Senin, April 13, 2026
EventGIIASGIIAS 2025 Dorong Masa Depan Otomotif Hijau Lewat Tema Besar “Empowering the...

GIIAS 2025 Dorong Masa Depan Otomotif Hijau Lewat Tema Besar “Empowering the Future Thru Renewable Energy”

OLX News – Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GIIAS 2025, tidak hanya menyajikan mobil-mobil terbaru dan inovasi teknologi otomotif, tapi juga menjadi ruang diskusi serius mengenai masa depan mobilitas di Tanah Air. Lewat dua program unggulan, The 19th GAIKINDO International Automotive Conference atau GIAC 2025 dan Daily Seminar, GIIAS menunjukkan peran strategisnya sebagai penggerak transformasi industri otomotif menuju era energi terbarukan.

- Advertisement -

Digelar pada Selasa, 29 Juli 2025, GIAC mengusung tema besar “Empowering the Future Thru Renewable Energy.” Konferensi ini menyatukan berbagai pemangku kepentingan, dari industri, akademisi, hingga regulator, untuk membahas bagaimana energi terbarukan dapat menjadi fondasi masa depan kendaraan di Indonesia.

“GIAC bukan hanya forum berbagi informasi, tapi juga upaya membangun pemahaman bersama tentang kendaraan bermotor berkelanjutan,” ujar Kukuh Kumara, Sekretaris Umum GAIKINDO, saat membuka konferensi di ICE BSD City.

- Advertisement -

GIIAS 2025 dan GIAC

Ia menekankan bahwa transformasi ke arah kendaraan listrik dan energi bersih sangat penting dalam menghadapi risiko perubahan iklim. Kukuh menyebut, kebijakan energi terbarukan seperti pemanfaatan biodiesel, bioetanol, dan penerapan industri hijau sudah menjadi fokus pemerintah untuk mendukung target emisi nol bersih tahun 2060.

- Advertisement -

Dalam sesi keynote speech, Ignasius Jonan, mantan Menteri ESDM dan Perhubungan, memberikan pandangannya tentang transisi energi di sektor transportasi.

Menurutnya, forum seperti GIAC sangat penting karena menjadi wadah untuk menggali arah dan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Saya melihat teknologi hybrid adalah solusi paling realistis saat ini. Tidak membebani pemerintah, dan masih bisa dijangkau oleh industri otomotif nasional,” tegas Jonan.

Pernyataan ini selaras dengan tren global, di mana teknologi hybrid menjadi jembatan antara kendaraan berbahan bakar konvensional dan kendaraan listrik murni, sekaligus menjawab tantangan infrastruktur yang masih berkembang.

Suzuki Hybrid di GIIAS 2025

Pada pameran otomotif terbesar di Tanah Air tahun ini, banyak menghadirkan pilihan mobil berteknologi hybrid terbaru, salah satunya adalah Suzuki yang hadir dengan model terbarunya, Fronx, di mana pada salah satu variannya juga sudah dibekali teknologi mild hybrid khas Suzuki.

Begitu juga dengan Daihatsu yang secara mengejutkan, juga meluncurkan model Rocky Hybrid yang mereka klaim sebagai The Real Hybrid.

GIAC 2025 juga menghadirkan pembicara internasional dari berbagai sektor, seperti Hao Tien, Deputy CEO Toyota Asia, Mikael Hagsten-Nielsen, Retail Operation Volvo Asia, Evin Ye, Vice President Geely Auto dan Dr. Alin Halimatussadiah, ekonom dari Universitas Indonesia.

Diskusi ini dipandu oleh Yuniadi H. Hartono dan berfokus pada sinergi antara inovasi teknologi, kebijakan pemerintah, dan kolaborasi lintas negara untuk mendorong kendaraan ramah lingkungan menjadi arus utama di Indonesia.

Daily Seminar: Regulasi, Pengujian, dan Kontribusi Ekonomi

Selain GIAC, GIIAS 2025 juga menggelar Daily Seminar yang berlangsung selama dua hari, 30 dan 31 Juli 2025. Hari pertama mengangkat tema “Vehicle Type Approval System Towards New Proving Ground and UN Regulations Implementation”, membahas pentingnya sistem homologasi kendaraan dan kesiapan Indonesia dalam mengadopsi standar global.

Seminar ini dibuka oleh Kukuh Kumara dan menghadirkan tokoh-tokoh penting seperti: Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si, Dirjen Perhubungan Darat, Yusuf Nugroho, Kemenhub, Shingo Morita, JASIC Jakarta serta Dr. Ir. Sandro Mihradi, ITB

Keesokan harinya, seminar bertajuk “Mempertahankan Kontribusi Industri Kendaraan Bermotor terhadap Perekonomian Nasional” membahas bagaimana industri otomotif menjadi pilar penting bagi pertumbuhan ekonomi.

Hadir sebagai pembicara: Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin, Deputi Kemenko Perekonomian, Setia Diarta, Kemenperin, Riyanto, LPEM FEB UI dan Rachmad Basuki, Sekjen GIAMM.

Moderator seminar, Yui Hastoro, menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah dan pelaku industri untuk menjaga daya saing di tengah tantangan global.

Lewat GIAC dan Daily Seminar, GIIAS 2025 bukan hanya ajang pameran, tetapi juga wadah edukatif yang mendalam. Seluruh rangkaian program ini memperkuat posisi GIIAS sebagai platform strategis dalam menyambut masa depan otomotif yang lebih bersih, cerdas, dan inklusif.

Dengan dukungan dari berbagai sponsor utama seperti Astra Financial, Pertamina, OLXmobbi, PLN Mobile, dan lainnya, GIIAS 2025 terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem otomotif nasional yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

Menuju industri otomotif yang lebih hijau, aman, dan inklusif—GIIAS 2025 telah mengambil langkah nyata. (Z)


GIIAS 2025 adalah kesempatan terbaik Anda untuk memiliki mobil impian. Dengan dukungan penuh dari OLXmobbi sebagai Official Trade-in Partner GIIAS 2025, proses trade-in mobil lama Anda ke mobil baru akan menjadi sangat mudah dan menguntungkan.

Jangan biarkan mobil lama Anda jadi penghalang untuk memiliki kendaraan yang lebih modern, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan di masa depan. Datang langsung ke lokasi Inspection Booth OLXmobbi di Area Parkir Hall 11 ICE BSD untuk proses trade-in. 

Booking Inspeksi

Populer.
Berita Terkait