Barista kini bukan sekedar profesi, melainkan gaya hidup yang dituangkan dalam secangkir kopi
OLX News – Ungkapan “yang penting ngopi dulu” sepertinya benar benar menjadi sebuah tren di Indonesia. Menurut database global Point of Interest (POI) per November 2025, Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah coffee shop terbanyak di dunia. Industri kopi memang memiliki tren positif di Indonesia sehingga profesi yang berhubungan dengan kopi semakin banyak digemari.
Salah satu profesi populer yang berhubungan dengan kopi adalah barista. Profesi barista kini bukan lagi sekadar pekerjaan di balik mesin kopi, melainkan telah berkembang menjadi jalur karir yang menjanjikan dengan peluang penghasilan yang terus meningkat. Seiring menjamurnya kedai kopi dan budaya ngopi di berbagai kota, kebutuhan akan barista yang kompeten dan profesional juga semakin tinggi.
Sekilas Mengenai Barista
Barista adalah profesi yang berfokus pada pengolahan dan penyajian kopi, terutama minuman berbasis espresso, dengan standar rasa dan kualitas tertentu. Seorang barista tidak hanya bertugas membuat kopi, tetapi juga memahami karakter biji kopi, metode seduh, serta cara penyajian yang tepat. Dalam praktiknya, barista juga berperan sebagai wajah dari sebuah kedai kopi karena berinteraksi langsung dengan pelanggan. Oleh sebab itu, profesi ini menuntut kombinasi antara keahlian teknis dan kemampuan komunikasi yang baik.
Skill yang Harus Dimiliki Barista

Untuk menjadi barista profesional tentu membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan meracik kopi yang enak. Ada skill khusus yang harus diasah dan standar kerja yang perlu dipahami. Berikut ini adalah skill yang harus dimiliki seorang barista
Pengetahuan Dasar tentang Kopi
Seorang barista wajib memahami dasar-dasar kopi, mulai dari jenis biji kopi, proses roasting, hingga karakter rasa yang dihasilkan. Pengetahuan ini membantu barista menentukan teknik seduh yang paling sesuai. Dengan pemahaman yang baik, barista dapat menjelaskan perbedaan menu kepada pelanggan secara meyakinkan. Memiliki pengetahuan tentang kopi juga membuat seorang barista mencintai pekerjaannya.
Kemampuan Mengoperasikan Mesin Espresso
Mesin espresso merupakan salah satu alat utama dalam pekerjaan barista, sehingga penguasaannya menjadi hal yang krusial. Barista perlu memahami pengaturan tekanan, suhu, hingga grinding kopi yang tepat. Kesalahan kecil dalam penggunaan mesin dapat memengaruhi rasa kopi secara signifikan. Oleh karena itu, skill teknis ini sangat menentukan profesionalitas seorang barista.
Teknik Milk Steaming dan Latte Art
Di era society 5.0 seperti sekarang, trend estetik dan visual yang cantik menjadi suatu hal yang perlu. Kemampuan melakukan milk steaming dan latte art menjadi nilai tambah bagi barista profesional. Teknik ini tidak hanya memperindah tampilan minuman, tetapi juga memengaruhi tekstur dan rasa. Latte art sering kali menjadi daya tarik visual yang meningkatkan pengalaman pelanggan. Barista yang menguasai skill ini biasanya memiliki peluang gaji yang lebih tinggi.
Konsistensi dan Manajemen Waktu
Dalam kondisi coffee shop yang ramai, barista dituntut untuk tetap konsisten dalam rasa dan kualitas minuman. Selain itu, kemampuan mengatur waktu sangat penting agar pesanan dapat disajikan dengan cepat tanpa mengorbankan kualitas. Konsistensi menunjukkan standar kerja yang profesional.
Komunikasi dan Pelayanan Pelanggan
Selain membuat kopi, di beberapa coffee shop, barista juga berinteraksi langsung dengan pelanggan mulai dari rekomendasi kopi, menu lain selain kopi, atau minuman yang diinginkan pelanggan. Oleh karena itu, kemampuan komunikasi menjadi skill yang tidak bisa diabaikan. Sikap ramah dan kemampuan mendengarkan kebutuhan pelanggan dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas. Pelayanan yang baik seringkali menjadi alasan pelanggan kembali ke coffee shop yang sama.
Usaha Kopi Keliling Makin Menjamur, Berapa Sih Modalnya?
Sertifikasi Barista untuk Naik Gaji

Selain skill , terdapat sertifikasi yang dapat meningkatkan nilai jual seorang barista di industri kopi. Sertifikasi juga bisa menjadi salah satu cara untuk melakukan nego gaji yang kompetitif. Berikut ini adalah sertifikasi yang bisa diikuti oleh seorang barista.
Sertifikasi Barista Nasional
Sertifikasi Barista Nasional adalah pengakuan resmi kompetensi kerja (Okupasi Barista) berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terakreditasi. Sertifikat ini membuktikan bahwa barista telah memenuhi standar kompetensi tertentu. Dengan sertifikasi nasional, peluang untuk mendapatkan posisi yang lebih baik semakin terbuka. Dampaknya, potensi kenaikan gaji juga menjadi lebih besar.
Sertifikasi Internasional
Sertifikasi internasional barista, seperti Specialty Coffee Association (SCA), adalah pengakuan kompetensi global yang meningkatkan keterampilan teknis, pengetahuan kopi, dan peluang karier di luar negeri. Program ini mencakup skills Barista Skills, Brewing, Roasting, Green Coffee, dan Sensory Skills.
Sertifikasi internasional seperti dari Specialty Coffee Association (SCA), Barista Guild of America (BGA), dan City & Guilds memiliki nilai tinggi di industri kopi. Sertifikat ini menunjukkan bahwa barista memiliki kompetensi meracik kopi, sensory, dan roasting, berstandar global. Banyak coffee shop premium dan hotel berbintang menjadikan sertifikasi ini sebagai nilai tambah. Barista dengan sertifikasi internasional umumnya memiliki daya tawar gaji yang lebih tinggi.
Sertifikasi Brewing dan Roasting
Selain espresso, barista juga dapat mengambil sertifikasi khusus brewing atau roasting. Sertifikasi ini memperluas keahlian dan peran barista dalam operasional kedai kopi. Dengan skill tambahan, barista tidak hanya terbatas pada satu tugas. Hal ini membuka peluang karier yang lebih luas dan penghasilan yang lebih tinggi.
Sertifikasi Coffee Sensory
Sertifikasi coffee sensory berfokus pada kemampuan mencicipi dan menganalisis rasa kopi. Skill ini sangat penting untuk menjaga konsistensi kualitas dan pengembangan menu. Barista dengan kemampuan sensory yang baik sering dipercaya dalam proses quality control. Dengan coffee sensory yang baik, seorang barista juga bisa membuat racikan kopi yang khas. Informasi lengkap seputar sertifikasi, bisa Anda lihat di tabel berikut ini:
| Jenis Sertifikasi | Lembaga Penerbit | Potensi Karier |
| BNSP (Nasional) | LSP Kopi / BNSP | Standar kompetensi hotel & kafe besar |
| SCA (Internasional) | Specialty Coffee Assoc. | Peluang kerja di luar negeri & kafe specialty |
| Q-Grader | Coffee Quality Institute | Spesialis Quality Control & Penilai Harga Kopi |
Tips Jika Ingin Menjadi Barista
Jika Anda tertarik bekerja pada industri kopi khususnya barista, terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan. Semakin banyaknya coffee shop di Indonesia, semakin banyak pula permintaan untuk posisi barista. Berikut adalah tips jika Anda ingin menjadi Barista
Belajar Pengetahuan Tentang Kopi
Langkah awal menjadi barista adalah mempelajari dasar-dasar kopi dan teknik penyeduhan. Jangan ragu untuk mengikuti pelatihan atau workshop mengenai kopi ataupun barista. Proses belajar yang konsisten akan membentuk fondasi skill yang kuat. Semakin banyak pengetahuan, semakin besar peluang berkembang sebagai barista profesional.
Cari Pengalaman di Kedai Kopi
Pengalaman langsung di kedai kopi sangat berharga bagi calon barista. Mencari pengalaman tidak harus langsung menjadi barista, tapi bisa dimulai dari waiters, asisten barista ataupun lainnya. Pengalaman bekerja di industri kopi membantu mengasah kecepatan dan konsistensi terhadap trend yang terjadi di industri kopi.
Bangun Portofolio
Mengikuti sertifikasi dan menyusun portofolio dapat meningkatkan kredibilitas sebagai barista. Mulailah membangun portofolio lewat bekerja sebagai barista di coffeshop manapun. Konsistensi dan Skill merupakan kombinasi sempurna untuk membangun portofolio. Jika Anda sudah merasa mampu, ikutilah sertifikasi untuk menambah nilai jual sebagai barista.
Jaga Sikap Profesional dan Etos Kerja
Sikap profesional adalah kunci keberhasilan dalam jangka panjang. Datang tepat waktu, menjaga kebersihan, dan menghormati rekan kerja mencerminkan etos kerja yang baik. Pemilik coffee shop cenderung memberikan kepercayaan lebih kepada barista yang profesional. Kepercayaan ini sering berujung pada peningkatan posisi dan penghasilan.
Kenapa Banyak Orang Salah Pilih Karier di Usia 20-an dan Cara Biar Kamu Nggak Jadi Salah Satunya?
Menjadi barista kini bukan hanya sekedar pekerjaan, tapi sebuah gaya hidup dalam penyajian secangkir kopi. Selain menjadi barista, terdapat beberapa pekerjaan lain di industri kopi, bahkan untuk seorang yang tidak mengenal kopi sekalipun. Temukan berbagai informasi seputar dunia kerja, lifestyle, dan otomotif di situs OLX. OLX membantu Anda menemukan informasi terbaru dan ter-update secara mudah. (AR)



























