Benarkah produksi Yamaha R1 akan dihentikan?Â
OLX News – Motor Yamaha R1 (YZF-R1) merupakan superbike legendaris yang dielu-elukan pecinta balap dunia. Pasca diberlakukannya standar emisi Euro 5+, santer beredar kabar bahwa R1 akan disuntik mati. Hal ini tentu saja membentuk kekhawatiran para pengagum motor super: di mana lagi mereka bisa memperoleh unit yang sering digunakan untuk balap World Superbike (WSBK) tersebut. Kekhawatiran lainnya adalah mengenai harga bekasnya yang akan meroket.
Yamaha R1 apakah benar-benar tidak diproduksi lagi? Artikel ini akan mengulik informasi selengkapnya mengenai kelanjutan produksi motor tersebut. Memang, berita mengenai motor balap itu bakal disuntik mati telah berkembang sejak 2024 lalu. Tak lama dari isu tersebut, Yamaha merilis pernyataan bahwa mereka tidak akan melakukan homologasi R1 dan R1M di beberapa wilayah khususnya di pasar Eropa. Hal ini mengacu pada standar emisi Euro 5+ yang mewajibkan penggunaan motor dengan spesifikasi seperti R1 hanya untuk keperluan sirkuit atau balapan. Di Indonesia, Yamaha melaporkan tidak ada penjualan untuk unit motor tersebut.
Sebagai informasi, standar emisi Euro 5+ mengatur tingkat polusi gas buang kendaraan bermotor yang telah ditetapkan Uni Eropa dan berlaku sejak 2009. Setelah diberlakukannya aturan ini, diharapkan emisi berbahaya dari kendaraan bermotor seperti nitrogen oksida, karbon monoksida, dan partikel lainnya dapat berkurang. Lingkungan hijau lebih terjamin dengan semakin ketatnya standar emisi ini, dan mengurangi dampak negatif kendaraan bermotor terhadap kesehatan manusia dan meningkatkan kualitas udara.
Spesifikasi Yamaha R1
Yamaha R1 merupakan motor jenis super sport dengan kapasitas 998cc. Motor tersebut memiliki kinerja tinggi didukung mesin 4-stroke, DOHC, 4-silinder segaris, dan teknologi crossplane untuk tenaga linier superior. Dengan kombinasi mesin tersebut, motor ini dapat menghasilkan tenaga maksimal sekitar 197-200 horsepower (147 kW) pada 13.500 rpm dan torsi puncak 112-113 Nm. Lebih dari itu, R1 menggunakan transmisi 6-percepatan, rangka aluminium deltabox, dan suspensi canggih untuk penggunaan lintasan balap.Â
Baca Juga : Kelebihan Motor Sport Entry Level Yamaha R15
Soal tampilan, R1 memiliki desain futuristik. Sekali lihat, pasti terbesit bahwa motor tersebut sangat khas dengan motor balap MotoGP. Selain teknologi R1 memang turunan dari Yamaha M1 yang dirancang untuk penggunaan sirkuit balap, tampilannya dengan fairing aerodinamis, lampu depan dual LED tersembunyi, dan posisi berkendara yang menunduk (racing), memang khas motor balap. Di kasta superbike, material itu penting. Sejak 2015, R1 menggunakan tangki bahan bakar Aluminium untuk memangkas bobot totalnya, dan menggunakan knalpot tipe undertail atau di bawah jok. Tipe ini digunakan pada R1 generasi 2004-2014. Sementara itu, sejak 2015 sampai unit baru pada 2026, R1 menggunakan knalpot model midship side-mount atau knalpot samping bawah. Yamaha R1 hadir dengan tiga pilihan warna ikonik yaitu Race Blue, Matt Grey, dan Competition White.
Wajib diketahui bahwa R1 juga dilengkapi layar instrumen TFT full colour berukuran 4,2 inci yang menampilkan data berkendara lengkap seperti kondisi bahan bakar, angka speedometer, posisi gigi, RPM, mode berkendara, waktu putaran (lap time), tekanan rem, hingga level pitch. Selain itu, layar ini juga terintegrasi dengan Engine Brake Management (EBM), BrakControl (BC), dan Launch Control System (LCS).
Detail mesin dan rangka
Berikut ini spesifikasi lengkap mesin dan rangka Yamaha R1:
| Tipe Mesin | : 4-stroke, 4-valves, liquid-cooled, in-line 4 cylinder, crossplane |
| Kapasitas | : 998cc |
| Tenaga maksimal | : 197,2 hp (147 kW) @ 13.500 rpm (ada varian 200 PS) |
| Torsi maksimal | “ 112,4 Nm @11.500 rpm (hingga 113,3 Nm pada beberapa model) |
| Rasio kompresi | : 13.0 : 1 |
| Bore x Stroke | : 79 mm x 50,9 mm |
| Sistem bahan bakar | : fuel injection with YCC-T dan YCC-I |
| Sistem starter | : elektrik |
| Sistem pelumasan | : wet sump (basah) |
| Dimensi (p x l x t) | : 2055 mm x 690 mm x 1150 mm |
| Jarak sumbu roda | : 1405 mm |
| Jarak terendah ke tanah | : 130 mm |
| Kapasitas tangki | : 17 liter |
| Tipe kopling | : wet, multi-plate (basah, multi-pelat) |
| Penggerak | : chain drive (rantai) |
| Akselerasi | : 0 – 100 km/jam dalam 2,35 detik |
| Kecepatan maksimal | : >280 km/jam |
| Berat isi | : ~199 kg hingga 212 kg (bervariasi tergantung tahun dan model) |
Fitur

Fitur utama R1 meliputi mesin crossplane 4-silinder, Inertial Measurement Unit (IMU) 6-sumbu, Traction Control (TCS), Slide Control (SCS), Lift Control (LIF), Launch Control (LCS), Quick Shift System (QSS), serta panel instrumen TFT yang full colour. Selain itu, penggunaan deltabox aluminium dan bahan magnesium, membuat rangka dan bodi R1 menjadi lebih ringan. Pengeremannya pun sudah dilengkapi dengan Anti-lock Braking System (ABS) dan Unified Brake System (UBS). Motor R1M dan varian yang lebih tinggi, dilengkapi Communication Control Unit (CCU) yang membuat pengendara dapat mengunduh data berkendara melalui Wi-fi ke aplikasi Yamaha Y-TRAC. Untuk R1 standar, fitur ini dijual sebagai aksesori opsional dan bukan bawaan pabrik.
Harga Yamaha R1
Lantas, berapakah harga Yamaha R1? Untuk harga jual terbaru mulai dari Rp605.000.000 per unit per Februari 2026 dilansir dari berbagai sumber. Sementara itu, harga unit bekas bervariasi mulai dari Rp300.000.000 hingga Rp850.000.000 per unit. Adapun harga bekas dipengaruhi oleh kondisi fisik motor, adanya modifikasi, hingga kelengkapan surat.
Baca Juga : Fitur Unggulan Yamaha R15M Connected dan Harga OTR Jakarta 2024
Setelah mengetahui informasi lengkap unit Yamaha R1, apakah Anda semakin tertarik untuk beli unit tersebut? Pembelian unit bekasnya bisa Anda cek melalui OLX Indonesia dengan berbagai varian harga sesuai dengan kantong Anda. Maksimalkan kebutuhan dan hobi hanya di OLX Indonesia!



























