Senin, Januari 5, 2026
OtomotifBenarkah Etanol Bikin Boros? Ini Fakta Sebenarnya!

Benarkah Etanol Bikin Boros? Ini Fakta Sebenarnya!

Belakangan ini, banyak pengendara mulai penasaran dengan bahan bakar milik pertamina yang dicampur dengan etanol, seperti varian Pertamax.

- Advertisement -

OLX News – Awal pertanyaan ini muncul setelah SPBU swasta di Indonesia menolak membeli dari Pertamina karena mengandung etanol.

Tidak sedikit yang mempertanyakan apakah benar etanol bikin boros?

- Advertisement -

Namun, sebelum menyimpulkan, penting untuk memahami apa sebenarnya etanol, bagaimana karakteristiknya, dan bagaimana pengaruhnya terhadap performa serta efisiensi kendaraan.

Apa Itu Etanol dan Mengapa Dicampurkan ke BBM

Untuk memahami apakah etanol bikin boros, kita perlu tahu terlebih dahulu apa itu etanol. Etanol adalah alkohol hasil fermentasi bahan alami seperti tebu, singkong, atau jagung.

- Advertisement -

Bahan ini tergolong bioetanol, yaitu bahan bakar hayati yang ramah lingkungan karena berasal dari sumber daya terbarukan.

Pertamina mencampurkan etanol ke dalam bensin untuk menciptakan bahan bakar yang lebih bersih dan beroktan tinggi. Misalnya, Pertamax Green 95 memiliki campuran 5% etanol.

Sehingga membantu proses pembakaran menjadi lebih sempurna. Dengan pembakaran sempurna, mesin lebih responsif dan emisi gas buang berkurang.

Namun, di balik kelebihannya, etanol juga memiliki karakteristik yang berbeda dari bensin murni. Dampaknya kandungan energi yang lebih rendah, yang menjadi alasan sebagian orang menganggap etanol bikin boros.

Kandungan Energi Etanol Lebih Rendah dari Bensin

Secara teknis, etanol memang memiliki nilai kalor lebih rendah dibandingkan bensin. Energi yang terkandung dalam satu liter etanol sekitar 30% lebih kecil dari bensin murni.

Artinya, untuk menghasilkan tenaga yang sama, mesin membutuhkan volume bahan bakar yang sedikit lebih banyak jika kadar etanol tinggi.

Namun, pada BBM seperti Pertamax Green 95 yang hanya memiliki 5% campuran etanol, efek etanol bikin boros sebenarnya sangat kecil.

Perbedaan konsumsi bahan bakar hanya berkisar 1–2%, bahkan tidak terasa dalam penggunaan harian. Nilai oktan tinggi dari campuran etanol justru membuat pembakaran lebih sempurna, sehingga efisiensi tetap terjaga.

Dengan pembakaran yang optimal, tenaga mesin menjadi lebih stabil, suara mesin lebih halus, serta emisi lebih bersih.

Etanol Justru Menambah Efisiensi Mesin

Menariknya, anggapan bahwa etanol bikin boros tidak sepenuhnya benar karena etanol mudah bercampur dengan oksigen, membuat proses pembakaran di ruang mesin menjadi lebih efisien.

Selain itu, etanol berperan sebagai pembersih alami pada sistem bahan bakar. Zat ini membantu melarutkan kotoran atau endapan karbon di ruang bakar, injektor, dan katup.

Jadi, jika mesin kendaraan dalam kondisi baik dan bahan bakar tersalurkan sempurna, penggunaan BBM beretanol tidak akan membuat kendaraan boros. Sebaliknya, performa mesin justru bisa meningkat.

sumber: kompas

Faktor Lain yang Membuat Konsumsi BBM Terasa Boros

Banyak pengemudi merasa konsumsi bahan bakar meningkat setelah menggunakan Pertamax, sehingga muncul anggapan etanol bikin boros.

Pertama, kondisi mesin yang kotor atau jarang diservis dapat menurunkan efisiensi pembakaran. Filter bahan bakar, busi, dan injektor yang kotor akan membuat pembakaran tidak sempurna.

Kedua, gaya berkendara juga memengaruhi konsumsi bahan bakar. Akselerasi mendadak, rem sering, atau berkendara dengan kecepatan tinggi secara terus-menerus akan membuat BBM lebih cepat habis.

Ketiga, tekanan angin ban yang tidak sesuai juga bisa meningkatkan beban mesin. Ban kempes menyebabkan hambatan lebih besar, membuat mesin bekerja lebih keras dan BBM cepat berkurang.

Etanol Bikin Boros atau Ramah Lingkungan?

Jika dilihat dari sisi lingkungan, kehadiran etanol justru merupakan solusi positif. Meskipun banyak yang beranggapan etanol bikin boros, campuran etanol dalam BBM memberikan manfaat besar.

Nilai oktan tinggi pada BBM beretanol membuat pembakaran lebih sempurna, sehingga gas buang yang dihasilkan lebih sedikit mengandung zat berbahaya seperti karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC).

Selain itu, etanol di Indonesia berasal dari bahan lokal seperti tebu dan singkong. Artinya, pemanfaatan etanol juga membantu mendukung ekonomi nasional dan kemandirian energi.

Bagaimana Cara Mengoptimalkan BBM Beretanol

Agar penggunaan BBM beretanol tetap efisien dan tidak menimbulkan kesan etanol bikin boros, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Pertama, pastikan kendaraan rutin diservis sesuai jadwal, terutama bagian sistem bahan bakar dan ruang bakar.

Kedua, gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan. Jika mobil atau motor disarankan menggunakan bensin dengan oktan tinggi, maka Pertamax bisa menjadi pilihan tepat.

Ketiga, biasakan berkendara dengan gaya halus dan hindari akselerasi mendadak yang membuat konsumsi bahan bakar meningkat.

Setelah memahami penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa etanol bikin boros hanyalah persepsi yang tidak sepenuhnya benar. Secara teori, etanol memang memiliki kandungan energi lebih rendah.

Tetapi efeknya sangat kecil pada campuran 5% seperti yang digunakan dalam Pertamax Green 95. Sebaliknya, etanol justru memberi banyak manfaat, meningkatkan nilai oktan, membersihkan ruang baka.

Etanol bukan penyebab boros, melainkan bagian dari solusi untuk masa depan kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Populer.
Tony Prasetyo
Tony Prasetyo
Producing, analyzing and publishing original and high quality SEO articles.
Berita Terkait