu, varian 2000cc menghasilkan tenaga sebesar 140Nm pada 6. 000RPM. Mesin 2000cc dilengkapi dengan mesin 4 silinder segaris DOHC, sedangkan mesin 2700cc memiliki konfigurasi 6 silinder berbentuk V.
Kedua mesin ini terkenal kuat dan masih efisien untuk menggunakan bahan bakar jenis pertalite. Namun, jika ingin yang responsive di semua putaran rpm, varian 2700cc adalah pilihan yang baik.
Tetapi, jika kamu berencana menggunakan Hyundai Trajet sebagai mobil keluarga dengan fokus pada kenyamanan berkendara, maka varian 2000cc sudah cukup memenuhi kebutuhan tersebut.
2. Ruang kabin yang luas dan nyaman
Keunggulan pertama yang akan dirasakan pada adalah luasnya kabin. Mobil ini mampu menampung 7 orang dewasa dengan cukup nyaman.
Kursi yang dirancang cukup lebar, sementara kursi baris kedua menampilkan konsep ‘captain seat’ yang terpisah dan dilengkapi dengan sandaran tangan.
Untuk ruang bagasinya menyediakan area yang cukup besar di bagian belakang meskipun kursi baris ketiga sedang digunakan.
Selain itu, panel pintu di sisi kanan dan kiri juga dilengkapi dengan tempat penyimpanan untuk botol dan barang-barang kecil, memudahkan penumpang menyimpan barang yang sering diperlukan.
3. Stabil saat melintas di jalan tol
Kelebihan berikutnya dari Hyundai Trajet adalah kestabilannya saat melintasi jalan tol. Desain mobil yang lebar dengan tinggi yang tidak berlebihan membuatnya lebih stabil.
Sebagai informasi, dimensinya adalah lebar 1840mm dan tinggi 1760mm. Dengan ukuran seperti itu, mobil ini lebih berprofil lebar.
Secara teori, mobil dengan desain yang lebih lebar relatif lebih stabil, bahkan pada kecepatan tinggi. Inilah yang membuat mobil ini memiliki kestabilan yang baik saat melintas di jalan tol.
Pendapat positif dari pengguna mobil ini di berbagai forum dan komunitas mendukung bahwa mobil ini memiliki kestabilan yang baik, bahkan saat melaju lebih dari 120Kpj.

Kekurangan Hyundai Trajet
Meskipun telah berusia lebih dari 10 tahun, tetap memiliki beberapa kekurangan yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memilihnya sebagai kendaraan keluarga.
Berikut adalah beberapa kekurangan dari Hyundai Trajet:
1. Spare part dan pajak cukup mahal
Meskipun mobil ini sudah tidak diproduksi di Indonesia selama lebih dari 10 tahun, harga spare partnya masih dianggap tinggi.
Sebagai contoh, harga set kopling di pasar online berkisar antara 1,2 hingga 1,6 juta. Sementara itu, rem depan berada di kisaran harga 400 hingga 600 ribu.
Di samping itu, tarif pajak untuk Hyundai Trajet juga tergolong mahal. Kamu perlu menyiapkan anggaran sekitar 1,8 hingga 2,4 juta per tahun untuk membayar pajak kendaraan bermotornya.
2. Masalah pada suspensi depan
Salah satu kendala yang sering dihadapi pengguna mobil ini adalah suspensi depan yang sering bermasalah.
Suspensi depan menggunakan jenis Mc Pherson strut, sedangkan belakang memakai tipe semi trailing arm dengan coil spring.
Dapat dikatakan bahwa sistem suspensi depan cenderung kecil dibandingkan dengan bobot total kendaraan.
Karena itu, komponen karet bushing pada lower arm, stabilizer, hingga mounting cukup rentan rusak dan menimbulkan suara berisik.
Hal ini lebih sering terjadi jika mobil digunakan dengan cara berkendara yang kasar atau terus menerus di jalan yang buruk.
3. Konsumsi bahan bakar yang kurang efisien
Kekurangan lain yang disadari banyak pengguna adalah borosnya bahan bakar. Ini bisa dimaklumi mengingat bobotnya yang lebih dari 1,5 ton, sehingga diperlukan mesin minimal 2000cc untuk kenyamanan berkendara.
Berdasarkan pengamatan, konsumsi bahan bakar juga mencapai sekitar sepuluh kilometer per liter. Dengan kata lain, rata-rata konsumsi bahan bakarnya adalah 10km untuk setiap 1L. (TP/FD)



































