Jumat, Februari 27, 2026
BeritaKuasai 29% Pasar di 2025, Isuzu Indonesia Siap Tancap Gas di 2026

Kuasai 29% Pasar di 2025, Isuzu Indonesia Siap Tancap Gas di 2026

Kinerja Isuzu Indonesia 2025 sukses menguasai 29% pangsa pasar berkat Traga dan layanan servis unggulan. Hadapi 2026, Isuzu siap tancap gas berfokus pada pelanggan.

- Advertisement -

OLX News – Tahun 2025 terbukti menjadi ujian berat bagi pasar kendaraan niaga di Indonesia. Mulai dari kondisi ekonomi yang naik-turun hingga persaingan antarmerek yang makin ketat. Namun, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) justru berhasil menutup tahun dengan catatan kinerja yang sangat memuaskan.

Memasuki tahun 2026, pabrikan otomotif asal Jepang ini optimis bisa terus mencetak rapor biru. Kuncinya sederhana namun butuh komitmen tinggi: terus berpusat pada kebutuhan operasional pelanggan agar bisnis mereka makin untung.

Baca Juga: Rahasia Isuzu ELF Tetap Laris Manis Jadi Angkutan Meski Minim Fitur Modern

- Advertisement -

Angka 29 Persen Jadi Bukti Kepercayaan Pengusaha

Kinerja Isuzu Indonesia 2025
Jajaran manajemen PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) saat sesi tanya jawab dan workshop di acara buka puasa, Kamis (26/2/2026) (Foto: Istimewa)

Bagi sebuah bisnis logistik atau angkutan, memilih kendaraan operasional bukanlah keputusan yang bisa diambil asal-asalan. Masayasu Hideshima, President Director PT IAMI, mengakui bahwa keputusan pembelian dari pelanggan terus berubah menyesuaikan dengan situasi pasar. Namun, berkat strategi yang terarah, Isuzu sukses mengamankan pangsa pasar sebesar 29,0% secara nasional.

“Dengan strategi yang disiplin dan fokus pada kebutuhan pelanggan, Isuzu tidak hanya mampu bertahan tetapi juga menjaga performa bisnis tetap solid. Market share di tahun 2025 yang mencapai 29% menjadi bukti kepercayaan pelanggan terhadap Isuzu,” tegas Hideshima di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

- Advertisement -

Siapa penyumbang terbesar dari pencapaian tersebut? Isuzu TRAGA tampil sebagai tulang punggung utama dengan kontribusi nyaris separuh dari total penjualan, tepatnya 47,5%. Posisi berikutnya disusul oleh Isuzu ELF (23,7%) dan truk kelas berat Isuzu GIGA (18,2%).

Jaringan Servis Diperluas, Pemilik Armada Makin Tenang

Bagi para pengusaha, kendaraan niaga yang mogok di jalan berarti kerugian waktu dan uang. Isuzu sangat paham akan hal ini. Sepanjang 2025, pertumbuhan jumlah unit Isuzu yang beroperasi (Unit in Operation) langsung diimbangi dengan perluasan layanan servis yang sigap.

Berikut adalah beberapa peningkatan layanan Isuzu di lapangan:

  • Bengkel Isuzu Berjalan (BIB): Bertambah dari 156 menjadi 162 unit yang siap menjemput bola langsung ke lokasi konsumen.
  • Bengkel Mitra Isuzu (BMI): Bengkel terstandarisasi Isuzu ini naik dari 165 menjadi 175 unit.
  • Jaringan Suku Cadang: Toko penyedia spare part melonjak signifikan dari 1.930 menjadi 2.097 titik di seluruh penjuru Tanah Air.

Dukungan penuh dari 4 unit Part Depo serta layanan mekanik langsung di area pertambangan dan perkebunan membuat pendapatan dari penjualan suku cadang Isuzu tumbuh 4,6%.

Selain jago di dalam negeri, fasilitas pabrik Isuzu di Karawang juga sukses mengekspor lebih dari 8.000 unit kendaraan ke 25 negara, termasuk kawasan Amerika Latin dan Asia Selatan.

Baca Juga: Menjawab Kebutuhan Konsumen, Pemesanan Isuzu TRAGA Bus Dibuka 

Menatap 2026: Suku Bunga Turun, Peluang Makin Besar

Bagaimana dengan strategi pada tahun 2026 ini? Isuzu melihat adanya peluang besar. Proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil di kisaran 5%, lebih tinggi dari rata-rata global, serta tren penurunan suku bunga acuan dipercaya akan memberikan kemudahan pembiayaan kredit kendaraan niaga bagi para pelaku usaha.

Hideshima menambahkan bahwa tahun 2026 akan menjadi fase penguatan pabrik dan layanan. Mulai dari modernisasi fasilitas produksi hingga memperbanyak penggunaan komponen lokal agar produk Isuzu makin kompetitif.

“Kami mengedepankan pentingnya waktu operasional (uptime) kendaraan dan penerapan teknologi telematika Isuzu Link agar pelanggan mendapatkan pelayanan terbaik setiap saat. Optimisme ini diiringi dengan semangat Isuzu menjadi ‘Real Partner, Real Journey’ bagi pelanggan dalam setiap perjalanan bisnisnya,” pungkas Hideshima.

Bagi Anda yang sedang merencanakan peremajaan armada angkutan tahun ini, komitmen layanan purna jual dari Isuzu jelas bisa menjadi pertimbangan utama yang sangat rasional. (Z)

Populer.
Berita Terkait