Minggu, Januari 11, 2026
OtomotifMobilCara Merawat Ban Serep agar Awet dan Siap Pakai

Cara Merawat Ban Serep agar Awet dan Siap Pakai

Agar ban serep selalu siap dipakai saat darurat, ketahui cara merawatnya mulai dari tekanan angin, penyimpanan, hingga umur pakai ban.

OLX News – Banyak pengendara sering mengabaikan ban serep padahal fungsinya penting. Ban ini menjadi penyelamat ketika ban utama mengalami masalah di perjalanan.

- Advertisement -

Sayangnya, karena jarang digunakan, ban serep sering luput dari perawatan sehingga tidak siap pakai saat dibutuhkan.

Agar ban serep selalu dalam kondisi prima, maka kamu harus memahami cara merawatnya dengan baik. berikut beberapa cara merawat ban serep, diantaranya adalah:

- Advertisement -

1. Periksa Tekanan Angin Secara Rutin

Tekanan angin adalah hal pertama yang harus diperhatikan. Ban yang jarang dipakai tetap bisa kehilangan tekanan udara secara perlahan.

Jika tekanan tidak sesuai standar, ban serep akan sulit dipakai saat darurat. Kamu bisa memeriksa tekanan angin minimal sebulan sekali.

Kok Ban Mobil Cepat Habis Sebelah? Ini Penyebab yang Sering Diabaikan!

- Advertisement -

Gunakan alat pengukur tekanan untuk memastikan ban serep tetap stabil. Dengan begitu, ban selalu siap kapan saja dibutuhkan.

2. Simpan di Tempat yang Tepat

Lokasi penyimpanan juga berpengaruh pada kondisi ban serep. Pada beberapa mobil, ban serep disimpan di bagasi, sementara pada jenis SUV biasanya berada di bawah bodi.

Jika ban diletakkan di ruang terbuka, pastikan ada pelindung agar tidak terkena panas matahari langsung.

Sinar ultraviolet bisa membuat karet ban cepat retak. Selain itu, hindari penyimpanan di area lembap karena bisa menyebabkan karat pada pelek dan mengurangi daya tahan ban.

3. Putar Posisi Secara Berkala

Agar karet ban tidak kaku, sebaiknya putar posisi ban serep secara berkala. Kamu bisa menurunkan ban, membersihkannya, lalu memasangnya kembali.

Cara ini membantu menjaga elastisitas ban serta memastikan tidak ada bagian yang mengeras akibat lama tidak bergerak.

Selain itu, memutar posisi juga memberi kesempatan untuk memeriksa kondisi ban secara lebih detail. Sehingga ban serep siap digunakan kapan saja.

4. Bersihkan dari Debu dan Kotoran

Debu dan kotoran bisa menempel pada ban, terutama jika posisinya berada di luar mobil. Membersihkan ban serep dengan air sabun dan sikat lembut akan menjaga permukaan karet tetap sehat.

Jangan lupa keringkan sebelum menyimpannya kembali agar tidak menimbulkan kelembapan. Dengan membersihkan secara rutin, ban akan terhindar dari kerusakan dini.

5. Periksa Umur Ban

Setiap ban, termasuk ban serep, memiliki usia pakai. Walaupun jarang digunakan, ban tetap bisa mengalami penuaan karet.

Biasanya umur ban maksimal adalah 5–6 tahun sejak tanggal produksi. Untuk memastikannya, kamu bisa mengecek kode produksi yang tertera di dinding ban.

Jika sudah melewati batas, sebaiknya ganti dengan ban baru agar tidak membahayakan keselamatan. Karena seiring waktu kualitas karet akan berkurang.

ban serep
sumber: freepik

6. Gunakan Ban Serep Saat Perlu

Banyak orang menggunakan ban serep terlalu lama karena malas mengganti dengan ban utama yang sudah diperbaiki.

Padahal, ban serep biasanya tidak dirancang untuk pemakaian jangka panjang. Ada jenis ban serep berukuran lebih kecil (temporary spare) yang hanya boleh digunakan dalam jarak terbatas.

Oleh karena itu, gunakan ban serep hanya saat darurat, lalu segera perbaiki atau ganti ban utama. Dan lakukan perawatan kembali ban serep yang telah digunakan.

7. Cek Kondisi Velg dan Baut

Selain karet, kamu juga harus memperhatikan velg ban serep. Pastikan velg tidak berkarat atau bengkok karena akan menyulitkan pemasangan.

Periksa juga baut pengikatnya agar tidak macet ketika ingin digunakan. Melumasi baut dengan cairan khusus bisa membantu menjaga kondisi tetap baik. Dengan begitu, ban serep akan lebih mudah dipasang saat dibutuhkan.

8. Hindari Beban Berlebih

Ban serep akan lebih cepat rusak jika mobil sering membawa beban berlebihan. Tekanan yang terlalu besar bisa membuat ban cepat aus, meskipun jarang digunakan.

Oleh karena itu, biasakan mengatur muatan mobil sesuai kapasitas yang dianjurkan. Kebiasaan ini tidak hanya menjaga ban serep, tetapi juga memperpanjang umur semua ban pada kendaraan.

9. Gunakan Sarung Pelindung

Jika ban serep diletakkan di luar mobil, sebaiknya gunakan sarung pelindung. Sarung ini akan mengurangi paparan sinar matahari, hujan, dan debu yang bisa merusak ban.

Pilih sarung yang sesuai ukuran dan berbahan tahan air agar perlindungan lebih maksimal. Dengan pelindung, ban serep akan lebih awet meskipun berada di kondisi lingkungan yang keras.

10. Lakukan Pengecekan Saat Servis Berkala

Setiap kali melakukan servis rutin, mintalah teknisi untuk memeriksa ban serep. Teknisi dapat mengecek tekanan angin, kondisi karet, serta memastikan ban masih layak pakai.

Cara ini sangat efektif karena kamu tidak selalu punya waktu untuk melakukan pemeriksaan mendetail sendiri. Dengan servis berkala, kondisi ban serep akan selalu terpantau dengan baik.

Kesimpulannya merawat ban serep sama pentingnya dengan merawat ban utama. Kamu harus memeriksa tekanan angin, membersihkan, memperhatikan umur, serta memastikan penyimpanan yang benar.

Jenis Ban Mobil dan Cara Memilih yang Tepat Sesuai Medan Jalan

Jangan lupa gunakan ban serep hanya saat darurat dan segera ganti dengan ban utama setelah diperbaiki. Dengan perawatan yang tepat, ban serep akan selalu siap membantu di saat darurat.

Populer.
Tony Prasetyo
Tony Prasetyo
Producing, analyzing and publishing original and high quality SEO articles.
Berita Terkait