Penasaran kenapa Mitsubishi New Xforce Hybrid pakai mesin 1.6L dan rilis duluan daripada Xpander Hybrid di Indonesia? Simak bocoran dari manajemen MMKSI!
OLX News – Kehadiran Mitsubishi New Xforce HEV di pasar otomotif Tanah Air memunculkan rasa penasaran di kalangan konsumen. Dua pertanyaan besar terkait kehadiran model hybrid pertama Mitsubishi Motors di Indonesia ini adalah: mengapa kapasitas mesinnya naik menjadi 1.600 cc padahal versi bensinnya 1.500 cc?
Dan pertanyaan kedua, mengapa justru Xforce yang mendapat jatah teknologi hibrida lebih dulu ketimbang Xpander yang sudah mengaspal di negara tetangga?
Bukan Cuma Irit, New Xforce HEV Buktikan Kelincahan di Berbagai Kondisi Jalan
Menjawab rasa penasaran itu, manajemen PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) buka suara dan membeberkan alasan strategis di balik keputusan tersebut.
Alasan Teknis Peningkatan Kapasitas Mesin New Xforce HEV

Jika versi bensin konvensional (Internal Combustion Engine/ICE) menggunakan mesin berkapasitas 1,5 L, varian hibrida terbaru ini sengaja dibekali dapur pacu 1,6 L.
Manajemen MMKSI menjelaskan bahwa perbedaan spesifikasi ini murni dilakukan untuk memaksimalkan fungsi teknis dari masing-masing tipe.
Tembus 1.000 Km Sekali Isi Bensin! Begini Cara Kerja Teknologi Hybrid New Xforce HEV
“Kalau konsep yang ICE 1.5 cc itu memang sudah terbukti efisien. Sedangkan mesin hybrid digunakan untuk secara khusus mendukung performa hybrid-nya. Jadi, ini adalah dua hal yang membedakan fungsi keduanya,” jelas Yoshiki Igarashi, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI di Meikarta Speedway, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (18/7/2026).
Kapasitas mesin yang sedikit lebih besar pada varian hibrida ini dirancang agar sistem pengisian daya ke baterai dan penyaluran tenaga ke roda dapat berjalan secara optimal tanpa mengorbankan performa tarikan mobil.
Mengutamakan Kebutuhan Konsumen Perkotaan

Terkait keputusan mendahulukan Mitsubishi New Xforce HEV dibandingkan Xpander Hybrid, MMKSI memiliki perhitungan yang sangat matang.
Keputusan ini diambil berdasarkan masukan langsung dan hasil riset konsumen selama hampir tiga tahun terakhir.
Yoshiki Igarashi membeberkan bahwa profil pembeli SUV ringkas ini memiliki permintaan yang sangat spesifik. Mayoritas dari mereka adalah masyarakat urban yang mencari kenyamanan ekstra untuk menghadapi jalanan perkotaan.
Mitsubishi New Xforce Resmi Meluncur, Bawa Teknologi Hybrid Pertama
“Kebanyakan orang yang membeli Xforce adalah orang-orang yang menggunakannya di dalam kota. Permintaan mereka lebih kepada fitur seperti mesin hybrid, suspensi yang lebih baik, dan panoramic sunroof. Itulah sebabnya kami melakukan peningkatan pada Xforce terlebih dahulu,” paparnya.
Ia juga menambahkan bahwa kelengkapan fitur tersebut menjadi faktor penentu bagi banyak calon pembeli. Oleh karena itu, MMKSI langsung merespons dengan memberikan penyegaran dan penambahan teknologi kelistrikan pada lini SUV perkotaan ini agar sesuai dengan ekspektasi pasar.
Bagaimana Nasib Xpander Hybrid?
Bagi kamu yang sedang menantikan kehadiran Xpander Hybrid, tidak perlu berkecil hati. Igarashi menegaskan bahwa teknologi tersebut sebenarnya sudah siap pakai dan pabrikan hanya tinggal menunggu waktu yang tepat.
“Teknologi dan produk Xpander Hybrid itu sudah tersedia. Penjualan Xpander saat ini juga masih sangat tinggi. Jadi kita tinggal tunggu saja apakah permintaan di Indonesia juga sudah memungkinkan bagi kami untuk memperkenalkannya,” tutup Igarashi.
Melalui langkah taktis ini, MMKSI membuktikan bahwa peluncuran Mitsubishi New Xforce HEV merupakan hasil dari kepekaan mereka dalam mendengarkan apa yang benar-benar dibutuhkan oleh konsumen masa kini. (Z)

























